<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356</id><updated>2011-11-03T08:12:34.660-07:00</updated><category term='Berita Wonogiri'/><category term='International'/><category term='Sport'/><category term='Gempa Sumbar'/><category term='Konspirasi'/><category term='all about jlegong'/><category term='Tekno'/><category term='Tujuan Jlegong'/><category term='Bola'/><category term='Politik'/><category term='Budaya'/><category term='Nasional'/><title type='text'>DESA JLEGONG GEMAWANG NGADIROJO</title><subtitle type='html'>BERITA NGADIROJO WONOGIRI DAN SEKITARNYA</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>204</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-8964464021479488056</id><published>2011-10-09T21:25:00.000-07:00</published><updated>2011-10-09T22:02:15.236-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasional'/><title type='text'>AYU TING TING SI CANTIK PEMBUAT HEBOH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-R6IhJH7ZNL0/TpJ5ZAHYLWI/AAAAAAAAA4M/xHLUIqBfmZ4/s1600/Ayu%2BTing%2BTing.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-R6IhJH7ZNL0/TpJ5ZAHYLWI/AAAAAAAAA4M/xHLUIqBfmZ4/s400/Ayu%2BTing%2BTing.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661721151992769890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Ayu Rosmalina. Tak banyak yang kenal nama itu. Jika Anda mencari di Google, cuma 14 ribu data tersedia. Tapi masuklah dengan nama Ayu Ting Ting, sejuta lebih data ada di sana. Dua nama satu gadis. Yang pertama pemberian orang tua. Yang kedua lahir di panggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayu Ting Ting melambung, ketika ruang publik negeri ini penuh dengan berita yang bikin ngilu. Di tengah kasus korupsi para politisi, perang kata-kata KPK dengan pimpinan DPR, dan pasar saham yang buram, Ayu muncul menghibur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis cantik 19 tahun ini juga datang ketika musik dangdut—yang pengemarnya jutaan orang itu – nyaris terbenam oleh air bah  aliran musik baru. Lokal maupun dari negeri seberang, seperti Korean Pop, yang sohor dengan nama singkatannya K-pop dan dicuplik habis gaya dan tingkah polahnya oleh sejumlah band di tanah air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayu tampil dengan dangdut asli. Tanpa irama disko, juga tanpa goyang erotis yang bisa memancing ubun-ubun kaum adam melonjak-lonjak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ia juga sadar bahwa pasar musik banyak berubah.  Kesadaran itu adalah kekuatan Ayu Ting Ting. Ia memadukan musik dangdut asli yang pengemarnya dari generasi tua, dengan penampilan K-pop yang kini sedang mewabah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah Hasil wawancara dengan wartawan VIVANEWS.COM&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Suara medok dangdut, wajah Korea habis. Jadilah Ayu digandrungi dua generasi sekaligus. Lagu “Alamat Palsu” yang diunggah ke laman Youtube ditonton ratusan ribu  orang.  Syair sederhana, musik nostalgia. Ia membawa pulang pencinta musik dangdut ke era Herlina Effendy, ketika seruling dan gambus masih mendominasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenangan, juga wajah manis  itulah yang memikat orang menonton Ayu Ting Ting. Sejumlah lagu lain yang diunggah ke laman Youtube itu juga ditonton ratusan ribu orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama menekuni dunia musik, menjadi penyanyi dan pembawa kuis, nama Ayu Ting Ting memang baru melejit sesudah mengungah lagu-lagu ke laman video itu. Geger di dunia maya itu sungguh melempangkan karirnya. Ayu laris manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Ayu dianggap banyak orang berbeda dengan sejumlah “bintang” bikinan Youtube, yang muncul sebelumnya.  Sebab lagu-lagu yang diunggah itu telah melewati proses panjang. Suaranya juga oke, wajah juga oke. Meminjak istilah Syahrini, Ayu Ting Ting itu “sesuatu banget.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya banyak yang meramal karir Ayu bakal panjang. Bukan bintang sesaat  Ia bahkan dikabarkan masuk dalam daftar artis pendatang baru dengan bayaran tinggi. Sekali pentas, dara 19 tahun ini bisa membawa pulang uang sebesar Rp 30 juta. Dan itu hanya 30 menit sekali pentas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pendahulu di dunia hiburan memuji penampilan Ayu. Dengarlah pujian penyanyi seksi Julia Perez dan Dewi Perssik. “Gaya penampilan Ayu, baguslah, dia belajar dari kesalahan para seniornya. Seseorang menjadi mahal itu karena dia jadi dirinya sendiri,” kata Julia Perez.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah kesibukan yang mengepungnya, Ayu menerima VIVAnews untuk sebuah wawancara, Senin 3 Oktober 2011. Wawancara berlangsung di kawasan Jatiwaringin, Jakarta Timur. "Saya sedih kalau dibilang instan. Karena untuk semua ini, saya kerja keras, lewat perjalanan yang panjang," katanya. Berikut petikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bisa diceritakan mengapa kamu suka dengan musik dangdut?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kecil saya sudah dicekokin dengan musik dangdut itu. Disetelin lagu dangdut. Jadi secara spontan semenjak kecil saya sering nyanyi dangdut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kelas 3 SMP saya sudah mulai intens dengan musik dangdut. Saya sudah aktif ikut  lomba nyanyi. Lagu yang sering saya nyanyikan adalah 'Kumbang-kumbang' dan 'Terlena'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu saya sering  nyanyi di acara-acara hajatan kawinan di kampung-kampung.  Belakangan saya dikenalkan dengan produser Akurama  Record. Yang mengenalkan adalah ayah Dadan. Dia yang menciptakan lagu 'Alamat Palsu'. Saya dites ambil nada dengan gitar, dikasih contoh lagu, nggak sampai sebulan, langsung rekaman. Proses album hanya 6 bulan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Kenapa gunakan nama Ting Ting?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena lagu pertama saya itu judulnya 'Ting Ting.' Liriknya begini, “Karena aku masih ting ting, karena aku masih ting ting”. Dari situ akhirnya produser saya bilang, saya pakai nama Ayu Ting Ting saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, ayah dan ibu saya  tidak keberatan dengan nama itu.  Selama membawa rezeki dan tidak merugikan, orangtua tidak masalah. Jadi pas manggung, saya sudah pakai nama itu. Biar lebih mudah diingat saja. Setelah memakai nama ini, rejeki saya mengalir banyak.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kabarnya, tarif Ayu di atas panggung Rp 30 juta?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, kalau ada yang bilang seperti itu, saya syukuri. Sekarang saya terima saja kalau ada tawaran manggung di mana saja. Saya ambil saja tanpa pikir panjang. Tapi karena saya keteteran juga kalau manggung sendiri atau dengan ibu, makanya, sekarang sudah ada manajer.  Jadwal manggung pasti rapi dan bayaran bisa lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Cita-cita kamu yang belum kesampaian apa?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-cita saya harus beli mobil. Berangkatin ayah ibu naik haji, beli rumah untuk mereka, dan ajak mereka keliling dunia, Singapura, Australia,  waaaah mau semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau cita-cita profesi sih ada. Dari kecil ingin jadi pramugari. Tapi sudah nggak mungkin lagi, karena postur tubuhku mungil. Nggak mungkin lagi jadi pramugari. Aku sadar diri.  Kalau  sudah nggak di hiburan, dan aku selesai kuliah,  aku mau jadi PNS, seperti ayahku.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sebelum tenar seperti sekarang, Ayu sering nggak masuk televisi?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayu dulu pernah mengisi acara kuis di ANTV. Dulu saat bulan puasa. Ayu  ngisi acara kuis pukul 00.00 WIB. Ayu selesai acara itu pukul dua dini hari. Terus Ayu pulang sampai Depok pukul tiga pagi. Kemudian tidur dan pukul enam pagi berangkat kuliah lagi. Semua  itu Ayu jalani saja, padahal Ayu juga capek, tapi dinikimati, karena kan dapat uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ayu termasuk artis  yang terinspirasi dari penampilan gadis-gadis Korea. Benarkah?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya. Rambut saya dari salon Korea. Saya ikuti fashion dan model rambutnya, juga make up nya. Saya suka K-pop dan drama Korea sejak masih sekolah, masih SMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayu bahkan koleksi DVD Korea, lagu-lagu K-pop, tapi Ayu nggak mau ikut-ikutan operasi plastik ya.  Hidung saya asli, pesek, nggak diapa-apain. Saya nggak mau menjalani operasi plastik, mau apa adanya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini pedangdut-kan identik dengan goyangan. Bahkan goyangannya saja punya nama. Kalau kamu bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak. Saya tidak suka pamer goyangan. Goyang inilah, goyang itulah. Saya juga kurang suka sama goyangan yang terlalu ekstrim. Justru itu yang membuat dangdut rusak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi  Ayu ya, Ayu saja. Kita kan punya adat sendiri adat ketimuran. Harus sopan. Tapi itu menurut saya. Saya percaya bahwa tanpa goyang yang aneh-aneh, ada juga penontonnya. Banyak juga yang senang.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pernah punya pengalaman buruk saat manggung?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah. Saat itu saya sedang manggung di luar kota. Tapi saya tidak mau sebut nama kotanya.  Semula saya manggung dengan nyaman. Tapi tiba-tiba di tengah acara saya dilempar dengan segumpal tanah. Baju lengan kiri kena. Bahwa ada suka dan ada juga yang tidak suka itu, wajar dalam dunia musik. Itu kan soal selera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi baju saya jadi kotor sekali. Awalnya saya marah sekali. Tapi kemudian saya menganggap bahwa mungkin saja mereka sekedar jahil saja. Terus belakangan, ada yang bilan bahwa saya sohor karena instan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astagfirullah saya mengelus dada mendengar omongan itu karena mereka tidak tahu perjalanan saya dari kecil. Tapi saya kemudian sadar  bahwa harus dibiasakan saja kalau ada yang memang tidak suka. Mau bagaimana lagi.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Siapa penyanyi dangdut yang kamu kagumi?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pengagum Dewi Perssik. Cara dia bergoyang di atas panggung itu butuh keahlian khusus. Tidak mudah membuat banyak penonton terpana. Tapi, Ayu tidak berani untuk bergoyang seperti Dewi Perssik itu. Saya tidak punya percaya diri yang cukup untuk meniru Mbak Dewi. Ayu hanya kagum saja. Lagu dia yang saya suka adalah 'Hikayat Cinta'. Ayu juga suka bawakan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apa kamu siap kalau nanti menjadi bahan gosip?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siap. Itu kan memang resiko. Ketika  saya memilih bekerja di dunia hiburan, ya harus tahu baik dan buruknya dari awal. Asal saya tidak aneh-aneh saja. Lebih hati-hati. Apa saja bisa terjadi. Tergantung niatnya dulu, kita mau ngapain. Ayu selalu ditekanin oleh orangtua  agar tidak boleh sombong,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Apa benar kamu dulu orangnya tomboy?&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehehe… iya benar, tahu dari mana? Semenjak SMA, saya  bukan tipe cewek yang suka ke salon. Bisa dua bulan sekali ke salon. Paling hanya  dandan apa adanya. Biasanya ibu yang ribet ngurusin saya harus ke salon, untuk perawatan rambut atau perawatan badan Ayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau tampil dalam aksi show,  aksesoris juga  nggak banyak. Cuma kalung gelang, anting, cincin tapi enggak terlalu banyak.  Sepatu juga Ayu beli sendiri. Dan beli yang murah biasanya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sudah punya pacar belum?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayu masih ting-ting, alias jomblo. Saya masih muda. Kalau saya berpikiran cari pacar nanti malah saya yang ribet. Saya masih jomblo saja sampai saat ini. Kalau  nanti saya pacaran saya takut tidak  bisa atur waktu. Nanti malah maunya pacaran terus. Saya kalau sudah punya pacar maunya berdua terus, maunya jalan terus. Nah nanti kerjaan saya gimana? Jadi sebaiknya saya tahan dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Siapa yang paling berperan dibalik kesuksesan Ayu?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kak Olga (Olga Syahputra). Dia yang suport saya habis-habisan. Dia yang bisa masukin saya ke Dahsyat. Bisa on air, dan Ayu bisa masuk ke acara-acara show. Olga bantu promosikan saya. Olga kenalkan saya dengan banyak orang yang punya acara. Belum  tentu saya bisa masuk  Dahsyat  tanpa Kak Olga.  Saya  sangat dibantu. Saya senang dan berterima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kuliah kamu sekarang bagaimana?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mahasiswi semester 3, Manajeman Ekonomi Universitas Gunadarma. Awalnya  saya tidak berniat ambil cuti. Tapi saya bingung karena  saya lihat jadwal padat banget. Kalau tidak masuk kuliah, percuma juga. Jadi saya cuti dulu. Saya  fokus dengan karir saya. Tapi saya tetap mengutamakan pendidikan. Karena saya yakin pendidikan sampai mati akan dibawa. Tapi sekarang,  saya konsen untuk karir saya dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kabarnya mau terjun juga ke dunia akting?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dibantu tim manajemn saya. Saya akan jadi host, main komedi, main film juga. Tidak hanya jadi penyanyi saja, tapi jadi pemain sinetron. Saya niatkan apalagi nama saya sudah banyak dikenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya  tetap butuh doa orangtua. Saya  nggak mau dikenal hanya sebentar. Saya mau perlihatkan bakat Ayu yang bukan cuma menyanyi.&lt;br /&gt;Tapi saya harus menjalani semuanya dengan ikhlas. Menyanyi dari panggung ke panggung, Alhamdulillah sudah on air, off air lancar, perjalanan saya sudah panjang dan masih jauh. Jadi bukan secara instan. &lt;a href="http://analisis.vivanews.com/news/read/254048-ayu-ting-ting---saya-sedih-dibilang-instan-"&gt;VIVANEWS&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-8964464021479488056?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/8964464021479488056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=8964464021479488056' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/8964464021479488056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/8964464021479488056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2011/10/ayu-ting-ting-si-cantik-pembuat-heboh.html' title='AYU TING TING SI CANTIK PEMBUAT HEBOH'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-R6IhJH7ZNL0/TpJ5ZAHYLWI/AAAAAAAAA4M/xHLUIqBfmZ4/s72-c/Ayu%2BTing%2BTing.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-7814544797047370396</id><published>2011-05-14T19:03:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T19:08:57.507-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sport'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bola'/><title type='text'>Sejarah 103 Tahun Kejayaan Manchester United</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-TCdooF6w-Ak/Tc80-teN-bI/AAAAAAAAA2o/IwcK3yUTT-0/s1600/62321_momen_juara_sir_alex_ferguson_300_225.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-TCdooF6w-Ak/Tc80-teN-bI/AAAAAAAAA2o/IwcK3yUTT-0/s400/62321_momen_juara_sir_alex_ferguson_300_225.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606758313062431154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Manchester United memiliki sejarah panjang di pentas sepakbola Inggris. Setan Merah menegaskan kejayaannya selama 103 tahun sampai meraih trofi ke-19 Liga Inggris yang bernama Premier League musim ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MU kali pertama menjadi jawara Inggris pada 1908. Banyak catatan hebat, rekor dan drama menyertai sukses tim asal Kota Manchester itu. Glory.. Glory.. Glory Manchester United!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut tahun demi tahun catatan juara The Red Devils seperti dihimpun Telegraph:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-5SbqXOTZxp8/Tc81gVgJOaI/AAAAAAAAA2w/475I4zItTyk/s1600/mu.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 222px; height: 227px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-5SbqXOTZxp8/Tc81gVgJOaI/AAAAAAAAA2w/475I4zItTyk/s400/mu.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606758890743609762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1908&lt;br /&gt;Manajer: Ernest Mangnall&lt;br /&gt;Pemain bintang: Sandy Turnbull&lt;br /&gt;Turnbull punya tipe bak Wayne Rooney kini. Pemain asal Skotlandia bernomor 10 ini hijrah ke Manchester City setelah terlibat dalam skandal pembayaran ilegal. Ia terbunuh saat berusia 33 di Perang Dunia I.&lt;br /&gt;Selisih poin: 9 dengan runner up Aston Villa&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 22.901&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1911&lt;br /&gt;Manajer: Ernest Mangnall&lt;br /&gt;Pemain bintang: Enoch West&lt;br /&gt;Striker yang mencetak 19 gol dari 35 laga setelah direkrut dari Nottingham Forest. Ia dan Turnbull dinyatakan bersalah dalam kasus pengaturan skor pada 1915.&lt;br /&gt;Selisih poin: 1 (Aston Villa)&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 29.055&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1952&lt;br /&gt;Manajer: Matt Busby&lt;br /&gt;Pemain bintang: Jack Rowley&lt;br /&gt;Veteran Perang Dunia ini mencetak 30 gol meski baru saja menjalani perang. Ia menjadi tukang pos setelah pensiun di Oldham.&lt;br /&gt;Selisih poin: four (Tottenham)&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 41.354&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1956&lt;br /&gt;Manajer: Matt Busby&lt;br /&gt;Pemain bintang: Tommy Taylor&lt;br /&gt;Target man yang sangat tajam sehingga membuat Inter Milan menawari rekor dunia transfer saat itu £65.000 pada 1957. Taylor meninggal di usia 26 dalam kecelakaan pesawat di Munich.&lt;br /&gt;Selisih poin: 11 (Blackpool)&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 38.893&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1957&lt;br /&gt;Manajer: Matt Busby&lt;br /&gt;Pemain bintang: Billy Whelan&lt;br /&gt;Pemain Irlandia yang mencetak 52 gol dalam 92 laga bersama MU. Whelan meninggal pada usia 22 dalam kecelakaan pesawat di Munich. Ia dikenal dengan kemampuan dribbler yang hebat.&lt;br /&gt;Selisih poin: 8 (Tottenham)&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 48.679&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1965&lt;br /&gt;Manajer: Matt Busby&lt;br /&gt;Pemain bintang: Denis Law&lt;br /&gt;Dikenal sebagai 'The King’ alias Sang Raja selama 13 tahun karirnya di Old Trafford. Noda Law hanya karena gol terakhir karirnya untuk Manchester City membuat MU terdegradasi.&lt;br /&gt;Selisih poin: 0, selisih gol (Leeds)&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 44.886&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1967&lt;br /&gt;Manajer: Matt Busby&lt;br /&gt;Pemain bintang: George Best&lt;br /&gt;Pemain kharismatis yang bertalenta hebat. Best dikenal sebagai pemain terbaik Inggris hingga kini. Best mengiinspirasi MU meraih Piala Champions untuk kali pertama di musim berikutnya.&lt;br /&gt;Selisih poin: 4 (Nottingham Forest)&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 54.726&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1993&lt;br /&gt;Manajer: Alex Ferguson&lt;br /&gt;Pemain bintang: Mark Hughes&lt;br /&gt;Sparky, panggilan akrab Hughes digambarkan Ferguson sebagai, “pemain spesialis laga-laga besar.” Hughes juga menjalin kerjasama apik dengan Eric Cantona.&lt;br /&gt;Selisih poin: 10 (Aston Villa)&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 33.898&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1994&lt;br /&gt;Manajer: Alex Ferguson&lt;br /&gt;Pemain bintang: Eric Cantona&lt;br /&gt;Perekrutan Cantona dari Leeds United menjadi katalis bagi MU meraih trofi pertama Premier League. Di musim berikutnya, Cantona membawa Setan Merah menjadi double winner bersama Piala FA.&lt;br /&gt;Selisih poin: 8 (Blackburn)&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 43.515&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1996&lt;br /&gt;Manajer: Alex Ferguson&lt;br /&gt;Pemain bintang: Eric Cantona&lt;br /&gt;Tim MU semakin muda dalam peremajaan Ferguson, tapi Cantona masih menjadi pusat permainan dan terpilih sebagai Pemain Terbaik Premier League Musim ini.&lt;br /&gt;Selisih poin: 4 (Newcastle)&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 40.851&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1997&lt;br /&gt;Manajer: Alex Ferguson&lt;br /&gt;Pemain bintang: David Beckham&lt;br /&gt;Bakat besar Beckham dihiasi kemampuan mencetak gol 'ajaib' dari lapangan tengah dalam laga pembuka musim. Becks kemudian menjadi pesepakbola paling terkenal di selruh dunia, bahkan hingga kini.&lt;br /&gt;Selisih poin: 7 (Newcastle)&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 54.345&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1999&lt;br /&gt;Manajer: Alex Ferguson&lt;br /&gt;Pemain bintang: Dwight Yorke&lt;br /&gt;Striker kelahiran Tobago ini menjadi predator dari empat striker yang selalu dirotasi MU saat menjadi treble winner. &lt;br /&gt;Selisih poin: 1 (Arsenal)&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 54.056&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2000&lt;br /&gt;Manajer: Alex Ferguson&lt;br /&gt;Pemain bintang: Roy Keane&lt;br /&gt;Pusat kekuatan MU meraih trofi di eranya. Keane juga menegaskan sebagai pejuang di lapamngan tengah berteknik kelas dunia.&lt;br /&gt;Selisih poin: 18 (Arsenal)&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 57.570&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2001&lt;br /&gt;Manajer: Alex Ferguson&lt;br /&gt;Pemain bintang: Teddy Sheringham&lt;br /&gt;Menjalani karir terbaik di usia 35, menggantikan peran Yorke dan memenangi penghargaan Pemain Terbaik.&lt;br /&gt;Selisih poin: 10 (Arsenal)&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 67.070&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2003&lt;br /&gt;Manajer: Sir Alex Ferguson&lt;br /&gt;Pemain bintang: Ruud van Nistelrooy&lt;br /&gt;Dibeli £18.5 juta pada 2001, Ruud mencetak 23 gol di musim debutnya bersama MU. Ia juga mengemas 25 gol saat kembali meraih trofi Premier League musim berikutnya.&lt;br /&gt;Selisih poin: 5 (Arsenal)&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 66.220&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2007&lt;br /&gt;Manajer: Sir Alex Ferguson&lt;br /&gt;Pemain bintang: Cristiano Ronaldo&lt;br /&gt;Bergabung dengan MU saat berusia 18, Ronaldo butuh 3 tahun untuk menjadi bintang. Pada musim 2006-07, CR7 bergabung dengan Andy Gray yang mampu meraih penghargaan ganda Pemain Terbaik PFA dan Pemain Muda Terbaik di musim yang sama.&lt;br /&gt;Selisih poin: 6 (Chelsea)&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 74.937&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2008&lt;br /&gt;Manajer: Sir Alex Ferguson&lt;br /&gt;Pemain bintang: Cristiano Ronaldo&lt;br /&gt;Mengemas 31 gol dalam 34 laga Premier League, Ronaldo mencatat rekor sebagai pemain satu-satunya sayap yang mampu melakukannya.&lt;br /&gt;Selisih poin: 2 (Chelsea)&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 75.428&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2009&lt;br /&gt;Manajer: Sir Alex Ferguson&lt;br /&gt;Pemain bintang: Ryan Giggs&lt;br /&gt;Nemanja Vidic dipilih sebagai pemain terbaik MU, tapi pesona Giggs tak terbantahkan seperti ketika ia meraih penghargaan BBC Sports Personality of the Year.&lt;br /&gt;Selisih poin: 4 (Liverpool)&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 73.248&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2011&lt;br /&gt;Manajer: Sir Alex Ferguson&lt;br /&gt;Pemain bintang: Nemanja Vidic&lt;br /&gt;Duet Vidic dengan Rio Ferdinand menjadi duet bek terbaik di era Ferguson bertahta di Old Trafford.&lt;br /&gt;Selisih poin: sementara 7 sisa 1 laga (Chelsea)&lt;br /&gt;Rata-rata penonton: 75.093 sisa satu laga &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-7814544797047370396?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/7814544797047370396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=7814544797047370396' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/7814544797047370396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/7814544797047370396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2011/05/sejarah-103-tahun-kejayaan-manchester.html' title='Sejarah 103 Tahun Kejayaan Manchester United'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-TCdooF6w-Ak/Tc80-teN-bI/AAAAAAAAA2o/IwcK3yUTT-0/s72-c/62321_momen_juara_sir_alex_ferguson_300_225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-3005608085334516992</id><published>2011-05-10T09:06:00.000-07:00</published><updated>2011-05-10T09:09:21.141-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Laka karambol, satu luka-luka</title><content type='html'>Laka karambol, satu luka-luka &lt;br /&gt;Wonogiri (Espos)   Kecelakaan yang melibatkan dua motor dan satu kendaraan roda empat terjadi di ruas jalan Wonogiri-Ngadirojo tepatnya di dekat Kantor Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Bulusulur, Wonogiri, Senin (9/5). &lt;br /&gt;Seorang pengendara motor, FX Dian Kristanto, 16, pelajar salah satu SLTA di Wonogiri menderita luka di kaki kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun Espos, korban warga Gayam, Desa/Kecamatan Jatiroto, Wonogiri itu dirawat di RS Medika Mulya, Bulusulur, Wonogiri. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Dua motor yang terlibat kejadian itu adalah motor Yamaha Jupiter AD 2828 RR yang dikendarai Febriana Dwi Cahyani, 21, warga Pule, Kecamatan Jatisrono dan motor yang dikendarai korban serta mobil Toyota Avanza dengan Nopol AE 1425 SE yang dikemudikan Taufik Ismail, 25, warga Miri, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasatlantas Polres Wonogiri, AKP M Ridwan melalui Kanitlaka Iptu Jumari mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Ni Ketut Swastika, menyatakan motor Jupiter dengan Nopol AD 3585 JG yang korban tumpangi meluncur dari arah timur dengan kecepatan tinggi. “Sesampai di tempat kejadian, di depan pengendara berhenti minibus yang tidak dikenal. Korban menghindar ke kanan. Dari arah berlawanan muncul mobil Avanza, karena jarak terlalu dekat benturan tak terhindarkan,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban Dian terpental ke kiri, bersamaan dengan kejadian itu melaju motor yang dikendarai Febriana dan menabrak motor Dian. - Oleh : tus &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita Terakhir   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-3005608085334516992?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/3005608085334516992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=3005608085334516992' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/3005608085334516992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/3005608085334516992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2011/05/laka-karambol-satu-luka-luka.html' title='Laka karambol, satu luka-luka'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-7598586189800338976</id><published>2011-03-14T08:28:00.000-07:00</published><updated>2011-03-14T08:31:37.081-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>TATA CARA MELIHAT TUHAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ini adalah tulisan Kisanak SABDA LANGIT.&lt;br /&gt;Saya hanya sekedar share untuk saudara-saudaraku tercinta.&lt;br /&gt;Silakan kunjungi juga situs aslinya.&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sabdalangit.wordpress.com/2009/07/05/tata-cara-melihat-tuhan/"target=_blank"&gt;http://sabdalangit.wordpress.com/2009/07/05/tata-cara-melihat-tuhan/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan benar-benar maha luas tiada batas ! Maka tidak lah berlebihan jika dianalogikan bahwa kebenaran sejati layaknya cermin yang pecah berantakan, dan agama, ajaran, budaya, ilmu pengetahuan, tradisi, masing-masing hanyalah memungut satu di antara serpihan cermin tsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EMPAT dimensi (dimensi ruang ditambah waktu), hanya ada di dalam dimensi wadag/fisik bumi. Sementara tata “ruang” gaib sungguh menyimpan misteri yang maha luas dan dahsyat.  Dalam “tata ruang” gaib sudah yang tidak ber-ruang lagi, dan di dalamnya tidak berlaku waktu, tidak berlaku jarak. Itulah hakekat dari dimensi cahaya. Bahkan kecepatan melebihi kecepatan cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…untuk mencapai pergerakan maksimum di dimensi ruang maka pergerakan di dimensi waktu harus nol. Pada kondisi inilah kecepatan benda menempuh dimensi ruang bisa maksimal. Dan sesuai dengan teori relativitas khusus, bahwa kecepatan maksimal adalah kecepatan cahaya, segera kita sadari bahwa cahaya sama sekali tidak bergerak pada dimensi waktu. Dengan kata lain, foton tidak berumur. Foton yang dihasilkan semenjak alam semesta terbentuk sampai sekarang umurnya sama! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini terkait dengan salah satu formula teori relativitas khusus yang sangat terkenal: E=mc2, di mana E adalah energi, m adalah massa, dan c adalah konstanta kecepatan cahaya. Formula tersebut menjelaskan relasi langsung antara energi-massa (konservasi energi-massa). Sebuah objek dengan massa m bisa menghasilkan energi E sebesar mc2; dan karena c sebuah konstanta yang besar, massa yang kecil tetap akan menghasilkan energi yang besar.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, Hiroshima tahun 1945 hancur akibat energi yang dihasilkan 1ýari 2 pounds Uranium. Di sisi lain, formula ini memainkan peranan penting dalam pergerakan objek dalam 4-dimensi. Benda yang bergerak memiliki energi kinetik, semakin tinggi kecepatannya semakin besar energinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita paksa partikel muon mencapai kecepatan 99,9 kecepatan cahaya, muon memiliki energi yang besar. Karena konservasi energi-massa, energi tadi meningkatkan massa muon 22 kali lebih massif daripada massa-diamnya (0.11 MeV). Tentu saja semakin masif (pejal) benda, semakin susah untuk bergerak cepat. Ketika kecepatannya dinaikkan menjadi 99,999 kecepatan cahaya, massanya bertambah 70.000 kali! Muon semakin masif dan semakin cenderung untuk tidak bergerak. Sehingga dibutuhkan energi yang tak berhingga untuk melewati kecepatan cahaya; jumlah energi yang tidak mungkin bagi sesuatupun yang ada di alam semesta ini: KECUALI JUMLAH ENERGI  TUHAN. (Wongalus.wordpress.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukma/roh adalah “abadan cahya” (cahya sejati) sehingga bagi  roh/sukma ke manapun pergi tidak membutuhkan waktu lagi. Orang bilang kecepatan sukma melesat dari satu tempat ke tempat lain (dalam meraga sukma) hanya memerlukan hitungan detik, sekedar untuk menggambarkan betapa di “wilayah” gaib merupakan wahana cahaya yg tidak menggunakan hitungan dimensi ruang dan waktu lagi. Namun demikian, cahya sejati belumlah hakekat TUHAN, ia masih makhluk (ciptaan/retasan Tuhan). Sehingga tak bisa dibayangkan lagi bagaimana “kecepatan” Tuhan, mungkin beribu atau bermilyar kali lipat dari kecepatan cahaya. Dan hanya sampai di situlah yg bisa dibayangkan oleh manusia. Di atas cahya sejati (nurulah) adalah atma atau energi hidup/chayyu/kayun/kayu. SUATU “ENERGI hidup” YANG KECEPATANNYA  JAUH MELEBIHI CAHAYA. Bisa anda bayangkan ? Namun Atma sejati belumlah  “inti” TUHAN, karena atma masih di dalam rengkuhan HYANG MAHAMULIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini setidaknya dapat terbuktikan melalui suatu pengalaman gaib yg sensasional,  yg membeberkan “rahasia besar” bahwa leluhur di alam barzah, sekalipun  mencapai derajat kamulyan yg paling tinggi (kamulyan sejati/abadan cahya sejati), belumlah bisa melihat/bertemu “wujud” Tuhan. TUHAN tidak SESEDERHANA itu. Karena tuhan lebih-LEBIH DARI MAHA MULIA, LEBIH DARI MAHA AGUNG, tidak sekedar sebagaimana manusia bayangkan melalui kitab-kitab suci yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin manusia mengetahui kebesaran tuhan, manusia semakin merasa tidak bisa membayangkan tuhan itu seperti apa sesungguhnya. Namun yang di luar bayangan imajinasi kita itu, sungguh ada melekat di dalam diri kita, dalam diri manusia apapun agama, bahasa dan suku bangsanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin manusia tahu Tuhan, semakin merasa kecil dan menunduk diri. Jauh dari watak mentang-mentang, jauh dari sikap merasa paling benar, apapun yang menjadi sumber referensinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MATA MELIHAT MATA = MANUSIA “melihat” TUHAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sekedar pembuktian ilustratif saja, bagaimana kemampuan manusia dalam melihat/mengetahui/bertemu tuhan adalah ilustrasi saya sebagai berikut: Bola Mata wadag kita bisa melihat suatu obyek yang berada di luar mata kita. Namun demikian, apakah bola mata kita bisa melihat apa yg ada di dalam bola mata kita sendiri ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka hanya dengan “rahsa”lah kita bisa “merasa” apa yg ada di dalam bola mata kita. Tuhan hanya bisa kita rasakan, dan itulah kemampuan manusia maupun roh dalam “melihat” tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APAKAH TUHAN ITU ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pendekatan rasio dikenal suatu hukum alam, lebih populer lagi sebagai hukum sebab akibat. Maka Tuhan merupakan konsep utama sebagai CAUSA PRIMA, yakni penyebab utama tanpa ada yang menyebabkan eksistensiNya. Jika pendekatan melalui teori energi, maka Tuhan merupakan EPISENTRUM dari segala episentrum dan energi yang ada di jagad semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal Tuhan mana yang paling bener, atau sebutan nama Tuhan yang palsu apa ? Apakah Allah, Alloh, Tuhan, Pi khong, Brahman, God, Puang Alah, Yahweh, Dei dan seterusnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara dalam konteks rasio, semua itu tentu saja masih berupa kebenaran yang bersifat relatif. Karena nama-nama itu berkaitan dengan sistem budaya yakni, BAHASA sebagai alat komunikasi yang digunakan manusia. Logiknya sebelum manusia mengenal bahasa, maka konsep nama-nama di atas tentunya belum ada, dengan kata lain, causa prima (tuhan) belum punya nama apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pemahaman di atas ada yang menganggap statementnya kapir kopar, yang menjadi pertanyaannya, apakah gara-gara  salah menyebut nama untuk Tuhan maka akan mengakibatkan seseorang kecemplung nroko ? Bukankah kita semua ini memeluk salah satu agama hanya faktor kebetulan saja, dan tak lebih karena faktor keturunan (warisan) orang tua kita. Nah, apakah hanya faktor kebetulan, faktor keturunan, dan warisan ortu tsb menentukan orang masuk nroko atau suwargo ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BENARKAH TUHAN ITU DAPAT DIHITUNG ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan selanjutnya, apakah TEPAT, dikatakan Tuhan Maha ESA ? Jika jawabannya ya, berarti Tuhan itu sesuatu yang COUNT-ABLE (dapat dihitung). Jika jawabnya ya juga, berarti Tuhan itu sangat terbatas, dengan demikian mengingkari dalil Tuhan Mahaluas tak terbatas. Saya mengharapkan bantuan para pembaca yang budiman untuk memberikan pencerahan atas mind set tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini saya kemukakan karena di dalam benak saya Tuhan itu sebagai UNCOUNTABLE. Namun bukanlah benda, berbeda dengan udara, air, api dan sejenisnya merupakan uncountable noun, atau benda tak dapat dihitung. Sehingga kita tidak bisa mengatakan air, udara, api berjumlah satu atau sepuluh, atau seratus. Namun kita juga tidak bisa dikatakan benda-benda tersebut sebagai satu (esa). Bahasa yang mewakili adalah benda jamak dan benda tunggal. Jika Tuhan dikatakan satu, berarti terjebak pada terminologi benda jamak. Saya kok merasa lebih sreg jika mengatakan (dalam bahasa kawi)  sebagai Hyang Widhi atau Maha Tunggal atau bahasa lain yg sepadan. Karena Tuhan itu, saya kira tak dapat dihitung. Jika dikatakan Maha Esa (satu) kiranya teramat sulit memahami deret hitungan yang KUANTITATIF dan SIMPLISTIS tersebut. Kenyataannya, memahami Tuhan yang tiada duanya,  jauh melebihi sulitnya menghitung udara sebagai benda tak dapat dihitung. Betapa hebat Tuhan itu. MOHON SAUDARA-SAUDARAKU seluruh pembaca yang budiman BERKENAN berbagi rasa di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam asih asah asuh   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-7598586189800338976?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/7598586189800338976/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=7598586189800338976' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/7598586189800338976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/7598586189800338976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2011/03/tata-cara-melihat-tuhan.html' title='TATA CARA MELIHAT TUHAN'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-4171414429049261067</id><published>2011-03-14T08:20:00.000-07:00</published><updated>2011-03-14T08:21:07.533-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Jembatan Bulurejo butuh perbaikan</title><content type='html'>Bulukerto &lt;br /&gt;Warga di wilayah Kecamatan Bulukerto, Wonogiri mendesak Balai Pelaksana Teknis (BPT) Bina Marga Provinsi Jateng secepatnya merehabilitasi jembatan di jalur pro­vinsi wilayah itu yang dinilai tidak layak lagi, terlalu sempit dan sudah lapuk termakan usia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pantauan, Minggu (6/3), jembatan yang ter­letak di Dusun/Desa Bulurejo itu memang tampak seperti jemba­tan yang sudah sangat tua. Lebarnya hanya 3 meter, panjang se­kitar 12 meter, sedangkan tinggi dari permukaan sungai di ba­wahnya sekitar 7 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagar pembatas jembatan sangat rendah terbuat dari batu bata dan gamping, terlihat sudah retak-retak dan berlubang di bebe­rapa bagian. Lapisan aspalnya juga sudah mengelupas di sana-si­ni, tak berbeda jauh dengan kondisi jalan di sisi kiri maupun ka­nannya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jalan tersebut, ke arah selatan menghubungkan Bulukerto de­ngan Kecamatan Purwantoro dan Kabupaten Ponorogo, Jatim. Ke arah utara menghubungkan Bulukerto dengan wilayah Kabu­paten Magetan, Jatim. Lalu lintasnya tergolong cukup padat oleh kendaraan roda dua, mobil dan juga truk. Akibat sempit­nya badan jembatan, mobil apalagi truk yang melintas harus bergantian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum direspons&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang warga Bulurejo, Wiyono, yang rumahnya persis di sebe­lah utara jembatan, saat ditemui wartawan, Minggu, mengaku ti­dak ingat sejak kapan jembatan itu berada di situ. Saat ini, lan­jut Wiyono, antrean kendaraan, baik dari sebelah utara maupun selatan jembatan, sudah menjadi pemandangan rutin sehari-ha­ri, terutama pada jam berangkat dan pulang sekolah. Sedang­kan pada hari pasaran pasar hewan, jalan itu penuh dengan truk pengangkut sapi maupun hasil bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah, Kepala Desa (Kades) Bulurejo, Sunarto, mengaku pi­haknya sudah berkali-kali mengusulkan ke pihak terkait mela­lui Pemerintah Kecamatan Bulukerto agar jembatan itu diperbai­ki. Sebab, kondisi jembatan itu dinilainya sudah cukup meng­khawatirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sampai sekarang usulan tersebut tak juga mendapat respons. “Jembatan itu sudah terlalu tua dan lapuk. Sejak diba­ngun, hanya dilakukan pemeliharaan. Bagian tengah jembatan sudah melengkung ke bawah. Sangat mengkhawatirkan.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Camat Bulukerto, Sriyanto, membenarkan perbaikan jembatan itu sudah kerap kali diusulkan ke Pemkab Wonogiri supaya dite­ruskan ke BPT Bina Marga. Tapi belum ada respons.     &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-4171414429049261067?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/4171414429049261067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=4171414429049261067' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4171414429049261067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4171414429049261067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2011/03/jembatan-bulurejo-butuh-perbaikan.html' title='Jembatan Bulurejo butuh perbaikan'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-3192386223103806032</id><published>2011-01-01T05:31:00.001-08:00</published><updated>2011-01-01T05:49:09.571-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tekno'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konspirasi'/><title type='text'>UFO Lingkaran di Langit Elista, Rusia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://jlegong.blogspot.com/2011/01/ufo-lingkaran-di-langit-elista-rusia.html"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TR8sxst5BUI/AAAAAAAAA2M/snY4lTab7MA/s1600/77878_tampilan_ufo_di_film_independence_day_300_225.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557209697527334210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;VIVAnews -- Penampakan benda terbang aneh atau UFO terlihat di langit Kota Elista, ibu kota Republik Kalmykia, di selatan Rusia.&lt;br /&gt;&lt;object width="480" height="385"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/V65gDLuKMY8?fs=1&amp;amp;hl=en_US"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/V65gDLuKMY8?fs=1&amp;amp;hl=en_US" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="300" height="205"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Pada Desember 2010, ratusan warga Elista bisa melihat penampakan UFO setiap sepuluh hari di bulan itu. Demikian dikabarkan harian Nezavisimaya Gazeta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penampakan yang paling menghebohkan terjadi pada 22 Desember 2010, para saksi mata mengaku melihat dua lingkaran konsentris di langit dari pukul 15.00 hingga 19.00 waktu setempat.  Lingkaran dalam berputar searah jarum jam, sementara lainnya berputar ke arah berlawanan. Sementara, saksi mata lainnya melihat benda segi tiga yang menyorotkan cahaya datang dari arah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dua penampakan tersebut direkam kamera televisi dan ditayangkan di televisi lokal. Dalam video, reporter mengatakan hal tersebut mungkin disebabkan fenomena atmosfer, namun akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga Elista menanggapi fenomena itu secara serius. Namun, mantan pimpinan republik, miliuner Kirsan Ilyumzhinov mengaku ia tak terkejut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata dia, ini tak hanya terjadi di Elista, tapi juga teritori Federasi Rusia yang lain. "Benda aneh itu terlihat di mana saja, di dekat Moskow, dan teritori lainnya. NASA saja punya 4.000 dokumen UFO tiap tahunnya," kata Ilyumzhinov yang saat ini menjadi Ketua Federasi Catur Dunia, seperti dimuat situs Pravda, Rabu 29 Desember 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, Ilyumzhinov mengaku pernah bertemu dan berkomunikasi dengan mahluk ekstraterresterial yang mengenakan pakaian antariksa berwarna kuning, diajak tur ke pesawat luar angkasa, dan berkomunikasi dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, para pegawai pemerintah mendorong masyarakat Elista tak malu untuk berbicara dan menyampaikan informasi soal UFO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini, para ilmuwan belum memberikan informasi jelas soal fenomena tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badma Mikhalayev, ketua departemen fisika teoritis dari Universitas Negeri Kalmyk, tidak menafikan adanya peradaban mahluk cerdas di luar bumi. Namun, kata dia, lingkaran misterius di langit di atas Elista tidak dapat dijadikan sebagai bukti keberadaan peradaban mahluk ekstraterresterial.     &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-3192386223103806032?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/3192386223103806032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=3192386223103806032' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/3192386223103806032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/3192386223103806032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2011/01/ufo-lingkaran-di-langit-elista-rusia.html' title='UFO Lingkaran di Langit Elista, Rusia'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TR8sxst5BUI/AAAAAAAAA2M/snY4lTab7MA/s72-c/77878_tampilan_ufo_di_film_independence_day_300_225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-8918075370522667272</id><published>2011-01-01T05:29:00.001-08:00</published><updated>2011-01-01T05:30:02.854-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tekno'/><title type='text'>NASA : Target Sains 2011: Temukan 'Partikel Tuhan'</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TR8sSxJhlyI/AAAAAAAAA2E/jUjV6GfVYvU/s1600/98044_large-hadron-collider_300_225.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TR8sSxJhlyI/AAAAAAAAA2E/jUjV6GfVYvU/s400/98044_large-hadron-collider_300_225.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557209166141036322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;VIVAnews -- Atom adalah partikel terkecil, begitu ilmu pengetahuan mengajarkan. Tapi sesudah tahun 1900-an para ahli menemukan bahwa masih ada yang lebih kecil lagi dari Atom yakni Inti Atom. Belakangan, ketika ilmu pengetahuan terus melaju, para ilmuwan kemudian menemukan bahwa Inti Atom itu masih bisa dipecah lagi. Begitu seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini para ahli sudah sampai pada sebuah partikel terkecil yang disebut Higgs Boson. Dan Higgs Boson inilah yang disebut sebagai ibu dari segala partikel yang diyakini pertama kali membentuk jagad raya. Para ahli bumi menyebut Higgs Boson sebagai "partikel Tuhan".&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;Sejumlah ahli kini terus berusaha menemukan partikel ini. Bahkan, menempati urutan pertama dalam daftar resolusi sains 2011. &lt;br /&gt;"Jika alam baik pada kita, 'partikel Tuhan' akan ditemukan tahun 2011," kata fisikawan, Christoph Rembser kepada LiveScience. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rembser bekerja di European Laboratory for Particle Physics (CERN) di Jenewa, di mana laboratorium penubruk atom, Large Hadron Collider (LHC) berada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di LHC terdapat akselelator berbentuk terowongan sepanjang 27 kilometer di bawah tanah. Di sana, para ilmuan menguji tumbukan-tumbukan partikel berenergi sangat tinggi, sehingga bisa ‘melihat’ gambaran materi pada skala terkecil, sebagaimana yang terbentuk sesaat ketika seper-semiliar detik setelah Big-Bang -- pembentukan jagad raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Magnet berkekuatan tinggi yang ditempatkan di sekeliling terowongan berfungsi untuk menambah kecepatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dua partikel bertabrakan, para ilmuwan mengubah energi kinetik yang sangat besar menjadi hal baru melalui persamaan Einstein, E = mc2 -- bahwa energi dapat dikonversi menjadi massa (dan sebaliknya). Sehingga makin besar energi tabrakan, semakin besar partikel baru yang dapat dihasilkan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini, para ilmuwan belum bisa memastikan seberapa besar partikel Higgs, jika 'partikel Tuhan' itu benar-benar ada. Namun, "setidaknya, kita sudah memiliki apa saja yang diperlukan," kata Rembser. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami memiliki akselerator dan detektor untuk menemukannya. Semuanya telah diatur untuk mengukur dan mengobservasi itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk saat ini, semuanya tergantung alam yang memutuskan, apakah Higgs akan bisa sering diproduksi atau sangat langka ditemukan. Jadi, dalam hal ini, kita harus menunggu."  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-8918075370522667272?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/8918075370522667272/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=8918075370522667272' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/8918075370522667272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/8918075370522667272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2011/01/nasa-target-sains-2011-temukan-partikel.html' title='NASA : Target Sains 2011: Temukan &apos;Partikel Tuhan&apos;'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TR8sSxJhlyI/AAAAAAAAA2E/jUjV6GfVYvU/s72-c/98044_large-hadron-collider_300_225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-5070212940912906074</id><published>2011-01-01T05:26:00.001-08:00</published><updated>2011-01-01T05:27:04.738-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Dokter CIA Lakukan Penyelidikan Terlarang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TR8rjufkMnI/AAAAAAAAA18/vutvesGcXCk/s1600/54645_ilustrasi_tawanan_300_225.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TR8rjufkMnI/AAAAAAAAA18/vutvesGcXCk/s400/54645_ilustrasi_tawanan_300_225.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557208357974323826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;VIVAnews - Sejumlah dokter yang dipekerjakan CIA, badan intelijen Amerika Serikat mengaku telah berpartisipasi dalam penelitian dan eksperimen terhadap tawanan di pusat-pusat penahanan seperti Guantanamo, Abu Ghuraib, dan Bagram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut laporan yang diungkap Physicians for Human Rights, eksperimen yang dilakukan termasuk waterboarding (menyiramkan air pada wajah tahanan hingga menyebabkan efek seperti tenggelam), stress positioning (memberikan beban sangat berat pada satu otot tertentu), dan sleep deprivation (merusak siklus tidur seseorang). &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Eksperimen tersebut, dianggap telah melanggar kode etik dan perlindungan hukum, termasuk Nuremberg Code dan Common Rule yakni aturan federal seputar penelitian pada objek manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Scott Allen, ketua tim medis dan dokter dari Brown University di Rhode Island, Amerika Serikat meneliti dokumen seputar program pengumpulan data intelijen AS yang melibatkan tahanan pelaku serangan 9/11. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam eksperimen waterboarding, dokter-dokter CIA diperintahkan untuk mencatat berapa lama manusia mampu bertahan dan berapa banyak air yang dibutuhkan untuk memenuhi hidung atau tenggorokan dan melihat seperti apa tahanan setiap selesai melakukan satu sesi siksaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eksperimen ini telah jauh melanggar sumpah dokter untuk tidak menyakiti manusia, dan metode yang digunakan memiliki cacat,” kata Paul Root Wolpe, bioethicist dari Emory University di Atlanta, Amerika Serikat, seperti dikutip dari The Torture Papers, 31 Desember 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wolpe menyebutkan, menggunakan metode eksperimen ini, Anda tidak bisa melihat wajah orang itu untuk mengetahui sejauh mana sakit yang ia rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oktober lalu, Amerika Serikat telah meminta maaf atas eksperimen medis mereka yang ceroboh. Bukan untuk aktivitas CIA di atas, akan tetapi untuk secara sengaja menginfeksi para tawanan Guatemala dengan siphilis di tahun 1940 lalu untuk menguji coba tingkat efektivitas penisilin. (hs)&lt;br /&gt;• VIVAnews    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-5070212940912906074?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/5070212940912906074/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=5070212940912906074' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/5070212940912906074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/5070212940912906074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2011/01/dokter-cia-lakukan-penyelidikan.html' title='Dokter CIA Lakukan Penyelidikan Terlarang'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TR8rjufkMnI/AAAAAAAAA18/vutvesGcXCk/s72-c/54645_ilustrasi_tawanan_300_225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-2617965599135434203</id><published>2011-01-01T05:22:00.000-08:00</published><updated>2011-01-01T05:24:16.437-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Burung emprit repotkan petani</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TR8q7b7OEkI/AAAAAAAAA10/XptCc7MckmM/s1600/mprit.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TR8q7b7OEkI/AAAAAAAAA10/XptCc7MckmM/s400/mprit.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557207665795273282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selogiri. Serangan hama di lahan pertanian di Kecamatan Selogiri seo­lah tak ada habisnya. Sekitar 350 hektare tanaman padi di lima desa/kelurahan di wilayah itu selama sebulan terakhir menghadapi gangguan burung pipit atau emprit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berhenti di situ, hama wereng cokelat juga mulai mengancam kembali lahan pertanian di kecamatan paling utara di Wonogiri ini. Tidak kurang dari 1.042 hek­tare tanaman padi yang belum lama ditanam di sembilan desa/kelurahan teran­cam hama tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Serangan burung emprit membuat petani terpaksa menunggui lahan itu setiap hari mulai pagi hingga petang. Tali-tali panjang dibentangkan di atas tanaman padi, dengan plastik atau kain diikatkan pada tali itu setiap beberapa meter un­tuk menakut-nakuti. Serangan burung emprit itu, diakui petani juga mengakibat­kan mereka terpaksa panen dini dan hal ini berpengaruh pada hasil panen. Sa­lah satu petani di Kelurahan Kaliancar, Selogiri, Ny Indrio mengungkapkan dari to­tal lahan seluas 1,5 hektare yang ditanaminya, hasil panennya turun dari biasa­nya 40 sak (1 sak memuat 25 kg gabah) menjadi hanya tujuh sak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seumur-umur jadi petani baru kali ada serangan emprit sehebat ini. Kalau tidak ditunggui, sudah habis tanaman saya. Bisa tidak panen. Bahkan saat hujan pun burung-burung itu tetap berdatangan. Banyak petani yang memilih panen meski padi masih hijau,” ungkap Ny Indrio, saat ditemui wartawan di sawahnya, Kamis (30/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koordinator Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian Selogiri, Marija meng­ungkapkan serangan burung emprit memang baru kali ini terjadi. Faktornya kare­na cuaca dan penanaman yang tidak bersamaan. “Luasan lahan yang diserang burung emprit ada 350-an hektare tersebar di Jendi, Kaliancar, Gemantar, Pule, dan Nambangan. Selain itu, saat ini wereng juga mulai menetas, terutama pada tanaman yang masih muda,” jelas Marija.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marija mengungkapkan saat ini ada 1.042 hektare lahan yang mulai ditanami dan kemungkinan terancam wereng cokelat yang sedang menetas itu. Luas la­han itu tersebar di sembilan desa/kelurahan yaitu Jaten (329 ha), Nambangan (186 ha), Kaliancar (40 ha), Pule (120 ha), Gemantar (80 ha), Sendangijo (50 ha), Kepatihan (20 ha), Singodutan (35 ha), dan Jendi (180 ha).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Camat Selogiri, Bambang Haryanto mengungkapkan cuaca yang basah karena terlalu banyak hujan membuat hama berkembang sangat cepat. “Selain itu se­mua ini juga tidak lepas dari pola tanam yang keliru. Mestinya lahan diselingi de­ngan tanaman palawija sebelum melanjutkan ke tanaman padi. Tapi sejak se­rangan wereng pertengahan tahun lalu, lahan terus menerus ditanami padi. Pe­nanamannya juga tidak bersamaan,” kata Bambang.   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-2617965599135434203?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/2617965599135434203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=2617965599135434203' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/2617965599135434203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/2617965599135434203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2011/01/burung-emprit-repotkan-petani.html' title='Burung emprit repotkan petani'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TR8q7b7OEkI/AAAAAAAAA10/XptCc7MckmM/s72-c/mprit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-5463106661049159486</id><published>2011-01-01T05:19:00.000-08:00</published><updated>2011-01-01T05:20:58.571-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>KERA GUNUNG GANDUL MEMAKAN KORBAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TR8qKCHEi3I/AAAAAAAAA1s/DDv7EOoGe7E/s1600/monyet.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 166px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TR8qKCHEi3I/AAAAAAAAA1s/DDv7EOoGe7E/s400/monyet.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557206817052068722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wonogiri Aksi kawanan kera penghuni hutan Gunung Gandul kembali memakan korban. Seorang nenek yang tinggal di Jl Gunung Buthak RT 3/RW IV Joho Lor, Kelurahan Giriwono, Wonogiri, sepekan lalu  diserang dan terpaksa mendapat 17 jahitan pada tungkai kanannya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saat ditemui wartawan di kediamannya, Rabu (29/12), kaki nenek bernama Suyantini, 62, itu masih terlihat bengkak dan ia harus dibantu kruk untuk berjalan. Perban berwarna putih masih menutupi luka di tungkai kanannya. “Seharusnya hari ini jahitannya dilepas, tapi  petugas kesehatan yang berjanji akan datang ke rumah belum datang,” kata anak sulung Suyantini, Handayani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Handayani, luka yang diderita ibunya akibat gigitan monyet itu cukup dalam dan panjang, nyaris mengenai tulangnya. Sesaat setelah gigitan itu, Suyantini langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Soediran Mangun Sumarso dan dokter menjahit lukanya, enam jahitan di bagian dalam dan 11 jahitan di bagian luar. Jadi totalnya 17 jahitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai kronologis peristiwa serangan monyet itu, Suyantini menuturkan saat itu, Rabu (22/12) sekitar pukul 13.00 WIB, dirinya baru bersiap-siap untuk memasak ketika tiba-tiba sekawanan monyet berlarian turun dari gunung di sebelah rumah. Suyantini yang sudah terbiasa melihat kawanan monyet turun gunung, langsung berusaha mengusir untuk mencegah mereka menyerbu ke dalam rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun rupanya ada satu monyet yang bandel dan bukannya lari mengikuti kawanannya kembali ke gunung malah menyerang dan menggigit kakinya. “Saya sendiri tidak sadar waktu itu, tahu-tahu kaki saya sudah luka dan terasa perih. Saya juga kaget karena tidak biasanya monyet-monyet itu menyerang dan menggigit. Biasanya kalau mereka turun gunung dan diusir langsung pergi,” ujar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan Suhendro, salah satu anak Suyantini yang kemarin kebetulan juga ada di rumah, kawanan monyet turun gunung bukan sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga di wilayah itu. Sekali turun, kawanan monyet itu bisa berjumlah 50-an ekor. “Mereka bisa datang sewaktu-waktu, tapi lebih sering pada siang hari. Genteng rumah sudah tak terhitung yang rusak karena monyet-monyet itu,” ungkap Suhendro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serbuan monyet penghuni Gunung Gandul ke kawasan permukiman di sekitarnya itu memang sudah biasa terjadi. Juli 2010 lalu, seorang wanita di Lingkungan Gandul RT 1/RW I Giriwono juga diserang saat membersihkan teras rumahnya. Untungnya, kera itu tidak sempat menggigit dan wanita itu tidak menderita luka serius.    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-5463106661049159486?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/5463106661049159486/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=5463106661049159486' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/5463106661049159486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/5463106661049159486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2011/01/kera-gunung-gandul-memakan-korban.html' title='KERA GUNUNG GANDUL MEMAKAN KORBAN'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TR8qKCHEi3I/AAAAAAAAA1s/DDv7EOoGe7E/s72-c/monyet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-1414111618653326029</id><published>2010-09-17T02:16:00.000-07:00</published><updated>2010-09-17T02:22:19.215-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Danar-Yuli ungguli Pilkada Wonogiri</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TJMynS5o_PI/AAAAAAAAAzY/5cwhEAUgcJ8/s1600/17menang.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 275px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TJMynS5o_PI/AAAAAAAAAzY/5cwhEAUgcJ8/s400/17menang.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5517809619128876274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Danar diangkat oleh para pendukungnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan calon bupati dan calon wakil bupati nomor urut 4, H Danar Rahmanto-Yuli Handoko, unggul dalam hasil sementara penghitungan suara Pilkada Wonogiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat penghitungan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri ditutup pada pukul 20.20 WIB, Kamis (16/9), pasangan yang diusung tiga partai politik, PAN, PPP dan Gerindra yang tergabung dalam Koalisi Wonogiri Bangkit (KWB), ini unggul dengan perolehan 205.970 suara atau 42,22%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan nomor satu yang diusung PDIP dan PKS yang membawa bendera Koalisi Merah Putih, H Sumaryoto-H Begug Poernomosidi menyusul di peringkat dua dengan perolehan 129.894 suara atau 26,62%. Pasangan nomor dua yang diusung Partai Golkar dan sejumlah partai nonparlemen, H Sutadi-Hj Paryanti berada di urutan ketiga dengan perolehan 93.133 suara atau 19,09%. Terakhir pasangan nomor tiga yang diusung Partai Demokrat dan enam partai nonparlemen yang tergabung dalam Koalisi Satrio Bangkit (KSB) dengan perolehan 58.873 suara atau 12,07%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sementara itu, jumlah suara sah 487.870, sedangkan suara tidak sah 5.869. Jumlah TPS yang sudah melaporkan data sebanyak 1.665 TPS atau 82,18% dari total TPS sebanyak 2.026 TPS dengan DPT sebanyak 915.178 pemilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil sementara ini di luar prediksi banyak kalangan, yang dulu menyebut Pilkada berakhir ketika Sumaryoto berpasangan dengan petahana (incumbent), Begug. Apalagi jika melihat perolehan kursi partai pengusung di lembaga legislatif. Berdasarkan hal ini, di atas kertas, pasangan Sumaryoto-Begug dipastikan unggul dengan dukungan 50% kursi DPRD. Sedangkan pasangan Danar-Yuli hanya didukung 16% kursi. “Ya itulah politik,” ujar Ketua KPU Wonogiri, Joko Purnomo, saat ditemui wartawan di sela-sela penghitungan suara semalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghitungan suara berlangsung lebih lambat dari prediksi semula, yang ditargetkan selesai pukul 18.00 WIB. Menurut Joko, hal itu karena terjadi hujan deras di wilayah timur Wonogiri yang menyebabkan KPPS memilih menyelamatkan surat suara dan menunda penghitungan. Akibatnya, penghitungan di KPU molor dari rencana pukul 14.00 WIB menjadi pukul 15.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama penghitungan, tim sukses masing-masing pasangan calon berdatangan untuk melihat langsung. “Berat, berat,” komentar Ketua DPC PDIP Wonogiri, Joko Sutopo alias Jekek kepada Espos, saat penghitungan menunjukkan perolehan pasangan Sumaryoto-Begug berselisih cukup jauh dari Danar-Yuli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dari partai pendukung Sumaryoto-Begug, tampak pula tim sukses dari pasangan Danar-Yuli, di antaranya anggota DPRD Jateng dari PAN, Subandi PR dan Ketua Tim Pemenangan Pasangan Danar-Yuli, Sardi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Ruang Data Setda Wonogiri, penghitungan perolehan suara juga dilakukan. Namun meski input data relatif lebih cepat, penghitungan ditutup lebih awal, sekitar pukul 19.00 WIB, dengan persentase suara yang masuk sekitar 60%. Di ruangan tersebut sempat hadir pula sejumlah tim sukses pasangan calon. Penghitungan suara akan dilanjutkan Jumat (17/9) ini sedangkan penetapan perolehan suara akan dilakukan pada Selasa (21/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat hasil sementara itu, Cabup Danar di hadapan relawan dan pendukungnya meminta agar tidak berbuat anarkis ataupun larut dalam euforia kemenangan. Danar juga mengajak semua calon untuk konsisten melaksanakan kesepakatan damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapan itu disambut tepuk tangan para pendukung. Danar menjelaskan kemenangan dirinya merupakan kemenangan rakyat Wonogiri. Danar menyatakan program paling dekat jika sudah dinyatakan sebagai pemenang adalah merangkul semua elemen masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah, Wakil Ketua tim Sukses Sutadi-Hj Paryanti, Soefi Hartoyo mengaku masih optimistis pasangan yang diusung Partai Golkar akan unggul. “Perhitungan sementara masih separo TPS, kami kami optimistis unggul karena merupakan pasangan sejati,” katanya. Jika hasil itu final, Soefi mengatakan siap menang dan siap kalah. “Sepanjang hasilnya tidak ada persoalan, kami Partai Golkar tidak akan mempersoalkan,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H Danar Rahmanto unggul mutlak di TPS 3, Kenteng, Ngadirojo Kidul, Ngadirojo tempatnya mencoblos, sedangkan H Begug Poernomosidi justru kalah di TPS-nya, TPS 9, Gerdu, Giripurwo, Wonogiri, Kamis. Di TPS 9, Gerdu, Giripurwo, Wonogiri tempat Cawabup H Begug Poernomosidi mencoblos, pasangan Sumaryoto-Begug hanya mendapatkan 45 suara. Di TPS ini, pasangan Mulyadi-Edy unggul dengan perolehan 84 suara sementara dua pasangan lain, Sutadi-Hj Paryanti mendapatkan 27 suara dan pasangan Danar-Yuli memperoleh 33 suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menang di TPS 3 Kenteng, Cabup-Cawabup Danar-Yuli juga menang di TPS 1 Kenteng, Ngadirojo Kidul, Ngadirojo. Di TPS ini, Kapolda Jateng Irjen Pol Erward Aritonang meninjau kesiapan KPPS. Seusai berbincang-bincang dengan KPPS, Kapolda mengaku senang dan menjamin pelaksanaan Pilkada Wonogiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kapolda, pemilih datang ke TPS dengan wajah ceria. “Artinya tidak ada rasa takut, ataupun intimidasi. Soal hasil itu adalah proses demokrasi.” - Oleh : Suharsih, Trianto Hery Suryono (Solopos)   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-1414111618653326029?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/1414111618653326029/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=1414111618653326029' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/1414111618653326029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/1414111618653326029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/09/danar-yuli-unggul.html' title='Danar-Yuli ungguli Pilkada Wonogiri'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TJMynS5o_PI/AAAAAAAAAzY/5cwhEAUgcJ8/s72-c/17menang.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-1303078164338197592</id><published>2010-08-06T05:03:00.000-07:00</published><updated>2010-08-06T05:10:12.491-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>23 Warga 2 dusun terserang chikungunya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TFv7k4PfEOI/AAAAAAAAAvw/SCMyMYYdTWU/s1600/aedes_aegypti.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 292px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TFv7k4PfEOI/AAAAAAAAAvw/SCMyMYYdTWU/s400/aedes_aegypti.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5502267980754391266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ngadirojo&lt;br /&gt;Warga Dusun Primbon, Desa Ngadirojo Lor dan Lingkungan Mlokomanis/Ngasinan, Kelurahan Mlokomanis Kulon, keduanya masuk Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri diserang chikungunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tercatat sekitar 23 warga di dua dusun itu menderita penyakit akibat nyamuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun Espos di lokasi kejadian, serangan chikungunya tidak serentak. Warga menilai penyakit itu seperti menular karena setelah satu penderita sembuh, selang beberapa hari kemudian warga lain terserang penyakit serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga yang menderita chikungunya mengaku kaget karena tidak mampu bangun, menggerakkan kaki dan anggota tubuh lainnya. Menurut Sarmi, 60, warga Mlokomanis dan Ny Tiyem, warga Primbon, Ngadirojo Lor, persendian tangan dan kaki terasa sakit dan tidak bisa ditekuk. Serangan penyakit itu dirasakan oleh warga di dua desa itu dalam satu bulan terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Dusun Primbon, Ngadirojo Lor, menurut Ny Tiyem, terdapat lima penderita, sedangkan di Mlokomanis/Ngasinan, Kelurahan Mlokomanis Kulon terdapat 14 penderita. “Saya juga menderita, lima hari tidak keluar rumah karena tidak bisa jalan,” ujar Ny Tiyem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Puskesmas Ngadirojo, dr Suyatno, mengatakan petugas sudah melakukan penyelidikan epidemiologi (PE).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-1303078164338197592?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/1303078164338197592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=1303078164338197592' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/1303078164338197592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/1303078164338197592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/08/23-warga-2-dusun-terserang-chikungunya.html' title='23 Warga 2 dusun terserang chikungunya'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/TFv7k4PfEOI/AAAAAAAAAvw/SCMyMYYdTWU/s72-c/aedes_aegypti.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-8391607694551536455</id><published>2010-05-11T08:01:00.000-07:00</published><updated>2010-05-11T08:10:49.402-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>SUSNO DUADJI : KRONOLOGIS DARI KASUS BIBIT-CHANDRA HINGGA MENJADI  "THE WHISTLE BLOWER"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S-lyVkzxB8I/AAAAAAAAAsw/8kZKQg6yuog/s1600/1susno2_2.picture+or+side.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 184px; height: 123px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S-lyVkzxB8I/AAAAAAAAAsw/8kZKQg6yuog/s400/1susno2_2.picture+or+side.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5470028937401796546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komjen (Pol) Drs Susno Duadji SH MH MSc&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Mantan Kabareskrim Mabes Polri) Dirumahnya yang tidak mewah di kawasan Cinere, pagi itu Kamis, pukul 07.50 wib. Tim Redaksi Tabloid Suara Islam tiba sepuluh menit lebih awal dari waktu yang disepakati. Tetapi ternyata tuan rumah telah siap menerima kehadiran kami di ruang tengah rumah yang cukup asri itu. Berikut ini wawancara eksklusif Abdul Halim, Muhammad Luthfie Hakim dan Muhammad Al Khaththath dari Tabloid Suara Islam, dengan Komjen (Pol) Susno Duadji di rumahnya Cinere, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/3) lalu. Wawancara sejak dari kasus Bank Century hingga markus pajak Rp 24,6 miliar yang diduga kuat melibatkan sejumlah Jenderal di Mabes Polri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana tanggapan Anda atas penyesalan Ketua Tim 8 Adnan Buyung Nasution yang merekomendasikan pencopotan Anda dari Kabareskrim Mabes Polri akhir tahun lalu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bang Buyung tidak perlu menyesal, tetapi yang penting follow up dari penyeslaan itu.  Faktanya pada waktu itu saya Kabareskirm, orang akan beranggapan bahwa penyidikan itu berada ditangan Kabareskrim. Ada dugaan rekayasa penyidikan Wakil Ketua KPK Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah. Kalau ada dugaan rekayasa, maka alamat yang paling tepat tentunya Kabareskrim. Sebab tidak pernah diekspos bahwa yang menanggani kasus pimpinan KPK ini adalah suatu tim. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Pimpinan penyidiknya adalah Direktur III Brigjen Julianus Mahar. Itulah yang dinamakan dengan nama sandi Truno 3. Kalau saya di dalam jajaran Kepolisian adalah Tribrata 5 dan di lingkungan Bareskrim Guru l. Koordinatornya adalah Wakabareskrim yang bertanggungjawab kepada Kapolri.  Jadi susunannya Kapolri kemudian Wakabareskrim yang membawahi beberapa tim. Sebelumnya Irjen Hadiatmoko, tetapi karena dinilai tidak berhasil dan hanya dianggap berhasil menggolkan Antasari Azhar saja tetapi justru Bibit dan Chandra gagal, sehingga Hadiatmoko dicopot. Kemudian diganti Brigjen Dikdik dan dianggap berhasil menggolkan  Bibit dan Chandra,  menjadi  tersangka dan dia naik pangkat menjadi Irjen. Kemudian Julianus Mahar dianggap berhasil dan naik pangkat menjadi Brigjen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota tim berasal dari Bareskrim, Polda Metro, Polda Jatim, Babintak dan Ditbinkum. Saya tidak mengendalikan dan tidak boleh mengendalikan dan tidak boleh tahu hasilnya. Memang struktur militer dan polisi kuat sekali, kalau ada tim khusus maka yang boleh tahu kerjanya hanya tim itu saja, sehingga kalau saya tanya salah. Jadi yang benar adalah saya jangan bertanya. Mereka jangan melapor ke saya, sebab jadi tidak patuh pada asas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajar kalau orang luar menuduh saya, tetapi saya diam dan tidak membantah. Seharusnya pimpinan yang menjelaskannya, tetapi pimpinan tidak pernah menjelaskannya bahkan Susno Duadji tidak dilibatkan disitu. Kalau bicara sendiri dan saya bukan kalau tiak terlibat, akhirnya saat ini orang akan menanyai siapa yang terlibat. Kalau bukan Susno, terus siapa ? nanti akan ke Kapolri dan diatasnya ke Presiden. Untuk itulah saya sebagai seorang perwira dan ksatria, disitu saya betul-betul menunjukkan kesetiaan dan keperwiraan saya. Manakala kepentingan lebih besar menghendaki, maka kepentingan pribadi dan kelompok harus dikalahkan, sehingga saya diam saja. Tetapi ingin tunjukkan saya tidak seperti itu. Saya menunjukkannya dengan bahasa isyarat.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti sewaktu Bang Buyung menyuruh saya mundur, saya tidak mau mundur. Tetapi akhirnya Bang Buyung mau mundur jika saya tidak mundur. Tetapi kemudian diberi permen manis oleh Kapolri dengan sebuah kebohongan. Di Istana Kapolri mengatakan Susno Duadji sedang membuat surat pengunduran diri, sehingga Bang Buyung tidak jadi mundur. Kemudian malamnya Kapolri rapat dengan Komisi III DPR, dengan terang terangan mengatakan bahwa surat pengunduran Susno Duadji sudah diterima. Itu jelas suatu kebohongan besar sekali.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu Tim 8 mengundang tim dari Polri hadir di Wantimpres untuk dimintai keterangan, yang berangkat Kapolri, Wakabareskrim, Direktur III dan beberapa pemeriksa. Saya tidak hadir, tetapi Bang Buyung tidak menanyakan ini. Seharusnya ditanya, mana Susno kok tidak datang dan anggota Tim 8 lainnya juga tidak tanya, punya ilmu apa itu ! akhirnya mereka pulang. Setelah itu mereka baru ingat dan besoknya saya datang sendiri ke Tim 8.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya katakan, walaupun saya tidak bertanggungjawab dalam penyelidikan ini, saya datang atas sepengetahuan institusi dan saya siap memberikan keterangan sepanjang yang saya ketahui. Tetapi tidak pernah ada pertanyaan, kenapa kamu membantah walau tidak bertanggungjawab. Tidak ada pertanyaan seperti itu. Akhirnya kesimpulan Tim 8 adalah Susno merekayasa kasus untuk menghindari dari tanggungjawabnya, kan celaka benar ! Ya sudah, saya cepat didesak mundur oleh Presiden SBY. Bahkan Kapolri terdiam seusai pengunduran saya dimana prosesnya masih 15 hari setelah keluarnya rekomendasi Tim 8.  Akhirnya Kapolri datang ke beberapa pimpinan redaksi media massa untuk menenangkan media massa agar tidak mendesak mundur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi waktu itu jawaban Kapolri berkelit, ketika ditanya apa benar Susno itu, apa Kapolri takut, kok demikian kuat Susno itu, tetapi jawaban Kapolri berkelit. Semestinya sebagai seorang Kapolri, sebagai seorang jenderal polisi dia katakan, jangan menuntut Susno mundur, dia tidak bertanggung jawab dalam menyidik kasus ini, kan selesai. Tetapi siapa yang bertanggungjawab, Kapolri harus menjawab saya, kan sebagai perwira  harus ksatria.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi melihat dia tidak begitu, saya kecewa ! Saya berfikir buat apa bertahan? Maka saya harus mundur. Saya berunding dengan anak istri, saya katakan kita dihujat terus menerus dan tidak bisa diundurkan, kalau mau bertahan seratus tahun bisa. Tetapi hujatan ini terus menerus, sehingga saya katakan siap mundur. Saya bilang sama anak istri, meski nama kita sudah hancur tetapi kita tidak salah. Insya’ Allah, dengan keimanan kita maka kebenaran tidak akan bisa ditutupi. Kalau Allah ingin memulihkan nama kita, tidak akan sulit. Kun fayakun, selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya mundur, begitu mudur tidak ada masalah apa apa. Saya diam saja di rumah tidak ada niat apa-apa hampir selama  2,5 bulan. Kemudian saya berfikir bagaimana memperbaiki nama kita, harus  mulai dari mana. Tahu-tahu saya diundang bersaksi di Pengadilan kasus Antasari Azhar dan saya datang tanpa niat apapun juga. Karena kesaksian dibawah sumpah dan dibawah “UU dunia”, kalau saya bohong berarti saksi palsu. Kalaupun saya berbohong dan tidak ditangkap di dunia pasti akan ditangkap di akhirat. Saya akan mendapat laknat dari Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya sewaktu menyampaikan kesaksian, saya enak saja apa yang saya ketahui, tidak saya tambah dan tidak saya kurangi. Seperti pertanyaan pengacara, apa betul saya mengetahui ada tim yang dibentuk Kapolri yang  dinamakan Tim motifasi untuk menghendel kasus ini ? Saya jawab tidak  tahu dan tahu. Memang awalnya saya tidak tahu, tetapi akhirnya saya tahu.  Tidak tahu memang tidak diberi tahu, kemudian tahu karena saya mengetahui tim itu gagal. Karena gagal maka dicopotlah ketua tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Menurut Anda, siapa sebenarnya dalang yang merekayasa semua kasus ini ? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa saya beritahu yang merekayasa,  saya kira masyarakat sudah mengetahuinya. Siapa yang bertanggungjawab dalam penyelidikan ini. Tim penyidiknya Direktur III dan Koordinatornya Wakabareskrim serta penanggungjawabnya Kapolri yang langsung lapor pada Presiden. Lalu siapa penanggungjawabnya ? Saya kira dari struktur ini, silahkan dianalisis sendiri.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Anda pernah mengatakan Boediono terlibat dalam skandal Century. Namun setelah menjadi Wapres penyidikan dihentikan. Bagaimana kok bisa terjadi ? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya katakan bukan terlibat. Waktu menyidik Century, kasusnya saya bagi tiga. Kasus murni perbankan, duit nasabah diambil Robert Tantular dengan kasus Antaboga, dan kasus yang terkait dana LPS. Itulah yang berbeda. Kenapa saya tidak meneruskan, karena sudah masuk bulan September. Bulan Oktober sudah ada hasil penetapan Presiden dan Wakil Presiden dan sudah ada jadwal pelantikannya. Sebab kalau saya teruskan penyidikan, pasti ada yang bilang Susno telah dimanfaatkan kepentingan politik lain untuk menghancurkan nama Wapres, menggagalkan Pilpres dan Cawapres, sehingga besar sekali resikonya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita menyidik harus memakai strategi, mana kuat Susno sendirian disitu, Kapolri belum tentu setuju. Tetapi kalau sekarang kuat sekali backupnya jikalau polisi ingin menyidiknya dengan backup masyarakat. Waktu itu saya menyidik dengan kekuatan hukum. Tetapi hukum tanpa ditopang oleh kekuasaan maka tidak akan bisa jalan. Pasti kalau saya teruskan akan ketemu dengan Menkeu dan Wapres. Apa kuat Susno sendirian ? Tentunya dengan strategi, toh masyarakat dan KPK sudah minta diusut dan BPK sudah mulai mengangkat kasusnya sedikit demi sedikit, itu strateginya. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Mengapa anda berani membongkar kebobrokan Mabes Polri ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira bukan karena keberanian, tetapi karena kepenakutan saya maka saya ungkap. Jadi kalau saya berani, justru saya hormat sekali kepada mereka yang berani merekayasa kasus itu. Kalau saya takut, karena takut akan hukuman Allah lebih berat yang akan saya terima. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Anda, seberapa parah kebobrokan di dalam Mabes Polri ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tergantung kehebohannya ! Masyarakat kan sudah tahu, yang saya angkat ini baru satu, tetapi hebohnya luar biasa, ini berarti parah. Makanya saya tidak mau angkat banyak-banyak, satu dulu saja. Ini hanya merupakan test case saja. Saya masih punya banyak peluru. Jadi masyarakat bisa membaca. Baru satu yang saya angkat, Mabes Polri sudah goyang. Itu menunjukkan bobrok, coba dia baik. Mestinya yang kena dua orang, biarkan dua orang itu menghadapi sendiri secara hukum, kenapa dua orang itu dibela mati-matian? Padahal tidak ada kewajiban membela dua orang itu. Seharusnya kewajiban polisi itu membela saya, sebab Undang-undang mengatakan pelapor tindak pidana korupsi wajib dilindungi. Kenapa dia sampai nekat melanggar UU ?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya kebobrokan di tubuh Polri, apa perlu direformasi Kembali ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan perlu tetapi wajib atau fardhu ain untuk direformasi. Kalau perlu itu sunnah, sedangkan ini wajib. Kalau tidak direformasi, berarti kita memelihara penjahat bersenjata resmi dan terorganisir. Padahal kewenangan polisi besar sekali dengan kekuatannya mencapai 360 ribu orang bersenjata. Polisi boleh membunuh, jika penjahat lari boleh ditembak mati. Dengan kekuatan sedemikian besar, jika tidak direformasi dengan baik maka akan sangat berbahaya. Kalau tentara tidak boleh menembak rakyat, tetapi polisi boleh nembak rakyat yang melakukan kejahatan. Tentara tidak boleh nembak rakyat yang jahat sekalipun. Kalau tentara begitu senjatanya nembak itu untuk musuh dari luar, tetapi kalau polisi senjatanya diarahkan kedalam, itu bedanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apa ini sebagai dampak penempatan Polri dibawah Presiden ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan ! Polisi mau dibawah siapapun. Presiden, Menteri Peranan Wanita atau siapapun tidak masalah. Kita sekarang sedang mengalami dekadensi moral. Seharusnya polisi wajib menjadi pelindung, tetapi malah menakut-nakuti rakyat supaya dapat duit. Polisi wajib memberantas kejahatan, tetapi malah menciptakan kejahatan. Lha ini jahiliyah, ini sudah masuk zaman jahiliyah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Dengan penetapan anda sebagai terperiksa atau tersangka, apa anda merasa didholimi ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya saya terima saja, mau silahkan orang menilainya, saya diperiksa saja belum. Yang katanya namanya harum, apa ya ? Yang melaporkan saya itu kan namanya yang harum itu, yang saya tuduh merekayasa kasus dan katanya tidak terbukti.  Lho bisa mengatakan tidak terbukti, kapan memeriksannya ? Kok cepat amat, mereka ngotot. Sebelum diperiksa, kesimpulannya saya jadi tersangka, ya sudah. Kalau kita ikut gila, namanya gila juga. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Kapolri sekarang kelihatanya berbalik, mengakui ada ketidakberesan dalam kasus markus pajak yang melibatkan Gayus Tambunan?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya diam, tahu saya sudah malas mendengarnya. Karena, semua institusi resmi seperti polisi yang berkaitan dengan HAM, mestinya jika memberi keterangan itu sekali saja, sehingga antara satu keterangan dengan lainnya sama.  Jadi sekarang yang mau saya pegang keterangan siapa ? Kabareskirm lain, Kadiv Humas lain, Kapolri lain, Propam lain lagi  meski dalam persoalan yang sama. Itu baru dari segi orangnya. Sekarang dari segi waktu, pagi, siang dan malam lain lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kalau dicari-cari kesalahannya  seperti membolos kerja selama 78 hari, bagaimana komentar anda?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bolos dari mana? kalau tidak pernah masuk kantor, kantornya mana ? Kantor adalah tempat suatu jabatan yang melaksanakan aktifitasnya sesuai dengan  standar operasional prosedural (SOP). Tempat mungkin ada, jabatannya apa?, tugasnya apa?, SOP nya apa? Kalau ada tempat, bukan kantor namanya. Saya masuk sana, bukan masuk kantor. Tapi sekarang mereka bilang saya bolos, terserah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dibandingkan dengan orang sama seperti pak Da’i Bachtiar, apakah pernah dia ngantor setelah jadi Pati ? Dia jadi Pati selama 10 bulan sebelum pensiun. Kemudian pak Chairuddin Ismail, apakah beliau ngantor, satu tahu lebih. Apakah dia diperiksa dan dipecat. Tidak ! Kenapa untuk hal yang sama, perlakuan terhadap saya berbeda. Jadi kalau begitu ini khusus untuk Susno Duadji saja. Tapi apapun juga saya tidak menolak, saya terima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Soal markus pajak, apa uang Rp 24,6 miliar itu memang dibagi-bagikan oleh Gayus Tambunan kepada para pejabat di Mabes Polri ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak tahu ! Tetapi yang jelas uang itu sudah tidak ada. Itulah tugas penyidik, sama untuk markus ini. Polisi itu mengerti hukum, tetapi mereka mengatakan kalau berani buktikan. Lha dimana saya bisa membuktikan? Saya ingin polisi yang mempunyai kewenangan menyidik itulah yang membuktikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai kasus Century beberapa waktu lalu, bagaimana proses kehadiran anda di Komisi III DPR. Apakah anda tidak diajak pimpinan Polri seperti waktu di Tim 8 tetapi anda mendapat undangan khusus dari DPR ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu acara dengar pendapat dengan Komisi III terkait dengan  heboh cicak buaya dengan KPK, memang saya tidak diajak Kapolri, tetapi saya sudah antisipasi. Saya mempunyai teman-teman DPR agar diundang. Di meja memang tidak ada papan nama saya, tetapi saya mengatakan resmi diundang dengan tandatangan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso. Justru yang tak diundang itu mereka semua itu, karena yang diundang resmi hanya Kapolri dan saya, sedangkan mereka itu hanya diajak Kapolri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apa reaksi Kapolri waktu itu ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolri hanya kelihatan pucat saja, yang jelas dia tidak bisa bicara bebas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Waktu itu Kapolri mengatakan Susno siap mengundurkan diri ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan siap, tetapi Susno Duadji sudah mengajukan surat pengunduran diri,  katanya suratnya sudah diterima. Waktu itu saya mau berdiri, tetapi dicegah Wakapolri pak Makbul. Ketika itu dalam sehari Kapolri 5 kali berbohong secara resmi, tetapi yang tidak resmi saya tidak tahu. Waktu siangnya di Istana Kapolri mengatakan Susno sudah mengajukan surat pengunduran diri. Malamnya mengatakan surat pengunduran diri sudah diterima. Malam itu di tempat yang sama juga mengatakan tentang Nurkholish Madjid. Juga di tempat yang sama dia mengatakan tentang MS Ka’ban. Pada tempat yang sama dia juga mengatakan akan mundur jika tidak bisa dibuktikan di Pengadilan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Mengapa di Komisi III DPR, anda sampai menangis. Apa yang menyebabkan anda terharu ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seumur hidup, saya tidak pernah menangis. Waktu Ibu saya meninggal dunia sekalipun, saya tidak menangis. Memang saya lebih dekat kepada Ibu meski Bapak dan Ibu sama. Karena dialah yang mengajarkan akhlak budi pekerti dan agama kepada saya. Karena sesuai dengan ajaran agama, jangan dibasahi dengan air mata ketika ditinggal wafat, maka saya hanya berdoa dan membaca Surat Yasin saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi malam itu di DPR saya menangis. Karena sudah hampir 4 bulan terus menerus ditekan. Sedangkan di rumah saya harus senyum, untuk menghibur istri dan anak, tetapi batin saya sedih sekali.  Anak saya perempuan sampai berhenti dari bekerja  karena malu bapaknya dihujat terus menerus. Akhirnya usaha sendiri dengan jual pakaian bekas di Citos dengan diobral padahal dia sarjana, tetapi yang penting halal. Alhamdulillah, ternyata penghasilannya tidak jauh berdeda dengan gajinya ketika masih kerja di kantor. Dia tidak malu, kadang kadang temannya ikut beli. Itulah yang membuat saya ketika teringat sampai menangis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jadi semuanya ini merupakan rekayasa dari Mabes Polri, padahal anda sama sekali tidak terlibat dalam tim penyidik. Sampai-sampai anda diminta mundur ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kan tidak mundur, tetapi minta mundur sementara. Saya diminta mundur supaya tekanan berkurang. Saya diminta mundur pak Makbul atas suruhan Kapolri. Pak Makbul waktu itu bersama pak Yusuf Manggabarani. Saya tanya mengapa Kapolri tidak langsung kepada saya, alasannya Kapolri tidak sampai hati karena saya tidak bersalah. Kemudian saya bilang oke, saya mundur, tetapi mundurnya kan bukan selamanya. Nanti setelah situasi tenang, nama saya seharusnya dipulihkan kembali. Tetapi ternyata tidak ada pemulihan sama sekali selama 2 bulan, tetapi saya diam dan tidak berontak. Selama itu saya juga masuk kantor, meski kantornya tidak ada yang dapat dimasuki. Saya datang ke teman-teman karena sudah tidak memiliki ruangan sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 2,5 bulan saya tidak ada apa apa dan saya terima. Bahkan sudah akan membanting setir mencari usaha yang lain. Tetapi begitu bersaksi untuk Antasari Azhar, mereka mengancam akan memecat dan sebagainya. Sejak itulah saya merasa telah dikerjain mereka dan saya mulai bangkit. Saya katakan sama keluarga, dukung saya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Apa reaksi anda ketika diumumkan diberhentian dari Kabareskrim ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya marah sekali. Kalau mutasi seringkali tidak pernah diumumkan ke publik. Karena saat itu timingnya massa minta saya untuk mundur, sehingga seolah-olah inilah betul biang keroknya, saya tidak mau yang begitu. Saya tetap mau mundur tetapi jangan saya dikatakan bersalah. Waktu itu mungkin saya sudah kalah 80 persen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tetapi masyarakat kan perlu informasi yang berkaitan dengan anda ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang tidak pernah disampaikan oleh mereka. Karena Kapolri mengatakan tidak perlu berbicara dengan pers karena nanti semua dia yang mengatasi. Jadi saluran saya ke pers ditutup, tidak seperti sekarang ini. Saya Sholat Jum’at saja tidak boleh di Masjid, tetapi di ruang tahanan bersama para tahanan. Supaya tidak bertemu dengan wartawan di depan. Kantor saya dengan  ruangan Kapolri tidak lebih dari 20 meter, saya harus naik mobil dari belakang. Saya kira ini sudah pendzoliman yang luar biasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jadi anda berusaha melepaskan diri dari belenggu tersebut ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, lama-lama saya minta berhenti. Akhirnya saya bersaksi di sidang Antasari Azhar. Banyak hal yang mengejutkan dan saya dikejar terus sama wartawan.  Saya sudah tidak mau tunduk lagi pada aturan-aturan polisi untuk membungkam saya. Meski tetap ada larangan berbicara sama wartawan, saya tidak takut, saya hantam saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Seperti apa marahnya Anda waktu diumumkan pemberhentian dari Kabareskrim ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung malam itu saya datangi rumah Kapolri, tetapi dia tidak mau menerima meski ada di dalam rumah. Dia ada di dalam kamar dan tahu saya datang karena diberitahu ajudan. Rumah Kapolri kan agak terbuka pintunya dan yang jaga banyak sekali. Jangankan maling, lalatpun tak akan bisa masuk walaupun pintunya terbuka. Saya bisa masuk karena dia tahu saya Kabareskrim. Kata ajudan bapak lagi tidur dan besoknya baru bisa bertemu Kapolri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya jam 4 sore keesokan hari saya baru bias bertemu Kapolri.  Kemudian ajudan memberitahu saya kalau Kapolri sudah datang. Saya ingin bicara empat mata, ajudan tak menjawab. Ternyata setelah saya masuk ruangannya, sudah ada lima jenderal yang mendampingi Kapolri. Jadi saya tidak sendirian bertemu Kapolri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya katakan, saya mau berhenti karena memang sudah sepakat. Tetapi kenapa diumumkan ke public? Itu berarti sudah mempermalukan saya. Seolah-olah itu isyarat kepada publik bahwa betul Susno Duadji yang bersalah dalam kasus dengan KPK, buktinya sudah dimundurkan. Dengan diumumkan kepada seluruh masyarakat Indonesia melalui berbagai media massa pada malam itu, akhirnya besoknya media menulis, akibat dari perbuatan merekayasa sebagai pertanggungjawaban maka saya mundur. Jadi seolah-olah melegitimasi betul bahwa saya merekayasa kasus tersebut. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Apa reaksi Kapolri pada waktu itu ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia hanya ketawa-ketawa saja dan merangkul saya. Hukuman itu kelihatannya kecil tapi maknanya besar bagi saya. Karena timingnya bertepatan dengan desakan masyarakat, maka saya mundur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apakah Kapolri meminta maaf kepada anda ? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama sekali tidak meminta maaf. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TNI dan Polri berlaku sistim komando, tetapi masyarakat sekarang melihat bintang satu berani dengan bintang tiga. Sepertinya tidak ada lagi sistim komando di Polri ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu karena disuruh dan dibiarkan Kapolri. Apapun juga saya ini masih aktif sebagai polisi. Boleh benci sama Susno, tetapi dalam hierarkhi tidak boleh benci. Kalau tidak disuruh tidak bakal mereka berani. Tetapi perasaan dia ingin menjatuhkan martabat saya kan? Tetapi dia lupa martabat mereka sendiri justru yang jatuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu itu ada pemeriksaan dari dua sayap, Intelijen dan Propam. Intelijen sudah clear dan Propam belum selesai, dimana Kapolri membatasi seminggu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu minggu tak clear, dua minggu tak clear yang dilakukan Propam. Apa salah yang akan dituduhkan kepada saya? Kemudian intelijen lebih jernih berfikir seperti pak Saleh Saaf. Sebenarnya bukan Propamnya yang salah, tetapi kepemimpinan yang salah. Kalau pemimpin berwibawa, maka hirarkhi polisi akan bagus sekali. Jadi pemimpin kan harus tegas, jangan mengadu domba, ituu namanya kan mengadu domba. Saya yakin pak Saleh Saaf tersinggung berat itu. Propamnya masih ngotot sementara Kapolri tidak punya pendirian. Itu kan sama dengan menyuruh anak buah berantem. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Adanya kebobrokan dalam institusi Polri seperti markus, rekayasa perkara, intervensi politik akan membebani institusi Polri. Apa sebaiknya yang menjadi langkah Polri ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polri harus dirombak kepemimpinannya, terutama orang nomor satunya oleh orang yang memiliki integritas tinggi, punya keberanian dan tidak  munafik. Kalau bisa begitu ya sudah selesai. Perlu waktu berapa bulan, tidak perlu lama cukup  tiga bulan sudah baik karena sistim komando. Berbeda dengan Departemen dan Partai. Kalau polisi kan ada yang diatas dan bawah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kalau  itu sepertinya suatu yang utopis, mengingat kita tahu  pimpinan Polri memiliki penghasilan sampingan yang besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ! Polri itu gajinya kecil. Kalau memang perusahaan miliknya sendiri tidak apa-apa. Seperti gajinya kecil tetapi memiliki perusahaan silahkan saja, kan tidak dilarang  mendapat penghasilan yang halal. Kalau ngak kan mati karena gajinya tak cukup. Itulah yang saya katakan kalau seorang polisi tidak ditopang dengan usaha lainnya, apapun pangkatnya jenderal bintang 8 sekalipun di Jakarta ini, tidak mungkin bisa beli mobil kijang sekalipun second hand. Gaji saya kan hanya Rp 11,7 juta, untuk membayar listrik saja satu juta lebih, belum lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apakah anda siap mengambilalih kepemimpinan Polri bila DPR menghendakinya ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal siap atau tidak siap, rakyat yang tahu. Jadi Kabareskrim saja tidak dipakai dan dicopot, masak jadi Kapolri.  Itu impian terlalu tinggi. (Susno tertawa lepas) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bagaimana perlunya fungsi moral di Kepolisian sekarang ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya di polisi, tetapi di republik ini. Saya kira solusinya kita perbaiki moral melalui agama seluruh pimpinan negara ini. Sekarang ini kan orang tidak takut lagi sama Tuhan. Mereka tetap Sholat lima waktu tetapi korupsinya jalan terus. Kalau mereka ketemu daging babi muntah muntah, tetapi aspal dan pasir masuk perut.   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-8391607694551536455?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/8391607694551536455/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=8391607694551536455' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/8391607694551536455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/8391607694551536455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/05/susno-duadji-kronologis-dari-kasus.html' title='SUSNO DUADJI : KRONOLOGIS DARI KASUS BIBIT-CHANDRA HINGGA MENJADI  &quot;THE WHISTLE BLOWER&quot;'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S-lyVkzxB8I/AAAAAAAAAsw/8kZKQg6yuog/s72-c/1susno2_2.picture+or+side.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-5848266274425754498</id><published>2010-05-01T01:39:00.000-07:00</published><updated>2010-05-01T01:53:49.528-07:00</updated><title type='text'>Kitab Negarakertagama</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S9vr4YDBAsI/AAAAAAAAAsg/BHdARVDYoJE/s1600/semar_3493a.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 351px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S9vr4YDBAsI/AAAAAAAAAsg/BHdARVDYoJE/s400/semar_3493a.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5466221926504530626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Negarakertagama merupakan kakawin yang menceritakan kisah Raja Majapahit, Hayam Wuruk yang melakukan pelesiran ke daerah Blambangan dan dalam perjalanan pulang beliau singgah di Singosari. Dalam naskah ini juga dikisahkan peranan patih Gajah Mada sebagai perdana Mentri yang mumpuni. Masih dalam naskah Negarakertagama ini dikisahkan bahwa Prabu Hayam Wuruk sebagai penguasa yang sangat adil dalam memerintah dan taat menjalankan aturan agama. Sebagai contoh Raja Hayam Wuruk menghukum mati Demung Sora yang merupakan seorang menterinya, karena dianggap bersalah setelah membunuh Mahesa Anabrang yang ternyata tidak berdosa (lempir ke 73). Dengan demikian Demung Sora telah telah melanggar pasal Astadusta dari kitab Undang undang Kitab Kutara Manawadarmasastra itu. Naskah Negarakertagama yang merupakan karya pujangga besar empu Prapanca ini kini tersimpan di Perpustakaan Nasional RI dan menjadi salah satu koleksi kebanggaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berikut adalah terjemahan lengkap kitab Negarakertagama:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Om awignam astu namas sidam”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembah puji dari hamba yang hina ini ke bawah telapak kaki sang pelindung jagat. Raja yang senantiasa tenang tenggelam dalam samadi, raja segala raja, pelindung orang miskin, mengatur segala isi negara. Sang dewa-raja, lebih diagungkan dari yang segala manusia, dewa yang tampak di atas tanah. Merata, serta mengatasi segala rakyatnya, nirguna bagi kaum Wisnawa, Iswara bagi Yogi, Purusa bagi Kapila, hartawan bagi Jambala, Wagindra dalam segala ilmu, dewa Asmara di dalam cinta berahi. Dewa Yama di dalam menghilangkan penghalang dan menjamin damai dunia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah pujian pujangga sebelum menggubah sejarah raja, kepada Sri Nata Rajasa Nagara, raja Wilwatikta yang sedang memegang tampuk tahta. Bagai titisan Dewa-Batara beliau menyapu duka rakyat semua. Tunduk setia segenap bumi Jawa bahkan seluruh nusantara. Pada tahun 1256 Saka, beliau lahir untuk jadi pemimpin dunia. Selama dalam kandungan di Kahuripan telah tampak tanda keluhuran. Bumi gonjang-ganjing, asap mengepul-ngepul, hujan abu, guruh halilintar menyambar-nyambar. Gunung Kelud gemuruh membunuh durjana, penjahat musnah dari negara. Itulah tanda bahwa Sanghyang Siwa sedang menjelma bagai raja besar. Terbukti, selama bertakhta seluruh tanah Jawa tunduk menadah perintahnya. Wipra, satria, waisya, sudra, keempat kasta sempurna dalam pengabdian. Durjana berhenti berbuat jahat takut akan keberanian Sri Nata. Sang Sri Padukapatni yang ternama adalah nenek Sri Paduka. Seperti titisan Parama Bagawati memayungi jagat raya. Selaku wikuni tua tekun berlatih yoga menyembah Buda. Tahun 1272 kembali beliau ke Budaloka. Ketika Sri Padukapatni pulang ke Jinapada dunia berkabung. Kembali gembira bersembah bakti semenjak Sri Paduka mendaki takhta. Girang ibunda Tri Buwana Wijaya Tungga Dewi mengemban takhta bagai rani di Jiwana resmi mewakili Sri Narendraputra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau bersembah bakti kepada ibunda Sri Padukapatni. Setia mengikuti ajaran Buda, menyekar yang telah mangkat. &lt;br /&gt;Ayahanda Sri Paduka Prabu ialah Prabu Kerta Wardana. Keduanya teguh beriman Buda demi perdamaian praja. Paduka Prabu Kerta Wardana bersemayam di Singasari. Bagai Ratnasambawa menambah kesejahteraan bersama. Teguh tawakal memajukan kemakmuran rakyat dan negara. Mahir mengemudikan perdata bijak dalam segala kerja. Putri Rajadewi Maharajasa, ternama rupawan. Bertakhta di Daha, cantik tak bertara, bersandar enam guna. Adalah bibi Sri Paduka, adik maharani di Jiwana. Rani Daha dan rani Jiwana bagai bidadari kembar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki sang rani Sri Wijayarajasa dari negeri Wengker. Rupawan bagai titisan Upendra, mashur bagai sarjana. Setara raja Singasari, sama teguh di dalam agama. Sangat mashurlah nama beliau di seluruh tanah Jawa. Adinda Sri Paduka Prabu di Wilwatikta : Putri jelita bersemayam di Lasem. Putri jelita Daha cantik ternama. Indudewi putri Wijayarajasa. Dan lagi putri bungsu Kerta Wardana. Bertakhta di Pajang, cantik tidak bertara. Putri Sri Baginda Jiwana yang mashur. Terkenal sebagai adinda Sri Paduka. Telah dinobatkan sebagai raja tepat menurut rencana. Laki tangkas rani Lasem bagai raja daerah Matahun. Bergelar Rajasa Wardana sangat bagus lagi putus dalam daya raja dan rani terpuji laksana Asmara dengan Pinggala. Sri Singa Wardana, rupawan, bagus, muda, sopan dan perwira bergelar raja Paguhan, beliaulah suami rani Pajang. Mulia pernikahannya laksana Sanatkumara dan dewi Ida. Bakti kepada raja, cinta sesama, membuat puas rakyat. Bre Lasem menurunkan putri jelita Nagarawardani Bersemayam sebagai permaisuri Pangeran Wirabumi. Rani Pajang menurunkan Bre Mataram Sri Wikrama Wardana bagaikan titisan Hyang Kumara, wakil utama Sri Narendra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri bungsu rani Pajang memerintah daerah Pawanuhan. Berjuluk Surawardani masih muda indah laksana lukisan. Para raja pulau Jawa masing-masing mempunyai negara. Dan Wilwatikta tempat mereka bersama menghamba Srinata. Melambung kidung merdu pujian Sang Prabu, beliau membunuh musuh-musuh. Bak matahari menghembus kabut, menghimpun negara di dalam kuasa. Girang janma utama bagai bunga kalpika, musnah durjana bagai kumuda. Dari semua desa di wilayah negara pajak mengalir bagai air. Raja menghapus duka si murba sebagai Satamanyu menghujani bumi. Menghukum penjahat bagai dewa Yama, menimbun harta bagaikan Waruna. Para telik masuk menembus segala tempat laksana Hyang Batara Bayu. Menjaga pura sebagai dewi Pretiwi, rupanya bagus seperti bulan. Seolah-olah Sang Hyang Kama menjelma, tertarik oleh keindahan pura. Semua para putri dan isteri sibiran dahi Sri Ratih. Namun sang permaisuri, keturunan Wijayarajasa, tetap paling cantik paling jelita bagaikan Susumna, memang pantas jadi imbangan Sri Paduka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berputralah beliau putri mahkota Kusuma Wardani, sangat cantik rupawan jelita mata, lengkung lampai, bersemayam di Kabalan. Sang menantu Sri Wikrama Wardana memegang hakim perdata seluruh negara. Sebagai dewa-dewi mereka bertemu tangan, menggirangkan pandang. Tersebut keajaiban kota : tembok batu merah, tebal tinggi, mengitari pura. Pintu barat bernama Pura Waktra, menghadap ke lapangan luas, bersabuk parit. Pohon brahmastana berkaki bodi berjajar panjang, rapi berbentuk aneka ragam. Di situlah tempat tunggu para tanda terus menerus meronda jaga paseban. Di sebelah utara bertegak gapura permai dengan pintu besi penuh berukir. Di sebelah timur : panggung luhur, lantainya berlapis batu putih-putih mengkilat. Di bagian utara, di selatan pekan rumah berjejal jauh memanjang sangat indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di selatan jalan perempat : balai prajurit tempat pertemuan tiap Caitra. Balai agung Manguntur dengan balai Witana di tengah, menghadap padang watangan. Yang meluas ke empat arah, bagian utara paseban pujangga dan Mahamantri Agung. Bagian timur paseban pendeta Siwa-Buda yang bertugas membahas upacara. Pada masa grehana bulan Palguna demi keselamatan seluruh dunia. Di sebelah timur pahoman berkelompok tiga-tiga mengitari kuil Siwa. Di selatan tempat tinggal wipra utama tinggi bertingkat menghadap panggung korban. Bertegak di halaman sebelah barat, di utara tempat Buda bersusun tiga. Puncaknya penuh berukir, berhamburan bunga waktu raja turun berkorban. Di dalam, sebelah selatan Manguntur tersekat dengan pintu, itulah paseban. Rumah bagus berjajar mengapit jalan ke barat, disela tanjung berbunga lebat. Agak jauh di sebelah barat daya: panggung tempat berkeliaran para perwira. Tepat di tengah-tengah halaman bertegak mandapa penuh burung ramai berkicau. Di dalam di selatan ada lagi paseban memanjang ke pintu keluar pura yang kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibuat bertingkat tangga, tersekat-sekat, masing-masing berpintu sendiri. Semua balai bertulang kuat bertiang kokoh, papan rusuknya tiada tercela. Para prajurit silih berganti, bergilir menjaga pintu, sambil bertukar tutur. Inilah para penghadap : pengalasan Ngaran, jumlahnya tak terbilang, Nyu Gading Jenggala-Kediri, Panglarang, Rajadewi, tanpa upama. Waisangka kapanewon Sinelir, para perwira Jayengprang, Jayagung dan utusan Pareyok Kayu Apu, orang Gajahan dan banyak lagi. Begini keindahan lapangan watangan luas bagaikan tak berbatas. Mahamantri Agung, bangsawan, pembantu raja di Jawa, di deret paling muka. Bayangkari tingkat tinggi berjejal menyusul di deret yang kedua. Di sebelah utara pintu istana di selatan satria dan pujangga. Di bagian barat : beberapa balai memanjang sampai mercudesa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penuh sesak pegawai dan pembantu serta para perwira penjaga. Di bagian selatan agak jauh: beberapa ruang, mandapa dan balai. Tempat tinggal abdi Sri Baginda Paguhan bertugas menghadap. Masuk pintu kedua, terbentang halaman istana berseri-seri. Rata dan luas dengan rumah indah berisi kursi-kursi berhias. Di sebelah timur menjulang rumah tinggi berhias lambang kerajaan itulah balai tempat terima tatamu Srinata di Wilwatikta. Inilah pembesar yang sering menghadap di balai witana : Wredamentri, tanda Mahamantri Agung, pasangguhan dengan pengiring Sang Panca Wilwatikta : mapatih, demung, kanuruhan, rangga. Tumenggung lima priyayi agung yang akrab dengan istana. Semua patih, demung negara bawahan dan pengalasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pembesar daerah yang berhati tetap dan teguh. Jika datang berkumpul di kepatihan seluruh negara lima Mahamantri Agung, utama yang mengawal urusan negara. Satria, pendeta, pujangga, para wipra, jika menghadap berdiri di bawah lindungan asoka di sisi witana. Begitu juga dua darmadyaksa dan tujuh pembantunya. Bergelar arya, tangkas tingkahnya, pantas menjadi teladan. Itulah penghadap balai witana, tempat takhta yang terhias serba bergas. Pantangan masuk ke dalam istana timur agak jauh dan pintu pertama. Ke Istana Selatan, tempat Singa Wardana, permaisuri, putra dan putrinya. Ke Istana Utara. tempat Kerta Wardana. Ketiganya bagai kahyangan semua rumah bertiang kuat, berukir indah, dibuat berwarna-warni Cakinya dari batu merah pating berunjul, bergambar aneka lukisan. Genting atapnya bersemarak serba meresapkan pandang menarik perhatian. Bunga tanjung kesara, campaka dan lain-lainnya terpencar di halaman. Teratur rapi semua perumahan sepanjang tepi benteng. Timur tempat tinggal pemuka pendeta Siwa Hyang Brahmaraja. Selatan Buda-sangga dengan Rangkanadi sebagai pemuka. Barat tempat para arya Mahamantri Agung dan sanak-kadang adiraja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di timur tersekat lapangan menjulang istana ajaib. Raja Wengker dan rani Daha penaka Indra dan Dewi Saci. Berdekatan dengan istana raja Matahun dan rani Lasem. Tak jauh di sebelah selatan raja Wilwatikta. Di sebelah utara pasar: rumah besar bagus lagi tinggi. Di situ menetap patih Daha, adinda Sri Paduka di Wengker. Batara Narpati, termashur sebagai tulang punggung praja. Cinta taat kepada raja, perwira, sangat tangkas dan bijak. Di timur laut rumah patih Wilwatikta, bernama Gajah Mada. Mahamantri Agung wira, bijaksana, setia bakti kepada negara. Fasih bicara, teguh tangkas, tenang, tegas, cerdik lagi jujur. Tangan kanan maharaja sebagai penggerak roda negara. Sebelah selatan puri, gedung kejaksaan tinggi bagus. Sebelah timur perumahan Siwa, sebelah barat Buda. Terlangkahi rumah para Mahamantri Agung, para arya dan satria. Perbedaan ragam pelbagai rumah menambah indahnya pura. Semua rumah memancarkan sinar warnanya gilang-cemerlang. Menandingi bulan dan matahari, indah tanpa upama. Negara-negara di nusantara dengan Daha bagai pemuka. Tunduk menengadah, berlindung di bawah kuasa Wilwatikta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian akan diperinci demi pulau negara bawahan, paling dulu Melayu: Jambi, Palembang, Toba dan Darmasraya. Pun ikut juga disebut Daerah Kandis, Kahwas, Minangkabau, Siak, Rokan, Kampar dan Pane Kampe, Haru serta Mandailing, Tamihang, negara perlak dan padang Lawas dengan Samudra serta Lamuri, Batan, Lampung dan juga Barus. Itulah terutama negara-negara Melayu yang telah tunduk. Negara-negara di pulau Tanjungnegara : Kapuas-Katingan, Sampit, Kota Ungga, Kota Waringin, Sambas, Lawai ikut tersebut. Kadandangan, Landa, Samadang dan Tirem tak terlupakan. Sedu, Barune, Kalka, Saludung, Solot dan juga Pasir Barito, Sawaku, Tabalung, ikut juga Tanjung Kutei. Malano tetap yang terpenting di pulau Tanjungpura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Hujung Medini, Pahang yang disebut paling dahulu. Berikut Langkasuka, Saimwang, Kelantan serta Trengganu Johor, Paka, Muar, Dungun, Tumasik, Kelang serta Kedah Jerai, Kanjapiniran, semua sudah lama terhimpun. Di sebelah timur Jawa seperti yang berikut: Bali dengan negara yang penting Badahulu dan Lo Gajah. Gurun serta Sukun, Taliwang, pulau Sapi dan Dompo Sang Hyang Api, Bima. Seram, Hutan Kendali sekaligus. Pulau Gurun, yang juga biasa disebut Lombok Merah. Dengan daerah makmur Sasak diperintah seluruhnya. Bantayan di wilayah Bantayan beserta kota Luwuk. Sampai Udamakatraya dan pulau lain-lainnya tunduk. Tersebut pula pulau-pulau Makasar, Buton, Banggawi, Kunir, Galian serta Salayar, Sumba, Solot, Muar. Lagi pula Wanda (n), Ambon atau pulau Maluku, Wanin, Seran, Timor dan beberapa lagi pulau-pulau lain. Berikutnya inilah nama negara asing yang mempunyai hubungan Siam dengan Ayodyapura, begitu pun Darmanagari Marutma. Rajapura begitu juga Singasagari Campa, Kamboja dan Yawana ialah negara sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau Madura tidak dipandang negara asing. Karena sejak dahulu menjadi satu dengan Jawa. Konon dahulu Jawa dan Madura terpisah meskipun tidak sangat jauh. Semenjak nusantara menadah perintah Sri Paduka, tiap musim tertentu mempersembahkan pajak upeti. Terdorong keinginan akan menambah kebahagiaan. Pujangga dan pegawai diperintah menarik upeti. Pujangga-pujangga yang lama berkunjung di nusantara. Dilarang mengabaikan urusan negara dan mengejar untung. Seyogyanya, jika mengemban perintah ke mana juga, harus menegakkan agama Siwa, menolak ajaran sesat. Konon kabarnya para pendeta penganut Sang Sugata dalam perjalanan mengemban perintah Sri Baginda, dilarang menginjak tanah sebelah barat pulau Jawa. Karena penghuninya bukan penganut ajaran Buda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanah sebelah timur Jawa terutama Gurun dan Bali, boleh dijelajah tanpa ada yang dikecualikan. Bahkan menurut kabaran begawan Empu Barada, serta raja pendeta Kuturan telah bersumpah teguh. Para pendeta yang mendapat perintah untuk bekerja, dikirim ke timur ke barat, di mana mereka sempat melakukan persajian seperti perintah Sri Nata. Resap terpandang mata jika mereka sedang mengajar. Semua negara yang tunduk setia menganut perintah. Dijaga dan dilindungi Sri Nata dari pulau Jawa. Tapi yang membangkang, melanggar perintah dibinasakan pimpinan angkatan laut yang telah mashur lagi berjasa. Telah tegak teguh kuasa Sri Nata di Jawa dan wilayah nusantara. Di Sri Palatikta tempat beliau bersemayam, menggerakkan roda dunia. Tersebar luas nama beliau, semua penduduk puas, girang dan lega. Wipra pujangga dan semua penguasa ikut menumpang menjadi mashur. Sungguh besar kuasa dan jasa beliau, raja agung dan raja utama. Lepas dari segala duka mengenyam hidup penuh segala kenikmatan. Terpilih semua gadis manis di seluruh wilayah Jenggala Kediri. Berkumpul di istana bersama yang terampas dari negara tetangga. Segenap tanah Jawa bagaikan satu kota di bawah kuasa Sri Paduka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ribuan orang berkunjung laksana bilangan tentara yang mengepung pura. Semua pulau laksana daerah pedusunan tempat menimbun bahan makanan. Gunung dan rimba hutan penaka taman hiburan terlintas tak berbahaya. Tiap bulan sehabis musim hujan beliau biasa pesiar keliling. Desa Sima di sebelah selatan Jalagiri, di sebelah timur pura. Ramai tak ada hentinya selama pertemuan dan upacara prasetyan. Girang melancong mengunjungi Wewe Pikatan setempat dengan candi lima. Atau pergilah beliau bersembah bakti ke hadapan Hyang Acalapati. Biasanya terus menuju Blitar, Jimur mengunjungi gunung-gunung permai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Daha terutama ke Polaman, ke Kuwu dan lingga hingga desa Bangin. Jika sampai di Jenggala, singgah di Surabaya, terus menuju Buwun. Pada tahun 1275 Saka, Sang Prabu menuju Pajang membawa banyak pengiring. Tahun 1276 ke Lasem, melintasi pantai samudra. Tahun 1279, ke laut selatan menembus hutan. Lega menikmati pemandangan alam indah Lodaya, Tetu dan Sideman. Tahun 1281 di Badrapada bulan tambah. Sri Nata pesiar keliling seluruh negara menuju kota Lumajang. Naik kereta diiring semua raja Jawa serta permaisuri dan abdi Mahamantri Agung, tanda, pendeta, pujangga, semua para pembesar ikut serta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga yang menyamar, Empu Prapanca, girang turut mengiring paduka Maharaja. Tak tersangkal girang sang kawi, putra pujangga, juga pencinta kakawin. Dipilih Sri Paduka sebagai pembesar kebudaan mengganti sang ayah. Semua pendeta Buda ramai membicarakan tingkah lakunya dulu. Tingkah sang kawi waktu muda menghadap raja berkata, berdamping, tak lain. Maksudnya mengambil hati, agar disuruh ikut beliau ke mana juga. Namun belum mampu menikmati alam, membinanya, mengolah dan menggubah. Karya kakawin, begitu warna desa sepanjang marga terkarang berturut. Mula-mula melalui Japan dengan asrama dan candi-candi ruk-rebah. Sebelah timur Tebu, hutan Pandawa, Daluwang, Bebala di dekat Kanci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratnapangkaja serta Kuti, Haji, Pangkaja memanjang bersambung-sambungan. Mandala Panjrak, Pongglang serta Jingan. Kuwu, Hanyar letaknya di tepi jalan. Habis berkunjung pada candi pasareyan Pancasara, menginap di Kapulungan. Selanjutnya sang kawi bermalam di Waru, di Hering, tidak jauh dari pantai. Yang mengikuti ketetapan hukum jadi milik kepala asrama Saraya. Tetapi masih tetap dalam tangan lain, rindu termenung-menung menunggu. Seberangkat Sri Nata dari Kapulungan, berdesak abdi berarak. Sepanjang jalan penuh kereta, penumpangnya duduk berimpit-impit. Pedati di muka dan di belakang, di tengah prajurit berjalan kaki. Berdesak-desakan, berebut jalan dengan binatang gajah dan kuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terhingga jumlah kereta, tapi berbeda-beda tanda cirinya. Meleret berkelompok-kelompok, karena tiap mentri lain lambangnya. Rakrian sang Mahamantri Agung Patih Amangkubumi penata kerajaan. Keretanya beberapa ratus berkelompok dengan aneka tanda. Segala kereta Sri Nata Pajang semua bergambar matahari. Semua kereta Sri Nata Lasem bergambar cemerlang banteng putih. Kendaraan Sri Nata paha bergambar Dahakusuma mas mengkilat. Kereta Sri Nata Jiwana berhias bergas menarik perhatian. Kereta Sri Nata Wilwatikta tak ternilai, bergambar buah mala. Beratap kain geringsing, berhias lukisan mas, bersinar meran indah. Semua pegawai, parameswari raja dan juga rani Sri Sudewi. Ringkasnya para wanita berkereta merah berjalan paling muka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kereta Sri Nata berhias mas dan ratna manikam paling belakang. Jempana-jempana lainnya bercadar beledu, meluap gemerlap. Rapat rampak prajurit pengiring Jenggala Kediri, Panglarang, Sedah Bayangkari gemruduk berbondong-bondong naik gajah dan kuda. Pagi-pagi telah tiba di Pancuran Mungkur, Sri Nata ingin rehat. Sang rakawi menyidat jalan, menuju Sawungan mengunjungi kerabat. Larut matahari berangkat lagi tepat waktu Sri Paduka lalu. Ke arah timur menuju Watu Kiken, lalu berhenti di Matanjung. Dukuh sepi kebudaan dekat tepi jalan, pohonnya jarang-jarang. Berbeda-beda namanya Gelanggang, Badung, tidak jauh dari Barungbung. Tak terlupakan Ermanik, dukuh teguh-taat kepada Yanatraya. Puas sang darmadyaksa mencicipi aneka jamuan makan dan minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di Kulur, Batang di Gangan Asem perjalanan Sri Baginda. Hari mulai teduh, surya terbenam, telah gelap pukul tujuh malam Sri Paduka memberi perintah memasang tenda di tengah-tengah sawah. Sudah siap habis makan, cepat-cepat mulai membagi-bagi tempat. Paginya berangkat lagi menuju Baya, rehat tiga hari tiga malam. Dari Baya melalui Katang, Kedung Dawa, Rame, menuju Lampes, Times. Serta biara pendeta di Pogara mengikut jalan pasir lemak-lembut. Menuju daerah Beringin Tiga di Dadap, kereta masih terus lari. Tersebut dukuh kasogatan Madakaripura dengan pemandangan indah. Tanahnya anugerah Sri Paduka kepada Gajah Mada, teratur rapi. Di situlah Sri Paduka menempati pasanggrahan yang tehias sangat bergas. Sementara mengunjungi mata air, dengan ramah melakukan mandi bakti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di desa Kasogatan, Sri Paduka dijamu makan minum. Pelbagai penduduk Gapuk, Sada, Wisisaya, Isanabajra, Ganten, Poh, Capahan, Kalampitan, Lambang, Kuran, Pancar, We, Petang. Yang letaknya di lingkungan biara, semua datang menghadap. Begitu pula desa Tunggilis, Pabayeman ikut berkumpul. Termasuk Ratnapangkaja di Carcan, berupa desa perdikan. Itulah empat belas desa Kasogatan yang berakuwu. Sejak dahulu delapan saja yang menghasilkan bahan makanan. Fajar menyingsing, berangkat lagi Sri Paduka melalui Lo Pandak, Ranu Kuning, Balerah, Bare-bare, Dawohan, Kapayeman, Telpak, Baremi, Sapang serta Kasaduran. Kereta berjalan cepat-cepat menuju Pawijungan. Menuruni lurah, melintasi sawah, lari menuju Jaladipa, Talapika, Padali, Arnon dan Panggulan. Langsung ke Payaman, Tepasana ke arah kota Rembang. Sampai di Kemirahan yang letaknya di pantai lautan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Dampar dan Patunjungan Sri Paduka bercengkerama menyisir tepi lautan. Ke jurusan timur turut pasisir datar, lembut-limbur dilintasi kereta. Berhenti beliau di tepi danau penuh teratai, tunjung sedang berbunga. Asyik memandang udang berenang dalam air tenang memperlihatkan dasarnya. Terlangkahi keindahan air telaga yang lambai-melambai dengan lautan. Danau ditinggalkan menuju Wedi dan Guntur tersembunyi di tepi jalan. Kasogatan Bajraka termasuk wilayah Taladwaja sejak dulu kala. Seperti juga Patunjungan, akibat perang belum kembali ke asrama. Terlintas tempat tersebut, ke timur mengikut hutan sepanjang tepi lautan. Berhenti di Palumbon berburu sebentar, berangkat setelah surya larut. Menyeberangi sungai Rabutlawang yang kebetulan airnya sedang surut. Menuruni lurah Balater menuju pantai lautan lalu bermalam lagi. Pada waktu fajar menyingsing, menuju Kunir Basini, di Sadeng bermalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam berganti malam, Sri Paduka pesiar menikmati alam Sarampuan. Sepeninggal-nya beliau menjelang kota Bacok bersenang-senang di pantai. Heran memandang karang tersiram riak gelombang berpancar seperti hujan. Tapi sang rakawi tidak ikut berkunjung di Bacok, pergi menyidat jalan. Dari Sadeng ke utara menjelang Balung, lerus menuju Tumbu dan Habet. Galagah, Tampaling, beristirahat di Renes seraya menanti Sri Paduka. Segera berjumpa lagi dalam perjalanan ke Jayakreta-Wanagriya. Melalui Doni Bontong. Puruhan, Bacek, Pakisaji, Padangan terus ke Secang. Terlintas Jati Gumelar, Silabango. Ke utara ke Dewa Rame dan Dukun. Lalu berangkat lagi ke Pakembangan. Di situ bermalam, segera berangkat. Sampailah beliau ke ujung lurah Daya. Yang segera dituruni sampai jurang. Dari pantai ke utara sepanjang jalan. Sangat sempit sukar amat dijalani. Lumutnya licin akibat kena hujan. Banyak kereta rusak sebab berlanggar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlalu lancar lari kereta melintas Palayangan. Dan Bangkong dua desa tanpa cerita terus menuju Sarana, mereka yang merasa lelah ingin berehat. Lainnya bergegas berebucalan menuju Surabasa. Terpalang matahari terbenam berhenti di padang lalang. Senja pun turun, sapi lelah dilepas dari pasangan. Perjalanan membelok ke utara melintas Turayan. Beramai-ramai lekas-lekas ingin mencapai Patukangan. Panjang lamun dikisahkan kelakuan para mentri dan abdi. Beramai-ramai Sri Paduka telah sampai di desa Patukangan. Di tepi laut lebar tenang rata terbentang di barat Talakrep Sebelah utara pakuwuan pesanggrahan Sri Baginda. Semua Mahamantri Agung mancanagara hadir di pakuwuan. Juga jaksa Pasungguhan Sang Wangsadiraja ikut menghadap. Para Upapati yang tanpa cela, para pembesar agama. Panji Siwa dan Panji Buda faham hukum dan putus sastera. Sang adipati Suradikara memimpin upacara sambutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diikuti segenap penduduk daerah wilayah Patukangan. Menyampaikan persembahan, girang bergilir dianugerahi kain Girang rakyat girang raja, pakuwuan berlimpah kegirangan. Untuk pemandangan ada rumah dari ujung memanjang ke lautan. Aneka bentuknya, rakit halamannya, dari jauh bagai pulau. Jalannya jembatan goyah kelihatan bergoyang ditempuh ombak. Itulah buatan sang arya bagai persiapan menyambut raja. Untuk mengurangi sumuk akibat teriknya matahari Sri Paduka mendekati permaisuri seperti dewa-dewi. Para putri laksana apsari turun dari kahyangan. Hilangnya keganjilan berganti pandang penuh heran cengang. Berbagai-bagai permainan diadakan demi kesukaan. Berbuat segala apa yang membuat gembira penduduk. Menari topeng. bergumul, bergulat, membuat orang kagum. Sungguh beliau dewa menjelma sedang mengedari dunia. Selama kunjungan di desa Patukangan Para Mahamantri Agung dari Bali dan Madura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Balumbung, kepercayaan Sri Paduka Mahamantri Agung seluruh Jawa Timur berkumpul. Persembahan bulu bekti bertumpah-limpah. Babi, gudel, kerbau, sapi, ayam dan anjing. Bahan kain yang diterima bertumpuk timbun. Para penonton tercengang-cengang memandang. Tersebut keesokan hari pagi-pagi. Sri Paduka keluar di tengah-tengah rakyat. Diiringi para kawi serta pujangga. Menabur harta membuat gembira rakyat. Hanya pujangga yang menyamar Empu Prapanca sedih tanpa upama Berkabung kehilangan kawan kawi-Buda Panji Kertayasa. Teman bersuka-ria, ternan karib dalam upacara gama. Beliau dipanggil pulang, sedang mulai menggubah arya megah. Kusangka tetap sehat, sanggup mengantar aku ke mana juga. Beliau tahu tempat-tempat mana yang layak pantas dilihat. Rupanya sang pujangga ingin mewariskan karya megah indah. Namun mangkatlah beliau, ketika aku tiba, tak terduga. Itulah lantarannya aku turut berangkat ke desa Keta. Melewati Tal Tunggal, Halalang panjang. Pacaran dan Bungatan Sampai Toya Rungun, Walanding, terus Terapas, lalu beralam. Paginya berangkat ke Lemah Abang, segera tiba di Keta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersebut perjalanan Sri Baginda ke arah barat. Segera sampai Keta dan tinggal di sana lima hari. Girang beliau melihat lautan, memandang balai kambang. Tidak lupa menghirup kesenangan lain sehingga puas. Atas perintah sang arya semua Mahamantri Agung menghadap. Wiraprana bagai kepala upapati Siwa-Buda. Mengalir rakyat yang datang sukarela tanpa diundang. Membawa bahan santapan, girang menerima balasan. Keta telah ditinggalkan. Jumlah pengiring malah bertambah. Melintasi Banyu Hening, perjalanan sampai Sampora. Terus ke Daleman menuju Wawaru, Gebang, Krebilan. Sampai di Kalayu Sri Paduka berhenti ingin menyekar. Kalayu adalah nama desa perdikan kasogatan. Tempat candi pasareyan sanak kadang Sri Paduka Prabu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyekaran di pasareyan dilakukan dengan sangat hormat. “Memegat sigi” nama upacara penyekaran itu. Upacara berlangsung menepati segenap aturan. Mulai dengan jamuan makan meriah tanpa upama. Para patih mengarak Sri Paduka menuju paseban. Genderang dan kendang bergetar mengikuti gerak tandak. Habis penyekaran raja menghirup segala kesukaan. Mengunjungi desa-desa disekitarnya genap lengkap. Beberapa malam lamanya berlumba dalam kesukaan. Memeluk wanita cantik dan meriba gadis remaja. Kalayu ditinggalkan, perjalanan menuju Kutugan. Melalui Kebon Agung, sampai Kambangrawi bermalam. Tanah anugerah Sri Nata kepada Tumenggung Nala. Candinya Buda menjulang tinggi, sangat elok bentuknya. Perjamuan Tumenggung Empu Nala jauh dari cela. Tidak diuraikan betapa lahap Sri Baginda bersantap. Paginya berangkat lagi ke Halses, Berurang, Patunjungan. Terus langsung melintasi Patentanan, Tarub dan Lesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera Sri Paduka sampai di Pajarakan, di sana bermalam empat hari. Di tanah lapang sebelah selatan candi Buda beliau memasang tenda. Dipimpin Arya Sujanotama para mantri dan pendeta datang menghadap. Menghaturkan pacitan dan santapan, girang menerima anugerah uang. Berangkat dari situ Sri Paduka menuju asrama di rimba Sagara. Mendaki bukit-bukit ke arah selatan dan melintasi terusan Buluh. Melalui wilayah Gede, sebentar lagi sampai di asrama Sagara. Letaknya gaib ajaib di tengah-tengah hutan membangkitkan rasa kagum rindu. Sang pujangga Empu Prapanca yang memang senang bermenung tidak selalu menghadap. Girang melancong ke taman melepaskan lelah melupakan segala duka. Rela melalaikan paseban mengabaikan tata tertib para pendeta. Memburu nafsu menjelajah rumah berbanjar-banjar dalam deretan berjajar. Tiba di taman bertingkat, di tepi pesanggrahan tempat bunga tumbuh lebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suka cita Empu Prapanca membaca cacahan (pahatan) dengan slokanya di dalam cinta. Di atas tiap atap terpahat ucapan seloka yang disertai nama Pancaksara pada penghabisan tempat terpahat samar-samar, menggirangkan. Pemandiannya penuh lukisan dongengan berpagar batu gosok tinggi. Berhamburan bunga nagakusuma di halaman yang dilingkungi selokan Andung, karawira, kayu mas, menur serta kayu puring dan lain-lainnya. Kelapa gading kuning rendah menguntai di sudut mengharu rindu pandangan. Tiada sampailah kata meraih keindahan asrama yang gaib dan ajaib. Beratapkan hijuk, dari dalam dan luar berkesan kerasnya tata tertib. Semua para pertapa, wanita dan priya, tua muda nampaknya bijak. Luput dari cela dan klesa, seolah-olah Siwapada di atas dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habis berkeliling asrama, Sri Paduka lalu dijamu. Para pendeta pertapa yang ucapannya sedap resap. Segala santapan yang tersedia dalam pertapan. Sri Paduka membalas harta. membuat mereka gembira. Dalam pertukaran kata tentang arti kependetaan. Mereka mencurahkan isi hati, tiada tertahan. Akhirnya cengkerma ke taman penuh dengan kesukaan Kegirang-girangan para pendeta tercengang memandang. Habis kesukaan memberi isyarat akan berangkat. Pandang sayang yang ditinggal mengikuti langkah yang pergi. Bahkan yang masih remaja putri sengaja merenung. Batinnya : dewa asmara turun untuk datang menggoda. Sri Paduka berangkat, asrama tinggal berkabung. Bambu menutup mata sedih melepas selubung. Sirih menangis merintih, ayam raga menjerit. Tiung mengeluh sedih, menitikkan air matanya. Kereta lari cepat, karena jalan menurun. Melintasi rumah dan sawah di tepi jalan. Segera sampai Arya, menginap satu malam. Paginya ke utara menuju desa Ganding. Para mentri mancanegara dikepalai Singadikara, serta pendeta Siwa-Buda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membawa santapan sedap dengan upacara. Gembira dibalas Sri Paduka dengan mas dan kain. Agak lama berhenti seraya istirahat. Mengunjungi para penduduk segenap desa. Kemudian menuju Sungai Gawe, Sumanding, Borang, Banger, Baremi lalu lurus ke barat. Sampai Pasuruan menyimpang jalan ke selatan menuju Kepanjangan. Menganut jalan raya kereta lari beriring-iring ke Andoh Wawang ke Kedung Peluk dan ke Hambal, desa penghabisan dalam ingatan. Segera Sri Paduka menuju kota Singasari bermalam di balai kota. Empu Prapanca tinggal di sebelah barat Pasuruan. Ingin terus melancong menuju asrama. Indarbaru yang letaknya di daerah desa. Hujung Berkunjung di rumah pengawasnya, menanyakan perkara tanah asrama. Lempengan Serat Kekancingan pengukuh diperlihatkan, jelas setelah dibaca. Isi Serat Kekancingan : tanah datar serta lembah dan gunungnya milik wihara. Begitupula sebagian Markaman, ladang Balunghura, sawah Hujung Isi Serat Kekancingan membujuk sang pujangga untuk tinggal jauh dari pura. Bila telah habis kerja di pura, ingin ia menyingkir ke Indarbaru. Sebabnya terburu-buru berangkat setelah dijamu bapa asrama karena ingat akan giliran menghadap di balai Singasari. Habis menyekar di candi makam, Sri Paduka mengumbar nafsu kesukaan. Menghirup sari pemandangan di Kedung Biru, Kasurangganan dan Bureng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada subakala Sri Paduka berangkat ke selatan menuju Kagenengan. Akan berbakti kepada pasareyan batara bersama segala pengiringnya Harta. perlengkapan. makanan. dan bunga mengikuti jalannya kendaraan. Didahului kibaran bendera,sdisambut sorak-sorai dari penonton. Habis penyekaran, Baginda keluar dikerumuni segenap rakyat. Pendeta Siwa-Buda dan para bangsawan berderet leret di sisi beliau. Tidak diceritakan betapa rahap Sri Paduka bersantap sehingga puas. Segenap rakyat girang menerima anugerah bahan pakaian yang indah. Tersebut keindahan candi makam, bentuknya tiada bertara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu masuk terlalu lebar lagi tinggi, bersabuk dari luar. Di dalam terbentang halaman dengan rumah berderet di tepinya. Ditanami aneka ragam bunga, tanjung, nagasari ajaib. Menara lampai menjulang tinggi di tengah-tengah, terlalu indah. Seperti gunung Meru dengan arca Batara Siwa di dalamnya. Karena Girinata putra disembah bagai dewa batara. Datu leluhur Sri Naranata yang disembah di seluruh dunia. Sebelah selatan candi pasareyan ada candi sunyi terbengkalai. Tembok serta pintunya yang masih berdiri, berciri kasogatan lantai di dalam. Hilang kakinya bagian barat, tinggal yang timur. Sanggar dan pemujaan yang utuh, bertembok tinggi dari batu merah. Di sebelah utara, tanah bekas kaki rumah sudahlah rata. Terpencar tanamannya nagapuspa serta salaga di halaman. Di luar gapura pabaktan luhur, tapi telah longsor tanahnya. Halamannya luas tertutup rumput, jalannya penuh dengan lumut laksana wanita sakit merana lukisannya lesu-pucat. Berhamburan daun cemara yang ditempuh angin, kusut bergelung. Kelapa gading melulur tapasnya, pinang letih lusuh merayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buluh gading melepas kainnya, layu merana tak ada hentinya. Sedih mata yang memandang, tak berdaya untuk menyembuhkannya. Kecuali menanti Hayam Wuruk sumber hidup segala makhluk. Beliau mashur bagai raja utama, bijak memperbaiki jagad. Pengasih bagi yang menderita sedih, sungguh titisan batara. Tersebut lagi, paginya Sri Paduka berkunjung ke candi Kidal. Sesudah menyembah batara, larut hari berangkat ke Jajago. Habis menghadap arca Jina, beliau berangkat ke penginapan. Paginya menuju Singasari, belum lelah telah sampai Bureng. Keindahan Bureng : telaga bergumpal airnya jernih. Kebiru-biruan, di tengahnya candi karang bermekala. Tepinya rumah berderet, penuh pelbagai ragam bunga. Tujuan para pelancong penyerap sari kesenangan. Terlewati keindahannya, berganti cerita narpati. Setelah reda terik matahari, melintas tegal tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumputnya tebal rata, hijau mengkilat, indah terpandang. Luas terlihat laksana lautan kecil berombak jurang. Seraya berkeliling kereta lari tergesa-gesa. Menuju Singasari, segera masuk ke pesanggrahan. Sang pujangga singgah di rumah pendeta Buda, sarjana. Pengawas candi dan silsilah raja, pantas dikunjungi. Telah lanjut umurnya, jauh melintasi seribu bulan. Setia, sopan, darah luhur, keluarga raja dan mashur. Meski sempurna dalam karya, jauh dari tingkah tekebur. Terpuji pekerjaannya, pantas ditiru keinsafannya. Tamu diterima dengan girang dan ditegur : “Wahai orang bahagia, pujangga besar pengiring raja, pelindung dan pengasih keluarga yang mengharap kasih. Jamuan apa yang layak bagi paduka dan tersedia?” Maksud kedatangannya: ingin tahu sejarah leluhur para raja yang dicandikan, masih selalu dihadap. Ceriterakanlah mulai dengan Batara Kagenengan. Ceriterakan sejarahnya jadi putra Girinata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paduka Empuku menjawab : “Rakawi maksud paduka sungguh merayu hati. Sungguh paduka pujangga lepas budi. Tak putus menambah ilmu, mahkota hidup. Izinkan saya akan segera mulai. Cita disucikan dengan air sendang tujuh”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpuji Siwa! Terpuji Girinata! Semoga terhindar aral, waktu bertutur. Semoga rakawi bersifat pengampun. Di antara kata mungkin terselib salah. Harap percaya kepada orang tua. Kurang atau lebih janganlah dicela. Pada tahun 1104 Saka ada raja perwira yuda Putra Girinata, konon kabarnya lahir di dunia tanpa ibu. Semua orang tunduk, sujud menyembah kaki bagai tanda bakti. Sri Ranggah Rajasa nama beliau, penggempur musuh pahlawan bijak. Daerah luas sebelah timur gunung Kawi terkenal subur makmur. Di situlah tempat putra Sang Girinata menunaikan darmanya. Menggirangkan budiman, menyirnakan penjahat, meneguhkan negara, ibukota negara bernama Kotaraja, penduduknya sangat terganggu. Tahun 1144 Saka, beliau melawan raja Kediri Sang Adiperwira Kretajaya, putus sastra serta tatwopadesa. Kalah, ketakutan, melarikan diri ke dalam biara terpencil. Semua pengawal dan perwira tentara yang tinggal, mati terbunuh. Setelah kalah Narpati Kediri, Jawa di dalam ketakutan. Semua raja datang menyembah membawa tanda bakti hasil tanah. Bersatu Jenggala Kediri di bawah kuasa satu raja sakti. Cikal bakal para raja agung yang akan memerintah pulau Jawa. Makin bertambah besar kuasa dan megah putra sang Girinata. Terjamin keselatamatan pulau Jawa selama menyembah kakinya. Tahun 1149 Saka beliau kembali ke Siwapada. Dicandikan di Kagenengan bagai Siwa, di Usana bagai Buda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batara Anusapati putra Sri Paduka, berganti dalam kekuasaan. Selama pemerintahannya. tanah Jawa kokoh sentosa, bersembah bakti. Tahun 1170 Saka beliau pulang ke Siwaloka. Cahaya beliau diujudkan arca Siwa gemilang di candi pasareyan Kidal. Batara Wisnu Wardana, putra Sri Paduka, berganti dalam kekuasaan. Beserta Narasinga bagai Madawa dengan Indra memerintah negara Beliau memusnahkan perusuh Linggapati serta segenap pengikutnya. Takut semua musuh kepada beliau sungguh titisan Siwa di bumi. Tahun 1176 Saka, Batara Wisnu menobatkan putranya. Segenap rakyat Kediri Jenggala berduyun-duyun ke pura mangastubagia. Prabu Kerta Negara nama gelarannya, tetap demikian seterusnya. Daerah Kotaraja bertambah makmur, berganti nama praja Singasari. Tahun 1192, Raja Wisnu berpulang. Dicandikan di Waleri berlambang arca Siwa, di Jajago arca Buda. Sementara itu Batara Nara Singa Murti pun pulang ke Surapada. Dicandikan di Wengker, di Kumeper diarcakan bagai Siwa mahadewa. Tersebut Sri Paduka Kertanagara membinasakan perusuh, penjahat. Bernama Cayaraja, gugur pada tahun Saka 1192. Tahun 1197 Saka, Sri Paduka menyuruh tundukkan Melayu. Berharap Melayu takut kedewaan beliau tunduk begitu sahaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1202 Saka, Sri Paduka Prabu memberantas penjahat Mahisa Rangga, karena jahat tingkahnya dibenci seluruh negara. Tahun 1206 Saka, mengirim utusan menghancurkan Bali. Setelah kalah rajanya menghadap Sri Paduka sebagai orang tawanan. Demikianlah dari empat jurusan orang lari berlindung di bawah Sri Paduka. Seluruh Pahang, segenap Melayu tunduk menekur di hadapan beliau. Seluruh Gurun, segenap Bakulapura lari mencari perlindungan. Sunda Madura tak perlu dikatakan, sebab sudah terang setanah Jawa. Jauh dari tingkah alpa dan congkak, Sri Paduka waspada, tawakal dan bijak. Faham akan segala seluk beluk pemerintahan sejak zaman Kali. Karenanya tawakal dalam agama dan tapa untuk teguhnya ajaran Buda. Menganut jejak para leluhur demi keselamatan seluruh praja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut kabar sastra raja Pandawa memerintah sejak zaman Dwapara. Tahun 1209 Saka, beliau pulang ke Budaloka. Sepeninggalnya datang zaman Kali, dunia murka, timbul huru hara. Hanya batara raja yang faham dalam nam guna, dapat menjaga jagad. Itulah sebabnya Sri Paduka teguh bakti menyembah kaki Sakyamuni. Teguh tawakal memegang Pancasila, laku utama, upacara suci Gelaran Jina beliau yang sangat mashur ialah Sri Jnanabadreswara. Putus dalam filsafat, ilmu bahasa dan lain pengetahuan agama. Berlumba-lumba beliau menghirup sari segala ilmu kebatinan. Pertama-tama tantra Subuti diselami, intinya masuk ke hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melakukan puja, yoga, samadi demi keselamatan seluruh praja. Menghindarkan tenung, mengindahkan anugerah kepada rakyat murba. Di antara para raja yang lampau tidak ada yang setara beliau. Faham akan nam guna, sastra, tatwopadesa, pengetahuan agama Adil, teguh dalam Jinabrata dan tawakal kepada laku utama. Itulah sebabnya beliau turun-temurun menjadi raja pelindung. Tahun 1214 Saka, Sri Paduka pulang ke Jinalaya. Berkat pengetahuan beliau tentang upacara, ajaran agama. Beliau diberi gelaran : Yang Mulia bersemayam di alam Siwa-Buda. Di pasareyan beliau bertegak arca Siwa-Buda terlampau indah permai. Di Sagala ditegakkan pula arca Jina sangat bagus dan berkesan. Serta arca Ardanareswari bertunggal dengan arca Sri Bajradewi. Teman kerja dan tapa demi keselamatan dan kesuburan negara Hyang Wairocana-Locana bagai lambangnya pada arca tunggal, terkenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala Sri Paduka Kertanagara pulang ke Budabuana. Merata takut, duka, huru hara, laksana zaman Kali kembali. Raja bawahan bernama Jayakatwang, berwatak terlalu jahat berkhianat, karena ingin berkuasa di wilayah Kediri. Tahun 1144 Saka, itulah sirnanya raja Kertajaya atas perintah Siwaputra Jayasaba berganti jadi raja. Tahun Saka 1180, Sastrajaya raja Kediri. Tahun 1193, Jayakatwang raja terakhir. Semua raja berbakti kepada cucu putra Girinata. Segenap pulau tunduk kepada kuasa Prabu Kerta Negara. Tetapi raja Kediri Jayakatwang membuta dan mendurhaka. Ternyata damai tak baka akibat bahaya anak piara Kali. Berkat keulungan sastra dan keuletannya jadi raja sebentar. Lalu ditundukkan putra Sri Paduka, ketenterarnan kembali. Sang menantu Raden Wijaya, itu gelarnya yang terkenal di dunia Bersekutu dengan bangsa Tartar, menyerang melebur Jayakatwang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepeninggal Jayakatwang jagad gilang cemerlang kembali. Tahun 1216 Saka, Raden Wijaya menjadi raja. Disembah di Majapahit, kesayangan rakyat, pelebur musuh. Bergelar Sri Baginda Kerta Rajasa Jaya Wardana. Selama Kerta Rajasa Jaya Wardana duduk di takhta, seluruh tanah Jawa bersatu padu, tunduk menengadah. Girang memandang pasangan Sri Paduka empat jumlahnya. Putri Kertanagara cantik-cantik bagai bidadari. Sang Parameswari Tri Buwana yang sulung, luput dari cela. Lalu parameswari Mahadewi, rupawan tidak bertara Prajnya Paramita Jayendra Dewi, cantik manis menawan hati. Gayatri, yang bungsu, paling terkasih digelari Rajapatni. Pernikahan beliau dalam kekeluargaan tingkat tiga. Karena Batara Wisnu dengan Batara Nara Singa Murti. Akrab tingkat pertama, Narasinga menurunkan Dyah Lembu Tal Sang perwira yuda, dicandikan di Mireng dengan arca Buda. Dyah Lembu Tal itulah bapa Sri Baginda. Dalam hidup atut runtut sepakat sehati. Setitah raja diturut, menggirangkan pandang. Tingkah laku mereka semua meresapkan. Tersebut tahun Saka 1217, Sri Paduka menobatkan putranya di Kediri. Perwira, bijak, pandai, putra Indreswari. Bergelar Sri Paduka putra Jayanagara. Tahun Saka 1231, Sang Prabu mangkat, ditanam di dalam pura Antahpura, begitu nama pasareyan beliau. Dan di pasareyan Simping ditegakkan arca Siwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau meninggalkan Jayanagara sebagai raja Wilwatikta. Dan dua orang putri keturunan Rajapatni, terlalu cantik. Bagai dewi Ratih kembar, mengalahkan rupa semua bidadari. Yang sulung jadi rani di Jiwana, yang bungsu jadi rani Daha. Tersebut pada tahun Saka 1238, bulan Madu Sri Paduka Jayanagara berangkat ke Lumajang menyirnakan musuh. Kotanya Pajarakan dirusak, Nambi sekeluarga dibinasakan. Giris miris segenap jagad melihat keperwiraan Sri Paduka. Tahun Saka 1250, beliau berpulang. Segera dimakamkan di dalam pura berlambang arca Wisnuparama. Di Sila Petak dan Bubat ditegakkan arca Wisnu terlalu indah. Di Sukalila terpahat arca Buda sebagai jelmaan Amogasidi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun Saka 1256, Rani Jiwana Wijaya Tungga Dewi bergilir mendaki takhta Wilwatikta. Didampingi raja putra Singasari atas perintah ibunda Rajapatni. Sumber bahagia dan pangkal kuasa. Beliau jadi pengemban dan pengawas raja muda, Sri Paduka Wilwatikta. Tahun Saka 1253 sirna musuh di Sadeng, Keta diserang. Selama bertakhta, semua terserah kepada Mahamantri agung bijak, Mada namanya. Tahun Saka 1265, raja Bali yang alpa dan rendah budi diperangi, gugur bersama balanya. Menjauh segala yang jahat, tenteram”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu ujar Dang Acarya Ratnamsah. Sungguh dan mengharukan ujar Sang Kaki. Jelas keunggulan Sri Paduka di dunia. Dewa asalnya, titisan Girinata. Barang siapa mendengar kisah raja. Tak puas hatinya, bertambah baktinya. Pasti takut melakukan tindak jahat. Menjauhkan diri dari tindak durhaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paduka Empu minta maaf berkata : “Hingga sekian kataku, sang rakawi. Semoga bertambah pengetahuanmu. Bagai buahnya, gubahlah puja sastra”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habis jamuan rakawi dengan sopan. Minta diri kembali ke Singasari. Hari surut sampai pesanggrahan lagi. Paginya berangkat menghadap Sri Paduka. Tersebut Sri Paduka Prabu berangkat berburu. Lengkap dengan senjata, kuda dan kereta. Dengan bala ke hutan Alaspati, rimba belantara rungkut rimbun penuh gelagah rumput rampak. Bala bulat beredar membuat lingkaran. Segera siap kereta berderet rapat. Hutan terkepung, terperanjat kera menjerit burung ribut beterbangan berebut dulu. Bergabung sorak orang berseru den membakar. Gemuruh bagaikan deru lautan mendebur. Api tinggi menyala menjilat udara. Seperti waktu hutan Alaspati terbakar. Lihat rusa-rusa lari lupa daratan. Bingung berebut dahulu dalam rombongan. Takut miris menyebar, ingin lekas lari. Malah manengah berkumpul tumpuk timbun. Banyaknya bagai banteng di dalam Gobajra Penuh sesak, bagai lembu di Wresabapura Celeng, banteng, rusa, kerbau, kelinci. Biawak, kucing, kera, badak dan lainnya. Tertangkap segala binatang dalam hutan. Tak ada yang menentang, semua bersatu. Srigala gagah, yang bersikap tegak-teguh. Berunding dengan singa sebagai ketua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Izinkanlah saya bertanya kepada raja satwa. Sekarang raja merayah hutan, apa yang diperbuat? Menanti mati sambil berdiri ataukah kita lari. Atau tak gentar serentak melawan, jikalau diserang? Seolah-olah demikian kata srigala dalam rapat. Kijang menjawab : “Hemat patik tidak ada jalan lain kecuali lari. Lari mencari keselamatan diri sedapat mungkin”. Kaswari, rusa dan kelinci setuju. Banteng berkata : “Amboi! Celaka kijang, sungguh binatang hina lemah. Bukanlah sifat perwira lari, atau menanti mati. Melawan dengan harapan menang, itulah kewajiban.” Kerbau, lembu serta harimau setuju dengan pendapat ini. Jawab singa : “Usulmu berdua memang pantas diturut, Bung. Tapi harap dibedakan, yang dihadapi baik atau buruk. Jika penjahat, terang kita lari atau kita lawan. Karena sia-sia belaka, jika mati terbunuh olehnya. Jika kita menghadapi tripaksa, resi Siwa-Buda. Seyogyanya kita ikuti saja jejak sang pendeta. Jika menghadapi raja berburu, tunggu mati saja. Tak usah engkau merasa enggan menyerahkan hidupmu. Karena raja berkuasa mengakhiri hidup makhluk. Sebagai titisan Batara Siwa berupa narpati. Hilang segala dosanya makhluk yang dibunuh beliau. Lebih utama dari pada terjun ke dalam telaga. Siapa di antara sesama akan jadi musuhku? Kepada tripaksa aku takut, lebih utama menjauh. Niatku, jika berjumpa raja, akan menyerahkan hidup. Mati olehnya, tak akan lahir lagi bagai binatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaikan katanya: “Marilah berkumpul!” Kemudian serentak maju berdesak. Prajurit darat yang terlanjur langkahnya. Tertahan tanduk satwa, lari kembali. Tersebutlah prajurit berkuda. Bertemu celeng sedang berdesuk kumpul. Kasihan! Beberapa mati terbunuh. Dengan anaknya dirayah tak berdaya. Lihatlah celeng jalang maju menerjang. Berempat, berlima, gemuk, tinggi, marah. Buas membekos-bekos, matanya merah. Liar dahsyat, saingnya seruncing golok. Tersebut pemburu kijang rusa riuh seru-menyeru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu yang tertusuk tanduk, lelah lambat jalannya. Karena luka kakinya, darah deras meluap-luap. Lainnya mati terinjak-injak, menggelimpang kesakitan. Bala kembali berburu, berlengkap tombak serta lembing. Berserak kijang rusa di samping bangkai bertumpuk timbun. Banteng serta binatang galak lainnya bergerak menyerang. Terperanjat bala raja bercicir lari tunggang langgang. Ada yang lari berlindung di jurang, semak, kayu rimbun. Ada yang memanjat pohon, ramai mereka berebut puncak. Kasihanlah yang memanjat pohon tergelincir ke bawah Betisnya segera diseruduk dengan tanduk, pingsanlah! Segera kawan-kawan datang menolong dengan kereta. Menombak, melembing, menikam, melanting, menjejak-jejak. Karenanya badak mundur, meluncur berdebak gemuruh. Lari terburu, terkejar, yang terbunuh bertumpuk timbun. Ada pendeta Siwa-Buda yang turut menombak, mengejar. Disengau harimau, lari diburu binatang mengancam. Lupa akan segala darma, lupa akan tata sila. Turut melakukan kejahatan, melupakan darmanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersebut Sri Paduka telah mengendarai kereta kencana. Tinggi lagi indah ditarik lembu yang tidak takut bahaya, menuju hutan belantara, mengejar buruan ketakutan. Yang menjauhkan diri lari bercerai-berai meninggalkan bangkai. Celeng. kaswari, rusa dan kelinci tinggal dalam ketakutan. Sri Paduka berkuda mengejar yang riuh lari bercerai-berai. Mahamantri Agung, tanda dan pujangga di punggung kuda turut memburu binatang jatuh terbunuh tertombak, terpotong. tertusuk, tertikam. Tanahnya luas lagi rata, hutannya rungkut di bawah terang. Itulah sebabnya kijang dengan mudah dapat diburu kuda. Puaslah hati Sri Paduka sambil bersantap dihadap pendeta. Bercerita tentang caranya berburu, menimbulkan gelak tawa. Terlangkahi betapa narpati sambil berburu menyerap sari keindahan gunung dan hutan, kadang-kadang kepayahan kembali ke rumah perkemahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membawa wanita seperti cengkeraman, di hutan bagai menggempur, negara tahu kejahatan satwa, beliau tak berdosa terhadap darma ahimsa. Tersebut beliau bersiap akan pulang, rindu kepada keindahan pura. Tatkala subakala berangkat menuju Banyu Hanget, Banir dan Talijungan. Bermalam di Wedwawedan, siangnya menuju Kuwarahan, Celong dan Dadamar Garuntang, Pagar Telaga, Pahanjangan, sampai di situ perjalanan beliau. Siangnya perjalanan melalui Tambak, Rabut, Wayuha terus ke Balanak menuju Pandakan, Banaragi, sampai Pandamayan beliau lalu bermalam Kembal! ke selatan, ke barat, menuju Jejawar di kaki gunung berapi. Disambut penoton bersorak gembira, menyekar sebentar di candi makam. Adanya candi pasareyan tersebut sudah sejak zaman dahulu. Didirikan oleh Sri Kertanagara, moyang Sri Paduka Prabu. Di situ hanya jenazah beliau sahaja yang dimakamkan. Karena beliau dulu memeluk dua agama Siwa-Buda. Bentuk candi berkaki Siwa berpuncak Buda, sangat tinggi. Di dalamnya terdapat arca Siwa, indah tak dapat dinilai. Dan arca Maha Aksobya bermahkota tinggi tidak bertara. Namun telah hilang, memang sudah layak, tempatnya: di Nirwana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon kabarnya tepat ketika arca Hyang Aksobya hilang, ada pada Sri Paduka guru besar, mashur. Pada Paduka putus tapa, sopan suci penganut pendeta Sakyamuni Telah terbukti bagai mahapendeta terpundi sasantri. Senang berziarah ke tempat suci, bermalam dalam candi. Hormat mendekati Hyang arca suci, khidmat berbakti sembah. Menimbul-kan iri di dalam hati pengawas candi suci. Ditanya mengapa berbakti kepada arca dewa Siwa. Pada Paduka menjelaskan sejarah candi pasareyan suci. Tentang adanya arca Aksobya indah, dahulu di atas. Sepulangnya kembali lagi ke candi menyampaikan bakti. Kecewa! tercengang memandang arca Maha Aksobya hilang. Tahun Saka 1253 itu hilangnya arca. Waktu hilangnya halilintar menyambar candi ke dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarlah kabuan pendeta besar bebas dari prasangka. Bagaimana membangun kembali candi tua terbengkalai?. Tiada ternilai indahnya, sungguh seperti surga turun. Gapura luar, mekala serta bangunannya serba permai. Hiasan di dalamnya naga puspa yang sedang berbunga. Di sisinya lukisan putri istana berseri-seri. Sementara Sri Paduka girang cengkerma menyerap pemandangan. Pakis berserak sebar di tengah tebat bagai bulu dada. Ke timur arahnya di bawah terik matahari Sri Paduka. Meninggalkan candi Pekalongan girang ikut jurang curam. Tersebut dari Jajawa Sri Paduka berangkat ke desa padameyan. Berhenti di Cunggrang, mencahari pemandangan, masuk hutan rindang. Ke arah asrama para pertapa di lereng kaki gunung menghadap jurang. Luang jurang ternganga-nganga ingin menelan orang yang memandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habis menyerap pemandangan, masih pagi kereta telah siap. Ke barat arahnya menuju gunung melalui jalannya dahulu. Tiba di penginapan Japan, barisan tentara datang menjemput yang tinggal di pura iri kepada yang gembira pergi menghadap. Pukul tiga itulah waktu Sri Paduka bersantap bersama-sama. Paling muka duduk Sri Paduka lalu dua paman berturut tingkat raja Matahun dan Paguhan bersama permaisuri agak jauhan. Di sisi Sri Paduka, terlangkahi berapa lamanya bersantap. Paginya pasukan kereta Sri Paduka berangkat lagi. Sang pujangga menyidat jalan ke Rabut, Tugu, Pengiring. Singgah di Pahyangan, menemui kelompok sanak kadang. Dijamu sekadarnya, karena kunjungannya mendadak. Banasara dan Sangkan Adoh tesah lama dilalui. Pukul dua Sri Paduka telah sampai di perbatasan kota Sepanajng jalan berdesuk-desuk, gajah, kuda, pedati. Kerbau, banteng dan prajurit darat sibuk berebut jalan. Teratur rapi mereka berarak di dalam deretan. Narpati Pajang, permaisuri dan pengiring paling muka. Di belakangnya tidak jauh, berikut Narpati Lasom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlampau indah keretanya, menyilaukan yang memandang. Rani Daha, rani Wengker semuanya urut belakang. Disusul rani Jiwana bersama laki dan pengiring. Bagai penutup kereta Sri Paduka serombongan besar. Diiring beberapa ribu perwira dan para mentri. Tersebut orang yang rapat rampak menambak tepi jalan Berjejal ribut menanti kereta Sri Paduka berlintas. Tergopoh-gopoh wanita ke pintu berebut tempat. Malahan ada yang lari telanjang lepas sabuk kainnya. Yang jauh tempatnya, memanjat kekayu berebut tinggi. Duduk berdesak-desak di dahan, tak pandang tua muda. Bahkan ada juga yang memanjat batang kelapa kuning. Lupa malu dilihat orang, karena tepekur memandang. Gemuruh dengung gong menampung Sri Paduka Prabu datang. Terdiam duduk merunduk segenap orang di jalanan. Setelah raja lalu berarak pengiring di belakang. Gajah. kuda, keledai, kerbau berduyun beruntun-runtun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang berjalan rampak berarak-arak. Barisan pikulan bejalan belakang. Lada, kesumba, kapas, buah kelapa. Buah pinang, asam dan wijen terpikul. Di belakangnya pemikul barang berat. Sengkeyegan lambat berbimbingan tangan. Kanan menuntun kirik dan kiri genjik. Dengan ayam itik di keranjang merunduk. Jenis barang terkumpul dalam pikulan. Buah kecubung, rebung, seludang, cempaluk. Nyiru, kerucut, tempayan, dulang, periuk. Gelaknya seperti hujan panah jatuh. Tersebut Sri Paduka telah masuk pura. Semua bubar ke rumah masing-masing. Ramai bercerita tentang hal yang lalu Membuat girang semua sanak kadang. Waktu lalu Sri Paduka tak lama di istana. Tahun Saka 1282, Badra pada. Beliau berangkat menuju Tirib dan Sempur. Nampak sangat banyak binatang di dalam hutan. Tahun Saka 1283 Waisaka, Sri Paduka Prabu berangkat menyekar ke Palah. Dan mengunjungi Jimbe untuk menghibur hati. Di Lawang Wentar, Blitar menenteramkan cita. Dari Blitar ke selatan jalannya mendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pohonnya jarang, layu lesu kekurangan air. Sampai Lodaya bermalam beberapa hari. Tertarik keindahan lautan, menyisir pantai. Meninggalkan Lodaya menuju desa Simping. Ingin memperbaiki candi pasareyan leluhur. Menaranya rusak, dilihat miring ke barat. Perlu ditegakkan kembali agak ke timur. Perbaikan disesuaikan dengan bunyi prasati, yang dibaca lagi. Diukur panjang lebarnya, di sebelah timur sudah ada tugu. Asrama Gurung-gurung diambil sebagai denah candi makam. Untuk gantinya diberikan Ginting, Wisnurare di Bajradara. Waktu pulang mengambil jalan Jukung, Inyanabadran terus ke timur. Berhenti di Bajralaksmi dan bermalam di candi Surabawana. Paginya berangkat lagi berhenti di Bekel, sore sampai pura Semua pengiring bersowang-sowang pulang ke rumah masing-masing. Tersebut paginya Sri naranata dihadap para mentri semua. Di muka para arya, lalu pepatih, duduk teratur di manguntur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patih amangkubumi Gajah Mada tampil ke muka sambil berkata : “Sri Paduka akan melakukan kewajiban yang tak boleh diabaikan. Atas Perintah sang rani Sri Tri Buwana Wijaya Tungga Dewi supaya pesta serada Sri Padukapatni dilangsungkan Sri Paduka. Di istana pada tahun Saka 1284 bulan Badrapada. Semua pembesar dan wreda Mahamantri Agung diharap memberi sumbangan.” Begitu kata sang patih dengan ramah, membuat gembira. Sri Paduka Sorenya datang para pendeta, para budiman, sarjana dan mentri. Yang dapat pinjaman tanah dengan Ranadiraja sebagai kepala Bersama-sama membicarakan biaya di hadapan Sri Paduka. Tersebut sebelum bulan Badrapada menjelang surutnya Srawana. Semua pelukis berlipat giat menghias “tempat singa” di setinggil Ada yang mengetam baki makanan, bokor-bokoran, membuat arca. Pandai emas dan perak turut sibuk bekerja membuat persiapan. Ketika saatnya tiba tempat telah teratur sangat rapi. Balai witana terhias indah di hadapan rumah-rumahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu di antaranya berkaki batu karang bertiang merah. Indah dipandang semua menghadap ke arah takhta Sri Paduka. Barat, mandapa dihias janur rumbai, tempat duduk para raja. Utara, serambi dihias berlapis ke timur, tempat duduk. Para isteri, pembesar, Mahamantri Agung, pujangga. Serta pendeta Selatan, beberapa serambi berhias bergas untuk abdi. Demikian persiapan Sri Paduka memuja Buda Sakti. Semua pendeta Buda berdiri dalam lingkaran bagai saksi. Melakukan upacara, dipimpin oleh pendeta Stapaka. Tenang, sopan budiman faham tentang sastra tiga tantra. Umurnya melintasi seribu bulan, masih belajar tutur. Tubuhnya sudah rapuh, selama upacara harus dibantu. Empu dari Paruh selaku pembantu berjalan di lingkaran. Mudra, mantra dan japa dilakukan tepat menurut aturan. Tanggal dua belas nyawa dipanggil dari surga dengan doa. Disuruh kembali atas doa dan upacara yang sempurna. Malamnya memuja arca bunga bagai penampung jiwa mulia. Dipimpin Dang Acarya, mengheningkan cipta, mengucapkan puja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi purnamakala arca bunga dikeluarkan untuk upacara. Gemuruh disambut dengan dengung salung, tambur, terompet serta genderang. Didudukkan di atas singasana, besarnya setinggi orang berdiri berderet beruntun-runtun semua pendeta tua muda memuja. Berikut para raja, parameswari dan putra mendekati arca. Lalu para patih dipimpin Gajah Mada maju ke muka berdatang sembah. Para bupati pesisir dan pembesar daerah dari empat penjuru. Habis berbakti sembah, kembali mereka semua duduk rapi teratur. Sri Nata Paguhan paling dahulu menghaturkan sajian makanan sedap Bersusun timbun seperti pohon, dan sirih bertutup kain sutera Persembahan raja Matahun arca banteng putih seperti lembu. Nandini. Terus menerus memuntahkan harta dan makanan dari nganga mulutnya. raja Wengker mempersembahkan sajian berupa rumah dengan taman bertingkat Disertai penyebaran harta di lantal balai besar berhambur-hamburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elok persembahan raja Tumapel berupa wanita cantik manis Dipertunjukkan selama upacara untuk mengharu-rindukan hati. Paling haibat persembahan Sri Paduka berupa gunung besar. Mandara Digerakkan oleh sejumlah dewa dan danawa dahsyat menggusarkan pandang Ikan lambora besar beriembak-lembak mengebaki kolam bujur lebar Bagaikan sedang mabuk diayun gelombang, di tengah-tengah lautan besar. Tiap hari persajian makanan yang dipersembahkan dibagi-bagi. Agar para wanita, Mahamantri Agung, pendeta dapat makanan sekenyangnya Tidak terlangkahi para kesatria, arya dan para abdi di pura. Tak putusnya makanan sedap nyaman diedarkan kepada bala tentara. Pada hari keenam pagi Sri Paduka bersiap mempersembahkan persajian. Pun para kesatria dan pembesar mempersembahkan rumah- rumahan yang terpikul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua orang pembesar mempersembahkan perahu yang melukiskan kutipan kidung. Seperahu sungguh besarnya, diiringi gong dan bubar mengguntur menggembirakan. Esoknya patih mangkubumi Gajah Mada sore-sore menghadap sambi menghaturkan. Sajian wanita sedih merintih di bawah nagasari dibelit rajasa. Mahamantri Agung, arya, bupati, pembesar desa pun turut menghaturkan persajian. Berbagai ragamnya, berduyun-duyun ada yang berupa perahu, gunung, rumah, ikan. Sungguh-sungguh mengagumkan persembahan Sri Paduka Prabu pada hari yang ketujuh. Beliau menabur harta, membagi-bagi bahan pakaian dan hidangan, makanan. Luas merata kepada empat kasta, dan terutama kepada para pendeta. Hidangan jamuan kepada pembesar, abdi dan niaga mengalir bagai air. Gemeruduk dan gemuruh para penonton dari segenap arah, berdesak-sesak. Ribut berebut tempat melihat peristiwa di balai agung serta para luhur. Sri Nata menari di balai witana khusus untuk para putri dan para istri. Yang duduk rapat rapi berimpit ada yang ngelamun karena tercengang memandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala macam kesenangan yang menggembirakan hati rakyat diselenggarakan. Nyanyian, wayang, topeng silih berganti setiap hari dengan paduan suara. Tari perang prajurit yang dahsyat berpukul-pukulan, menimbulkan gelak-mengakak. Terutama derma kepada orang yang menderita membangkitkan gembira rakyat. Pesta serada yang diselenggarakan serba meriah dan khidmat. Pasti membuat gembira jiwa Sri Padukapatni yang sudah mangkat. Semoga beliau melimpahkan barkat kepada Sri Paduka Prabu Sehingga jaya terhadap musuh selama ada bulan dan surya. Paginya pendeta Buda datang menghormati, memuja dengan sloka. Arwah Prajnyaparamita yang sudah berpulang ke Budaloka. Segera arca bunga diturunkan kembali dengan upacara. Segala macam makanan dibagikan kepada segenap abdi. Lodang lega rasa Sri Paduka melihat perayaan langsung lancar. Karya yang masih menunggu, menyempurnakan candi di Kamal Pandak. Tanahnya telah disucikan tahun 1274. Dengan persajian dan puja kepada Brahma oleh Jnyanawidi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sejarah Kamal menurut tutur yang dipercaya. Dan Sri Nata Panjalu di Daha, waktu bumi Jawa dibelah. Karena cinta Sinuwun Prabu Airlangga kepada dua putranya. Ada pendeta Budamajana putus dalam tantra dan yoga. Diam di tengah kuburan lemah Citra, jadi pelindung rakyat. Waktu ke Bali berjalan kaki, tenang menapak di air lautan. Hyang Empu Barada nama beliau, faham tentang tiga zaman. Girang beliau menyambut permintaan Airlangga membelah negara. Tapal batas negara ditandai air kendi mancur dari langit. Dari barat ke timur sampai laut, sebelah utara, selatan. Yang tidak jauh, bagaikan dipisahkan oleh samudera besar. Turun dari angkasa sang pendeta berhenti di pohon asam. Selesai tugas kendi suci ditaruhkan di dusun Palungan. Marah terhambat pohon asam tinggi yang puncaknya mengait jubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mpu Barada terbang lagi, mengutuk asam agar jadi kerdil. Itulah tugu batas gaib, yang tidak akan mereka lalui. Itu pula sebabnya dibangun candi, memadu Jawa lagi. Semoga Sri Paduka serta rakyat tetap tegak, teguh, waspada. Berjaya dalam memimpin negara, yang sudah bersatu padu. Prajnya Paramita Puri itulah nama candi pasareyan yang dibangun. Arca Sri Padukapatni diberkahi oleh Sang pendeta Jnyanawidi. Telah lanjut usia, faham akan tantra, menghimpun ilmu agama, laksana titisan Empu Barada, menggembirakan hati Sri Paduka. Di Bayalangu akan dibangun pula candi pasareyan Sri Padukapatni. Pendeta Jnyanawidi lagi yang ditugaskan memberkahi tanahnya. Rencananya telah disetujui oleh sang Mahamantri Agung demung. Boja Wisesapura namanya, jika candi sudah sempurna dibangun. Candi pasareyan Sri Padukapatni tersohor sebagai tempat keramat. Tiap bulan Badrapada disekar oleh para Mahamantri Agung dan pendeta. Di tiap daerah rakyat serentak membuat peringatan dan memuja. Itulah suarganya, berkat berputra, bercucu narendra utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersebut pada tahun Saka 1285, Sri Paduka menuju Simping demi pemindahan candi makam. Siap lengkap segala persajian tepat menurut adat. Pengawasnya Rajaparakrama memimpin upacara. Faham tentang tatwopadesa dan kepercayaan Siwa. Memangku jabatannya semenjak mangkat Kerta Rajasa. Ketika menegakkan menara dan mekala gapura. Bangsawan agung Arya Krung, yang diserahi menjaganya. Sekembalinya dari Simping segera masuk ke pura. Terpaku mendengar AdiMahamantri Agung Gajah Mada gering. Pernah mencurahkan tenaga untuk keluhuran Jawa. Di pulau Bali serta kota Sadeng memusnahkan musuh. Tahun Saka 1253 beliau mulai memikul tanggung jawab. Tahun 1286 Saka beliau mangkat, Sri Paduka gundah, terharu bahkan putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang dibyacita Gajah Mada cinta kepada sesama tanpa pandang bulu. Insaf bahwa hidup ini tidak baka karenanya beramal tiap hari. Sri Paduka segera bermusyawarah dengan kedua rama serta bunda. Kedua adik dan kedua ipar tentang calon pengganti Ki Patih Mada. Yang layak akan diangkat hanya calon yang sungguh mengenal tabiat rakyat. Lama timbang-menimbang, tetapi seribu sayang tidak ada yang memuaskan. Sri Paduka berpegang teguh, AdiMahamantri Agung Gajah Mada tak akan diganti. Bila karenanya timbul keberatan beliau sendiri bertanggung jawab. Mernilih enam Mahamantri Agung yang menyampaikan urusan negara ke istana. Mengetahui segala perkara, sanggup tunduk kepada pimpinan. Sri Paduka. Itulah putusan rapat tertutup. Hasil yang diperoleh perundingan. Terpilih sebagai wredaMahamantri Agung. Karib Sri Paduka bernama Empu Tandi. Penganut karib Sri Baginda. Pahlawan perang bernama Empu Nala. Mengetahui budi pekerti rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mancanegara bergelar tumenggung. Keturunan orang cerdik dan setia. Selalu memangku pangkat pahlawan. Pernah menundukkan negara Dompo. Serba ulet menanggulangi musuh. Jumlahnya bertambah dua Mahamantri Agung. Bagai pembantu utama Sri Paduka. Bertugas mengurus soal perdata. Dibantu oleh para upapati. Empu Dami menjadi Mahamantri Agung muda. Selalu ditaati di istana. Empu Singa diangkat sebagai saksi. Dalam segala perintah Sri Paduka. Demikian titah Sri Baginda. Puas, taat teguh segenap rakyat. Tumbuh tambah hari setya baktinya. Karena Sri Paduka yang memerintah. Sri Paduka makin keras berusaha untuk dapat bertindak lebih. Dalam pengadilan tidak serampangan, tapi tepat mengikut undang-undang. Adil segala keputusan yang diambil, semua pihak merasa puas. Mashur nama beliau, mampu menembus jaman, sungguhlah titiaan batara. Candi pasareyan serta bangunan para leluhur sejak zaman dahulu kala. Yang belum siap diselesaikan, dijaga dan dibina dengan saksama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang belum punya prasasti, disuruh buatkan Serat Kekancingan pada ahli sastra. Agar kelak jangan sampai timbul perselisihan, jikalau sudah temurun. Jumlah candi pasareyan raja seperti berikut, mulai dengan Kagenengan. Disebut pertama karena tertua : Tumapel, Kidal, Jajagu, Wedwawedan. Di Tuban, Pikatan, Bakul, Jawa-jawa, Antang Trawulan, Katang Brat dan Jago. Lalu Balitar, Sila Petak, Ahrit, Waleri, Bebeg, Kukap, Lumbang dan Puger. pasareyan rani : Kamal Pandak, Segala, Simping. Sri Ranggapura serta candi Budi Kuncir. Bangunan baru Prajnya Paramita Puri. Di Bayatangu yang baru saja dibangun. Itulah dua puluh tujuh candi raja. Pada Saka tujuh guru candra (1287) bulan Badra. Dijaga petugas atas perintah raja. Diawasi oleh pendeta ahli sastra. Pembesar yang bertugas mengawasi seluruhnya sang Wiradikara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang utama, yang saksama dan tawakal membina semua candi. Setia kepada Sri Paduka, hanya memikirkan kepentingan bersama Segan mengambil keuntungan berapa pun penghasilan candi makam. Desa-desa perdikan ditempatkan di bawah perlindungan Sri Paduka. Darmadyaksa kasewan bertugas membina tempat ziarah dan pemujaan. Darmadyaksa kasogatan disuruh menjaga biara kebudaan. Mahamantri Agung her-haji bertugas memelihara semua pertapan. Desa perdikan Siwa yang bebas dari pajak : biara relung Kunci, Kapulungan Roma, Wwatan, Iswaragreha, Palabdi, Tanjung, Kutalamba, begitu pula Taruna Parhyangan, Kuti Jati, Candi lima, Nilakusuma, Harimandana, Utamasuka Prasada-haji, Sadang, Panggumpulan, Katisanggraha, begitu pula Jayasika. Tak ketinggalan: Spatika, Yang Jayamanalu, Haribawana, Candi Pangkal, Pigit Nyudonta, Katuda, Srangan, Kapukuran, Dayamuka, Kalinandana, Kanigara Rambut, Wuluhan, Kinawung, Sukawijaya, dan lagi Kajaha, demikian pula Campen, Ratimanatasrama, Kula, Kaling, ditambah sebuah lagi Batu Putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desa perdikan kasogatan yang bebas dari pajak : Wipulahara, Kutahaji Janatraya, Rajadanya, Kuwanata, Surayasa, Jarak, Lagundi serta Wadari Wewe Pacekan, Pasaruan, Lemah Surat, Pamanikan, Srangan serta Pangiketan Panghawan, Damalang, Tepasjita, Wanasrama, Jenar, Samudrawela dan Pamulang. Baryang, Amretawardani, Wetiwetih. Kawinayan, Patemon serta Kanuruhan Engtal, Wengker. Banyu Jiken, Batabata. Pagagan, Sibok dan Engtal. Wengker, Banyu Jiken, Batabata. Pagagan, Sibok dan Padurungan. Pindatuha, Telang, Suraba, itulah yang terpenting, sebuah lagi. Sukalila Tak disebut perdikan tambahan seperti Pogara. Kulur, Tangkil dan sebagainya. Selanjutnya disebut berturut desa kebudaan Bajradara : Isanabajra, Naditata, Mukuh, Sambang, Tanjung. Amretasaba Bangbang, Bodimula, Waharu Tampak, serta Puruhan dan Tadara Tidak juga terlangkahi Kumuda. Ratna serta Nadinagara. Wungaiaya, Palandi, Tangkil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asahing, Samici serta Acitahen Nairanjana, Wijayawaktra, Mageneng. Pojahan dan Balamasin. Krat, Lemah Tulis, Ratnapangkaya, Panumbangan. serta Kahuripan Ketaki, Telaga Jambala, Jungul ditambah lagi Wisnuwala. Badur, Wirun, Wungkilur. Mananggung, Watukura serta Bajrasana Pajambayan. Salanten, Simapura, Tambak Laleyan, Pilanggu Pohaji, Wangkali, Biru. Lembah, Dalinan, Pangadwan yang terakhir. Itulah desa kebudaan Bajradara yang sudah berprasasti. Desa keresian seperti berikut : Sampud, Rupit dan Pilan Pucangan, Jagadita, Pawitra, masih sebuah lagi Butun. Di situ terbentang taman didirikan lingga dan saluran air. Yang Mulia Mahaguru demiklan sebutan beliau. Yang diserahi tugas menjaga sejak dulu menurut Serat Kekancingan. Selanjutnya desa perdikan tanpa candi, di antaranya yang penting : Bangawan, Tunggal, Sidayatra, Jaya Sidahajeng, Lwah Kali dan Twas. Wasista, Palah, Padar, Siringan, itulah desa perdikan Siwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wangjang, Bajrapura. Wanara, Makiduk, Hanten, Guha dan Jiwa Jumpud. Soba, Pamuntaran, dan Baru, perdikan Buda utama. Kajar, Dana Hanyar, Turas, Jalagiri, Centing, Wekas Wandira, Wandayan. Gatawang : Kulampayan dan Talu, pertapan resi. Desa perdikan Wisnu berserak di Batwan serta Kamangsian Batu Tanggulian. Dakulut, Galuh, Makalaran, itu yang penting Sedang, Medang. Hulun Hyan, Parung, langge, Pasajan, Kelut. Andelmat Paradah, Geneng, Panggawan, sudah sejak lama bebas pajak. Terlewati segala dukuh yang terpencar di seluruh Jawa. Begitu pula asrama tetap yang bercandi serta yang tidak. Yang bercandi menerima bantuan tetap dari Sri Paduka Prabu. Begitu juga dukuh pengawas, tempat belajar upacara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah diteliti sejarah berdirinya segala desa di Jawa. Perdikan candi, tanah pusaka, daerah dewa, biara dan dukuh. Yang berSerat Kekancingan dipertahankan, yang tidak, segera diperintahkan. Pulang kepada dewan desa di hadapan Sang Arya Ranadiraja. Segenap desa sudah diteliti menurut perintah raja Wengker raja Singasari bertitah mendaftar jiwa serta seluk salurannya. Petugas giat menepati perintah, berpegang kepada aturan Segenap penduduk Jawa patuh mengindahkan perintah Sri Paduka Prabu. Semua tata aturan patuh diturut oleh pulau Bali. Candi, asrama, pesanggrahan telah diteliti sejarah tegaknya Pembesar kebudaan Badahulu. Badaha lo Gajah ditugaskan. Membina segenap candi, bekerja rajin dan mencatat semuanya. Perdikan kebudaan Bali seperti berikut, biara Baharu (hanyar). Kadikaranan, Purwanagara, Wiharabahu, Adiraja, Kuturan. Itulah enam kebudaan Bajradara, biara kependetaan. Terlangkahi biara dengan bantuan negara seperti Aryadadi. Berikut candi pasareyan di Bukit Sulang lemah lampung, dan Anyawasuda Tatagatapura, Grehastadara, sangat mashur, dibangun atas Serat Kekancingan. Pada tahun Saka 1260 oleh Sri Paduka Jiwana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang memberkahi tanahnya, membangun candinya : upasaka wreda mentri. Semua perdikan dengan bukti prasasti dibiarkan tetap berdiri. Terjaga dan terlindungi segala bangunan setiap orang budiman. Demikianlah tabiat raja utama, berjaya, berkuasa, perkasa. Semoga kelak para raja sudi membina semua bangunan suci. Maksudnya agar musnah semua durjana dari muka bumi laladan. Itulah tujuan melintas, menelusur dusun-dusun sampai di tepi laut. Menenteramkan hati pertapa, yang rela tinggal di pantai, gunung dan hutan. Lega bertapa brata dan bersamadi demi kesejahteraan negara. Besarlah minat Sri Paduka untuk tegaknya tripaksa. Tentang Serat Kekancingan beliau besikap agar tetap diindahkan. Begitu pula tentang pengeluaran undang-undang, supaya laku utama, tata gila dan adat-tutur diperhatikan. Itulah sebabnya sang caturdwija mengejar laku utama. Resi, Wipra, pendeta Siwa Buda teguh mengindahkan tutur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catur asrama terutama catur basma tunduk rungkup tekun melakukan tapa brata, rajin mempelajari upacara. Semua anggota empat kasta teguh mengindahkan ajaran. Para Mahamantri Agung dan arya pandai membina urusan negara. Para putri dan satria berlaku sopan, berhati teguh. Waisya dan sudra dengan gembira menepati tugas darmanya. Empat kasta yang lahir sesuai dengan keinginan. Hyang Maha Tinggi Konon tunduk rungkup kepada kuasa dan perindah Sri Paduka Teguh tingkah tabiatnya, juga ketiga golongan terbawah. Gandara, Mleca dan Tuca mencoba mencabut cacad-cacadnya. Demikianlah tanah Jawa pada zaman pemerintahan Sri Nata. Penegakan bangunan-bangunan suci membuat gembira rakyat Sri Paduka menjadi teladan di dalam menjalankan enam darma. Para ibu kagum memandang, setuju dengan tingkah laku Sang Prabu. Sri Nata Singasari membuka ladang luas di daerah Sagala. Sri Nata Wengker membuka hutan Surabana, Pasuruan, Pajang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendirikan perdikan Buda di Rawi, Locanapura, Kapulungan Sri Paduka sendiri membuka ladang Watsari di Tigawangi. Semua Mahamantri Agung mengenyam tanah palenggahan yang cukup luas Candi, biara dan lingga utama dibangun tak ada putusnya. Sebagai tanda bakti kepada dewa, leluhur, para pendeta. Memang benar budi luhur tertabur mengikuti jejak Sri Nata. Demikianlah keluhuran Sri Paduka ekanata di Wilwatikta. Terpuji bagaikan bulan di musim gugur, terlalu indah terpandang Durjana laksana tunjung merah, sujana seperti teratai putih. Abdi, harta, kereta, gajah, kuda berlimpah-limpah bagai samudera. Bertambah mashur keluhuran pulau Jawa di seluruh jagad raya. Hanya Jambudwipa dan pulau Jawa yang disebut negara utama Banyak pujangga dan dyaksa serta para upapati, tujuh jumlahnya Panji Jiwalekan dan Tengara yang meronjol bijak di dalam kerja. Mashurlah nama pendeta Brahmaraja bagai pujangga, ahli tutur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putus dalam tarka, sempurna dalam seni kata serta ilmu naya Hyang brahmana, sopan, suci, ahli weda menjalankan nam laku utama Batara Wisnu dengan cipta dan mentera membuat sejahtera negara. Itulah sebabnya berduyun-duyun tamu asing datang berkunjung Dari Jambudwipa, Kamboja, Cina, Yamana, Campa dan Karnataka Goda serta Siam mengarungi lautan bersama para pedagang Resi dan pendeta, semua merasa puas, menetap dengan senang. Tiap bulan Palguna Sri Nata dihormat di seluruh negara. Berdesak-desak para pembesar, empat penjuru, para prabot desa Hakim dan pembantunya, bahkan pun dari Bali mengaturkan upeti. Pekan penuh sesak pembeli, penjual, barang terhampar di dasaran. Berputar keliling gamelan dalam tanduan diarak rakyat ramai Tiap bertabuh tujuh kali, pembawa sajian menghadap ke pura Korban api, ucapan mantra dilakukan para pendeta Siwa-Buda. Mulai tanggal delapan bulan petang demi keselamatan Sri Paduka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersebut pada tanggal empatbelas bulan petang. Sri Paduka berkirap. Selama kirap keliling kota busana. Sri Paduka serba kencana. Ditatatng jempana kencana, panjang berarak beranut runtun. Mahamantri Agung, sarjana, pendeta beriring dalam pakaian seragam. Mengguntur gaung gong dan salung, disambut terompet meriah sahut-menyahut Bergerak barisan pujangga menampung beliau dengan puja sloka. Gubahan kawi raja dari pelbagai kota dari seluruh Jawa. Tanda bukti Sri Paduka perwira bagai Rama, mulia bagai Sri Kresna. Telah naik Sri Paduka di takhta mutu-manikam, bergebar pancar sinar. Seolah-olah Hyang Trimurti datang mengucapkan puji astuti. Yang nampak, semua serba mulia, sebab Sri Paduka memang raja agung. Serupa jelmaan. Sang Sudodanaputra dari Jina bawana. Sri nata Pajang dengan sang permaisuri berjalan paling muka. Lepas dari singasana yang diarak pengiring terlalu banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahamantri Agung Pajang dan Paguhan serta pengiring jadi satu kelompok. Ribuan jumlahnya, berpakaian seragam membawa panji dan tunggul. raja Lasem dengan permaisuri serta pengiring di belakangnya. Lalu raja Kediri dengan permaisuri serta Mahamantri Agung dan tentara. Berikut maharani Jiwana dengan suami dan para pengiring. Sebagai penutup Sri Paduka dan para pembesar seluruh Jawa. Penuh berdesak sesak para penonton ribut berebut tempat. Di tepi jalan kereta dan pedati berjajar rapat memanjang. Tiap rumah mengibarkan bendera, dan panggung membujur sangat panjang. Penuh sesak wanita tua muda, berjejal berimpit-impitan. Rindu sendu hatinya seperti baru pertama kali menonton. Terlangkahi peristiwa pagi, waktu Baginda mendaki setinggil. Pendeta menghaturkan kendi berisi air suci di dulang berukir. Mahamantri Agung serta pembesar tampil ke muka menyembah bersama-sama. Tanggal satu bulan Caitra bala tentara berkumpul bertemu muka. Mahamantri Agung, perwira, para arya dan pembantu raja semua hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala daerah, ketua desa, para tamu dari luar kota. Begitu pula para kesatria, pendeta dan brahmana utama. Maksud pertemuan agar para warga mengelakkan watak jahat. Tetapi menganut ajaran raja Kapa Kapa, dibaca tiap Caitra. Menghindari tabiat jahat, seperti suka mengambil milik orang. Memiliki harta benda dewa, demi keselamatan masyarakat. Dua hari kemudian berlangsung perayaan besar. Di utara kota terbentang lapangan bernama Bubat. Sering dikunjungi Sri Paduka, naik tandu bersudut Singa. Di arak abdi berjalan, membuat kagum tiap orang. Bubat adalah lapangan luas lebar dan rata. Membentang ke timur setengah krosa sampai jalan raya. Dan setengah krosa ke utara bertemu.tebing sungai. Dikelilingi bangunan Mahamantri Agung di dalam kelompok. Menjulang sangat tinggi bangunan besar di tengah padang. Tiangnya penuh berukir dengan isi dongengan parwa. Dekat di sebelah baratnya bangunan serupa istana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat menampung Sri Paduka di panggung pada bulan Caitra. Panggung berjajar membujur ke utara menghadap barat. Bagian utara dan selatan untuk raja dan arya. Para Mahamantri Agung dan dyaksa duduk teratur menghadap timur. Dengan pemandangan bebas luas sepanjang jalan raya. Di situlah Sri Paduka memberi rakyat santapan mata. Pertunjukan perang tanding, perang pukul. desuk-mendesuk Perang keris, adu tinju tarik tambang, menggembirakan. Sampai tiga empat hari lamanya baharu selesai. Seberangkat Sri Paduka. sepi lagi, panggungnya dibongkar. Segala perlombaan bubar, rakyat pulang bergembira. Pada Caitra bulan petang Sri Paduka menjgmu para pemenang. Yang pulang menggondol pelbagai hadiah bahan pakaian. Segenap ketua desa dan wadana tetap tinggal, paginya mereka. Dipimpin Arya Ranadikara menghadap Sri Paduka minta diri di pura Bersama Arya Mahadikara, kepala pancatanda dan padelegan. Sri Paduka duduk di atas takhta, dihadap para abdi dan pembesar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkatalah Sri nata Wengker di hadapan para pembesar dan wedana : “Wahai, tunjukkan cinta serta setya baktimu kepada Sri Paduka Prabu Cintailah rakyat bawahanmu dan berusahalah memajukan dusunmu Jembatan, jalan raya, beringin, bangunan dan candi supaya dibina. Terutama dataran tinggi dan sawah, agar tetap subur, peliharalah Perhatikan tanah rakyat jangan sampai jatuh di tangan petani besar. Agar penduduk jangan sampai terusir dan mengungsi ke desa tetangga. Tepati segala peraturan untuk membuat desa bertambah besar. Sri nata Kerta Wardana setuju dengan anjuran memperbesar desa. Harap dicatat nama penjahat dan pelanggaran setiap akhir bulan. Bantu pemeriksaan tempat durjana terutama pelanggar susila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar bertambah kekayaan Sri Paduka demi kesejahteraan negara. Kemudian bersabda Sri Baginda Wilwatikta memberi anjuran : “Para budiman yang berkunjung kemari, tidak boleh dihalang-halangi. Rajakarya terutama bea-cukai, pelawang supaya dilunasi. Jamuan kepada para tetamu budiman supaya diatur pantas. Undang-undang sejak pemerintahan ibunda harus ditaati. Hidangan makanan sepanjang hari harus dimasak pagi-pagi. Jika ada tamu loba tamak mengambil makanan, merugikan. Biar mengambilnya, tetapi laporkan namanya kepada saya. Negara dan desa berhubungan rapat seperti singa dan hutan. Jika desa rusak, negara akan kekurangan bahan makanan. Kalau tidak ada tentara, negara lain mudah menyerang kita. Karenanya peliharalah keduanya, itu perintah saya “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu perintah Sri Paduka kepada wadana, yang tunduk mengangguk Sebagai tanda mereka sanggup mengindahkan perintah beliau. Mahamantri Agung upapati serta para pembesar menghadap bersama. Tepat pukul tiga mereka berkumpul untuk bersantap bersama. Bangunan sebelah timur laut telah dihiasi gilang cemerlang. Di tiga ruang para wadana duduk teratur menganut sudut. Santapan sedap mulai dihidangkan di atas dulang serba emas Segera deretan depan berhadap-hadapan di muka Sri Paduka. Santapan terdiri dari daging kambing, kerbau, burung, rusa, madu, Ikan, telur, domba menurut adat agama dari zaman purba. Makanan pantangan : daging anjing, cacing, tikus, keledai dan katak. Jika dilanggar mengakibatkan hinaan musuh, mati dan noda. Dihidangkan santapan untuk orang banyak. Makanan serba banyak serta serba sedap. Berbagai-bagai ikan laut dan ikan tambak. Berderap cepat datang menurut acara. Daging katak, cacing, keledai, tikus, anjing. Hanya dihidangkan kepada para penggemar. Karena asalnya dari pelbagai desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka diberi kegemaran, biar puas. Mengalir pelbagai minuman keres segar. Tuak nyiur, tal, arak kilang, brem, tuak rumbya. Itulah hidangan yang utama. Wadahnya emas berbentuk aneka ragam. Porong dan guci berdiri terpencar-pencar. Berisi aneka minuman keras dari aneka bahan. Beredar putar seperti air yang mengelir. Yang gemar minum sampai muntah serta mabuk. Meluap jamuan Sri Paduka dalam pesta. Hidangan mengalir menghampiri tetamu. Dengan sabar segala sikap dizinkan. Penyombong, pemabuk jadi buah gelak tawa. Merdu merayu nyanyian para biduan. Melagukan puji-pujian Sri Paduka. Makin deras peminum melepaskan nafsu. Habis lalu waktu, berhenti gelak gurau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembesar daerah angin membadut dengan para lurah. Diikuti lagu, sambil bertandak memilih pasangan. Seolah tingkahnya menarik gelak, menggelikan pandangan. Itulah sebabnya mereka memperoleh hadiah kain. Disuruh menghadap Sri Paduka, diajak minum bersama. Mahamantri Agung upapati berurut mengelir menyanyi. Nyanyian Menghuri Kandamuhi dapat bersorak pujian. Sri Paduka berdiri, mengimbangi ikut melaras lagu. Tercengang dan terharu hadirin mendengar suar merdu. Semerebak meriah bagai gelak merak di dahan kayu. Seperti madu bercampur dengan gula terlalu sedap manis. Resap menghalu kalbu bagai desiran buluh perindu. Arya Ranadikara lupa bahwa Sri Paduka berlagu. Bersama Arya Ranadikara mendadak berteriak. Bahwa para pembesar ingin belia menari topeng. “Ya!” jawab beliau, segera masuk untuk persiapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sri Kerta Wardana tampil kedepan menari panjak. Bergegas lekas panggung di siapkan ditengah mandapa. Sang permaisuri berhias jamang laras menyanyikan lagu. Luk suaranya mengharu rindu, tinglahnya memikat hati. Bubar mereka itu ketika Sri Paduka keluar. Lagu rayuan Sri Paduka bergetar menghanyutkan rasa. Diiringkan rayuan sang permaisuri rapi rupendah. Resap meremuk rasa, merasuk tulang sungsum pendengar. Sri Paduka warnawan telah mengenakan tampuk topeng. Delapan pengirignya di belakang, bagus, bergs, pantas. Keturunan Arya, bijak cerdas, sopan tingkah lakunya. Itulah sebabnya benyolannya selalu kena. Tari sembilan orang telah dimulai dengan banyolan. Gelak tawa terus menerus, sampai perut kaku beku. Babak yang sedih meraih tangis, mengaduk haru dan rindu. Tepat mengenai sasaran, menghanyutkan hati penonton. Silam matahari waktu lingsir, perayaan berakhir. Para pembesar meminta diri mencium duli paduka. Katanya :”lenyap duka oleh suka, hilang dari bumi!”. Terlangkahi pujian Sri Paduka waktu masuk istana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah suka mulia Sri Paduka Prabu di pura, tercapai segala cita. Terang Sri Paduka sangat memperhatikan kesejahteraan rakyat dan negara. Meskipun masih muda dengan suka rela berlaku bagai titisan Buda. Dengan laku utama beliaumemadamkan api kejahatan durjana. Terus membumbung ke angkasa kemashuran dan keperwiraan Sri Paduka. Sungguh beliau titisan Batara Girinata untuk menjaga buana. Hilang dosanya orang yang dipandang, dan musnah letanya abdi yang disapa. Itulah sebabnya keluhuran beliau mashur terpuji di tiga jagad. Semua orang tinggi, sedang, rendah menuturkan kata-kata pujian. Serta berdo’a agar Sri Paduka tetap subur bagai gunung tempat berlindung. Berusia panjang sebagai bulan dan matahari cemerlang menerangi bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pendeta dari tanah asing menggubah pujian Sri Paduka. Sang pendeta Budaditya menggubah rangkaian seloka Bogawali. Tempat tumpah darahnya Kancipuri di Sadwihara di Jambudwipa. Brahmana Sri Mutali Saherdaya menggubah pujian seloka indah. Begitu pula para pendeta di Jawa, pujangga, sarjana sastra. Bersama-sama merumpaka seloka puja sastra untuk nyanyian. Yang terpenting puja sastra di prasasti, gubahan upapati Sudarma. Berupa kakawin, hanya boleh diperdengarkan di dalam istana. Mendengar pujian para pujangga pura bergetar mencakar udara. Empu Prapanca bangkit turut memuji Sri Paduka meski tak akan sampai pura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud pujiannya, agar Sri Paduka gembira jika mendengar gubahannya. Berdoa demi kesejahteraan negara, terutama Sri Paduka dan rakyat. Tahun Saka 1287 bulan Aswina hari purnama. Siaplah kakawin pujaan tentang perjalanan jaya keliling negara. Segenap desa tersusun dalam rangkaian, pantas disebut Desa Warnana. Dengan maksud, agar Sri Paduka ingat jika membaca hikmat kalimat. Sia-sia lama bertekun menggubah kakawin menyurat di atas daun lontar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama “Tahun Saka”, yang kedua “Lambang” kemudian “Parwasagara”. Berikut yang keempat “Bismacarana”, akhirnya cerita “Sugataparwa”. Lambang dan Tahun Saka masih akan diteruskan, sebab memang belum siap. Meskipun tidak semahir para pujangga di dalam menggubah kakawin. Terdorong cinta bakti kepada Sri Paduka, ikut membuat puja sastra berupa karya kakawin, sederhana tentang rangkaian sejarah desa. Apa boleh buat harus berkorban rasa, pasti akan ditertawakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasib badan dihina oleh para bangsawan, canggung tinggal di dusun. Hati gundah kurang senang, sedih, rugi tidak mendengar ujar manis. Teman karib dan orang budiman meninggalkan tanpa belas kasihan. Apa gunanya mengenal ajaran kasih, jika tidak diamalkan? Karena kemewahan berlimpah, tidak ada minat untuk beramal. Buta, tuli, tak nampak sinar memancar dalam kesedihan, kesepian. Seyogyanya ajaran sang Begawan diresapkan bagai sepegangan. Mengharapkan kasih yang tak kunjung datang, akan membawa mati muda. Segera bertapa brata di lereng gunung, masuk ke dalam hutan. Membuat rumah dan tempat persajian di tempat sepi dan bertapa. Halaman rumah ditanami pohon kamala, asana, tinggi-tinggi. Memang Kamalasana nama dukuhnya sudah sejak lama dikenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prapanca itu pra lima buah. Cirinya: cakapnya lucu. Pipinya sembab, matanya ngeliyap. Gelaknya terbahak-bahak. Terlalu kurang ajar, tidak pantas ditiru. Bodoh, tak menurut ajaran tutur. Carilah pimpinan yang baik dalam tatwa. Pantasnya ia dipukul berulang kali. Ingin menyamai Empu Winada. Mengumpulkan harta benda. Akhirnya hidup sengsara. Tapi tetap tinggal tenang. Winada mengejar jasa. Tanpa ragu wang dibagi. Terus bertapa berata. Mendapat pimpinan hidup. Sungguh handal dalam yuda. Yudanya belum selesai. Ingin mencapai nirwana. Jadi pahlawan pertapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beratlah bagi para pujangga menyamai Winada, bertekun dalam tapa. Membalas dengan cinta kasih perbuatan mereka yang senang menghina orang-orang yang puas dalam ketetnangan dan menjauhkan diri dari segala tingkah, menjauhkan diri dari kesukaan dan kewibawaan dengan harapan akan memperoleh faedah. Segan meniru perbuatan mereka yang dicacad dan dicela di dalam pura.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source: http://religi.wordpress.com/2007/03/16/kitab-negara-kertagama-terjemahan/&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-5848266274425754498?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/5848266274425754498/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=5848266274425754498' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/5848266274425754498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/5848266274425754498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/05/kitab-negarakertagama.html' title='Kitab Negarakertagama'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S9vr4YDBAsI/AAAAAAAAAsg/BHdARVDYoJE/s72-c/semar_3493a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-4796026685410580299</id><published>2010-03-30T06:42:00.000-07:00</published><updated>2010-03-30T06:46:47.619-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Wonogiri : PKS, PD &amp; PG kembali merapat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S7IAjjkA5DI/AAAAAAAAAsI/ylz1w7YCLmU/s1600/Koalisi-SBY-Retak-PKS-dan-Golkar-Nakal.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S7IAjjkA5DI/AAAAAAAAAsI/ylz1w7YCLmU/s320/Koalisi-SBY-Retak-PKS-dan-Golkar-Nakal.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5454422709540807730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Wonogiri-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sempat dikabarkan mengusung calon sendiri, koalisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat (PD) Wonogiri menegaskan komitmennya untuk tetap membentuk koalisi besar bersama Partai Golkar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bahkan sudah menyiapkan mekanisme pendaftaran calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mekanisme tersebut, seperti dijelaskan anggota Tim 11 PKS yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPRD Wonogiri, Ngadiyono, kepada Espos, Minggu (28/3), pendaftaran akan dilakukan terpisah antara Cabup dan Cawabup. Demikian pula dengan verifikasi dan penilaiannya sesuai kriteria yang ditentukan koalisi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;”Selanjutnya, dari hasil penilaian itu akan dibawa oleh masing-masing partai anggota koalisi ke pimpinan pusat untuk dimintakan rekomendasi. Hasil rekomendasi itu akan dibahas bersama untuk ditentukan pasangan mana yang akan diusung,” jelas Ngadiyono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngadiyono mengungkapkan, sejauh ini sudah ada sejumlah tokoh yang melakukan pendekatan. Di antaranya, Sutadi, Warsono dan Haryanto. Dia mengatakan, pihaknya tidak menutup peluang bagi calon yang sudah mendaftar ke partai lain namun tidak mendapat rekomendasi dari pimpinan pusat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diterima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asalkan masih dalam batas masa pendaftaran, tegasnya, siapa pun calon yang mau mendaftar akan tetap diterima. Tinggal nanti mekanisme dan proses verifikasi yang menentukan apakah calon itu layak atau tidak untuk diusung. ”Tapi kalau masa pendaftaran sudah ditutup, kami pastikan tidak ada calon tambahan,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai rencana koalisi dengan Partai Golkar, Ngadiyono mengatakan prosesnya sudah 90% dan diperkirakan pekan kedua bulan April dideklarasikan. Saat ini, pihaknya masih menunggu pembicaraan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah, Ketua Fraksi Partai Demokrat, Marhendi mengatakan, hingga kini, pihaknya belum mendapat kepastian kapan koalisi dengan Partai Golkar akan dideklarasikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, satu hal yang jelas, meski sempat merenggang, ketiga partai kini merapat kembali. Beberapa hal yang dahulu belum disepakati antara Demokrat dan Golkar, kini sudah disepakati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula yang dikatakan anggota Tim 15 Partai Golkar, Suhardono. Dia mengatakan, pihaknya masih pada komitmen awal untuk menjalin koalisi dengan PKS dan Demokrat. ”Kami tetap pada komitmen semula untuk menjalin koalisi dengan Demokrat dan PKS. Justru kami menunggu mereka. Kalau kami sendiri sudah siap,” katanya. - Oleh : Solopos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-4796026685410580299?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/4796026685410580299/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=4796026685410580299' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4796026685410580299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4796026685410580299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/03/wonogiri-pks-pd-pg-kembali-merapat.html' title='Wonogiri : PKS, PD &amp; PG kembali merapat'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S7IAjjkA5DI/AAAAAAAAAsI/ylz1w7YCLmU/s72-c/Koalisi-SBY-Retak-PKS-dan-Golkar-Nakal.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-6049268226330724627</id><published>2010-03-30T06:28:00.000-07:00</published><updated>2010-03-30T06:36:53.107-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Pintu masuk wilayah Wonogiri dibuat ijo royo-royo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5S79vwkDbPE/SlXB6M_9W3I/AAAAAAAAAq4/WvPC1etZFmo/s320/1.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 212px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5S79vwkDbPE/SlXB6M_9W3I/AAAAAAAAAq4/WvPC1etZFmo/s320/1.JPG" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Selogiri-  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ruas jalan mulai dari perbatasan Kabupaten Sukoharjo hingga Terminal Krisak sekitar tiga kilometer akan dibuat taman agar orang masuk ke Wonogiri merasa damai saat melihat hijaunya dedaunan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, anak-anak sekolah diminta dilibatkan dalam menanam pohon sebagai upaya pelestarian lingkungan. Kecintaan kepada lingkungan yang ditanamkan sejak kecil akan membawa efek besar saat anak-anak itu dewasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian disampaikan Bupati Wonogiri, H Begug Poernomosidi, seusai memimpin Apel Kepedulian Sosial dan Lingkungan di Lapangan Jendi, Selogiri, Jumat (26/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bupati mengibaratkan pohon itu sebagai wujud keteduhan batin. ”Coba kalau lingkungan rumah ijo royo-royo saat dilihat akan adem batin ini, berbeda dengan kondisi yang gersang jika melihat pikiran akan tidak lagi sejuk.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Bupati mengatakan saatnya manusia di bumi berpikiran bahwa bumi ini bukanlah warisan nenek moyang, tetapi pinjaman dari anak cucu kita. “Karena itu menjaga lingkungan agar tetap nyaman sebagai tempat tinggal harus diwujudkan karena masih ada generasi yang akan datang yang hidup di dalamnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Camat Selogiri, Bambang Haryanto, mengatakan sebanyak 7.530 batang pohon jenis sengon laut, jati, pete, kelengkeng pingpong disiapkan oleh PT Alexis Perdana Mineral untuk dua desa, Jendi dan Keloran. Tanaman itu diperuntukkan bagi turus jalan di lingkungan persawahan, tegalan dan pekarangan serta keliling lapangan desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apel kepedulian ini kami harapkan masyarakat tergugah kesadarannya untuk menyatukan visi, misi kepedulian sosial dan lingkungan baik jajaran birokrasi, pelaku usaha ataupun elemen masyarakat. Kepedulian ini ternyata mendapat respons positif dari pelaku usaha seperti Kelompok Sosial Sakinah, Jakarta, Himpunan Keluarga Surabaya, PT Deltomed, SOLOPOS, rumah sakit swasta di Selogiri dan PT Alexis Perdana Mineral.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-6049268226330724627?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/6049268226330724627/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=6049268226330724627' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/6049268226330724627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/6049268226330724627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/03/pintu-masuk-wilayah-wonogiri-dibuat-ijo.html' title='Pintu masuk wilayah Wonogiri dibuat ijo royo-royo'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5S79vwkDbPE/SlXB6M_9W3I/AAAAAAAAAq4/WvPC1etZFmo/s72-c/1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-4253316748015477064</id><published>2010-03-25T05:10:00.000-07:00</published><updated>2010-03-25T05:10:50.491-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Pemuda kampung gerebek pasangan selingkuh</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_-QzHaHjalQY/Sss4tU7VYvI/AAAAAAAAE8k/yIOjJQaCTHQ/s1600/aneh.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_-QzHaHjalQY/Sss4tU7VYvI/AAAAAAAAE8k/yIOjJQaCTHQ/s320/aneh.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Wonogiri&lt;br /&gt;Diduga berbuat selingkuh, dua orang berlainan jenis digerebek warga, Kamis (24/3) dini hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan itu adalah, Kantil (nama samaran) dan Koplo (nama samaran). Oleh ketua RT, kasus itu diselesaikan secara musyawarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan yang dihimpun, kasus itu melibatkan seorang pembantu rumah tangga, di kawasan Giritirto, Wonogiri dengan lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat keliling. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa warga menceritakan penggerebekan dilakukan sekitar pukul 01.00 WIB. Kali pertama, peristiwa dugaan perselingkuhan itu diketahui oleh pemilik rumah alias majikan si Kantil.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, pemilik rumah keluar dan mencari pemuda untuk melakukan pengintaian. Dia juga menghubungi petugas keamanan kampung dan ketua RT. ”Dua orang itu sudah berkeluarga. Yang perempuan asal Pracimantoro dan yang laki-laki asal Kaloran, Giritirto. Dugaan perselingkuhan antara PRT dengan tukang pijat itu sudah beredar cukup lama, namun baru di-tungkup (tangkap basah) tadi padi (Rabu),” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ganti rugi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan dalam musyawarah, disepakati Koplo harus membayar ganti rugi kepada perempuan senilai Rp 1 juta. Ketua RT 3/RW V, Kaloran Lor, T Subagyo, saat dimintai konfirmasi, membenarkan telah memfasilitasi penyelesaian secara musyawarah. ”Awalnya, warga ingin ada sanksi dan denda namun karena tidak ada aturan kampung maka persoalan itu dikembalikan pada dua orang itu,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut dia menceritakan, dua orang berlainan jenis itu diketahui berada di dalam kamar oleh pemilik rumah. Pada pukul 01.00 WIB, majikan yang masih menonton acara televisi, mendengar suara dug. Karena curiga ada orang yang berada di dalam kamar, si majikan keluar rumah, meminta enam pemuda dan petugas keamanan untuk melakukan pengawasan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Setelah kami semua berkumpul, akhirnya Kantil dipanggil.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari musyawarah itu, diketahui bahwa keduanya sudah berbuat tidak senonoh lebih dari sekali. ”Akhirnya, keduanya diminta membuat surat pernyataan dan Kantil minta ganti rugi Rp 1 juta. Awalnya Kantil minta Rp 3 juta, namun oleh Koplo tidak disanggupi. Oleh Koplo, jika minta Rp 3 juta, lebih baik dinikah saja. Akhirnya ganti rugi senilai Rp 1 juta disepakati dan dituangkan dalam surat pernyataan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pembayarannya? Subagyo mengatakan akan dilakukan dalam pekan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-4253316748015477064?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://edisicetak.solopos.co.id//zindex_menu.asp?kodehalaman=h42&amp;id=60910' title='Pemuda kampung gerebek pasangan selingkuh'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/4253316748015477064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=4253316748015477064' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4253316748015477064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4253316748015477064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/03/pemuda-kampung-gerebek-pasangan.html' title='Pemuda kampung gerebek pasangan selingkuh'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-QzHaHjalQY/Sss4tU7VYvI/AAAAAAAAE8k/yIOjJQaCTHQ/s72-c/aneh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-7400043068632292439</id><published>2010-03-13T03:02:00.000-08:00</published><updated>2010-03-13T03:14:23.379-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasional'/><title type='text'>Ba'asyir: Karena Bukan Teroris Jasad Dulmatin Wangi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S5tzY8UGDHI/AAAAAAAAArk/Bl9QzaVlC6I/s1600-h/1844688796-ba-asyir-mengapa-jasad-dulmatin-wangi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 212px; height: 159px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S5tzY8UGDHI/AAAAAAAAArk/Bl9QzaVlC6I/s400/1844688796-ba-asyir-mengapa-jasad-dulmatin-wangi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5448075046579211378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  Meski tidak mengenal betul sosok Dulmatin, Pimpinan Ponpes Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir menyakini bahwa Dulmatin bukanlah seorang teroris yang selama ini diburu polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, Dulmatin adalah seorang mujahid, karena membela orang Islam yang tertindas di luar negeri. Kendati dinilai teroris, Ba'asyir mempersilahkan masyarakat tidak setuju dengan jihad cara Dulmatin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Silahkan masyarakat menilai, yang saya tahu mereka pejuang Islam, bukan teroris yang teroris adalah Amerika. Itu yang dibalik, maling teriak maling, tapi Indonesia taklid," kata Ba’asyir, Jumat, 12 Maret 2010.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, menurut Ba'asyir berbeda jasad orang yang disebut teroris dengan jasad orang yang bukan teroris. Hal itu, dibuktikan dari jenazah Dulmatin dari kawan-kawan yang melihat langsung jenazahnya sebelum dimakamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya dengar dari kawan-kawan di sana yang melihat jenazah Dulmatin. Baunya wangi dan darah masih mengalir. Kenapa demikian, itu membuktikan kalau teroris lima menit setelah mati pasti busuk," kata Ba'asyir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski simpati dengan aksinya melawan Amerika, tapi dia mengaku jihad yang dilakukan Dulmatin keliru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, Dulmatin dipastikan tewas setelah di tembak oleh tim Densus 88 di Pamulang, Tangerang Banten pada Selasa 9 Maret 2010, bersama tiga orang yang diduga teroris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penangkapan Dulmatin berawal dari penyergapan sejumlah kelompok teroris di Aceh Besar yang merupakan kelompok teroris Pamulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, jenazah Dulmatin Tersangka teroris Dulmatin telah dipulangkan ke Pemalang, Jaw Tengah subuh tadi. Menurut rencana, jasad Dulmatin alias Joko Pitono akan dimakamkan pukul 08.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari tvOne, Jumat 12 Maret 2010, jasad Dulmatin saat ini disemayamkan di kediaman keluarga di Jalan Garuda Pasar Patarukan, Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang diperoleh, pukul 8.00 WIB Dulmatin akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Lenong, Kelurahan Lenong. Pemakaman ini berjarak sekitar 5 kilometer dari kediaman keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pemakaman ini diawali dengan upacara pelepasan oleh seluruh keluarga besar Dulmatin. Iringan takbir pun lantang disuarakan sekelompok orang bersama keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.news.yahoo.com/viva/20100312/tpl-ba-asyir-mengapa-jasad-dulmatin-wang-fa55e98.html"target="_blank"&gt;yahoo news&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-7400043068632292439?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/7400043068632292439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=7400043068632292439' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/7400043068632292439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/7400043068632292439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/03/baasyir-karena-bukan-teroris-jasad.html' title='Ba&apos;asyir: Karena Bukan Teroris Jasad Dulmatin Wangi'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S5tzY8UGDHI/AAAAAAAAArk/Bl9QzaVlC6I/s72-c/1844688796-ba-asyir-mengapa-jasad-dulmatin-wangi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-3068386313435567531</id><published>2010-03-06T20:00:00.000-08:00</published><updated>2010-03-06T20:18:10.293-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Tabrakan di dua tempat, 1 tewas, 2 luka</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S5Mo3v-jO-I/AAAAAAAAAos/-oigaRwyYv4/s1600-h/kecelakaan+motor.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 354px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S5Mo3v-jO-I/AAAAAAAAAos/-oigaRwyYv4/s400/kecelakaan+motor.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445741312657800162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jatisrono&lt;br /&gt;Kejadian kecelakaan dalam sehari terjadi di dua tempat, mengakibatkan seorang pengendara motor tewas dan dua orang mengalami luka-luka. Kejadian itu hanya berselang sekitar tujuh jam dan berlangsung di ruas jalan Sambi, Desa Watangsono, Kecamatan Jatisrono dan Kenteng, Ngadirojo Kidul, Ngadirojo, Kamis (4/3). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun Espos kejadian di ruas jalan Sambi RT 2/IV, Watangsono, Jatisrono melibatkan dua motor. Dalam peristiwa itu, seorang pengendara motor bernopol AD 6180 KB, Sutarmo, 60, meninggal dunia. Sedangkan pengendara motor lainnya, bernama Lay Wahyu Pambudi, 16, seorang pelajar warga Jatirejo, Jatiroto, Wonogiri mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di RS Brastamala, Jatisrono.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Korban yang warga Mojosari RT 03/V, Desa Watangsono, Jatisrono meninggal saat dirawat di RS Brastamala, Jatisrono. Menurut warga Jatisrono, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Sedangkan kecelakaan di ruas jalan Kenteng, Ngadirojo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri berlangsung sekitar pukul 15.15 WIB atau berselang tujuh jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecelakaan di jalur tengkorak Ngadirojo itu melibatkan motor bernopol AD 5729 PR dengan kendaraan pikap sejenis L 300. Dalam kecelakaan itu, pengendara motor, Nugroho Eko Nurcahyo menderita patah kaki dan dilarikan ke rumah sakit. Kasatlantas Polres Wonogiri AKBP Sukmawati mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Nanang Avianto saat dimintai konfirmasi membenarkan terjadinya dua kecelakaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasatlantas meminta kepada semua pengendara motor lebih berhati-hati dan menjalankan laju kendaraan tidak terlalu kencang. “Jalur ke arah timur Wonogiri berbelok-belok, sehingga terkadang pengendara tertutup pandangannya. Untuk itu, sikap lebih hati-hati merupakan kunci untuk terhindar dari kecelakaan.”&lt;br /&gt; (Espos) &lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-3068386313435567531?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/3068386313435567531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=3068386313435567531' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/3068386313435567531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/3068386313435567531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/03/tabrakan-di-dua-tempat-1-tewas-2-luka.html' title='Tabrakan di dua tempat, 1 tewas, 2 luka'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S5Mo3v-jO-I/AAAAAAAAAos/-oigaRwyYv4/s72-c/kecelakaan+motor.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-1643491316533906136</id><published>2010-03-06T19:57:00.001-08:00</published><updated>2010-03-06T19:59:30.806-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>RSUD Wonogiri resmi bernama dr SMS</title><content type='html'>Wonogiri &lt;br /&gt;Masyarakat Wonogiri dan luar daerah akan menemukan nama baru dari RSUD Wonogiri dan sejak Jumat (5/3), nama RSUD Wonogiri berubah menjadi RSUD dr Soediran Mangun Sumarso (SMS). Peresmian nama dilakukan oleh Bupati Wonogiri, H Begug Poernomosidi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau dilangsungkan peresmian, pelayanan terhadap pasien juga tetap berlangsung sesuai jadwal. Hanya jam besuk atau visit dokter mengalami keterlambatan karena semua dokter menghadiri peresmian itu. Hadir dalam acara peresmian nama itu, tiga unsur Muspida plus, yakni Kapolres Wonogiri AKBP Nanang Avianto, Dandim 0728/Wonogiri Letkol (Inf) Murdjoko dan Ketua DPRD Wonogiri, Wawan Setya Nugraha.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga tampak ketua dan sebagian anggota komisi di DPRD Wonogiri, pejabat dinas/badan/bagian dan kantor di Pemkab Wonogiri serta tamu undangan dari RS swasta. Bupati berpesan kepada semua jajaran RSUD dr SMS Wonogiri penurunan tarif harus diimbangi dengan peningkatan pelayanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pasien yang masuk ke rumah sakit itu, 50% sembuh, sehingga saat berobat ke RSUD dr Soediran Mangun Sumarso akan cepat sembuh dengan pelayanan yang baik. Lingkungan segar, perawat dan dokter yang menangani sumeh. Jadi layani masyarakat dengan baik dan njawani, karena RSUD itu milik rakyat yang kewenangan pengelolaannya oleh pemerintah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana soal nama dr Soediran? Bupati menceritakan pengabadian nama Soediran dilakukan pemerintah karena 1950-an lalu dr Soediran sendirian melawan penyebaran penyakit pes. “Ada dua filsafat penting dari dr Soediran yang perlu dicermati oleh jajaran RSUD. Pertama rame ing gawe, sepi ing pamrih. Memayu hayuning bawono (berkarya tanpa manuntut balas jasa dan menyelamatkan kesejahteraan rakyat), kedua, sing sapa ora gelem gawe becik marang liyan ojo sira ganep arep yen bakal oleh pitulungan liyan (barang siapa yang tidak mau berbuat baik terhadap orang lain, janganlah mengharap akan mendapat pertolongan orang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur RSUD dr SMS Wonogiri, dr Setyarini bersamaan dengan acara peresmian nama, dilangsungkan operasi katarak terhadap 24 pasien mata dan 26 pasien penderita bibir sumbing. “Peresmian nama diharapkan mampu membangun kembali komitmen kemajuan RSUD dr SMS Wonogiri dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan meneladani kepemimpinan dr SMS.” &lt;br /&gt; (Espos)&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-1643491316533906136?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/1643491316533906136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=1643491316533906136' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/1643491316533906136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/1643491316533906136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/03/rsud-wonogiri-resmi-bernama-dr-sms.html' title='RSUD Wonogiri resmi bernama dr SMS'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-2316548633551969461</id><published>2010-03-02T04:22:00.000-08:00</published><updated>2010-03-02T04:31:54.695-08:00</updated><title type='text'>Istri pengurus RT diarak pakai gerobak</title><content type='html'>Sejak pukul 16.00 WIB, Senin (1/3), anak-anak berkumpul di tanah lapang yang biasa dijadikan tempat bermain bulutangkis. Mereka menabuh alat seadanya, seperti kaleng bekas, galon hingga kayu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa anak kecil mengenakan topeng, sementara gerobak warna biru dihias dengan payung, umbul-umbul dan papan bertuliskan Ketua RT 3/RW VIII, Sanggrahan, Giripurwo, Wonogiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu istri para pengurus RT 3/RW VIIII tiba, warga langsung bersiap diri. Mereka adalah Ny Sukarti, istri Ketua baru RT 3, Winarno dan Ny Catur, istri sekretaris RT. seharusnya, yang naik gerobak adalah pengurus. Namun karena ketua RT terlambat datang, istri pengurus RT dinaikkan ke dalam gerobak sebagai gambaran kendaraan dinas RT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak berapa lama, warga yang berusia tua menarik gerobak tersebut. Dengan iringan tetabuhan, warga mengarak pengurus RT. Menurut mantan Ketua RT 3/RW VIII, Seno Raharjo, arak-arakan warga digelar sebagai sosialisasi pengurus baru RT hasil pemilihan langsung oleh warga.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;”Pemilihan dilakukan kemarin (Minggu-red) di rumah Ketua RT Pak Joko Widodo. Teknis pemilihan, warga yang punya hak pilih menulis satu calon ketua RT di kertas dan memasukkannya ke dalam kotak suara. Prosesnya seperti Pemilu, warga yang sudah memilih juga mencelupkan jari ke tinta sebagai bukti telah menggunakan haknya,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya ada sembilan kandidat, kemudian terpilih Winarno dengan 66 suara, disusul Catur Setiyanto 15 suara dan Eko mendapat 5 suara. “Kandidat lain, mendapatkan dua sampai tiga suara. Warga yang punya hak pilih 101 orang dan yang datang 97 orang, serta suara tidak sah tiga suara.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sekretaris baru RT 3/VIII yang juga ketua panitia, Catur Setiyanto, warga bergotong-royong dengan mengumpulkan dana Rp 150.000. Pemilih menuliskan nama calon sebagai bukti bahwa warga terbebas dari buta aksara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua baru, Winarno, yang tidak ikut diarak mengatakan dalam pemilihan RT ada dua tim sukses, yakni tim sukses yang menginginkan agar tidak jadi dan tim sukses beneran ingin memenangkan calon. ”Saya itu, terpilih akibat ulah tim sukses yang ingin tidak jadi. Akhirnya tim sukses calon itu mengarahkan warga untuk memilih saya,” ujarnya sambil tertawa dan diiyakan oleh warga yang hadir di rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu arak-arakan usai, warga lantas mengucapkan selamat kepada pengurus baru. Diingatkan oleh warga, setiap tanggal 5, dilakukan rapat koordinasi RT tingkat kelurahan. &lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-2316548633551969461?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/2316548633551969461/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=2316548633551969461' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/2316548633551969461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/2316548633551969461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/03/istri-pengurus-rt-diarak-pakai-gerobak.html' title='Istri pengurus RT diarak pakai gerobak'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-2506291317407671798</id><published>2010-02-28T07:19:00.000-08:00</published><updated>2010-02-28T07:34:46.275-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Manyaran : Kuras sumur, 2 warga tewas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S4qLav1slAI/AAAAAAAAAog/wPiMApap3H0/s1600-h/sumur.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S4qLav1slAI/AAAAAAAAAog/wPiMApap3H0/s400/sumur.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5443316391265211394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wonogiri &lt;br /&gt;Dua warga Blimbing Kidul RT 02/VI, Desa Kepuhsari, Kecamatan Manyaran, Wonogiri tewas saat menguras sumur, Sabtu (27/2). Kedua korban adalah Lardi, 37 dan Wiyono, 35, yang merupakan tetangga pemilik sumur, Slamet Hardono, 29.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun, menyebutkan, pengurasan air sumur dilakukan secara gotong royong oleh warga sekitar. Pengurasan air sumur itu sendiri dilakukan karena kondisi air dinilai tidak layak minum. Sejak sekitar pukul 08.00 WIB tetangga mulai berdatangan dan membantu menguras air.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saat pengurasan dimulai, ternyata sumur terlalu sempit, yakni berdiameter kurang dari satu meter. Saat itu Lardi berusaha memasukkan mesin diesel ke dalam sumur untuk menyedot air.&lt;br /&gt;Namun nahas, justru korban tewas lemas saat dia masuk ke dalam sumur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga yang mendengar suara benda jatuh pun bergegas menengok ke dalam sumur. Sedangkan Wiyono, yang masih keponakan korban bergegas melakukan pertolongan dan berinisiatif turun ke dalam sumur untuk melakukan pertolongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nasib Wiyono pun berakhir sama dengan Lardi dan keduanya terjatuh ke dasar sumur. Dua korban belum bisa dievakuasi karena lubang sumur sempit dan tim SAR Wonogiri masih mendatangkan peralatan lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kades Kepuhsari, Begug Sugiyanto saat dihubungi, membenarkan kalau dua warganya tewas saat menguras air sumur. Dia menceritakan Lardi dikenal oleh warga sudah terbiasa melakukan pengurasan sumur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Sugiyanto menyatakan awalnya ada tujuh orang yang menguras air sumur. “Kejadian sekitar pukul 10.00 WIB dan satu jam kemudian, kami sudah koordinasi dengan tim SAR Wonogiri untuk melakukan evakuasi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, evakuasi korban terhambat, karena lubang sumur yang sempit. Bahkan anggota tim&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-2506291317407671798?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='' href='http://www.solopos.com/2010/wonogiri/kuras-air-sumur-2-warga-tewas-15682' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/2506291317407671798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=2506291317407671798' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/2506291317407671798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/2506291317407671798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/02/manyaran-kuras-sumur-2-warga-tewas.html' title='Manyaran : Kuras sumur, 2 warga tewas'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S4qLav1slAI/AAAAAAAAAog/wPiMApap3H0/s72-c/sumur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-2382407205398948922</id><published>2010-02-18T03:53:00.000-08:00</published><updated>2010-02-18T04:03:10.920-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Dari Rakyat sampai Bupati Wonogiri Makan Tiwul</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S30rI2L3ewI/AAAAAAAAAlY/ofGBpuou864/s1600-h/tiwul.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 306px; height: 241px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S30rI2L3ewI/AAAAAAAAAlY/ofGBpuou864/s400/tiwul.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439551355917662978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Program pemerintah pusat untuk mencukupi kebutuhan rakyat miskin dengan gelontoran beras miskin (raskin) sebanyak 13 kg/keluarga/bulan tidak membuat sebagian besar rakyat miskin di Wonogiri bagian selatan lepas dari makanan tiwul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beras menjadi seperti barang pusaka yang sangat berharga yang dikeluarkan saat warga menggelar perhelatan perkawinan, supitan atau, syukuran kelahiran bayi. Banyak petani miskin di wilayah Kecamatan Pracimantoro, Paranggupito, Giritontro, dan desa-desa di bagian selatan yang merupakan penghasil ketela pohon atau gaplek lebih menikmati tiwul (makanan pengganti nasi, terbuat dari bahan baku ketela pohon) ketimbang nasi. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Rasanya belum disebut makan, kalau belum makan tiwul. Nasi ya ada, tetapi hanya pelengkap. Nasi kita makan ramai-ramai pada saat warga mempunyai hajatan mantu, supitan, atau syukuran kelahiran anak," ungkap Mbah Sastro, 62, petani desa Song Bledeg, Kecamatan Paranggupito di sela-sela merawat tanaman ketela pohon di tegalannya yang lumayan luas. Sejumlah petani berucap sama bahwa setiap hari tiwul menjadi makanan sehari-hari dan nasi hanyalah sebagai pelengkap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bupati Wonogiri Begug Poernomosidi sendiri selama ini menjauh dari makanan nasi dan memilih tiwul sebagai pengenyang perutnya sehari-hari. "Makan tiwul sudah menjadi kebutuhan utama perut saya. Dan ini bukan karena saya benci nasi, tetapi ya sudah menjadi kegemaran, seperti orang Papua suka akan sagu ketimbang beras. Dan Insya Allah, saya akan terus makan tiwul," ujarnya kepada &lt;a href="http://www.mediaindonesia.com/read/2010/02/18/124010/124/101/Dari-Rakyat-sampai-Bupati-Wonogiri-Makan-Tiwul"target="_blank"&gt;Media Indonesia&lt;/a&gt; di sela-sela makan siang dengan tiwul di rumah dinasnya, Rabu (17/2). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait keseriusan pemerintah pusat yang berkeinginan melakukan penyebaran raskin sampai pelosok desa, Begug menegaskan, dirinya telah melakukan kontrol secara seksama. Ia melarang aparatnya mengurangi jatah yang sudah ditetapkan, karena pertimbangan ingin membagi rata dan adil kepada rakyat lainnya yang belum mendapatkan.&lt;br /&gt;SUMBER  : &lt;a href="http://www.mediaindonesia.com/read/2010/02/18/124010/124/101/Dari-Rakyat-sampai-Bupati-Wonogiri-Makan-Tiwul"target="_blank"&gt;MEDIA INDONESIA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-2382407205398948922?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/2382407205398948922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=2382407205398948922' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/2382407205398948922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/2382407205398948922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/02/dari-rakyat-sampai-bupati-wonogiri.html' title='Dari Rakyat sampai Bupati Wonogiri Makan Tiwul'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S30rI2L3ewI/AAAAAAAAAlY/ofGBpuou864/s72-c/tiwul.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-6859296926889913184</id><published>2010-02-18T03:41:00.000-08:00</published><updated>2010-02-18T03:46:25.713-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasional'/><title type='text'>Foto Mesum Bupati dan Wabup Pekalongan Qomariyah Ponco</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S30n4x3N8gI/AAAAAAAAAlQ/7P7UUNY4C_E/s1600-h/qomariyahponco.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 285px; height: 209px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S30n4x3N8gI/AAAAAAAAAlQ/7P7UUNY4C_E/s400/qomariyahponco.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439547781344522754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akun &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000717051075&amp;ref=search&amp;sid=1483481753.1041891627..1"&gt;facebook&lt;/a&gt; tersebut bernama &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000717051075&amp;ref=search&amp;sid=1483481753.1041891627..1"&gt;Qomariyah Ponco&lt;/a&gt;. Sekadar diketahui, Qomariyah tak lain adalah nama Bupati Pekalongan. Sedangkan Ponco adalah sang wakil bupati. Masing-masing bernama lengkap Siti Qomariyah dan Wahyudi Ponco Nugroho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini alamat account Qomariyah Ponco : &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000717051075&amp;ref=search&amp;sid=1483481753.1041891627..1"&gt;Qomariyah Ponco on Facebook&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di album foto akun tersebut, terdapat 22 foto seronok Qomariyah dan Ponco. Sebagian besar foto-foto itu memuat gambar Qomariyah hanya mengenakan pakaian dalam. Beberapa lainnya, lebih vulgar lagi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di album itu juga terdapat 2 foto Qomariyah yang sedang berdekapan mesra dengan Ponco. Di salah satu foto, keduanya tampak berpakaian lengkap. Namun di foto lainnya, mereka tampak berbusana minim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian motto tertera kalimat "Kemesraan modal awal membangun komitmen bersama untuk menjadi Bupati dan Wakil....berikut hobi menyalurkan birahi di hari valentine".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan akun facebook ini tentu saja membuat geger warga Pekalongan. Sejumlah warga Pekalongan yang gemar berselancar di dunia maya mengaku kaget saat menemukan akun facebook tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sangat kaget karena foto tersebut sangat jelas. Warga Pekalongan tentu kenal siapa mereka (Qomariyah dan Ponco)," ujar Nuryanto (35), warga Desa Bojong, Kecamatan Bojong, Kamis (18/2/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum bisa dipastikan siapakah pembuat akun facebook tersebut. Bukan tidak mungkin, akun tersebut sengaja dibuat untuk menyudutkan Qomariyah maupun Ponco. Qomariyah dan Ponco belum bisa dikonfirmasi mengenai hal ini. Nomor telepon selular keduanya saat dihubungi tidak aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan catatan detikcom, peredaran foto-foto 'panas' keduanya bukan sesuatu yang baru. Hal serupa pernah terjadi pada tahun 2006 lalu, tepatnya menjelang pelaksanaan Pilkada Pekalongan. Saat itu Qomariyah dan Ponco merupakan salah satu pasangan calon bupati dan calon wakil bupati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kisah perselingkuhan tersebut tidak menjadi batu sandungan bagi keduanya untuk meraih posisi tertinggi di Kabupaten Pekalongan. Pasangan yang diusung PKB dan Partai Golkar ini tetap memenang pilkada dengan memperoleh 227.137 suara atau 52,23 persen. Dan setelah resmi menjadi bupati dan wakil bupati, keduanya juga tidak bercerai dengan pasangannya masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-6859296926889913184?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/6859296926889913184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=6859296926889913184' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/6859296926889913184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/6859296926889913184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/02/foto-mesum-bupati-dan-wabup-pekalongan.html' title='Foto Mesum Bupati dan Wabup Pekalongan Qomariyah Ponco'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S30n4x3N8gI/AAAAAAAAAlQ/7P7UUNY4C_E/s72-c/qomariyahponco.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-4132876105553434932</id><published>2010-02-16T23:19:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T23:31:55.129-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Pengusaha bus masuk bursa di Pilkada,Walau satu trah, pilihan politik berbeda</title><content type='html'>Menjelang Pilkada Wonogiri, September 2010, Parpol mulai mencari dan membuka pendaftaran Cabup-Cawabup, sementara para calon mulai bermunculan. sejumlah pengusaha bus juga meramaikan bursa. Berikut laporan wartawan SOLOPOS, Trianto Hery Suryono, mengenai para pengusaha bus itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru PDIP yang hingga berita ini ditulis telah menerima pendaftaran bakal calon bupati (Bacabup) dan bakal calon wakil bupati (Bacawabup) Wonogiri. Tiga pasangan yang telah diverifikasi, yakni H Sumaryoto-H Suprapto, Giyarto-MH Zaenudin dan H Kierno Sulieh-Edy Purwanto.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di luar tiga pasangan itu, muncul nama-nama seperti Kepala DPU Banten Sutadi; Asisten Sekda Provinsi Jateng Suwarsono; mantan Sekda H Mulyadi, dosen UNS Pranoto, Ketua KPU Wonogiri Joko Purnomo, mantan Camat Jatipurno H Soedjijo, mantan Kasubdin Kependudukan H Ma’ruf Iranto dan pengusaha bus H Danar Rahmanto serta Haryanto yang diusung oleh Koalisi Besar Partai Non Parlemen (KB PNP). Lalu mantan Kabag Perekonomian H Soediro, mantan Dandim Letkol (Inf) Suki dan Bupati Begug Poernomosidi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dari sekian nama itu, ada calon berlatar belakang pengusaha bus. Maklum, Wonogiri termasuk daerah yang memiliki bus cukup banyak. Mereka adalah H Mulyadi (PO Tunggal Dara), H Sumaryoto (PO Gajah Mungkur) dan H Danar Rahmanto (PO Timbul Jaya) dan Edy Purwanto, pemilik PO Sumba Putra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua itu, ada calon yang masih satu trah Karyodikromo, yakni H Mulyadi, H Sumaryoto dan H Danar Rahmanto. Selain tiga nama tersebut, H Suprapto juga disebut-sebut sebagai bagian keluarga besar dari mereka bertiga. Namun jika ditelusur, H Suprapto sebenarnya tidak memiliki kedekatan dengan trah Karyodikromo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan trah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma, Suprapto memiliki hubungan keluarga dengan istri H Sutardi, pemilik bus PO Tunggal Daya, yang merupakan bagian dari trah Karyodikromo. Setiap ada kegiatan di keluarga Sutardi, Suprapto sering terlihat sehingga masyarakat awam pun menganggapnya menjadi bagian dari keluarga besar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika diteliti lebih jauh, saya itu bukan satu trah dengan Pak Mulyadi, Pak Maryoto atau Pak Danar. Cuma, istri Pak Tardi adalah saudara saya, sehingga orang-orang menganggap saya satu trah. Padahal saya di luar jalur trah,” ujarnya, beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, majunya Danar Rahmanto adalah kali kedua setelah pada Pilkada lalu, dikalahkan oleh Begug-Y Sumarmo. Dia berkali-kali menegaskan jika tidak ada partai yang menjadi kendaraan politiknya, akan maju melalui jalur perseorangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai catatan, dalam Pilkada 2004, H Danar Rahmanto berpasangan dengan H Suprapto, mantan Sekda Sukoharjo. Pada Pilkada 2004, ayah dua anak kelahiran Wonogiri 10 Juli 1965 itu memperoleh 201.224 suara atau sekitar 30%, sedangkan pasangan Begug-Y Sumarmo memperoleh 356.607 suara. Selisih angka yang tidak lebih dari 150.000 suara itu merupakan prestasi tersendiri karena Begug dan Sumarmo merupakan pasangan incumbent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Edy Purwanto yang kini menjabat Ketua Umum KONI Wonogiri menyatakan wilayah ini merupakan daerah kaum boro dan pusat transportasi, khususnya bus dan moda lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan majunya menjadi Bacawabup untuk menghidupkan demokrasi di Wonogiri. ”Masyarakat Wonogiri sudah pintar, sehingga jangan sampai disuguhi hal-hal monoton dan tunggal. Pilihan banyak akan cepat mendewasakan masyarakat Wonogiri. Dengan pemikiran itu, kami maju,” ujar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-4132876105553434932?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/4132876105553434932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=4132876105553434932' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4132876105553434932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4132876105553434932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/02/pengusaha-bus-masuk-bursa-di-pilkada.html' title='Pengusaha bus masuk bursa di Pilkada,Walau satu trah, pilihan politik berbeda'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-4075276940216839389</id><published>2010-02-16T07:20:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T07:22:48.739-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Eromoko : Kakek tewas gantung diri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S3q4Hl9OYXI/AAAAAAAAAkA/ilyilvzOAB8/s1600-h/gantung+diri.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S3q4Hl9OYXI/AAAAAAAAAkA/ilyilvzOAB8/s320/gantung+diri.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438861940590797170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Eromoko&lt;br /&gt; Saimo, 62, warga Dusun Mandean, Desa Sindukarto, Eromoko, Wonogiri, Senin (15/2) pagi, ditemukan tewas gantung diri di pohon pace tak jauh dari sawahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menggantung menggunakan senar, korban sempat menulis surat untuk isterinya agar melunasi utang-utangnya dengan cara menjual sawah miliknya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Camat Eromoko, Tarmanto, dalam laporannya yang diterima Bagian Humas dan Protokol Pemkab Wonogiri, kemarin, mengungkapkan korban yang sehari-hari bekerja sebagai blantik kambing, pada pukul 04.00 WIB itu berpamitan kepada isterinya untuk pergi ke pasar seperti biasa. Lalu sekitar pukul 07.00 WIB, Saimo ditemukan oleh seorang tetangganya yang hendak berangkat mencari rumput, telah tergantung di pohon pace.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kami langsung mengambil langkah cepat dengan menghubungi Muspika lalu langsung mendatangi lokasi. Selanjutnya, korban diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan,” jelas Tarmanto.&lt;br /&gt;SUMBER : &lt;a href="http://edisicetak.solopos.co.id//zindex_menu.asp?kodehalaman=h42&amp;id=56205"&gt;ESPOS&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-4075276940216839389?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/4075276940216839389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=4075276940216839389' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4075276940216839389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4075276940216839389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/02/eromoko-kakek-tewas-gantung-diri.html' title='Eromoko : Kakek tewas gantung diri'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S3q4Hl9OYXI/AAAAAAAAAkA/ilyilvzOAB8/s72-c/gantung+diri.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-2591759897376498534</id><published>2010-02-16T07:17:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T07:19:45.814-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Praja Kota Gaplek bakal demo ke Jakarta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S3q3giqnxTI/AAAAAAAAAj4/A9MV36V3YfQ/s1600-h/demo+perangkat+desa.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S3q3giqnxTI/AAAAAAAAAj4/A9MV36V3YfQ/s320/demo+perangkat+desa.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438861269692564786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wonogiri&lt;br /&gt; Sebanyak 340 perangkat desa (Perdes) dari Wonogiri siap berangkat ke Jakarta, Minggu (21/2), untuk ikut berdemo mendesak segera disahkannya undang-undang (UU) tentang Pembangunan Perdesaan di Gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Senin (22/2). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai persiapan untuk keberangkatan tersebut, sejumlah pengurus Paguyuban Praja Giri Manunggal, Senin (15/2), mendatangi Komisi I DPRD Wonogiri untuk meminta dukungan moral sekaligus pembekalan. Setelah dari Komisi I, mereka menemui Bupati Wonogiri, H Begug Poernomosidi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;”Kami rencananya berangkat hari Minggu (21/2) dengan delapan bus, diharapkan Pak Bupati dan Ketua DPRD bisa melepas kami. Lalu hari Seninnya kami akan bergabung dengan para Perdes dari daerah lain di seluruh Indonesia untuk menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR mendesak segera disahkannya UU Pembangunan Perdesaan,” jelas Ketua Paguyuban Praja Giri Manunggal, Kenthut Suparyono, saat ditemui di Gedung DPRD kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenthut yang saat ini Kepala Desa Tukulrejo, Kecamatan Giriwoyo ini mengatakan seluruh biaya untuk keberangkatan ke Jakarta itu ditanggung sendiri oleh para Perdes. Semua itu demi kepentingan pembangunan masyarakat perdesaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diungkapkan Wakil Ketua Paguyuban Praja Giri Manunggal, yang juga Kades Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Wiyono, aksi Senin depan, akan menekankan tuntutan pokok, agar dalam UU Pemerintahan Desa dan UU Pembangunan Perdesaan diloloskan pasal-pasal di antaranya yang memuat adanya alokasi dana desa minimal 10% dana block grant dari APBN, masa jabatan kepala desa diperpanjang dari enam tahun menjadi delapan atau 10 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”RUU Pemerintahan Desa dan RUU Pembangunan Perdesaan ini sudah dibahas dalam Pansus pada 2009. Tapi belum selesai dibahas, ada pergantian anggota Dewan. Di 2010, harusnya masuk prioritas pembahasan, tapi ternyata dalam program legislasi nasional hanya masuk urutan 66. Makanya kami akan mendesak agar DPR memprioritaskan pembahasan RUU tersebut tahun ini,” jelas Wiyono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota Komisi I DPRD Wonogiri, Abdullah Rabbani, memberikan dukungan sepenuhnya secara moral agar perjuangan para Perdes ini berhasil. &lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-2591759897376498534?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/2591759897376498534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=2591759897376498534' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/2591759897376498534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/2591759897376498534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/02/praja-kota-gaplek-bakal-demo-ke-jakarta.html' title='Praja Kota Gaplek bakal demo ke Jakarta'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S3q3giqnxTI/AAAAAAAAAj4/A9MV36V3YfQ/s72-c/demo+perangkat+desa.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-716196546708746922</id><published>2010-02-16T07:14:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T07:17:21.409-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Selogiri : Longsor, jalan antardesa nyaris putus</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S3q22fAmh7I/AAAAAAAAAjw/WPK4idunMNQ/s1600-h/longsor+1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S3q22fAmh7I/AAAAAAAAAjw/WPK4idunMNQ/s320/longsor+1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438860547156510642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selogiri&lt;br /&gt; Masyarakat tiga dusun di Desa Pare, Kecamatan Selogiri tidak lagi menikmati kenyamanan bepergian gara-gara jalan longsor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi aspal jalan tinggal separuh sementara tebing bahu jalan cukup dalam. Longsoran semakin parah dan memanjang, setelah air hujan mengguyur Pare, dua hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dusun Sumber Traman, Saniman, saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (15/2), menceritakan hujan deras pada Minggu (14/2) mengakibatkan longsor susulan. Dia bercerita longsor bahu jalan itu sudah terjadi Maret 2009 dan sudah dilaporkan ke dinas terkait namun hingga kini belum mendapat perhatian.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Bulan Maret itu, longsoran masih kecil. Panjang sekitar 6 meter, tetapi dua hari lalu hujan deras dan kemarin (Minggu-red) juga hujan deras, mengakibatkan longsor susulan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diceritakan oleh Saniman, longsor susulan itu cukup memprihatinkan karena memanjang dan dalam. Kondisi aspal bahu jalan antardesa itu kini tinggal separuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Warga telah menambah lebar jalan, agar kendaraan bisa melintas. Warga sendiri tidak memiliki dana untuk membangun talut jalan,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saniman menceritakan selain menambah satu gorong-gorong, warga Sumber juga telah bergotong-royong menambah lebar jalan dengan memberikan tambahan kayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemantauan di lokasi kejadian, longsor itu cukup panjang dan curam. Aspal jalan tinggal sepertiga bagian karena selebihnya longsor. Lebar jalan masih bisa digunakan untuk melintas kendaraan roda dua dan roda empat dengan roda engkel (satu). Kondisi tanah di dekat lokasi longsoran sudah merekah dan gembur sehingga jika terdapat kendaraan bertonase besar akan menggoyangkan tekstur tanah dan longsor lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kades Pare, Waluyo Dwi Brasto, menambahkan kerusakan juga menimpa jembatan Tangkruk sebelah barat kantor desa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Camat Selogiri Bambang Haryanto didampingi Kaur Ekbang Selogiri, Sunardi, mengatakan kerusakan itu sepanjang 50 meter dan tinggi 7 meter. ”Bagi warga Dusun Traman, Rejosari dan Ngroto, akses jalan itu satu-satunya menuju kota maupun ke Mapolres Wonogiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Longsor bahu jalan di Dusun Sumber, Pare itu jika dibiarkan akan memutuskan arus antardesa menuju Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri.&lt;br /&gt;(espos)&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-716196546708746922?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/716196546708746922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=716196546708746922' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/716196546708746922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/716196546708746922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/02/selogiri-longsor-jalan-antardesa-nyaris.html' title='Selogiri : Longsor, jalan antardesa nyaris putus'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S3q22fAmh7I/AAAAAAAAAjw/WPK4idunMNQ/s72-c/longsor+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-162416891279564511</id><published>2010-02-11T07:28:00.000-08:00</published><updated>2010-02-11T07:34:57.588-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Wonokarto : Warga gerebek 5 remaja sekamar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S3Qih_giB4I/AAAAAAAAAig/0ihK24mIGj0/s1600-h/mesum1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S3Qih_giB4I/AAAAAAAAAig/0ihK24mIGj0/s320/mesum1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5437008617521940354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wonogiri : &lt;br /&gt; Merasa resah terhadap perilaku sejumlah remaja, warga Wonokarto, Wonogiri menggerebek tempat kos, Kamis (11/2). Lima penghuni kos milik Yt, warga Wonokarto itu dibawa ke Mapolsek Wonogiri untuk dibina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun, tiga dari lima anak muda itu adalah perempuan dan seorang di antaranya siswi kelas IX SMP, Kantil (nama samaran). Sedangkan dua perempuan lainnya adalah NHSH, 19, dan EKSD, 18, keduanya warga Giritirto, Wonogiri. Sementara dua laki-laki yang digerebek saat berkumpul di kos adalah EY, 18, dan YAN, 19, keduanya warga Bulusulur, Wonogiri.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Warga Wonokarto, Joko, mengatakan mereka dinilai meresahkan warga karena berkumpul dan tidur di dalam kamar kos. ”Mereka berlainan jenis dan muda-muda, tapi tidur dalam satu kamar kos. Perbuatan mereka sangat meresahkan dan mengganggu lingkungan, kalau terjadi apa-apa tuduhan kali pertama pasti ke kampung kami,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah digerebek, mereka berlima dibawa ke Mapolsek Wonogiri sekitar pukul 08.30 WIB. Di Mapolsek, mereka diminta membuat surat pernyataan yang isinya jika melakukan lagi perbuatan yang meresahkan masyarakat bersedia dihukum sesuai aturan yang berlaku. Mereka juga mengakui pada Rabu malam hingga Kamis pagi, tidur dalam satu kamar kos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolsek Wonogiri AKP Hadijah Sahab mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Nanang Avianto saat diminta konfirmasinya membenarkan adanya kejadian itu. Kapolsek mengatakan mereka mengaku tidak berbuat tak senonoh di kamar itu. Polisi kemudian memanggil orangtua mereka agar membina remaja tersebut. - Oleh : tus(espos)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-162416891279564511?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/162416891279564511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=162416891279564511' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/162416891279564511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/162416891279564511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/02/wonokarto-warga-gerebek-5-remaja.html' title='Wonokarto : Warga gerebek 5 remaja sekamar'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S3Qih_giB4I/AAAAAAAAAig/0ihK24mIGj0/s72-c/mesum1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-6670713202223006415</id><published>2010-01-19T09:23:00.000-08:00</published><updated>2010-01-19T09:27:00.217-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>RSUD disidak, servis belum memuaskan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S1XrTYcSywI/AAAAAAAAAhw/-j12Dy_lhmk/s1600-h/rsud+wonogiri.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S1XrTYcSywI/AAAAAAAAAhw/-j12Dy_lhmk/s320/rsud+wonogiri.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5428503644076165890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wonogiri &lt;br /&gt; Upaya pihak RSUD dr Soediran Mangun Sumarso Wonogiri untuk meningkatkan pelayanan (servis) dan manajemen ternyata belum membuahkan hasil yang maksimal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Komisi IV DPRD setempat, Senin (18/1), mengungkapkan masih adanya keluhan soal pelayanan dan sarana-prasarana di RS tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sementara pengelola RSUD menyatakan upaya peningkatan pelayanan dengan mengubah pola pikir (mindset) dari melayani dengan senyum menjadi melayani dengan hati, saat ini memang masih dalam proses. Namun, hal itu akan terus dilakukan sampai pasien maupun masyarakat umum puas dengan pelayanan tersebut.&lt;br /&gt;Ketua Komisi IV DPRD Wonogiri, Zainudin, ditemui seusai Sidak, kemarin, mengungkapkan Sidak tersebut dilakukan selain untuk melaksanakan fungsi pengawasan juga untuk membuktikan keluh kesah dari kalangan masyarakat terkait manajemen dan pelayanan di rumah sakit tersebut. Sebagaimana diketahui, masyarakat mengeluhkan pelayanan di RSUD yang kurang ramah, lamban, sering terjadi dikotomi pelayanan antara pasien kelas III dan pasien kelas I dan sebagainya.&lt;br /&gt;”Dalam Sidak ini kami menggunakan metodologi seperti survei. Seluruh anggota komisi disebar ke berbagai penjuru RSUD untuk menanyai pasien dan penunggu pasien. Ada sekitar 10 pertanyaan terkait pendapat mereka tentang pelayanan dan manajemen RSUD,” jelas Zainudin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang memuaskan&lt;br /&gt;Hasilnya, kata Zainudin, secara umum memang masih ditemukan beberapa jenis pelayanan yang kurang memuaskan. Misalnya, perawat yang tidak melayani dengan senyum, masih adanya dikotomi atau pembedaan perlakuan antara pasien kelas III dengan pasien kelas I, serta adanya sarana dan prasarana yang kurang layak, seperti wastafel yang tidak berfungsi dan sebagainya.&lt;br /&gt;Lebih lanjut, Zainudin mengatakan pihaknya meminta manajemen RSUD untuk memberikan pemaparan kepada Komisi IV tentang manajemen dan pelayanan, upaya apa yang sudah dilakukan untuk meningkatkannya dan sampai kapan hal itu akan berlangsung. ”Kami juga akan mendukung upaya perbaikan-perbaikan yang dilakukan pihak RSUD,” ujar Zainudin.&lt;br /&gt;Terpisah, Direktur RSUD, dr Setyarini, mengatakan pihaknya sudah berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar lebih ramah sehingga memberi kenyamanan dan kepuasan kepada pasien. ”Tapi semua itu kan masih dalam proses. Mengubah mindset itu tidak bisa dilakukan semudah membalik telapak tangan. Tapi kami akan berusaha terus demi kepentingan masyarakat,” jelas Setyarini.&lt;br /&gt;Mengenai sarana dan prasarana yang dinilai tidak layak, Setyarini mengatakan pihaknya tengah mengupayakan melalui dana yang dialokasikan di APBD 2010. Begitu APBD disahkan, dalam waktu tidak lama, perbaikan-perbaikan akan mulai dikerjakan. (&lt;a href="solopos.com"&gt;solopos&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-6670713202223006415?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/6670713202223006415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=6670713202223006415' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/6670713202223006415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/6670713202223006415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/01/rsud-disidak-servis-belum-memuaskan.html' title='RSUD disidak, servis belum memuaskan'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S1XrTYcSywI/AAAAAAAAAhw/-j12Dy_lhmk/s72-c/rsud+wonogiri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-11042490568317202</id><published>2010-01-15T05:34:00.000-08:00</published><updated>2010-01-15T05:42:17.656-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Siswi SMA diduga dicabuli, 2 warga ditahan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S1Bvhhu_zHI/AAAAAAAAAgo/xQxt01VYhPU/s1600-h/pelecehan+seksual.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 285px; height: 285px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S1Bvhhu_zHI/AAAAAAAAAgo/xQxt01VYhPU/s320/pelecehan+seksual.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5426960172763303026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Slogohimo &lt;br /&gt;Kasus dugaan pencabulan terhadap siswi SMA kembali terjadi di Wonogiri. Kali ini, terjadi di wilayah Purwantoro, Wonogiri. Korbannya berinisia D, siswi kelas II. Dari peristiwa itu, dua orang warga Slogohimo diduga ditahan pihak kepolisian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dari hasil penelusuran yang dilakukan, Rabu (13/1), berkembang informasi beragam. Ada yang menyebut pelarian anak gadis di bawah umur, pencabulan hingga aborsi. Beberapa warga dan tokoh masyarakat Slogohimo yang enggan disebutkan namanya mengatakan dua warga Slogohimo telah ditahan, akhir pekan lalu.&lt;br /&gt;”Ceritanya, antara TR dengan korban D itu masih famili. D berpacaran dengan Ln yang satu desa dengan TR. Tapi akhir-akhir ini di antara TR dengan D terjadi perselisihan karena pacar TR direbut oleh D. Namun akhirnya TR dan D akur lagi, setelah D bercerita tengah hamil,” ujar warga Slogohimo yang minta namanya tidak disebutkan.&lt;br /&gt;Salah satu tokoh masyarakat Slogohimo yang lain menambahkan kabar yang diperolehnya adalah kasus pelarian gadis di bawah umur. ”Pernah ada upaya untuk menyelesaikan secara kekeluargaan, namun kami sendiri tidak tahu ternyata ada laporan sehingga TR dan Ln dijemput petugas kepolisian dan hingga sekarang belum pulang.”&lt;br /&gt;Kapolsek Slogohimo AKP Bambang Susilo mengatakan pernah menerima laporan pengaduan. ”Memang ada laporan, namun karena korbannya di bawah umur maka penanganannya di Polres. Polsek tidak memiliki kewenangan. Dua orang juga sudah dibawa di Polres,” ujarnya mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Nanang Avianto.&lt;br /&gt;Dia juga mengakui dua warga ditahan. Kapolres Wonogiri saat dihubungi, sedang Rakor di Semarang. Informasi yang diperoleh, dua warga itu adalah Ln, warga Koripan, Slogohimo dan TR, perempuan asal Bondalem, Slogohimo.&lt;br /&gt;Saat mendatangi rumah orangtua Ln, diperoleh jawaban yang berbeda dari dua orang yang berada di rumah tersebut. Yang pertama menyatakan tuan rumah ada, tetapi yang kedua menyatakan tidak.&lt;br /&gt;Seorang lelaki yang berada di rumah orangtua Ln pun tidak mau memberikan nomor telepon rumah saat diminta.&lt;br /&gt;Keluarga korban yang didatangi enggan memberikan komentar panjang karena sudah diminta untuk tidak bercerita. Ayah D, Srn, membantah anaknya dikeluarkan dari sekolah dan hamil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-11042490568317202?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/11042490568317202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=11042490568317202' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/11042490568317202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/11042490568317202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/01/siswi-sma-diduga-dicabuli-2-warga.html' title='Siswi SMA diduga dicabuli, 2 warga ditahan'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S1Bvhhu_zHI/AAAAAAAAAgo/xQxt01VYhPU/s72-c/pelecehan+seksual.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-6974738972644052293</id><published>2010-01-15T05:15:00.000-08:00</published><updated>2010-01-15T05:30:58.762-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Rusak pada 2006 Jembatan tak kunjung diperbaiki</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S1Bs8fJSzVI/AAAAAAAAAgg/c4oYU5aMd74/s1600-h/jembatan+keduang.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S1Bs8fJSzVI/AAAAAAAAAgg/c4oYU5aMd74/s320/jembatan+keduang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5426957337389878610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sidoharjo &lt;br /&gt;  Jembatan Sungai Keduwang sepanjang 25 meter yang menghubungkan Desa Mojoreno ke Desa Widoro dan Desa Tremes, Kecamatan Sidoharjo, kini dalam kondisi memprihatinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dihantam banjir pada 2006, hingga kini belum pernah dapat anggaran perbaikan. Padahal, jembatan yang dikenal dengan nama Kedungsono itu sangat vital bagi masyarakat di tiga desa itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setiap hari, jembatan itu ramai dilewati orang dan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Tidak hanya yang ingin ke Desa Widoro atau Desa Tremes, tapi orang yang ingin ke Jatiroto pun banyak yang memilih lewat jembatan itu karena bisa memangkas jarak hingga beberapa kilometer. Tanpa jembatan itu, orang yang hendak menuju atau keluar dari Desa Widoro dan Desa Tremes, harus memutar sejauh lebih dari 10 km lewat Desa Sembukerep.&lt;br /&gt;Kepala Desa (Kades) Mojoreno, Sardi, kepada wartawan, Rabu (13/1), mengungkapkan pihaknya sudah berkali-kali mengajukan anggaran untuk perbaikan jembatan itu ke Pemkab Wonogiri. Terakhir, saat penyusunan APBD Perubahan tahun 2009, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan DPRD telah melakukan peninjauan ke lokasi. Namun, ternyata saat APBD Perubahan disahkan, anggaran untuk pembangunan Jembatan Kedungsono tidak ada.&lt;br /&gt;”Terus terang kalau warga sendiri yang harus berswadaya memperbaiki jembatan itu tidak akan sanggup. Perbaikan jembatan itu membutuhkan anggaran minimal Rp 125 juta. Selama ini, kami pemerintah desa dan warga hanya bisa mengusahakan untuk mempertahankan jembatan itu dengan memasang penahan dari bambu. Tapi itu kan tidak bisa bertahan lama,” jelas Sardi.&lt;br /&gt;Dikhawatirkan runtuh&lt;br /&gt;Sardi berharap pemerintah memperhatikan kondisi jembatan itu mengingat peran pentingnya bagi masyarakat dan menjadikan program perbaikannya sebagai prioritas. Dia menggambarkan setiap hari, ada ratusan bahkan mungkin ribuan warga yang lewat di jembatan itu. Setiap pagi, anak-anak sekolah mengantre agar bisa menyeberangi jembatan itu menuju sekolahnya. Jembatan Kedungsono hanya memiliki lebar 2,5 meter dan tidak bisa dilewati dua kendaraan sekaligus dari dua arah.&lt;br /&gt;Sekretaris Desa Mojoreno, Sentot Purnomo, menambahkan jika tidak segera diperbaiki, jembatan yang dibangun pada 1970-an itu dikhawatirkan akan terus tergerus oleh air dan akhirnya runtuh. Sementara itu baik DPU maupun komisi DPRD yang membidangi sarana dan prasarana belum ada yang bisa ditemui maupun dihubungi untuk konfirmasi masalah tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-6974738972644052293?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/6974738972644052293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=6974738972644052293' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/6974738972644052293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/6974738972644052293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/01/rusak-pada-2006-jembatan-tak-kunjung.html' title='Rusak pada 2006 Jembatan tak kunjung diperbaiki'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S1Bs8fJSzVI/AAAAAAAAAgg/c4oYU5aMd74/s72-c/jembatan+keduang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-227339396567064060</id><published>2010-01-13T08:21:00.000-08:00</published><updated>2010-01-13T08:24:20.955-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Warga yang belum punya WC tak boleh adakan resepsi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S03zoKbKeqI/AAAAAAAAAgQ/eqDIMRGGPkA/s1600-h/kakus.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 206px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S03zoKbKeqI/AAAAAAAAAgQ/eqDIMRGGPkA/s320/kakus.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5426260997369920162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kelihatannya memang sepele, hanya masalah buang air besar (BAB). Tapi kalau dilakukan di sembarang tempat akibatnya bisa sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menimbulkan rasa malu dan jijik, BAB di sembarang tempat juga bisa mengakibatkan sejumlah penyakit. Paling banyak tentu adalah diare.&lt;br /&gt;Dirjen Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan, dr Solah Imari, mengungkapkan pada 2004 lalu baru 67% keluarga di Indonesia yang memiliki jamban (WC) dan tercatat ada sepertiga jumlah penduduk Indonesia yang menderita diare setiap tahunnya. Tak hanya itu, dengan sekitar 70 juta penduduk yang tidak punya jamban pada 2004 &lt;br /&gt;tersebut, mengakibatkan kerugian ekonomis Rp 56 triliun setiap tahun.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; Duit itu untuk pengobatan penyakit yang secara tidak langsung diakibatkan tidak adanya jamban.&lt;br /&gt;”Di sinilah pentingnya setiap rumah dilengkapi dengan jamban. Kalau belum bisa membuat yang bagus, ya dengan jamban tradisional dari semen. Yang penting jangan BAB di sembarang tempat,” ujar Solah, dalam sambutannya pada pencanangan desa percontohan program Open Defecation Free (ODF) di Balaidesa Pule, Selogiri, Wonogiri, Selasa (12/1).&lt;br /&gt;Dalam masalah jambanisasi ini, apa yang dilakukan pemerintah dan masyarakat Desa Pule sepertinya memang pantas dijadikan contoh. Di Wonogiri sendiri, menurut Kepala Dinas Kesehatan Wonogiri, dr Aug Jarot, sebenarnya sudah ada 52 desa yang masuk kategori ODF atau sebagian besar warganya memiliki jamban sendiri.&lt;br /&gt;Kepala Desa Pule, Sugimo, membenarkan hal tersebut. Ditemui seusai acara, dia mengungkapkan pada 2008, pihaknya mengeluarkan Peraturan Kepala Desa soal jamban. Tak hanya itu, Pemdes juga mengambil langkah tegas dengan mewajibkan warga yang mengajukan izin untuk menggelar hajatan pernikahan atau khitanan, harus memiliki jamban.&lt;br /&gt;”Sebelum mereka mengadakan hajatan kami tanya apakah mereka sudah punya jamban. Kalau belum, kami minta untuk membuat jamban dulu, baru menyelenggarakan hajatan.”&lt;br /&gt;Dari 956 rumah di Desa Pule, 946 di antaranya sudah dilengkapi dengan jamban dan 10 rumah memiliki jamban cemplungan dari semen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-227339396567064060?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/227339396567064060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=227339396567064060' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/227339396567064060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/227339396567064060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/01/warga-yang-belum-punya-wc-tak-boleh.html' title='Warga yang belum punya WC tak boleh adakan resepsi'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S03zoKbKeqI/AAAAAAAAAgQ/eqDIMRGGPkA/s72-c/kakus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-6619354941838635336</id><published>2010-01-10T00:38:00.000-08:00</published><updated>2010-01-10T00:40:47.307-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Lagi, 1 CPNS mengundurkan diri Wonogiri masih butuh 5.000-an PNS</title><content type='html'>Wonogiri&lt;br /&gt;Jumlah calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang mengundurkan diri di Kabupaten Wonogiri bertambah satu orang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, total ada tujuh CPNS yang mengundurkan diri setelah lolos seleksi pada rekrutmen tahun 2009.&lt;br /&gt;Ketujuh CPNS yang mengundurkan diri tersebut terdiri atas dua orang bidan, satu orang nutrisionis, satu orang pranata laboratorium kesehatan, satu asisten apoteker dan dua verifikator keuangan. Pengunduran diri CPNS tersebut sangat disayangkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wonogiri karena tenaga mereka sangat dibutuhkan. Terutama tenaga verifikator keuangan. Dari enam lowongan, tahun ini hanya empat yang diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kepala BKD Wonogiri, Reni Ratnasari, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/1), mengungkapkan, saat ini, Pemkab Wonogiri dengan 14.500-an PNS, masih membutuhkan sekitar 5.000 orang, terdiri atas 3.000-an tenaga pendidikan dan 2.000-an tenaga teknis dan kesehatan. Dengan kuota penerimaan CPNS dari Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) yang hanya 200-300 lowongan per tahun, dan adanya pengunduran diri para CPNS yang diterima maka Pemkab akan terus kekurangan pegawai.&lt;br /&gt;Didenda&lt;br /&gt;Pihaknya telah melakukan klarifikasi kepada para CPNS tersebut dan mendapat pengakuan bahwa mereka mengundurkan diri karena diterima sebagai CPNS di daerah lain. Selanjutnya, sesuai dengan peraturan, BKD akan memberlakukan denda. Setiap CPNS yang mengundurkan diri dikenai denda senilai Rp 10 juta.&lt;br /&gt;“Kami sudah memberi kesempatan sampai batas akhir pemberkasan, ternyata ada tujuh orang yang mengundurkan diri. Kami akan kaji dulu pasal yang akan digunakan untuk pengenaan denda. Soal penggantian CPNS yang mengundurkan diri tersebut, sampai saat ini belum ada kebijakan lebih lanjut,” jelas Reni.&lt;br /&gt;Setelah pemberkasan, kemarin, Reni mengatakan dalam pekan ini pihaknya akan mengirimkan berkas tersebut ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) perwakilan Yogyakarta agar bisa diproses pembuatan nomor identitas pegawai (NIP). Setelah NIP tersebut keluar, barulah para CPNS itu bisa bekerja sesuai penempatannya. Soal penempatan ini, Reni menegaskan harus sesuai dengan persetujuan dari Kementerian Negara PAN.&lt;br /&gt;”Jadi, misalnya guru SD yang ditempatkan di Wonogiri, ya tidak bisa meminta pindah ke tempat lain,” ujar dia.&lt;br /&gt;Sebagaimana diberitakan, tahun 2009, Pemkab mendapat kuota penerimaan CPNS sebanyak 286 lowongan. Namun, pada saat tes seleksi, ada satu lowongan yang tidak ada pesertanya. Sehingga yang diterima hanya 285 orang. Dengan pengunduran diri tujuh CPNS yang telah diterima maka tahun 2009, Pemkab Wonogiri hanya menerima 278 CPNS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://edisicetak.solopos.co.id//zindex_menu.asp?kodehalaman=h42&amp;id=48818"&gt;Disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-6619354941838635336?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/6619354941838635336/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=6619354941838635336' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/6619354941838635336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/6619354941838635336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/01/lagi-1-cpns-mengundurkan-diri-wonogiri.html' title='Lagi, 1 CPNS mengundurkan diri Wonogiri masih butuh 5.000-an PNS'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-746776467377689323</id><published>2010-01-07T07:57:00.000-08:00</published><updated>2010-01-07T08:02:38.096-08:00</updated><title type='text'>Purwantoro : Katiyem, Penderita Penyakit Aneh Sudah Enam Tahun Tubuhnya Harus Ditindih</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S0YFdq0ER2I/AAAAAAAAAe4/JNfZyTSlZWk/s1600-h/mbok+katiyem.png"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S0YFdq0ER2I/AAAAAAAAAe4/JNfZyTSlZWk/s320/mbok+katiyem.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5424028808481359714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;PURWANTORO&lt;br /&gt;Tak seorang pun di dunia ini yang menginginkan kehidupannya terkekang, baik secara fisik maupun mental. Tak terbayangkan bila kita manusia tak berdaya, bahkan hanya untuk menggerakkan kepala, karena yang datang adalah rasa takut dan sakit.&lt;br /&gt;Adalah Katiyem (46), warga Dusun Pojok RT 03/IV, Desa Gondang, Kecamatan Purwantoro yang hidupnya terkekang. Sudah sejak enam tahun lalu dia tidak dapat bergerak bebas dan hanya bisa terbaring di atas kasur yang digelar di bawah.&lt;br /&gt;Katiyem tinggal di sebuah bangunan rumah berdinding anyaman bambu. Berukuran kira-kira 5 x 11 meter. Di balik tirai tak jauh dari pintu masuk, tergolek Katiyem. Tubuhnya kurus, tanpa bisa bebas bergerak sesuka hati. Jangankan bergerak bebas, tanpa bantuan suami dan anaknya, tubuh Katiyem akan panas dan seketika itu juga akan berteriak-teriak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Harus ditindih seperti ini. Kalau dilepas nanti gragapan dan badannya panas ,” tandas Laman, yang saat itu menahan tangan kanan Katiyem, sementara salah satu anak perempuannya, Tukini (25) menindih dada ibunya dengan kaki kanannya sembari bersandar pada kursi.&lt;br /&gt;Begitulah kehidupan sehari-hari keluarga Laman, sampai enam tahun lamanya. Pasalnya, jika salah tangan kanan atau dada Katiyem tidak ditindih ia akan menangis karena seketika itu juga rasa sakit mendera. “Badannya seperti diputar-putar dan seperti ditarik-tarik. Mata seperti ditusuk duri,” jelas Laman (59), suaminya.&lt;br /&gt;Hafal Rasa Sakit&lt;br /&gt;Sementara anak perempuannya yang bungsu, Sundari (13), duduk tak jauh dari bapaknya. Dia benar-benar sudah hafal dengan rasa sakit yang mendera bila salah satu atau kedua “bantuan” dari anak dan suaminya ditiadakan.&lt;br /&gt;Bahkan hanya untuk beberapa detik saja, ibu yang awalnya hanya mengeluh pusing-pusing dan sakit pinggang selama dua tahun sebelum akhirnya seperti sekarang ini, tidak mau ambil risiko.&lt;br /&gt;“Mboten, mboten,” rintih Katiyem dengan menangis karena suaminya ingin melepas rangkulan di perutnya.&lt;br /&gt;Pengorbanan keluarga ini sangat besar. Laman hanya menggantungkan hidup dari bercocok tanam. Mengolah lahan dilakukan bila putri sulungnya, Sundari, sudah berada di rumah setelah pulang sekolah.&lt;br /&gt;“Kata istri saya kalau Sundari kurang berat tindihannya, jadi masih merasakan sakit,” sambung bapak dari Sundari yang kini duduk di kelas XI SMP N 2 Purwantoro.&lt;br /&gt;Keadaan Katiyem yang tidak bisa ke mana-mana membuatnya harus melakukan semua aktivitas di atas kasur. Termasuk saat buang air kecil dan buang air besar.&lt;br /&gt;Segala upaya untuk kesembuhan Katiyem sudah dilakukan suaminya, bahkan hingga menjual tanah. Pengobatan pun sudah semua dijalani, mulai dari melalui paranormal, pengobatan alternatif dan medis, namun tidak membuahkan hasil. “Dokter juga bingung, karena memang tidak ada penyakit apa-apa,” lanjut Laman.&lt;br /&gt;Ketua Komisi II DPRD, Marhendi menyarankan agar Laman memakai Jamkesmas untuk mengobatkan istrinya. Paling tidak agar bisa mendapat infus agar tubuh kurusnya itu segar.&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-746776467377689323?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/746776467377689323/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=746776467377689323' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/746776467377689323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/746776467377689323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/01/purwantoro-katiyem-penderita-penyakit.html' title='Purwantoro : Katiyem, Penderita Penyakit Aneh Sudah Enam Tahun Tubuhnya Harus Ditindih'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S0YFdq0ER2I/AAAAAAAAAe4/JNfZyTSlZWk/s72-c/mbok+katiyem.png' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-2313726134253382010</id><published>2010-01-05T09:05:00.000-08:00</published><updated>2010-01-05T09:12:25.192-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Knalpot bodong warnai pergantian tahun</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S0NyWEc2-HI/AAAAAAAAAew/fH1qZn1Pfks/s1600-h/DSC00062.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:right;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S0NyWEc2-HI/AAAAAAAAAew/fH1qZn1Pfks/s320/DSC00062.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423304099761682546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wonogiri &lt;br /&gt; Perayaan tahun baru kemarin diwarnai pula aksi pengendara motor yang tidak memakai knalpot standar alias bodong. Dalam pengamatan, puluhan pengunjung Alun-alun yang didominasi oleh para anak muda mencopot knalpot motornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mereka mulai beraksi sekitar pukul 21.00 WIB hingga 00.30 WIB dini hari.&lt;br /&gt;Suara yang ditimbulkan dari knalpot tersebut sangat bising sehingga para pengunjung lainnya menutup telinga. Selain pencopotan knalpot, aksi membahayakan dengan memakai sepeda motor juga dipertontonkan. Salah satu pengunjung, Toni, 18, merasa terganggu oleh aksi ini. Pasalnya, suara yang ditimbulkan sangat bisik dan memekakkan telinga. ”Jadi tidak nyaman, apalagi mereka sering kebut-kebutan di jalan, kan mengganggu pengguna jalan yang lain,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S0NyVsm1pGI/AAAAAAAAAeo/sO8bi6LqV1k/s1600-h/DSC00060.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S0NyVsm1pGI/AAAAAAAAAeo/sO8bi6LqV1k/s320/DSC00060.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423304093361087586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selain polusi suara, kata Toni, juga menimbulkan polusi udara berupa asap yang keluar dari knalpot tersebut. ”Udaranya jadi tidak bersih,” tambahnya. Sejumlah polisi yang berpatroli bersiaga mengantisipasi kericuhan namun tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.&lt;br /&gt;Ribuan warga Wonogiri terlihat memadati Alun-alun depan kantor Pemkab tersebut menanti pergantian tahun ke 2010 sejak pukul 20.00 WIB. Saat detik-detik pergantian tahun, suara knalpot bodong mendominasi selain terompet dari pengunjung lainnya. Karena tidak ada panggung hiburan maka sebagian besar waktu menunggu mereka gunakan dengan menikmati jajanan di kawasan itu.&lt;br /&gt;Salah satu pengunjung, Hardi, 21, warga Slogohimo, menuturkan perayaan Tahun Baru tanpa panggung hiburan terasa kurang ramai. Hal itu tidak terlalu berbeda dengan malam-malam biasa. ”Masih meriah sih, tapi masih kurang kalau tidak ada panggung musik,” tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-2313726134253382010?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/2313726134253382010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=2313726134253382010' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/2313726134253382010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/2313726134253382010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/01/knalpot-bodong-warnai-pergantian-tahun.html' title='Knalpot bodong warnai pergantian tahun'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S0NyWEc2-HI/AAAAAAAAAew/fH1qZn1Pfks/s72-c/DSC00062.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-4929481680435337987</id><published>2010-01-05T08:37:00.000-08:00</published><updated>2010-01-05T08:57:39.266-08:00</updated><title type='text'>Kekeringan, 20 desa dapat proyek air</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S0Nuszc9BVI/AAAAAAAAAeg/3gxm8FFYZsI/s1600-h/tanah-retak1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S0Nuszc9BVI/AAAAAAAAAeg/3gxm8FFYZsI/s320/tanah-retak1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423300092289156434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wonogiri &lt;br /&gt; Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Wonogiri akan membangun tempat air minum pedesaan (AMP) di 20 desa di 13 kecamatan. Pembangunan itu akan menelan biaya sekitar Rp 1,2 miliar dari Dana Alokasi Khusus 2010 dan dana pendamping sebesar 10 persennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut petugas Permukiman Tata Ruang (Kimtaru) DPU Wonogiri, Widhiyanto, proyek itu untuk membantu masyarakat yang masih kesulitan air. ”Mereka (desa-red) aktif dengan mengajukan proposal. Lalu disurvei dan yang berhak adalah yang paling krisis air dan paling membutuhkan,” kata Widhiyanto saat ditemui, di kantornya, Senin (4/1).&lt;br /&gt;Dana tersebut, kata Widhi, akan diberikan dalam bentuk sumur bor, listrik, pipa dan instalasi lainnya. Desa yang mendapat program tersebut di antaranya Desa Pidekso, Kecamatan Giriwoyo dan Desa Sukoharjo, Kecamatan Tirtomoyo.&lt;br /&gt;”Dua desa yakni Sambiroto dan Sumberagung yang telah mendapat program AMP 2009 kini telah mengadakan perpipaan langsung ke rumah-rumah warga. Ini dana swadaya masyarakat,” tambah Widhi.&lt;br /&gt;Kepala Desa Sumberagung, Mulyadi, saat dihubungi, mengatakan pipa yang menyalurkan induk ke rumah warga adalah dana masyarakat. ”Ada sekitar 40 keluarga yang telah menyambungkan pipanya. Rencana akan tambah 25 rumah lagi,” katanya.&lt;br /&gt;Dengan adanya perpipaan hingga ke rumah warga ini, masyarakat mendapat kemudahan akses air bersih. “Tidak perlu jauh-jauh nyarinya,” tambahnya.&lt;br /&gt;Sedang di Desa Sambiroto terdapat 140 warga yang telah menghubungkan pipa ke rumahnya. ”Ini tergantung warga setempat. Semakin banyak warga yang memasang akan semakin baik. Dua desa tersebut dapat menjadi percontohan bagi desa lainnya yang belum menggunakan sistem ini,” katanya.&lt;br /&gt;Pembangunan akan dimulai pada Januari ini hingga akhir tahun. Daerah tempat proyek AMP ini termasuk yang tidak masuk pelayanan PDAM Wonogiri. “Misal Kota Kecamatan Giritontro termasuk daerah pelayanan PDAM maka tidak mendapat program ini,” kata Widhi. Pada 2009 terdapat 34 desa di 16 kecamatan yang mendapat bantuan AMP ini. Di antaranya Desa Sambiroto, Kecamatan Pracimantoro dan Desa Sumberagung, Kecamatan Batuwarno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-4929481680435337987?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/4929481680435337987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=4929481680435337987' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4929481680435337987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4929481680435337987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2010/01/kekeringan-20-desa-dapat-proyek-air.html' title='Kekeringan, 20 desa dapat proyek air'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/S0Nuszc9BVI/AAAAAAAAAeg/3gxm8FFYZsI/s72-c/tanah-retak1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-5291492792655671304</id><published>2009-12-27T00:20:00.000-08:00</published><updated>2009-12-27T00:24:27.525-08:00</updated><title type='text'>2 Tahun relokasi warga korban longsor Tirtomoyo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SzcZZzrV6fI/AAAAAAAAAeY/b9bW5z2lsU4/s1600-h/longsor+2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:right;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 252px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SzcZZzrV6fI/AAAAAAAAAeY/b9bW5z2lsU4/s320/longsor+2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5419828607723104754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  Cuaca siang itu cukup cerah. Seperti kebiasaan warga di perdesaan, mereka berkumpul dengan tetangga membicarakan berbagai hal. Di sudut yang lain, dua warga duduk-duduk di kursi kayu yang dipajang di depan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kami datang, Jumat (25/12), warga pun dengan santun dan ramah menyambutnya.&lt;br /&gt;Saat ditanya apakah mereka kerasan? Ny Harti dan warga lain pun menyatakan kerasan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sambil bergurau, keakraban wilayah perdesaan pun masih terasa walau mereka sejak 26 Desember 2007 harus berpindah ke lahan relokasi yang tak jauh dari tempat tinggalnya.&lt;br /&gt;Tanah longsor itu terjadi di tiga titik, yakni Desa Sendangmulya, Hargantoro dan Hargorejo. Ada 16 korban dalam kejadian itu, tujuh korban di antaranya menimpa warga Dusun Pagah, Desa Hargantoro, sedang sisanya terjadi di Dusun Semangin, Desa Sendangmulya, dan satu lagi korban di daerah Manyaran.&lt;br /&gt;25 KK dengan jumlah 97 orang menghuni perumahan relokasi yang diberi nama Perumahan Rejo Makmur. Trauma sudah tidak dirasakan oleh warga walau sesekali saat hujan lebat turun, peristiwa dua tahun lalu belum terlupakan. Namun kini, tanah yang mereka tempati termasuk datar, tidak rawan bencana.&lt;br /&gt;Untuk menjalin ikatan sosial, warga areal relokasi tetap menjadi warga Dusun Pagah RT 2/IV, Hargantoro, Tirtomoyo, Wonogiri. Mereka menempati lahan kas desa, seluas 4.000 m2. Namun selama dua tahun itu warga di relokasi justru mampu menyumbang tanah kas desa tiga kali lipat, yakni 15.000 m2. Tanah kas baru itu dibelikan oleh warga relokasi secara sukarela dan setiap KK umbrug Rp 600.000. ”Warga ndak ada yang keberatan,” ujar Ny Darmo.&lt;br /&gt;Selama dua tahun itu, kondisi rumah pun sudah berubah. Sebagian sudah direnovasi menjadi permanen dan cukup megah. Seperti rumah milik Metolipin, 42. Rumah dia boleh dibilang termegah di perumahan itu. Demikian juga rumah Ny Darmo dibuat menjadi permanen. Rumah lamanya yang berada di pegunungan dimanfaatkan untuk kandang ternak.&lt;br /&gt;Camat Tirtomoyo, Tarjo Harsono, mengatakan awalnya pemerintah hanya membuatkan 22 rumah untuk 22 KK korban tanah longsor dua tahun lalu, namun berkembang menjadi 25 KK&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-5291492792655671304?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/5291492792655671304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=5291492792655671304' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/5291492792655671304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/5291492792655671304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/12/2-tahun-relokasi-warga-korban-longsor.html' title='2 Tahun relokasi warga korban longsor Tirtomoyo'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SzcZZzrV6fI/AAAAAAAAAeY/b9bW5z2lsU4/s72-c/longsor+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-3338670220188562961</id><published>2009-12-23T09:31:00.000-08:00</published><updated>2009-12-23T09:34:27.980-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Wonogiri :  500 Polisi amankan Natal &amp; Tahun Baru</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SzJUjmF_fLI/AAAAAAAAAeQ/LHS4k5P7eNs/s1600-h/pohon+natal.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 303px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SzJUjmF_fLI/AAAAAAAAAeQ/LHS4k5P7eNs/s320/pohon+natal.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418486272177962162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wonogiri &lt;br /&gt; Polres Wonogiri menurunkan dua pertiga kekuatan atau sekitar 500 personel pada operasi Lilin Candi 2009. Fokus utama mereka adalah pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2010. Karenanya, setiap gereja akan didrop polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara masyarakat yang merayakan pergantian Tahun Baru dilarang menggunakan mobil bak terbuka. Selama operasi, para Kapolsek diminta tetap berada di markas.&lt;br /&gt;Demikian ditegaskan Kapolres Wonogiri, AKBP Nanang Avianto saat ditemui, seusai memimpin gelar pasukan dalam rangka Natal dan Tahun Baru 2010 di Mapolres Wonogiri, Rabu (23/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;”Dua pertiga atau sekitar 500 personel Polri turun selama Operasi Lilin Candi digelar,” ujar Kapolres.&lt;br /&gt;Kapolres menyatakan Operasi Lilin Candi 2009 dilaksanakan 23 Desember hingga 2 Januari 2010. Menurut Kapolres, di Wonogiri terdapat 81 gereja. ”Dari jumlah itu, ada sembilan gereja dengan umat banyak dan 39 gereja yang mendapat prioritas pengamanan. Untuk itu, jumlah personel akan ditambah sesuai situasi dan kondisi, bisa dua atau sembilan personel. Kami pun berharap tokoh agama lain juga ikut mengamankan sehingga kerukunan beragama di Wonogiri selama ini bisa dipertahankan.” -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-3338670220188562961?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/3338670220188562961/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=3338670220188562961' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/3338670220188562961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/3338670220188562961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/12/wonogiri-500-polisi-amankan-natal-tahun.html' title='Wonogiri :  500 Polisi amankan Natal &amp; Tahun Baru'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SzJUjmF_fLI/AAAAAAAAAeQ/LHS4k5P7eNs/s72-c/pohon+natal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-6615629642503498572</id><published>2009-12-20T08:51:00.000-08:00</published><updated>2009-12-20T08:55:27.293-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Larung Ageng di Sembukan   Bersedekah demi turunnya hujan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sy5W72xYBCI/AAAAAAAAAeI/OGpRjitJarY/s1600-h/labuhan.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sy5W72xYBCI/AAAAAAAAAeI/OGpRjitJarY/s200/labuhan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417362988088165410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Aroma kemeyan dan harum bau bunga mawar memenuhi ruangan di bangunan joglo Pantai Sembukan, Paranggupito, Wonogiri, Sabtu (19/12). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi selatan, deru ombak seakan memecah karang yang berada di pinggir pantai. Sementara ribuan warga berdesakan dan mencari tempat di tebing-tebing pegunungan yang ada di sekitar Pantai Sembukan tersebut.&lt;br /&gt;Sekitar pukul 15.03 WIB, kirab sesaji Larung Ageng pun berjalan. Kirab dipimpin langsung Camat Paranggupito, Sularso didampingi Muspika Paranggupito. Di bangunan joglo sudah menunggu Bupati Wonogiri, H Begug Poernomosidi dan Muspida Wonogiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Empat paraga memikul kepala sapi, empat kaki dan ekor dan di belakangnya gunungan yang terbuat dari hasil bumi pun mengiringi langkah derap kaki masyarakat Paranggupito. ”Acara Larung Ageng sudah rutin digelar setiap tahun dan saya sudah berada di sini (pantai) sejak pukul 13.00 WIB,” ujar Ny Tuniyem, warga Paranggupito.&lt;br /&gt;Menurutnya, acara rebutan hasil bumi yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Dijelaskan oleh Ny Tuniyem, masyarakat Paranggupito masih percaya tradisi ngalap berkah, sehingga saat rebutan gunungan yang berisi hasil bumi, dipercaya akan mendatangkan rezeki.&lt;br /&gt;Ditambahkan oleh tokoh masyarakat Paranggupito, Sucipto, kepercayaan masyarakat adalah jika mendapatkan hasil bumi cukup banyak akan mendapat rezeki yang banyak pula. ”Keyakinan itu sudah berkembang sejak Mangkunagoro IV hingga sekarang. Namun untuk saat ini, masyarakat berharap hujan segera turun.”&lt;br /&gt;Karenanya, sejak Kamis malam, masyarakat Paranggupito pun berdoa untuk turun hujan, namun ditunggu hingga tanggal 2 Muharam baru turun. ”Pagi tadi sudah hujan dan diharapkan terus berlanjut, karena sudah tiga pekan ini tidak turun hujan. Jika tidak hujan, tanaman petani akan habis,” jelas Sucipto.&lt;br /&gt;Prosesi larung kepala sapi dipimpin oleh Bupati Wonogiri H Begug Poernomosidi. Saat berjalan ke tepian pantai dengan diikuti pembawa sesaji, Bupati langsung mengangkat tangan kanannya dan seakan-akan ombak pun surut. Begitu surut, empat pembawa sesaji kepala sapi, ekor dan kaki pun menceburkan diri ke laut untuk melarungnya.&lt;br /&gt;Camat Paranggupito, Sularso menyatakan kegiatan Larung Ageng juga dimaknai sebagai simbol, Bupati membagi kebahagiaan dan kesejahteraan kepada masyarakat. &lt;br /&gt;”Karenanya, sesaji gunungan dari hasil bumi tadi, sengaja dibagikan kepada masyarakat agar hidup sejahtera. Soal kenapa tidak seluruh badan sapi yang dilarung, untuk badan sapi sengaja dimasak untuk masyarakat.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-6615629642503498572?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/6615629642503498572/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=6615629642503498572' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/6615629642503498572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/6615629642503498572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/12/larung-ageng-di-sembukan-bersedekah.html' title='Larung Ageng di Sembukan   Bersedekah demi turunnya hujan'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sy5W72xYBCI/AAAAAAAAAeI/OGpRjitJarY/s72-c/labuhan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-2894643660733721341</id><published>2009-12-19T07:34:00.000-08:00</published><updated>2009-12-19T07:37:04.033-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Wonogiri : Warga perlu siap hadapi bencana</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Syzy-eZGa1I/AAAAAAAAAdQ/sh2NIRF9qoU/s1600-h/JalanLongsor.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Syzy-eZGa1I/AAAAAAAAAdQ/sh2NIRF9qoU/s200/JalanLongsor.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5416971606944017234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  Datangnya musim hujan membuat warga khawatir terjadi bencana sebagaimana tahun-tahun lalu. Berikut jawaban udarasa warga Wonogiri itu dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas)/Sekretaris Satuan Pelaksana (Satlak) Penanggulangan Bencana Wonogiri, Gatot Gunawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Wilayah Wonogiri secara geografis dan kontur permukaan tanah yang berbukit-bukit dengan kemiringan 45-90 derajat memang kerap menimbulkan kekhawatiran terutama berkaitan dengan kerawanan banjir dan longsor. Karena itu, berbagai upaya pencegahan, antisipasi dan penanggulangan perlu dipersiapkan untuk meminimalisasi korban.&lt;br /&gt;Dalam pencegahan dan antisipasi itu, kami dari Badan Kesbangpol Linmas melakukan sejumlah upaya. Kami sudah melakukan inventarisasi dan pendataan kawasan yang memiliki kerawanan bencana tinggi. Sehingga, di daerah tersebut bisa ditingkatkan kewaspadaannya.&lt;br /&gt;Selain itu, kami juga sudah melakukan inventarisasi berkaitan dengan kesiapan sarana prasarana penanganan bencana, tidak hanya milik Kesbangpol Linmas tetapi juga instansi lain yang terkait, seperti DPU dengan peralatan berat, backhoe, Dinas Kesehatan dengan kendaraan ambulans, dan seterusnya. Kami sendiri sudah menyiapkan peralatan seperti perahu karet, tenda hingga pelampung. Semua sudah dalam keadaan siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan.&lt;br /&gt;Kepada camat dan lurah/kepala desa, kami sudah menyampaikan surat edaran agar membuat posko penanganan bencana dan warganya sebanyak 100 orang di tiap kecamatan sudah kami ikutkan dalam geladi manajemen penanganan bencana. Demikian pula dengan para petugas Linmas, sudah mendapat pelatihan dan keterampilan. Bentuk latihan itu, misalnya simulasi penanganan bencana, mengevakuasi korban dan sebagainya.&lt;br /&gt;Namun demikian, alangkah baik jika masyarakat juga punya inisiatif melengkapi diri dengan keterampilan penyelamatan diri dari bencana. Masyarakat juga diharapkan ikut dalam program-program penyelamatan lingkungan seperti penghijauan dan sebagainya, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun pihak swasta. Syukur kalau masyarakat berswadaya melakukan upaya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-2894643660733721341?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/2894643660733721341/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=2894643660733721341' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/2894643660733721341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/2894643660733721341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/12/wonogiri-warga-perlu-siap-hadapi.html' title='Wonogiri : Warga perlu siap hadapi bencana'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Syzy-eZGa1I/AAAAAAAAAdQ/sh2NIRF9qoU/s72-c/JalanLongsor.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-4556344860963676439</id><published>2009-12-19T07:30:00.000-08:00</published><updated>2009-12-19T07:34:30.152-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>13.601 Orang Lansia telantar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Syzyc4hoUOI/AAAAAAAAAdI/_KJsdie2UR8/s1600-h/lansia.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 180px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Syzyc4hoUOI/AAAAAAAAAdI/_KJsdie2UR8/s320/lansia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5416971029843562722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wonogiri &lt;br /&gt;Sebanyak 13.601 orang lanjut usia (Lansia) di Kabupaten Wonogiri, berdasarkan data terakhir tahun 2009, dilaporkan dalam kondisi telantar. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 11.774 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bentuk penelantaran dimaksud di antaranya karena ketidakmampuan ekonomi, tidak adanya anggota keluarga yang mau merawat dan sebagainya. Dibandingkan dengan jumlah keseluruhan warga Lansia di Wonogiri yang mencapai 407.629 orang, mereka yang telantar itu memang tergolong sedikit. Namun, hal itu menunjukkan fakta bahwa diperlukan perhatian yang lebih besar dalam penanganan para warga Lansia dan peningkatan kesejahteraan mereka.&lt;br /&gt;Terlebih, hingga saat ini, seperti diungkapkan Kepala Kepala Dinas Sosial Kabupaten Wonogiri, Siti Muchalimah SP, baru sebanyak 352 orang Lansia yang tertangani oleh Dinas Sosial Kabupaten Wonogiri pada 2008 dan sebanyak 245 orang yang tertangani pada 2009. Penanganannya dalam dua cara, yaitu di dalam dan di luar panti wreda.&lt;br /&gt;”Penanganan warga Lansia di luar panti dilakukan dengan memberdayakan Lansia yang masih produktif, memberikan mereka pelatihan keterampilan dan modal agar mereka bisa membuka usaha. Sedangkan bagi Lansia yang sudah tidak produktif, diberikan santunan,” jelasnya, saat ditemui di sela-sela sosialisasi pembentukan Komisi Daerah (Komda) Lansia di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Rabu (16/12). Ima, sapaan akrab Siti Muchalimah, mengatakan penanganan Lansia itu seharusnya dilakukan secara terpadu oleh sejumlah instansi, seperti Dinas Kesehatan, Badan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-4556344860963676439?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/4556344860963676439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=4556344860963676439' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4556344860963676439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4556344860963676439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/12/13601-orang-lansia-telantar.html' title='13.601 Orang Lansia telantar'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Syzyc4hoUOI/AAAAAAAAAdI/_KJsdie2UR8/s72-c/lansia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-600420186800262100</id><published>2009-12-19T07:27:00.000-08:00</published><updated>2009-12-19T07:30:21.364-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Sumarmo mundur dari bursa ketua Golkar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Syzxdt33uPI/AAAAAAAAAdA/NcOkxcAH3do/s1600-h/wakil_bupati.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 216px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Syzxdt33uPI/AAAAAAAAAdA/NcOkxcAH3do/s320/wakil_bupati.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5416969944652298482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wonogiri &lt;br /&gt; Merasa sudah cukup lama menjadi pengurus Partai Golkar (PG) Wonogiri, Ketua DPD II PG Wonogiri, dr Y Sumarmo, menyatakan mundur dari bursa calon ketua dalam Musyawarah Daerah (Musda) VIII. Mundurnya, kandidat kuat di partai berlambang pohon beringin ini memberi angin segar bagi dua kandidat yang sudah muncul, yakni Edy Santoso dan Samino.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Wakil Ketua Majelis Dakwah Islam (MDI) Ma’ruf Irianto yang juga maju, diprediksi tidak akan memenuhi persyaratan pencalonan karena salah satu syarat maju adalah menjadi pengurus minimal satu tahun. Sementara pelantikan pengurus MDI Wonogiri baru sekitar tiga bulan lalu.&lt;br /&gt;Pernyataan mundurnya Sumarmo disampaikannya kepada wartawan, Kamis (17/12). ”Saya sudah tidak akan mencalonkan lagi karena saya sudah 30 tahun memimpin PG Wonogiri, sehingga saatnya perlu regenerasi,” ujar Sumarmo.&lt;br /&gt;Sumarmo yang kini menjabat Wakil Bupati menjelaskan dirinya menjadi pengurus PG sejak 1979. “Saya pernah menjawab wakil ketua selama empat periode, sejak 1979 hingga 1999 dan dua kali menjadi ketua DPD PG periode 1999-2004 dan 2004-2009. Ini cukup lama dan tujuan kaderisasi dalam rangka peningkatan citra PD ke depan.”&lt;br /&gt;Sumarmo berharap kaderisasi maupun regenerasi dilakukan menuju kebersamaan dan kejayaan partai. Alasannya, PG memiliki program Panca Sukses. Yakni sukses konsolidasi organisasi, kaderisasi, mendukung pembangunan baik lokal, regional dan nasional. Juga sukses Pilkada 2010 dan Pemilu.&lt;br /&gt;“Terjadinya regenerasi di tubuh PG tanpa mengabaikan persatuan dan kesatuan. Apalagi Juklak DPP menyebutkan kalau sudah dua periode tidak boleh mencalonkan lagi. Untuk itulah, mematuhi Juklak DPP PG, kami tidak mencalonkan lagi,” tegasnya.&lt;br /&gt;Terpisah, Ma’ruf meminta pengurus MDI untuk menggelar rapat internal. ”Keputusan MDI itu suara pribadi ketua karena mekanisme organisasi mestinya ada rapat. Jika dalam rapat saya tidak diajukan, saya legawa. Namun mekanisme organisasi harus dilakukan dan kami mendesak agar secepatnya digelar rapat untuk menentukan calon yang akan didukung.”&lt;br /&gt;Sebelumnya, Pimpinan Kecamatan Partai Golkar (PKPG) Wonogiri, H Sutrisno, mengatakan persyaratan calon harus didukung 30% suara pemilih atau delapan suara dari 28 suara di Musda VIII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-600420186800262100?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/600420186800262100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=600420186800262100' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/600420186800262100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/600420186800262100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/12/sumarmo-mundur-dari-bursa-ketua-golkar.html' title='Sumarmo mundur dari bursa ketua Golkar'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Syzxdt33uPI/AAAAAAAAAdA/NcOkxcAH3do/s72-c/wakil_bupati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-4333864268564280613</id><published>2009-12-14T04:52:00.000-08:00</published><updated>2009-12-14T04:59:47.273-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>PDAM bor sumber air untuk Wonogiri bagian selatan 2010, Kekeringan teratasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SyY2rK4yXNI/AAAAAAAAAcg/FRVZD1bWRo8/s1600-h/bor+jetpump.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SyY2rK4yXNI/AAAAAAAAAcg/FRVZD1bWRo8/s320/bor+jetpump.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415075717244411090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pracimantoro &lt;br /&gt; Aliran air dari sumber Seropan, Gunungkidul, DIY tidak akan dibutuhkan lagi jika pengeboran sumber air Salam, Desa Gedong, Pracimantoro, Wonogiri selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemfungsian semua sumber air yang dikelola oleh Perusda PDAM Wonogiri itu diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat Wonogiri bagian selatan saat musim kemarau.&lt;br /&gt;Dengan demikian, kekurangan air bersih yang menjadi salah satu tujuh persoalan pokok di Wonogiri akan teratasi akhir tahun 2010 atau awal 2011. Untuk itu, penyadaran masyarakat Wonogiri bagian selatan tentang penggratisan air bersih harus ditinjau ulang. Penggratisan air bersih hanya untuk air sumbangan pihak ketiga yang disalurkan ke bak-bak penampungan umum milik warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun air yang diambil masyarakat dari hidran umum milik pemerintah tidak digratiskan. Jika warga Kecamatan Pracimantoro, Paranggupito, Giritontro dan Giriwoyo mau menjadi pelanggan PDAM maka kebutuhan air bersih teratasi.&lt;br /&gt;Demikian ditegaskan Direktur PDAM Wonogiri Sumadi dan Kepala Unit PDAM Pracimantoro, Triyanto saat ditemui seusai penanaman 1.000 batang pohon di kawasan sumber air Nangsri, Lebak, Pracimantoro, Jumat (11/12).&lt;br /&gt;”Saat ini, kami melakukan pengeboran sumber air di Dusun Salam, Gedong, Pracimantoro. Kami memperkirakan debit air bisa mencapai 10 liter/detik sehingga bisa mengaliri 1.500 KK,” ujar Sumadi.&lt;br /&gt;Selain itu, ujarnya, dengan pemfungsian sumber air Salam dan Waru, Paranggupito, pasokan air dari sumber Seropan, Gunungkidul tidak berguna lagi. ”Sebenarnya, kebutuhan air bersih Wonogiri bisa dicukupi sendiri, tidak perlu mengambil air dari Seropan.&lt;br /&gt;Karena warga Gunungkidul ternyata juga mengambil air dari Wonogiri. Kalau sumber air itu ditukar, pemanfaatannya akan impas. Artinya, sumber yang dipergunakan untuk mencukupi warga Gunungkidul dikelola oleh Wonogiri, sedangkan air Seropan yang diperuntukkan bagi warga Wonogiri dialihkan untuk warga Gunungkidul sudah pas.”&lt;br /&gt;Lebih murah&lt;br /&gt;Ditambahkan oleh Kepala Unit PDAM Pracimantoro, Triyanto, pipa air dari Sumber Waru, Paranggupito sudah sampai ke desa-desa di Kecamatan Paranggupito.&lt;br /&gt;”Kalau warga mau menjadi pelanggan PDAM maka kami tinggal melakukan sambungan rumah. Selain itu, kebutuhan air bersih di Pracimantoro maupun Giritontro juga sudah bisa terpenuhi dengan keberadaan sumber air baru yang dibor PDAM.”&lt;br /&gt;Menurut Triyanto, air sumber Seropan dipaksakan dialirkan, warga akan menanggung beban cukup besar yakni Rp 10.000/m3. Jika menjadi pelanggan PDAM, warga hanya dikenai beban Rp 900/m3.&lt;br /&gt;”Akan lebih baik jika perpipaan yang telah dibangun untuk aliran air Seropan dilakukan interkoneksi dengan sumber air yang dibor oleh PDAM. Jika itu bisa dilakukan, biaya yang dibutuhkan tidak terlalu besar sebab setiap satu titik pengeboran sumber air dibutuhkan anggaran senilai Rp 100 juta, belum termasuk pembangunan saluran perpipaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-4333864268564280613?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/4333864268564280613/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=4333864268564280613' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4333864268564280613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4333864268564280613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/12/pdam-bor-sumber-air-untuk-wonogiri.html' title='PDAM bor sumber air untuk Wonogiri bagian selatan 2010, Kekeringan teratasi'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SyY2rK4yXNI/AAAAAAAAAcg/FRVZD1bWRo8/s72-c/bor+jetpump.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-4278098431274576217</id><published>2009-12-12T09:20:00.000-08:00</published><updated>2009-12-12T09:24:41.923-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konspirasi'/><title type='text'>BALIBO : Film Australia yang penuh kontroversi.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SyPOV7IVzXI/AAAAAAAAAcY/2Llp_oty_Lg/s1600-h/balibo.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 221px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SyPOV7IVzXI/AAAAAAAAAcY/2Llp_oty_Lg/s320/balibo.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5414398053074718066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Yang mau nonton silakan...yang ga suka ya silakan..just wanna share..&lt;br /&gt;&lt;div style="margin: 5px 20px 20px;"&gt;&lt;div class="smallfont" style="margin-bottom: 2px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;em&gt;VIDEO&lt;/em&gt;&lt;/b&gt; : &lt;input value="Show" style="margin: 0px; padding: 0px; width: 60px; font-size: 10px;" onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'Hide'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'Show'; }" type="button"&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="alt2" style="margin: 0px; padding: 6px; border: 1px inset;"&gt;&lt;div style="display:none;"&gt;&lt;div name="mediaspace" id="mediaspace"&gt;&lt;embed id="embed_player" wmode="transparent" allowScriptAccess="always" src='http://www.indowebster.com/templates/object/mediaplayer.swf' FlashVars='bufferlength=5&amp;displayheight=385&amp;file=http://www51.indowebster.com/477a4edaa2c4e956a3979dfc4f9e3935.avi.flv&amp;logo=http://www.indowebster.com/templates/img/idws.png&amp;frontcolor=0xffffff&amp;backcolor=0xe6e6dc&amp;lightcolor=0xffffff&amp;image=http://www51.indowebster.com/477a4edaa2c4e956a3979dfc4f9e3935.avi.jpg&amp;autostart=false' width='300' height='300' type='application/x-shockwave-flash' pluginspage='http://www.macromedia.com/go/getflashplayer' menu='false' allowfullscreen='true'&gt;&lt;/embed&gt;&lt;script language="JavaScript" src="http://www.indowebster.com/naga.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin: 5px 20px 20px;"&gt;&lt;div class="smallfont" style="margin-bottom: 2px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;em&gt;SINOPSIS&lt;/em&gt;&lt;/b&gt; : &lt;input value="Show" style="margin: 0px; padding: 0px; width: 60px; font-size: 10px;" onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'Hide'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'Show'; }" type="button"&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="alt2" style="margin: 0px; padding: 6px; border: 1px inset;"&gt;&lt;div style="display:none;"&gt;Film yang disutradarai Robert Connolly ini mengisahkan kebrutalan tentara Indonesia yang melakukan pembunuhan terhadap lima wartawan Australia pada 1975. Para jurnalis tersebut adalah Gary Cunningham, Malcolm Rennie, Greg Shackleton, Tony Stewart, dan Brian Peters.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pemerintah Indonesia menyatakan film yang dibintangi Anthony LaPaglia ini bersifat ofensif. TNI meminta agar LSF melarang peredaran film tersebut. Namun, hal itu kontradiktif dengan penjelasan otoritas RI bahwa para wartawan itu tewas secara tidak sengaja dalam sebuah baku tembak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut rencana, Balibo Five juga akan ditayangkan di Jakarta Internasional Film Festival (Jiffest) pada 4-12 Desember mendatang. Namun, pemutaran film yang sudah dirilis di Australia bulan Juli lalu itu tergantung izin dari LSF.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, pada September, Departemen Luar Negeri telah meminta pejabat tinggi Deplu bertemu dengan Menlu Australia untuk meminta klarifikasi isu kasus 'Balibo Five', yang tengah diinvestigasi kembali oleh Kepolisian Federal Australia (AFP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Indonesia, kasus Balibo Five sudah selesai. Melalui juru bicaranya, Teuku Faizasyah, Deplu menyatakan kasus Balibo Five tidak peru dibuka kembali, karena akan berpotensi membuat hubunganIndonesia-Australia tidak kondusif. Film Balibo Five sendiri merupakan film fiksi yang dibuat berdasarkan persepsi sang sutradara.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www51.indowebster.com/477a4edaa2c4e956a3979dfc4f9e3935.avi"&gt;&lt;button&gt;DOWNLOAD AVI Part I&lt;/button&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www51.indowebster.com/d69803d7426f9675de2d609f46091948.avi"&gt;&lt;button&gt;DOWNLOAD AVI Part II&lt;/button&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-4278098431274576217?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/4278098431274576217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=4278098431274576217' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4278098431274576217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4278098431274576217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/12/balibo-film-australia-yang-penuh.html' title='BALIBO : Film Australia yang penuh kontroversi.'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SyPOV7IVzXI/AAAAAAAAAcY/2Llp_oty_Lg/s72-c/balibo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-1773773702783355123</id><published>2009-12-12T07:29:00.000-08:00</published><updated>2009-12-12T07:31:38.747-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Penebangan akasia disesalkan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SyO3Rlx74cI/AAAAAAAAAbw/Fngd3gyJyPs/s1600-h/Foto+-+Penebangan+Pohon-pohon+Pelindung.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SyO3Rlx74cI/AAAAAAAAAbw/Fngd3gyJyPs/s320/Foto+-+Penebangan+Pohon-pohon+Pelindung.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5414372689856684482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pracimantoro &lt;br /&gt;Penebangan pohon di kawasan karst, Gebangharjo, Pracimantoro, Wonogiri dengan kedok untuk membuka lahan guna pembangunan tempat ibadah sangat disayangkan. Sebanyak sembilan pohon jenis akasia ditebang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penebangan itu dihentikan oleh petugas penertiban Kantor Kecamatan Pracimantoro karena pembangunan tempat ibadah belum dimulai.&lt;br /&gt;Penebangan itu dilakukan oleh orang yang mempunyai wewenang membuka lahan. Barang bukti batang pohon masih tersimpan di halaman rumah oknum penebang berinisial PS. Sejak menjadi aset museum, kawasan karst di Dusun Mudal, Desa Gebangharjo, Pracimantoro telah dijadikan hutan lindung, sehingga penebangan pohon dilarang.&lt;br /&gt;Demikian rangkuman pembicaraan dengan Kades Gebangharjo, Suyanto, Kasi Tramtib (Ketentraman dan Ketertiban) Kecamatan Pracimantoro, Parmin dan Kapolsek Pracimantoro AKP Haryanto, secara terpisah, Kamis (10/12). “Memang sebelum gerakan penanaman pohon saat ini, sudah ada penebangan liar di kawasan karst. Penebangan itu semestinya tidak boleh,” ujar Kades Suyanto.&lt;br /&gt;Suyanto mengatakan penebangan dilakukan di lokasi seluas 3,5 hektare yang akan dijadikan tempat tempat ibadah. “Tapi, tidak semua pohon di lahan seluas itu ditebang. Baru sebagian dan sudah berhenti. Setiap tahun di sini (Gebangharjo) selalu dilakukan penanaman pohon untuk menjaga konservasi.”&lt;br /&gt;Terpisah, Kapolsek AKP Haryanto mengakui ada kejadian tersebut. ”Laporan sudah kami tindak lanjuti dan sudah dikirim ke Kapolres. Kami pun masih menunggu laporan dari Pemkab Wonogiri,” ujar Kapolsek mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Nanang Avianto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-1773773702783355123?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/1773773702783355123/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=1773773702783355123' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/1773773702783355123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/1773773702783355123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/12/penebangan-akasia-disesalkan.html' title='Penebangan akasia disesalkan'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SyO3Rlx74cI/AAAAAAAAAbw/Fngd3gyJyPs/s72-c/Foto+-+Penebangan+Pohon-pohon+Pelindung.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-7964160610168133768</id><published>2009-12-11T08:09:00.000-08:00</published><updated>2009-12-11T08:14:32.661-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Aniaya mantan istri, warga Pokoh divonis bui</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SyJv3jS7g0I/AAAAAAAAAbY/NUe3W_UaIWA/s1600-h/ilustrasi-cemburu_medium.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 199px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SyJv3jS7g0I/AAAAAAAAAbY/NUe3W_UaIWA/s320/ilustrasi-cemburu_medium.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5414012702210884418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selogiri &lt;br /&gt;Upaya Surajianto alias Encis alias Suwarso, 32, untuk membawa pergi anak semata wayang hasil perkawinan dengan mantan istrinya, justru berbuah bui. Warga Pokoh, Wonoboyo, Wonogiri itu oleh ketua majelis hakim, Andi Risa Jaya, divonis 10 bulan penjara karena menganiaya mantan istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Putusan dibacakan Andi didampingi dua hakim anggota, Siti Insirah dan R Agung Aribowo, dalam sidang di PN Wonogiri, Senin (7/12). Vonis itu lebih ringan delapan bulan dibanding tuntutan jaksa Unun Setyaningsih yang dibacakan dalam sidang pekan lalu, yakni menuntut terdakwa hukuman satu tahun 6 bulan.&lt;br /&gt;Terdakwa terbukti melanggar Pasal 351 (1) KUHP, yakni tindak penganiayaan. Terdakwa Encis ditangkap polisi, 2 September lalu, setelah menganiaya mantan istrinya, Meinar. Dalam amar putusan terungkap, penganiayaan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB.&lt;br /&gt;Terdakwa waktu itu telah menggendong anaknya bernama Rr, namun Rr menangis sehingga terdengar oleh korban. Mendengar teriakan mantan istrinya, terdakwa yang membawa sabit bergegas mencari dan melepaskan Rr. Korban yang bersembunyi di bawah kolong tempat tidurnya namun tetap dicari oleh terdakwa. Saat korban berlari ke luar kamar, tangan kirinya terkena sabetan sabit terdakwa.&lt;br /&gt;Akibatnya, empat jari tangan kiri terluka dan dibuktikan dalam visum bernomor 001/vet/RSMU/IX/09 yang ditandatangani dr Shery Artha. Kedatangan terdakwa ke rumah korban berawal dari SMS yang dikirimkan oleh terdakwa kepada korban.&lt;br /&gt;Dalam SMS-nya, terdakwa ingin bertemu dengan korban dan korban pun bersedia ditemui malam hari. Saat melakukan itu, terdakwa mengaku dalam pengaruh minuman keras. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-7964160610168133768?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/7964160610168133768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=7964160610168133768' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/7964160610168133768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/7964160610168133768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/12/aniaya-mantan-istri-warga-pokoh-divonis.html' title='Aniaya mantan istri, warga Pokoh divonis bui'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SyJv3jS7g0I/AAAAAAAAAbY/NUe3W_UaIWA/s72-c/ilustrasi-cemburu_medium.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-4700883020267012607</id><published>2009-12-09T07:23:00.000-08:00</published><updated>2009-12-09T07:53:05.726-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Perceraian di Wonogiri naik 30%</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sx_HxfhJNiI/AAAAAAAAAbQ/3aO8uHDcm4w/s1600-h/perceraian.gif"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 216px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sx_HxfhJNiI/AAAAAAAAAbQ/3aO8uHDcm4w/s320/perceraian.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413264930210657826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wonogiri&lt;br /&gt; Tingkat gugatan cerai di Kota Gaplek tahun ini meningkat sekitar 30%. Penyebabnya kebanyakan masalah tanggung jawab dan hanya kecil yang mengajukan perceraian karena kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggugat cerai di Pengadilan Agama (PA) Wonogiri didominasi oleh perempuan. Tahun ini, dari 1.300-an perkara yang masuk, sembilan di antaranya berstatus PNS dan izin poligami sebanyak delapan orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; ”Hingga pekan pertama bulan Desember ini, 1.300-an perkara yang masuk. Rata-rata penyebab perceraian karena tidak bertanggung jawab atau cerai gugat. Artinya yang mengajukan perceraian adalah pihak perempuan. Lelakinya atau pihak pria pergi tidak diketahui alamatnya,” ujar dia. &lt;br /&gt;Menurutnya, tingginya angka gugatan perceraian dari pihak perempuan memiliki korelasi geografis dan sifat masyarakat Wonogiri yang boro. ”Bisa jadi, setelah pernikahan, si suami pergi boro dan lupa bahwa di rumah sudah memiliki istri. Cerai karena perselisihan, adanya pihak ketiga atau perselingkuhan, frekuensinya sangat kecil.”&lt;br /&gt;Dicontohkan oleh Mansyur, pada November lalu terdapat 107 perkara yang diselesaikan. Dari jumlah itu, ujarnya, 73 perkara alasan perceraian karena tidak bertanggung jawab dan sisanya 34 perkara karena keluarga tidak harmonis. &lt;br /&gt;Lebih lanjut dia mengatakan perkara yang masuk ke PA tidak semuanya bisa diselesaikan pada tahun tersebut sehingga sisa perkara akan diselesaikan pada tahun berikutnya. Tahun 2008, jelasnya, hingga Desember terdapat 986 perkara yang masuk, namun terdapat sisa perkara sekitar 309 kasus. “Sisa perkara itu diselesaikan pada tahun ini dan Januari hingga Desember ini ada 1.054 perkara yang sudah diputus dari sekitar 1.300 perkara yang masuk.”&lt;br /&gt;Mansyur juga mengatakan permintaan cerai dari pihak perempuan 709 kasus dan cerai talak atau pengajuan perceraian dari pihak laki-laki sebanyak 292 perkara.&lt;br /&gt;Salah seorang warga yang datang ke Kantor PA Wonogiri saat ditemui, mengaku asal Kismantoro, akan mengurus dispensasi nikah. ”Calon istri saya baru berusia 14 tahun, saya akan mengurus dispensasi,” ujar lelaki yang enggan disebutkan namanya yang mengaku berusia 28 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-4700883020267012607?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/4700883020267012607/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=4700883020267012607' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4700883020267012607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4700883020267012607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/12/perceraian-di-wonogiri-naik-30.html' title='Perceraian di Wonogiri naik 30%'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sx_HxfhJNiI/AAAAAAAAAbQ/3aO8uHDcm4w/s72-c/perceraian.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-2282664197610777817</id><published>2009-12-07T08:02:00.000-08:00</published><updated>2009-12-07T08:04:54.982-08:00</updated><title type='text'>Lelaki tanpa identitas tewas di perairan WGM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sx0noEFe5XI/AAAAAAAAAaQ/AJ_bw3gykTU/s1600-h/mayat+tanpa+identitas.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 190px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sx0noEFe5XI/AAAAAAAAAaQ/AJ_bw3gykTU/s320/mayat+tanpa+identitas.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412525896414193010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wuryantoro&lt;br /&gt;Lelaki tanpa identitas ditemukan di perairan Waduk Gajah Mungkur (WGM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya evakuasi lima anggota SAR Wonogiri di bawah komando Wisnu bersama anggota Polsek Wuryantoro dan Samapta Polres Wonogiri selama dua jam 15 menit membuahkan hasil.&lt;br /&gt;Mayat lelaki yang mengenakan kaus oblong di dadanya tertulis PT Panca Magatama Paramita ditemukan setelah tersangkut jangkar yang dipergunakan oleh anggota SAR dalam melakukan evakuasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Korban ditemukan di dasar WGM di Dusun Lengkong, Gumiwang, Wuryantoro, Jumat (4/12). Korban diduga seorang gelandangan yang satu bulan terakhir berkeliaran di Wuryantoro. Oleh petugas, korban berhasil diangkat ke permukaan setelah terbenam di air berkedalaman 4 meter, lalu dimasukkan ke dalam kantong plastik warna kuning ke mobil patroli.&lt;br /&gt;Keterangan yang dihimpun Espos di lokasi kejadian, sekitar pukul 09.30 WIB, korban berada di pinggir WGM, lalu menceburkan diri. Aksi itu diketahui oleh dua pemancing asal Tengklik, Tawangsari, Sukoharjo, Untung dan Agus.&lt;br /&gt;Melihat korban tidak muncul, keduanya melaporkan ke Polsek Wuryantoro. ”Kali pertama, korban kalap diketahui oleh saksi Untung dan Agus, warga Tawangsari, Sukoharjo,” ujar Kapolsek Wuryantoro AKP Suhartono mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Nanang Avianto. Jika ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, Suhartono mempersilakan menghubungi polisi.&lt;br /&gt;Menurut Suhartono, saat ditemukan, korban tidak mengantongi identitas. Ciri-cirinya, mengenakan kaus oblong warna putih, celana pendek, ikat pinggan dari plastik. Selain itu, usia korban sekitar 30-40 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-2282664197610777817?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/2282664197610777817/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=2282664197610777817' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/2282664197610777817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/2282664197610777817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/12/lelaki-tanpa-identitas-tewas-di.html' title='Lelaki tanpa identitas tewas di perairan WGM'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sx0noEFe5XI/AAAAAAAAAaQ/AJ_bw3gykTU/s72-c/mayat+tanpa+identitas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-3001755783681359602</id><published>2009-12-07T08:00:00.000-08:00</published><updated>2009-12-07T08:02:33.511-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Gua watu lintang ditemukan di Eromoko</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sx0nAZpJyQI/AAAAAAAAAaI/aznLt6UKtCw/s1600-h/gua+watu+lintang.jpeg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 113px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sx0nAZpJyQI/AAAAAAAAAaI/aznLt6UKtCw/s320/gua+watu+lintang.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412525215006181634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Eromoko &lt;br /&gt;Sebuah gua berisi watu lintang yang tembus cahaya ditemukan di lahan milik salah seorang warga Dusun Jati, Desa Pasekan, Kecamatan Eromoko, Wonogiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemuan tersebut membangkitkan penasaran warga karena kabar yang beredar di dalamnya, juga ada patung berbentuk manusia.&lt;br /&gt;Sayangnya, patung berikut benda lain yang terbentuk secara alami dari stalaktit dan stalagmit, telah raib diambil tangan tak bertanggung jawab sebelum diselamatkan. Kendati demikian, hal itu tidak mengurangi rasa penasaran warga. Setiap hari ratusan warga berbondong-bondong mendatangi gua itu untuk melihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kondisi itu juga dimanfaatkan oleh warga setempat untuk mengumpulkan uang dengan memasang kotak amal. Pemilik lahan, Sutiman, 37, mengaku kali pertama menemukan gua itu pada 10 Oktober lalu. Saat itu, dirinya yang sehari-hari menambang batu lintang di lahan miliknya, tidak menduga sama sekali adanya gua itu.&lt;br /&gt;”Waktu itu sekitar pukul 17.00 WIB, saya sedang mencungkili batu-batu di lahan milik saya ini. Saya tidak mengira di bawahnya ada gua, hanya waktu saya memukuli batu di atas gua itu kok suaranya beda, lebih keras. Lalu saya teruskan menggali dan menemukan lubang gua itu,” jelas Sutiman, saat ditemui di lokasi gua, Jumat (4/12).&lt;br /&gt;Hilang&lt;br /&gt;Sutiman yang tidak berani masuk ke dalam gua itu kemudian memberi tahu saudara-saudaranya. Adalah Keman, salah satu saudaranya yang kali pertama masuk. Saat ditanya, Keman mengatakan waktu itu dia melihat ada banyak sekali batu lintang di dalamnya. Bentuknya bermacam-macam, ada yang menyerupai orang berdiri bersedekap, ada pula yang menyerupai sapi dan gajah duduk lengkap dengan belalainya. Semuanya terbentuk secara alami dari stalaktit dan stalagmit.&lt;br /&gt;“Sayangnya, saat masuk untuk kedua kalinya, beberapa batu sudah hilang. Mungkin ada yang mengambilnya. Waktu itu saya masuk pada malam hari dan paginya sudah tidak ada,” ujar Keman.&lt;br /&gt;Keman mengatakan kondisi wilayah itu yang masih terbuka untuk umum sangat memungkinkan orang bebas keluar dan masuk. Karena itu, dia berharap bantuan dari pemerintah setempat untuk mengamankan lokasi. Jika tidak, bukan tidak mungkin batu-batu di dalamnya akan habis diambili orang.&lt;br /&gt;Sementara itu, Camat Eromoko Tarmanto yang turun langsung untuk melihat lokasi itu mengatakan akan langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk menyusun strategi pengamanan. “Kami belum memikirkan langkah pengamanan yang perlu dilakukan, apakah dengan menutup total tempat ini atau hanya memberi pintu bergembok pada pintu masuk gua,” jelas Tarmanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-3001755783681359602?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/3001755783681359602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=3001755783681359602' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/3001755783681359602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/3001755783681359602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/12/gua-watu-lintang-ditemukan-di-eromoko.html' title='Gua watu lintang ditemukan di Eromoko'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sx0nAZpJyQI/AAAAAAAAAaI/aznLt6UKtCw/s72-c/gua+watu+lintang.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-6172090172795042946</id><published>2009-12-03T08:37:00.000-08:00</published><updated>2009-12-07T07:57:15.937-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konspirasi'/><title type='text'>Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sxfqhcc91ZI/AAAAAAAAAaA/xdCaMdD3HOo/s1600-h/kartosuwiryo.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 218px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sxfqhcc91ZI/AAAAAAAAAaA/xdCaMdD3HOo/s320/kartosuwiryo.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411051337603208594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini berasal dari berbagai sumber, antara lain dari :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.forumbebas.com/thread-24711.html"target="_blank"&gt;- SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sekarmadji_Maridjan_Kartosoewirjo"target="_blank"&gt;- SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih kepada semua sumber.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo&lt;/span&gt; (lahir di Cepu, Jawa Tengah 7 Januari 1905 - September 1962) adalah seorang ulama karismatik. Sejarah Indonesia mencatat nama Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo sebagai pemberontak yang memproklamirkan Negara Islam Indonesia (NII) di Tasikmalaya pada tahun 1949.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kartosoewirjo sempat mengikuti pendidikan di Perguruan Tinggi Kedokteran (Nederlands Indische Artsen School). Kiprah politiknya berawal saat ia menjadi murid sekaligus sekretaris pribadi tokoh Partai Sarekat Islam H. O. S. Tjokroaminoto. Karirnya kemudian melejit menjadi sekretaris jenderal Partai Serikat Islam Indonesia (PSII). PSII merupakan kelanjutan dari Sarekat Islam. Kartosoewirjo kemudian bercita-cita untuk mendirikan negara Islam (Daulah Islamiyah). Di PSII ia menemukan jodohnya. Ia menikah dengan Umi Kalsum, anak seorang tokoh PSII di Malangbong. Ia kemudian keluar dari PSII dan mendirikan Komite Pembela Kebenaran Partai Sarekat Islam Indonesia (KPKPSII).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa perang kemerdekaan 1945-1949, Kartosoewirjo terlibat aktif tetapi sikap kerasnya membuatnya sering bertolak belakang dengan pemerintah, termasuk ketika ia menolak pemerintah pusat agar seluruh Divisi Siliwangi melakukan long march ke Jawa Tengah. Perintah long march itu merupakan konsekuensi dari Perjanjian Renville yang sangat mempersempit wilayah kedaulatan Republik Indonesia. Kartosoewirjo juga menolak posisi menteri yang ditawarkan Amir Sjarifuddin yang saat itu menjabat Perdana Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekecewaannya terhadap pemerintah pusat semakin membulatkan tekadnya untuk membentuk Negara Islam Indonesia. Kartosoewirjo kemudian memproklamirkan NII pada 7 Agustus 1949. Tercatat beberapa daerah menyatakan menjadi bagian dari NII antara lain Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan dan Aceh. Pemerintah Indonesia kemudian bereaksi dengan menjalankan operasi untuk menangkap Kartosoewirjo. Gerilya NII melawan pemerintah berlangsung lama. Perjuangan Kartosoewirjo berakhir ketika aparat keamanan menangkapnya setelah melalui perburuan panjang di wilayah Gunung Rakutak di Jawa Barat pada 4 Juni 1962. Pemerintah Indonesia kemudian menghukum mati Kartosoewirjo pada September 1962.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo, adalah sebuah nama yang cukup problematis dan kontroversial di negara Indonesia, dari dulu hingga saat ini. Bahwa dia dikenal sebagai pemberontak, harus kita luruskan.Bukan saja demi membetulkan fakta sejarah yang keliru atau sengaja dikelirukan, tetapi juga supaya kezaliman sejarah tidak terus berlanjut terhadap seorang tokoh yang seharusnya dihormati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa Orla berkuasa (1947-1949) yang merupakan puncaknya perjuangan Negara Islam Indonesia, SM. Kartosuwiryo memang dikenal sebagai pemberontak. Tetapi fakta yang sebenarnya adalah, Kartosuwiryo sesungguhnya tokoh penyelamat bagi bangsa Indonesia, lebih dari apa yang dilakukan oleh Soekarno dan tokoh tokoh nasionalis lainnya. Pada waktu Soekarno bersama tentara Republik&lt;br /&gt;pindah ke Yogyakarta sebagai akibat dari perjanjian Renville, yang menyebutkan bahwa wilayah Indonesia hanya tinggal Yogya dan sekitamya saja, dan wilayah yang masih tersisa itu pun, dipersengketakan antara Belanda dan Indonesia, sehingga pada waktu itu nyaris Negara Kesatuan Republik Indonesia sudah tidak ada lagi. Dan yang ada hanyalah negara-negara serikat, baik&lt;br /&gt;yang sudah terbentuk, atau pun yang masih dalam proses melengkapi syarat-syarat kenegaraan. Seperti Jawa Barat, ketika itu dianjurkan oleh Belanda supaya membentuk Negara Pasundan, namun belum terbentuk sama sekali, karena belum adanya kelengkapan kenegaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika segala peristiwa yang telah disebutkan di atas, menggelayuti atmosfir politik Nusantara, pada saat itu Indonesia dalam keadaan vacuum of power. Pada saat itulah, Soekarno memerintahkan semua pasukan untuk pindah ke Yogyakarta berdasarkan perjanjian Renville. Guna memberi legitimasi Islami, dan untuk rnenipu umat Islam Indonesia dalam memindahkan pasukan ke Yogya, Soekarno telah memanipuiasi terminologi al-Qur'an dengan menggunakan istilah "Hijrah" untuk menyebut pindahnya pasukan Republik, sehingga nampak Islami dan tidak terkesan melarikan diri. Namun S.M. Kartosuwiryo&lt;br /&gt;dengan pasukannya tidak mudah tertipu, dan menolak untuk pindah ke Yogya. Bahkan bersama pasukannya, ia berusaha mempertahankan wilayah jawa Barat, dan menamakan Soekarno dan pasukannya sebagai pasukan liar yang kabur dari medan perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh sebelum kemerdekaan, yaitu pada tahun 1930-an, istilah"hijrah" sudah pernah diperkenalkan, dan dipergunakan.sebagai metode perjuangan modern yang brillian oleh S.M. Kartosuwiryo, berdasarkan tafsirnya terhadap sirah Nabawiyah. Ketika itu, pada tahun 1934 telah muncul dua metode perjuangan&lt;br /&gt;yaitu cooperatif dan non cooperatif. Metode non cooperatif, artinya tidak mau masuk ke dalam parlemen dan bekerja sama dengan pemerintah Belanda namun bersifat pasif, tidak berusaha menghadapi penguasa yang ada. Metode ini sebenamya dipengaruhi oleh politik SWADESI, politik Mahatma Gandhi dari India. Lalu muncullah S.M. Kartosuwiryo dengan metode Hijrah, sebuah metode yang berusaha membentuk komunitas sendiri, tanpa kerjasama dan aktif, berusaha untuk melawan kekuatan penjajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, pada waktu itu, metode ini dikecam keras oleh Agus Salim, karena menganggap S.M. Kartosuwiryo menerapkan metode hijrah ini di dalam suatu masyarakat yang belum melek politik. Sehingga ia kemudian berusaha menanamkan politik dan metode hijrah itu kepada anggota PSII pada&lt;br /&gt;khususnya. Dengan harapan setelah memahami politik, mereka mau menggunakan metode ini, karena paham politik sangat penting. Namun, Agus Salim menolaknya, karena ia tidak setuju dengan politik tersebut. Menurutnya rakyat atau anggota partai hanyalah boleh mengetahui masalah mekanisme organisasi tanpa mengetahui konstelasi politik yang sedang berlangsung, dan hanya elit pemimpin&lt;br /&gt;saja yang boleh mengetahui. Sedangkan "hijrah" adalah berusaha menarik diri dari perdebatan politik, kemudian berusaha membentuk barisan tersendiri dan berusaha dengan kekuatansendiri untuk mengantisipasi sistem perjuangan yang tidak cukup progresif dan tidak Islami. Faktor inilah yang menjadi awal perpecahan PSII, yaitu melahirkan PSII Hijrah yang memakai metode hijrah dan PSII Penyadar yang dipimpin Agus Salim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun metode Hijrah, bagi sebagian tokoh politik saat itu, terlihat mustahil untuk digunakan sebagai metode perjuangan, namun ternyata dapat berjalan efektif pada tahun 1949 dengan terbentuknya Negara Islam Indonesia yang diproklamasikan dibawah bendera Bismillahirrahmaniirrahim. Sehingga pantaslah, jika kita tidak memperhatikan rangkaian sejarah sebelumnya secara seksama, memunculkan anggapan bahwa berdirinya Negara Islam Indonesia berarti adanya negara di dalam negara, karena Proklamasi RI pada tahun 1945 telah lebih dahulu dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sebenamya jika kita memahami sejarah secara benar dan adil, maka kedudukan Negara Islam Indonesia dan RI adalah negara dengan negara. Karena negara RI hanya tinggal wilayah Yogyakarta waktu itu, sementara Negara Islam Indonesia berada di Jawa Barat dan mengalami ekspansi (pemekaran) wilayah. Daerah Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Aceh mendukung berdirinya Negara Islam Indonesia. Dan dukungan itu bukan hanya berupa pernyataan atau retorika belaka, tapi ikut bergabung secara revolusional. Barangkakali benar, bahwa Negara Islam Indonesia adalah satu-satunya gerakan rakyat yang disambut demikian meriah di beberapa daerah di indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat sambutan yang gemilang hangat dari saudara muslim lainnya, maka rezim Soekarno berusaha untuk menghambat tegaknya Negara Islam Indonesia bersama A.H. Nasution, seorang tokoh militer beragama Islam yang dibanggakan hingga sekarang, tetapi ternyata mempumyai kontribusi yang negatif&lt;br /&gt;dalam perkembangan Negara Islam Indonesia. Dia bersama Soekarno berusaha menutupi segala hal yang memungkinkan S.M. Kartosuwiryo dan Negara lslam Indonesia kembali terangkat dalam masyarakat, seperti penyembunyian tempat eksekusi dan makam mujahid Islam tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaklah sekarang bahwa sebenarnya penguasa Orla dan Orba, telah melakukan kejahatan politik dan sejarah sekaligus, yang dosanya sangat besar yang rasanya sulit untuk dimaafkan. Mungkin bisa diumpamakan, hampir sama dengan dosa syirik dalam pengertian agama, yang merupakan dosa terbesar dalam Islam. Karena prilaku politik yang mereka pertontonkan, telah menyesatkan masyarakat dalam memahami sejarah perjuangan Islam di Indonesia dengan sebenarnya. Berbagai rekayasa politik untuk memanipulasi sejarah telah dilakukan sampai hal yang sekecil-kecilnya mengenai perjuangan serta pribadi S.M. Kartosuwiryo. Seperti pengubahan data keluarganya, tanggal dan tahun lahirnya. Semua itu ditujukan agar SMK dan Negara Islam Indonesia jauh dari ingatan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun demikian, S.M. Kartosuwiryo tidak berusaha membalas tindakan dzalim pemerintah RI. Pernah suatu ketika Mahkamah Agung (Mahadper) menawarkan untuk mengajukan permohonan grasi (pengampunan) kepada presiden Soekarno, supaya hukuman mati yang telah dijatuhkan kepadanya&lt;br /&gt;dibatalkan, namun dengan sikap ksatria ia menjawab," Saya tidak akan pernah meminta ampun kepada manusia yang bernama Soekarno".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan ini pun telah dimanipulasi. Menurut Holk H. Dengel dalam bukunya berbahasa Jerman, dan dalam terjemahan Indonesia berjudul: "Darul Islam dan Kartosuwiryo, Angan-angan yang gagal", mengakui bahwa telah terjadi manipulasi data sejarah berkenaan dengan sikap Kartosuwiryo menghadapi tawaran grasi tersebut. Tokoh sekaliber Kartosuwiryo tidak mungkin minta maaf, namun ketika kita baca dalam terjemahannya yang diterbitkan oleh Sinar Harapan telah diubah sebaliknya, bahwa Kartosuwiryo meminta ampun kepada Soekamo, dan kita tahu Sinar Harapan adalah bagian dari kekuatan Kristen yang bahu -membahu dengan penguasa sekuler dalam mendistorsi sejarah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam majalah Tempo 1983, pernah dimuat kisah seorang petugas eksekusi S.M. Kartosuwiryo, yang menggambarkan sikap ketidak pedulian Kartosuwiryo atas keputusan yang ditetapkan Mahadper RI kepadanya. Ia mengatakan bahwa 3 hari sebelum hukuman mati dilaksanakan, Kartosuwiryo tertidur nyenyak, padahal petugas eksekusinya tidak bisa tidur sejak 3 hari sebelum pelaksanaan hukuman mati. Dari sinilah akhimya diketahui kemudian dimana pusara Kartosuwiryo berada, yaitu di pulau Seribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha untuk mengungkapkan manipulasi sejarah adalah sangat berat. Satu di antara fakta sejarah yang dimanipulasi, adalah untuk mengungkap kebenaran tuduhan teks proklamasi dan UUD Negara Islam Indonesia adalah jiplakan dari proklamasi Soekarno-Hatta. Yang sebenamya terjadi justru kebalikannya.&lt;br /&gt;Ketika Hiroshima dan Nagasaki di bom (6 - 9 Mei 1945) S.M. Kartosuwiryo sudah tahu melalui berita radio, sehingga ia berusaha memanfaatkan peluang ini untuk sosialisasi proklamasi Negara Islam Indonesia. Ia datang ke Jakarta bersama pasukan Hisbullah dan mengumpulkan massa guna mensosialisasikan kemungkinan berdirinya Negara Islam Indonesia, dan rancangan konsep proklamasi Negara Islam lndonesia kepada masyarakat. Sebagai seorang tokoh nasional yang pernah ditawari sebagai menteri pertahanan muda yang kemudian ditolaknya, melakukan hal ini tentu bukan perkara sulit. Salah satu di antara massa yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Sukarni dan Ahmad Subarjo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui banyaknya dukungan terhadap sosialisasi ini, mereka menculik Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok agar mempercepat proklamasi RI sehingga Negara Islam Indonesia tidak jadi tegak. Bahkan dalam bukunya, Holk H. Dengel menyebutkan tanggal 14 Agustus 1945 Negara Islam Indonesia telah di proklamirkan, tetapi yang sebenarnya baru sosialisasi saja. Ketika di Rengasdengklok Soekamo menanyakan kepada Ahmad Soebardjo, sebagaimana ditulis Mr. Ahmad Soebardjo dalam bukunya "Lahirnya Republik Indonesia".&lt;br /&gt;Pertanyaan Soekarno itu adalah: "Masih ingatkah saudara, teks dari bab Pembukaan Undang-Undang Dasar kita ?"&lt;br /&gt;"Ya saya ingat, saya menjawab,"Tetapi tidak lengkap seluruhnya".&lt;br /&gt;"Tidak mengapa," Soekarno bilang, "Kita hanya memerlukan kalimat-kalimat yang menyangkut Proklamasi dan bukan seluruh teksnya".&lt;br /&gt;Soekarno kemudian mengambil secarik kertas dan menuliskan sesuai dengan apa yang saya ucapkan sebagai berikut : "Kami rakyat Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kesaksian Ahmad Soebardjo ini benar, jelas tidak masuk akal, karena kita tahu bahwa UUD 1945 baru disahkan dan disetujui tanggal 18 Agustus 1945 setelah proklamasi. Sehingga pertanyaan yang benar semestinya adalah, "Masih ingatkah saudara akan sosialisasi proklamasi Negara Islam Indonesia?" Maka wajarlah jika naskah Proklamasi RI yang asli terdapat banyak coretan. Jelaslah bahwa ternyata Soekarno-Hatta yang menjiplak konsep naskah proklamasi Negara Islam Indonesia, dan bukan sebaliknya. Memang sedikit sejarawan yang mengetahui mengenai kebenaran sejarah ini. Di antara yang sedikit itu adalah Ahmad Mansyur Suryanegara, beliau pernah mengatakan bahwa S.M. Kartosuwiryo pernah datang ke Jakarta pada awal Agustus 1945 bersama pasukan Hizbullah dan Sabilillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebenarnya, sebelum hari-hari menjelang proklamasi RI tanggal 17 Agustus 1945, Kartosuwiryo telah lebih dahulu menebar aroma deklarasi kemerdekaan Islam, ketika kedatangannya pada awal bulan Agustus setelah mengetahui bahwa perseteruan antara Jepang dan Amerika memuncak dan menjadi bumerang bagi Jepang. Ia datang ke Jakarta bersama dengan beberapa orang pasukan laskar Hisbullah, dan segera bertemu dengan beberapa elit pergerakan atau kaum nasionalis untuk memperbincangkan peluang yang mesti diambil guna mengakhiri dan sekaligus mengubah determinisme sejarah rakyat Indonesia. Untuk memahami mengapa pada tanggal 16 Agustus pagi Hatta dan Soekamo tidak dapat&lt;br /&gt;ditemukan di Jakarta, kiranya Historical enquiry berikut ini perlu diajukan : Mengapa Soekarno dan Hatta mesti menghindar begitu jauh ke Rengasdengklok padahal Jepang memang sangat menyetujui persiapan kemerdekaan Indonesia? Mengapa ketika Soebardjo ditanya Soekarno, apakah kamu ingat pembukaan Piagam Jakarta ? Mengapa jawaban yang diberikan dimulai dengan kami bangsa Indonesia ...? Bukankah itu sesungguhnya adalah rancangan Proklamasi yang sudah dipersiapkan Kartosuwiryo pada tanggal 13 dan 14 Agustus 1945 kepada mereka ? Pada malam harinya mereka telah dibawa oleh para pemimpin pemuda, yaitu Soekarni dan Ahmad Soebardjo, ke garnisun PETA di Rengasdengklok, sebuah kota kecil yang terletak di sebelah barat kota Karawang, dengan dalih melindungi mereka bilamana meletus suatu pemberontakan PETA dan HEIHO. Ternyata tidak terjadi suatu pemberontakan pun, sehingga Soekamo dan Hatta segera menyadari bahwa kejadian ini merupakan suatu usaha memaksa mereka supaya menyatakan kemerdekaan di luar rencana pihak Jepang, tujuan ini mereka tolak. Laksamana Maida mengirim kabar bahwa jika mereka dikembalikan dengan selamat maka dia dapat mengatur agar pihak Jepang tidak menghiraukan bilamana kemerdekaan dicanangkan. Mereka mempersiapkan naskah proklamasi hanya berdasarkan ingatan tentang konsep proklamasi Islam yang dipersiapkan SM. Kartosuwiryo pada awal bulan Agustus 1945. Maka, seingat Soekarni dan Ahmad&lt;br /&gt;Soebardjo, naskah itu didasarkan pada bayang-bayang konsep proklamasi dari S.M. Kartosuwiryo, bukan pada konsep pembukaan UUD 1945 yang dibuat oleh BPUPKI atau PPKI." Pengantar Pemikiran Politik Proklamator Negara Isalam Indonesia S.M. Kartosoewirjo, hal. 65, Pen. Darul Falah, Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha untuk mengungkapkan manipulasi sejarah adalah sangat berat. Satu di antara fakta sejarah yang dimanipulasi, adalah untuk mengungkap kebenaran tuduhan teks proklamasi dan UUD Negara Islam Indonesia adalah jiplakan dari proklamasi Soekarno-Hatta. Yang sebenamya terjadi justru kebalikannya.&lt;br /&gt;Ketika Hiroshima dan Nagasaki di bom (6 - 9 Mei 1945) S.M. Kartosuwiryo sudah tahu melalui berita radio, sehingga ia berusaha memanfaatkan peluang ini untuk sosialisasi proklamasi Negara Islam Indonesia. Ia datang ke Jakarta bersama pasukan Hisbullah dan mengumpulkan massa guna mensosialisasikan kemungkinan berdirinya Negara Islam Indonesia, dan rancangan konsep proklamasi Negara Islam lndonesia kepada masyarakat. Sebagai seorang tokoh nasional yang pernah ditawari sebagai menteri pertahanan muda yang kemudian ditolaknya, melakukan hal ini tentu bukan perkara sulit. Salah satu di antara massa yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Sukarni dan Ahmad Subarjo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui banyaknya dukungan terhadap sosialisasi ini, mereka menculik Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok agar mempercepat proklamasi RI sehingga Negara Islam Indonesia tidak jadi tegak. Bahkan dalam bukunya, Holk H. Dengel menyebutkan tanggal 14 Agustus 1945 Negara Islam Indonesia telah di proklamirkan, tetapi yang sebenarnya baru sosialisasi saja. Ketika di Rengasdengklok Soekamo menanyakan kepada Ahmad Soebardjo, sebagaimana ditulis Mr. Ahmad Soebardjo dalam bukunya "Lahirnya Republik Indonesia".&lt;br /&gt;Pertanyaan Soekarno itu adalah: "Masih ingatkah saudara, teks dari bab Pembukaan Undang-Undang Dasar kita ?"&lt;br /&gt;"Ya saya ingat, saya menjawab,"Tetapi tidak lengkap seluruhnya".&lt;br /&gt;"Tidak mengapa," Soekarno bilang, "Kita hanya memerlukan kalimat-kalimat yang menyangkut Proklamasi dan bukan seluruh teksnya".&lt;br /&gt;Soekarno kemudian mengambil secarik kertas dan menuliskan sesuai dengan apa yang saya ucapkan sebagai berikut : "Kami rakyat Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kesaksian Ahmad Soebardjo ini benar, jelas tidak masuk akal, karena kita tahu bahwa UUD 1945 baru disahkan dan disetujui tanggal 18 Agustus 1945 setelah proklamasi. Sehingga pertanyaan yang benar semestinya adalah, "Masih ingatkah saudara akan sosialisasi proklamasi Negara Islam Indonesia?" Maka wajarlah jika naskah Proklamasi RI yang asli terdapat banyak coretan. Jelaslah bahwa ternyata Soekarno-Hatta yang menjiplak konsep naskah proklamasi Negara Islam Indonesia, dan bukan sebaliknya. Memang sedikit sejarawan yang mengetahui mengenai kebenaran sejarah ini. Di antara yang sedikit itu adalah Ahmad Mansyur Suryanegara, beliau pernah mengatakan bahwa S.M. Kartosuwiryo pernah datang ke Jakarta pada awal Agustus 1945 bersama pasukan Hizbullah dan Sabilillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebenarnya, sebelum hari-hari menjelang proklamasi RI tanggal 17 Agustus 1945, Kartosuwiryo telah lebih dahulu menebar aroma deklarasi kemerdekaan Islam, ketika kedatangannya pada awal bulan Agustus setelah mengetahui bahwa perseteruan antara Jepang dan Amerika memuncak dan menjadi bumerang bagi Jepang. Ia datang ke Jakarta bersama dengan beberapa orang pasukan laskar Hisbullah, dan segera bertemu dengan beberapa elit pergerakan atau kaum nasionalis untuk memperbincangkan peluang yang mesti diambil guna mengakhiri dan sekaligus mengubah determinisme sejarah rakyat Indonesia. Untuk memahami mengapa pada tanggal 16 Agustus pagi Hatta dan Soekamo tidak dapat&lt;br /&gt;ditemukan di Jakarta, kiranya Historical enquiry berikut ini perlu diajukan : Mengapa Soekarno dan Hatta mesti menghindar begitu jauh ke Rengasdengklok padahal Jepang memang sangat menyetujui persiapan kemerdekaan Indonesia? Mengapa ketika Soebardjo ditanya Soekarno, apakah kamu ingat pembukaan Piagam Jakarta ? Mengapa jawaban yang diberikan dimulai dengan kami bangsa Indonesia ...? Bukankah itu sesungguhnya adalah rancangan Proklamasi yang sudah dipersiapkan Kartosuwiryo pada tanggal 13 dan 14 Agustus 1945 kepada mereka ? Pada malam harinya mereka telah dibawa oleh para pemimpin pemuda, yaitu Soekarni dan Ahmad Soebardjo, ke garnisun PETA di Rengasdengklok, sebuah kota kecil yang terletak di sebelah barat kota Karawang, dengan dalih melindungi mereka bilamana meletus suatu pemberontakan PETA dan HEIHO. Ternyata tidak terjadi suatu pemberontakan pun, sehingga Soekamo dan Hatta segera menyadari bahwa kejadian ini merupakan suatu usaha memaksa mereka supaya menyatakan kemerdekaan di luar rencana pihak Jepang, tujuan ini mereka tolak. Laksamana Maida mengirim kabar bahwa jika mereka dikembalikan dengan selamat maka dia dapat mengatur agar pihak Jepang tidak menghiraukan bilamana kemerdekaan dicanangkan. Mereka mempersiapkan naskah proklamasi hanya berdasarkan ingatan tentang konsep proklamasi Islam yang dipersiapkan SM. Kartosuwiryo pada awal bulan Agustus 1945. Maka, seingat Soekarni dan Ahmad&lt;br /&gt;Soebardjo, naskah itu didasarkan pada bayang-bayang konsep proklamasi dari S.M. Kartosuwiryo, bukan pada konsep pembukaan UUD 1945 yang dibuat oleh BPUPKI atau PPKI."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 7 agustus 1949 adalah bertepatan dengan Bung Hatta pergi ke Belanda untuk mengadakan perundingan Meja Bundar, yang berakhir dengan kekecewaan. Dimana hasil perundingan tersebut adalah Irian Barat tidak dimasukkan kedalam penyerahan kedaulatan Indonesia, lapangan ekonomi masih dipegang oleh kapitalis barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara Islam Indonesia diproklamirkan di daerah yang dikuasai oleh Tentara Belanda, yaitu daerah Jawa Barat yang ditinggalkan oleh TNI (Tentara Nasional Indonesia) ke Jogya. Sebab daerah de-facto R.I. pada saat itu hanya terdiri dari Yogyakarta dan kurang lebih 7 Kabupaten saja ( menurut fakta-fakta perundingan/kompromis dengan Kerajaan Belanda; perjanjian Linggarjati tahun 1947 hasilnya de-facto R.I. tinggal pulau Jawa dan Madura, sedang perjanjian Renville pada tahun 1948, de-facto R.I. adalah hanya terdiri dari Yogyakarta). Seluruh kepulauan Indonesia termasuk Jawa Barat kesemuanya masih dikuasai oleh Kerajaan Belanda. Jadi tidaklah benar kalau ada yang mengatakan bahwa Negara Islam Indonesia didirikan dan diproklamirkan didalam negara Republik Indonesia. Negara Islam Indonesia didirikan di daerah yang masih dikuasai oleh Kerajaan Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara Islam Indonesia dengan organisasinya Darul Islam dan tentaranya yang dikenal dengan nama Tentara Islam Indonesia dihantam habis-habisan oleh Regim Soekarno yang didukung oleh partai komunis Indonesia(PKI). Sedangkan Masyumi (Majelis syura muslimin Indonesia) tidak ikut menghantam, hanya tidak mendukung, walaupun organisasi Darul Islam yang pada mulanya bernama Majlis Islam adalah organisasi dibawah Masyumi yang kemudian memisahkan diri. Seorang tokoh besar dari Masyumi almarhum M Isa Anshary pada tahun 1951 menyatakan bahwa "Tidak ada seorang muslimpun, bangsa apa dan dimana juga dia berada yang tidak bercita-cita Darul Islam. Hanya orang yang sudah bejad moral, iman dan Islam-nya, yang tidak menyetujui berdirinya Negara Islam Indonesia. Hanya jalan dan cara memperjuangkan idiologi itu terdapat persimpangan dan perbedaan. Jalan bersimpang jauh. Yang satu berjuang dalam batas-batas hukum, secara legal dan parlementer, itulah Masyumi. Yang lain berjuang dengan alat senjata, mendirikan negara dalam negara, itulah Darul Islam" (majalah Hikmah, 1951).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Masyumi memegang pemerintahan, M Natsir mengirimkan surat kepada SM Kartosoewirjo untuk mengajak beliau dan kawan-kawan yang ada di gunung untuk kembali berjuang dalam batas-batas hukum negara yang ada. Namun M Natsir mendapat jawaban dari SM Kartosoewirjo "Barangkali saudara belum menerima proklamasi kami"(majalah Hikmah, 1951).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Imam Negara Islam Indonesia S.M. Kartosoewirjo tertangkap dan dijatuhi hukuman mati pada tahun 1962 regim Soekarno dengan dibantu oleh PKI yang diteruskan oleh regim Soeharto dengan ABRI-nya telah membungkam Negara Islam Indonesia sampai sekarang dengan pola yang sama. Pola tersebut adalah dengan cara menugaskan bawahannya untuk melakukan pengrusakan, setelah melakukan pengrusakkan bawahan tersebut "bernyanyi" bahwa dia adalah anggota kelompok Islam tertentu. Atau melakukan pengrusakan dengan menggunakan atribut Islam. Menurut salah seorang kapten yang kini masih hidup, dan mungkin saksi hidup yang lainnya pun masih banyak, bahwa ada perbedaan antara DI pengrusak dan DI Kartosuwiryo yakni attribut yang dipergunakan oleh DI pengrusak (buatan Sukarno) berwarna merah sedangkan DI Kartosuwiryo adalah hijau. Sebenarnya Negara Islam Indonesia masih ada dan tetap ada, walaupun sebagian anggota-anggota Darul Islam sudah pada meninggal, namun ide Negara Islam Indonesia masih tetap bersinar di muka bumi Indonesia*.*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-6172090172795042946?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/6172090172795042946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=6172090172795042946' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/6172090172795042946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/6172090172795042946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/12/sekarmadji-maridjan-kartosoewirjo.html' title='Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sxfqhcc91ZI/AAAAAAAAAaA/xdCaMdD3HOo/s72-c/kartosuwiryo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-3219938512162043495</id><published>2009-12-03T08:08:00.000-08:00</published><updated>2009-12-03T08:09:24.634-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Ganti rugi jalan lingkar kabupaten Warga Bulusulur terima Rp 1,32 M</title><content type='html'>Wonogiri&lt;br /&gt;Sebanyak 63 warga Bulusulur, Wonogiri mendapat ganti rugi pembebasan 65 lahan proyek jalan lingkar kabupaten (JLK) senilai Rp 1,32 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencairan uang itu dilakukan di Balaidesa Bulusulur, Kamis (3/12).&lt;br /&gt;Menurut Kabag Pertanahan Wonogiri Guntur dan petugas Bagian Pertanahan Antonius Indro di sela-sela pencairan dana ganti rugi, tanah yang dibebaskan itu mencapai 6.822 m2.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Antonius, dana itu untuk pembayaran ganti rugi tanah, bangunan dan karangkitri (pepohonan). Untuk fasilitas umum (Fasum) ataupun fasilitas sosial (Fasos) belum dibayar. Ada sejumlah desa yang belum dibayar karena dana terbatas. ”Kalau anggaran pembayaran masuk dalam KUA/PPAS tahun 2010 bisa terbayar. Tinggal apakah masuk APBD 2010 atau tidak,” jelasnya.&lt;br /&gt;Berdasar pantauan Espos, pembayaran ganti rugi lahan berikut bangunan yang terkena proyek JLK Wonogiri di Desa Bulusulur, Wonogiri berlangsung lancar. Pembayaran dilakukan di balaidesa, dihadiri oleh warga penerima, petugas keamanan, Muspika Wonogiri dan pegawai Bagian Pertanahan.&lt;br /&gt;Setiap pemilik lahan menerima ganti rugi secara variatif tergantung luas lahan yang terkena proyek. Seperti yang diterima oleh Ny Sumiyati. Dia menerima ganti rugi senilai Rp 92 juta, Suwarno menerima Rp 67 juta, Warso senilai Rp 7 jutaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembangkan usaha&lt;br /&gt;Sumiyati menuturkan dana itu akan digunakan untuk menguliahkan anaknya maupun mengembangkan usaha.&lt;br /&gt;Ada juga warga yang bercanda bahwa dana tersebut akan dipergunakan untuk menikah lagi. Sesuai dalam surat yang diperoleh warga harga per meter persegi tanah senilai Rp 77.500 dan bangunan Rp 585.000/m2.&lt;br /&gt;Dana itu kemarin tidak dicairkan dalam bentuk tunai, namun sudah dimasukkan dalam buku rekening BPR BKK Wonogiri.&lt;br /&gt;”Kalau dananya akan diambil atau dipindahbukukan ke bank lain, silakan. Tetapi kalau dimasukkan ke dalam rekening deposito akan lebih baik karena juga mendapatkan bunga,” ujar petugas BPR BKK Wonogiri saat melayani pengambilan buku rekening.&lt;br /&gt;Terpisah, Lurah Wuryorejo, Sunarmi, mengatakan ada 72 warganya yang terkena proyek JLK tersebut. ”Kami sudah sosialisasi dan warga sudah setuju. Namun masih menunggu kepastian harga ganti ruginya,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-3219938512162043495?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/3219938512162043495/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=3219938512162043495' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/3219938512162043495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/3219938512162043495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/12/ganti-rugi-jalan-lingkar-kabupaten.html' title='Ganti rugi jalan lingkar kabupaten Warga Bulusulur terima Rp 1,32 M'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-1129943161049580303</id><published>2009-12-01T07:54:00.000-08:00</published><updated>2009-12-01T07:58:31.494-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Sumaryoto diadu dengan Mulyadi Golkar tantang PDIP</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SxU9E-fTfXI/AAAAAAAAAZY/sNz4rn8-ryY/s1600/sumaryoto.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SxU9E-fTfXI/AAAAAAAAAZY/sNz4rn8-ryY/s320/sumaryoto.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410297683058589042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wonogiri&lt;br /&gt;Partai Golkar (PG) Wonogiri menantang pasangannya, PDIP. Partai Golkar membidik mantan Sekda Wonogiri H Mulyadi untuk menandingi niat adik iparnya, H Sumaryoto, kader PDIP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sementara PKS dan koalisi PAN, PPP dan Partai Gerindra yang tergabung dalam Fraksi Amanat, Persatuan Indonesia (FAPI) belum berani memunculkan nama. Partai-partai itu masih menunggu perkembangan dan tetap melakukan penjajakan kepada para Bacabup. Bahkan FAPI mengisyaratkan hanya akan mengusung satu pasangan dan tidak akan menggelar konvensi.&lt;br /&gt;Demikian rangkuman para petinggi partai saat ditemui Espos secara terpisah, Senin (30/11). Mereka adalah Ketua Partai Golkar Wonogiri, Y Sumarmo, bendahara DPD PAN Wonogiri Sardi dan Ketua DPD PKS Wonogiri, Dwi Hatmoko.&lt;br /&gt;”Taraf penjajakan bakal calon terus dilakukan oleh tim dan ada dua yang sudah memberikan isyarat, yakni Suwarsono dan Sutadi. Namun kalau nanti PDIP mengusung Sumaryoto maka kami akan mengajukan H Mulyadi untuk bertarung,” tandas Sumarmo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar PDIP&lt;br /&gt;Sumarmo menegaskan dirinya tidak akan mencalonkan diri lagi, baik sebagai Bacabup ataupun Bacawabup Wonogiri. Selain itu, ditegaskan oleh Sumarmo, koalisi dengan PDIP akan disudahi pada Pilkada 2010 karena PG akan mengusung calon sendiri.&lt;br /&gt;”Koalisi kemungkinan dengan partai di luar PDIP dan penetapan Cabup akan dilakukan setelah Musda Wonogiri karena persiapan intensif Partai Golkar dilakukan enam bulan menjelang pelaksanaan Pilkada Wonogiri.”&lt;br /&gt;Lebih lanjut Sumarmo yang juga Wakil Bupati Wonogiri mengatakan ada empat kriteria Cabup, yaitu figur, dana, mesin partai dan tim sukses. ”Kami perkirakan dana Pilkada nanti Rp 15 miliar dan Pak Mulyadi punya empat kriteria itu.”&lt;br /&gt;Menyinggung soal Musda, Sumarmo mengatakan tetap akan maju sebagai calon Ketua DPD PG Wonogiri. ”Kemungkinan akan ada tiga calon, saya, Samino dan Edi.”&lt;br /&gt;Sementara, Bendahara DPD PAN Wonogiri, Sardi, mengatakan tim penjajakan telah mendekati empat Bacabup.&lt;br /&gt;”Komunikasi politik terus dilakukan dan koalisi akan langsung mengusung satu pasangan, tidak akan menggelar konvensi dengan pertimbangan, lebih efektif dan efisien dalam hal dana. Selain juga kasihan terhadap calon karena saat konvensi harus mengeluarkan dana dan jika terpilih masih membiayai pencalonannya.”&lt;br /&gt;Sedangkan Ketua DPD PKS Wonogiri, Dwi Hatmoko, menyatakan belum ada keputusan siapa pasangan yang akan diusung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-1129943161049580303?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/1129943161049580303/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=1129943161049580303' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/1129943161049580303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/1129943161049580303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/12/sumaryoto-diadu-dengan-mulyadi-golkar.html' title='Sumaryoto diadu dengan Mulyadi Golkar tantang PDIP'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SxU9E-fTfXI/AAAAAAAAAZY/sNz4rn8-ryY/s72-c/sumaryoto.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-8687337273749631979</id><published>2009-12-01T07:48:00.000-08:00</published><updated>2009-12-01T07:51:44.694-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>Klaten : Dua Kepala Arca Lenyap, Pengamanan Kawasan BCB Masih Minim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SxU7fqoLbAI/AAAAAAAAAZQ/FfLfussiLjc/s1600/arca.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SxU7fqoLbAI/AAAAAAAAAZQ/FfLfussiLjc/s320/arca.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410295942560312322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KLATEN-Lenyapnya dua kepala arca koleksi Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah di Kompleks Candi Plaosan, di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan tidak lepas dari minimnya pengamanan di kawasan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini disampaikan Kepala Kelompok Kerja (Kapokja) Perlindungan BP3 Jawa Tengah Tri Wismabudhi, total satuan pengamanan (satpam) yang dimiliki BP3 hanya 80 orang. Sedangkan 16 orang akan memasuki masa pension tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"80 orang ditugaskan untuk menjaga beberapa kawasan candi. Mulai dari Kawasan Prambanan di Klaten, Candi Dieng di Wonosobo, Candi Gedongsongo, Ambarawa Kabupaten Semarang, dan Candi Sukuh, Kabupaten Karanganyar," ujarnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya wilayah yang harus diawasi membuat BP3 masih kekuranagn personil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Candi Plaosan yang berdiri di atas lahan dua hektar saja hanya diawasi 20 satpam. Satu shift yang bertugas lima orang, sehingga belum sepenuhnya wilayah bisa dipantau intensif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenyataan lain yang menyebabkan kawasan candi rawan pencurian adalah lokasinya berada di alam terbuka. Pambatasnya hanya berupa pagar yang tinggi sekitar dua meter. Sehingga banyak pengunjung yang masuk tanpa melalui pintu resmi," tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antisipasi yang telah dilakukan BP3 untuk mencegah pencurian benda cagar budaya (BCB) dengan memberdayakan masyarakaat sekitar. Misalkan petugas keamanan diambil dari warga yang tinggal di sekitar kawasan candi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak hanya itu, warga sekitar candi juga kami minta untuk membantu pemugaran. Sehingga dengan langkah tersebut secara tidak langsung menumbuhkan rasa memiliki BCB," katanya.Kegiatan lain yang dilakukan adalah sosialisasi bahwa BCB merupakan aset Negara yang memiliki fungsi penting. Namun upaya tersebut belum sepenuhnya berhasil. Karena pencurian BCB masih saja terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk pengusutan dua kepala arca yaitu Dhyani Budha dan Bodhisattva yang hilang saya serahkan sepenuhnya kepada polisi. Kami siap memberikan informasi kapanpun, jika penyidik Polres Klaten memintanya," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-8687337273749631979?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/8687337273749631979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=8687337273749631979' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/8687337273749631979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/8687337273749631979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/12/klaten-dua-kepala-arca-lenyap.html' title='Klaten : Dua Kepala Arca Lenyap, Pengamanan Kawasan BCB Masih Minim'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SxU7fqoLbAI/AAAAAAAAAZQ/FfLfussiLjc/s72-c/arca.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-8734485371649026880</id><published>2009-11-30T07:07:00.000-08:00</published><updated>2009-12-01T08:07:42.510-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>Registrasi Unicode Carakan Jawa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SxPhFOZ9qEI/AAAAAAAAAYo/ZvPCzlKSDGA/s1600/aksara+jawa.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 108px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SxPhFOZ9qEI/AAAAAAAAAYo/ZvPCzlKSDGA/s320/aksara+jawa.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409915057284687938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tanggal 1 Oktober 2009 dadi tenger sujarah tumrap Carakan Jawa. Wiwit wektu iku, Carakan Jawa kacathet ana ing Unicode Consortium, peranganing bebadan UNESCO kang duweni ayahan nylametake aksara-aksara tradisional ing donya.&lt;br /&gt;Wong Jawa prelu bungah lan muji syukur marang Gusti Kang Maha Agung, dene aksarane wis resmi diregistrasi dening UNESCO.&lt;br /&gt;Parepatan lan pirembugan bab aksara utawa carakan Jawa wus lumaku sawetara wektu wiwit Kongres Basa Jawa I ing taun 1991. Bebarengan karo lumakune kongres iki, pamarentah nampa sumbangan mesin ketik lan mesin cetak aksara Jawa saka Walanda. Wiwit wektu iku banjur padha kagugah handhudhah carakan Jawa.&lt;br /&gt;Sadurunge Kongres Basa Jawa IV Taun 2006 diadani parepatan utawa workshop komputerisasi carakan Jawa. Ana ing temu wicara wektu iku, akeh banget wawasan, usulan, panyaruwe, pamrayoga, lan panukarta prelune ayahan revitalisasi lan komputerisasi aksara Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sawise parepatan diadani ing Yogyakarta, Solo lan Surabaya, komputerisasi Carakan Jawa kasil diwujudake wewaton panaliten ing tlatah Lombok, Bali, Jawa Timur, Solo, Yogyakarta, Pondhok Pesantren Gontor, lan liya-liyane. Sumber referensi sing digunakake uga akeh, wiwit Wewaton Sri Wedari 1926, cakrik aksara Jawa Yogyakarta, Serat Sastra Harjendra, lan buku-buku saka Walanda.&lt;br /&gt;Putusan utawa asil parepatan kang diadani kaping lima, banjur nuwuhake tekad supaya Carakan Jawa aja mung dadi sesanti lan ditulis ana ing plang-plang dalan, ing gapura, gedhong-gedhong, lan wewangunan liyane. Aksara Jawa prelu manjing ing alam global. Aksara Jawa prelu ngrembaka ing jaringan Internet. Carakan Jawa prelu ngrenggani, mratah lan sumrambah ing jagad maya.&lt;br /&gt;Panjangka kang kaya mangkono banjur nemu dalan sawise Tim Teknis kang diparagani dening Hadi Waratama saka LAPI ITB, Bagiono Djoko Sumbogo saka Depdiknas, Ki Demang Sokowaten, Ki Sutadi lan sinengkuyung dening para pakar lan paraga liyane kang ora bisa sinebut siji mbaka siji, padha sowan konsultasi marang gubernur Jawa Tengah lan Pusat Bahasa Depdiknas&lt;br /&gt;Wiwit wektu iku banjur diadani korespondensi karo bebadan Unicode Consortium UNESCO. Ana paraga kang onja ing babagan iki, yaiku Dr Deborah Anderson saka Berkeley University lan Mr Michael Everson pakar aksara tradhisional ing Unicode Consortium. Michael Everson saka Irlandia rawuh lan naliti kahanane aksara Jawa ana ing Solo lan Yogyakarta rikala tanggal 3-12 September 2007.&lt;br /&gt;Sawise nginventarisasi lan naliti Carakan Jawa ing Museum Radyapustaka, Reksapustaka Pura Mangkunagaran, Fakultas Sastra dan Seni Rupa UNS, Komite Basa Jawi Surakarta, lan studi lapangan ana ing tlatah Solo lan Yogyakarta, banjur kasil ngracik proposal kang sinebut The Javanese Script Proposal for Unicode Consortium (JSUP). Proposal registrasi banjur diuji lan di-validasi ing forum Unicode Consortium ing taun 2008-2009.&lt;br /&gt;Usulan utawa proposal kang sinebut JSUP diputusake lolos lan lulus dening UNESCO. Tanggal 1 Oktober 2009 dadi tenger manawa Carakan Jawa wus kacathet ana ing Unicode Consortium Standard Version 5.2 lan ISO-IEC 10646.&lt;br /&gt;Ngrembakane situs-situs aksara Jawa gumantung para pakar, nimpuna, lan para pandhemen-panggilut carakan Jawa. Sanadyan wektu iki akeh kang “wuta” aksara Jawa , muga-muga ora dadi pepalang nulis aksara Jawa ana ing komputer. Pelatihan ngenani nulis aksara jawa nganggo komputer prelu diusulake lan diadani. (Ki Sutadi, paraga tim registrasi Carakan Jawa ing Unicode)&lt;br /&gt;SUMBER : &lt;a href="http://edisicetak.solopos.co.id/jajawa/keluaran.asp?id=12195" target="_blank"&gt;&lt;button&gt; JAGAD JAWA SOLOPOS &lt;/button&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-8734485371649026880?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/8734485371649026880/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=8734485371649026880' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/8734485371649026880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/8734485371649026880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/11/registrasi-unicode-carakan-jawa.html' title='Registrasi Unicode Carakan Jawa'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SxPhFOZ9qEI/AAAAAAAAAYo/ZvPCzlKSDGA/s72-c/aksara+jawa.GIF' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-1727563969317865502</id><published>2009-11-30T07:00:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T07:06:39.813-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Sopir pikap jadi tersangka Lakalantas di Giritontro</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SxPeb2pP2OI/AAAAAAAAAYg/thy-zIdrwTs/s1600/agen.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 158px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SxPeb2pP2OI/AAAAAAAAAYg/thy-zIdrwTs/s200/agen.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409912147508451554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wonogiri &lt;br /&gt; Polisi menetapkan sopir pikap, Hartanto, warga Purembe, Tlogoharjo, Giritontro, Wonogiri sebagai tersangka dalam kecelakaan tunggal yang menewaskan satu penumpangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyidik Satlantas Polres Wonogiri, Sabtu kembali ke TKP untuk mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa saksi. Namun hasil penyelidikan sementara, penyebab kecelakaan karena kelalaian sopir.&lt;br /&gt;Penegasan tersebut disampaikan Kapolres Wonogiri AKBP Nanang Avianto melalui Kasatlantas AKP Sukmawati saat ditemui Espos di kantornya, Sabtu (28/11). “Sesuai undang-undang, penggunaan kendaraan berpelat nomor hitam tidak diperbolehkan, kecuali di daerah yang memang tidak terjangkau oleh angkuta umum. Jadi untuk Pulau Jawa, keberadaan angkuta pelat hitam dan pikap dilarang untuk mengangkut penumpang,” tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kasatlantas mengaku prihatin dan terheran-heran, kenapa masyarakat dan pemilik jasa angkuta masih nekat mengangkut penumpang dengan bak terbuka. “Sosialisasi kepada masyarakat sudah kami lakukan. Bahkan sudah diimbau, ditegur dan dilakukan penindakan, tapi kenapa tidak juga jera? Kejadian di Giritontro itu karena kelalaian sopir, sehingga dia (sopir) kami tetapkan sebagai tersangka.”&lt;br /&gt;Pada kesempatan itu Kasatlantas juga menyatakan kalau korban Ny Kiyem, 60, meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit. Selain itu, Kasatlantas juga mengatakan penumpang yang terluka juga sudah diperbolehkan kembali ke rumah setelah mendapatkan perawatan tim medis.&lt;br /&gt;Lebih lanjut Kasatlantas berkata, untuk memastikan kejadian pihaknya memerintahkan Kanitlaka Iptu Gunawan untuk melakukan pengecekan ulang ke lokasi kejadian. “Satu tim kami minta ke TKP lagi, sekaligus membantu penanganan bencana alam di Giritontro. Baik soal pengaturan lalu lintas ataupun membantu gotong royong membersihkan reruntuhan pohon atau genting rumah.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-1727563969317865502?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/1727563969317865502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=1727563969317865502' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/1727563969317865502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/1727563969317865502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/11/sopir-pikap-jadi-tersangka-lakalantas.html' title='Sopir pikap jadi tersangka Lakalantas di Giritontro'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SxPeb2pP2OI/AAAAAAAAAYg/thy-zIdrwTs/s72-c/agen.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-6034129396879008971</id><published>2009-11-28T07:59:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T08:01:42.861-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Jatipurno : Berjalan 2 km untuk tumbuhkan cinta batik</title><content type='html'>Bagi orangtua, menunggui anak sekolah tidaklah membosankan. Apalagi ketika anak-anak itu bertingkah laku lucu. Seperti yang mereka lakukan saat mengikuti parade batik, Selasa (24/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengenakan pakaian batik, anak-anak usia dini hingga SLTA dan guru-guru, berjalan kaki sejauh dua kilometer. Bocah TK itu terlihat imut-imut saat mengenakan pakaian batik. Namun ada juga anak-anak usia sekitar 3-4 tahun itu langsung duduk dan terlihat cemberut.&lt;br /&gt;Kenapa? Ternyata sepatu bagian belakang tersenggol temannya sehingga terlepas. Akibatnya, barisan mulai berjalan, dia merasa terganggu. ”Yoo...sepatu saya lepas.”&lt;br /&gt;Orangtua anak dan guru yang mendengar pun memperbaikinya dan mengajaknya berjalan lagi. Di hadapan Sekda Wonogiri H Suprapto dan Kepala Dinas Pendidikan Wonogiri, H Suparno, mereka memberikan hormat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Batik Wonogiren&lt;br /&gt;Parade batik yang diikuti ribuan siswa, guru dan masyarakat itu kali pertama digelar di Kecamatan Jatipurno sejak pengakuan UNESCO atas batik Indonesia.&lt;br /&gt;Setelah parade, siswa dan guru mewakili sekolah berlomba di ajang fashion show, diikuti 27 SD, 15 TK, 11 PAUD, 4 SMK dan 1 SMP. Sebelumnya, Sekda dan tamu undangan disuguhi musik lesung dan tari-tarian.&lt;br /&gt;Kepala Unit Pelaksana teknis (UPT) Disdik Jatipurno, Tariyo, mengatakan parade batik bertujuan untuk menanamkan rasa cinta karya anak negeri. “Juga memberi rasa bangga terhadap batik sebagai warisan leluhur. Kami berharap dengan parade batik, ada imbauan dari Pemkab agar ada seragam batik ciri khas Wonogiren mulai PAUD hingga SLTA.”&lt;br /&gt;Camat Jatipurno Edy Tri H menambahkan parade batik diharapkan mampu memberdayakan masyarakat. Sedangkan Sekda H Suprapto mengakui batik Wonogiren belum mampu bersaing di pasar karena faktor kualitas dan harga.&lt;br /&gt;“Ongkos produksi batik Wonogiren cukup tinggi karena masih diproduksi secara tradisional sehingga kalah dengan mesin. Namun demikian, bukan berarti harus minder atau loyo. Pemkab mudah-mudahan bisa memberikan dukungan modal, sehingga mampu mengangkat usaha ekonomi di masyarakat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-6034129396879008971?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/6034129396879008971/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=6034129396879008971' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/6034129396879008971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/6034129396879008971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/11/jatipurno-berjalan-2-km-untuk-tumbuhkan.html' title='Jatipurno : Berjalan 2 km untuk tumbuhkan cinta batik'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-5515243299352540328</id><published>2009-11-27T05:19:00.000-08:00</published><updated>2009-12-01T07:43:15.286-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konspirasi'/><title type='text'>Bung Karno : “Sumbangan dan   pengorbanan PKI besar sekali!”</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sw_SaZmWQ4I/AAAAAAAAAXo/0HdpfMb2_lk/s1600/bung_karno.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 237px; height: 249px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sw_SaZmWQ4I/AAAAAAAAAXo/0HdpfMb2_lk/s320/bung_karno.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5408773028485415810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berikut di bawah ini disajikan cuplikan dari sebagian pidato Presiden Sukarno di depan rapat umum Front Nasional di Istora Senayan Jakarta, tanggal 13 Februari 1966.. Pidatonya ini diucapkannya 4 bulan sesudah terjadinya G30S, ketika Angkatan Darat di bawah pimpinan Suharto sudah mulai secara besar-besaran membunuhi, atau menangkapi, atau menyiksa para pemimpin PKI dan tokoh-tokoh berbagai organisasi masa (antara lain : buruh, tani, nelayan, pegawai negeri, wanita, mahasiswa, pelajar, intelektual, seniman) di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Agaknya, patut dicatat bahwa pidato Bung Karno di depan rapat umum Front Nasional ini diucapkannya ketika golongan militer di bawah pimpinan Suharto-Nasution sudah terang-terangan mulai melakukan “kudeta merangkak” secara bertahap dan juga merongrong atau merusak kewibawaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuplikan sebagian pidatonya ini, diambil dari buku “Revolusi Belum Selesai” halaman 422, 423 , 424, dan 425 Buku “Revolusi Belum Selesai” tersebut terdiri dari 2 jilid, dan berisi lebih dari 100 pidato-pidato Bung Karno, yang diucapkannya di berbagai kesempatan sesudah terjadinya G30S sampai pidatonya tentang Nawaksara 10 Januari 1967. Karena sesudah terjadinya G30S, boleh dikatakan bahwa semua media massa (pers, majalah, TV dan radio ) dikuasai atau dikontrol keras Angkatan Darat, maka banyak sekali (atau hampir semua) pidato-pidato Bung Karno di-black out atau diselewengkan atau dimanipulasi., sehingga tidak diketahui oleh umum secara selayaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi buku “Revolusi belum selesai “ ini menyajikan berbagai hal penting yang berkaitan dengan fikiran atau pandangan Bung Karno tentang perlunya persatuan revolusioner bangsa Indonesia dalam mencapai masyarakat adil dan makmur atau sosialisme à la Indonesia, menentang imperialisme AS, melawan neo-kolonialisme dalam segala bentuknya, menjaga persatuan bangsa dan kesatuan Republik Indonesia dan juga mengenai G30S. Karena itu, di samping buku “Di bawah Bendera Revolusi” yang juga merupakan kumpulan tulisan dan pidato-pidatonya selama perjuangannya sejak muda, maka buku “Revolusi Belum Selesai” merupakan dokumen sejarah Indonesia yang amat penting untuk dijadikan khasanah bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat pentingnya berbagai isi buku “Revolusi belum selesai” ini untuk mengenal lebih jauh dan lebih dalam lagi gagasan atau ajaran Bung Karno, maka website http://kontak.club.fr/index.htm akan sesering mungkin menyajikan cuplikan-cuplikannya. Kali ini disajikan pendapat Bung Karno mengenai sumbangan atau jasa-jasa PKI dalam perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan. Apa yang diungkapkannya secara tegas, jujur, dan terang-terangan tentang PKI, merupakan hal-hal yang patut menjadi renungan kita bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghargaan Bung Karno terhadap perjuangan PKI mempunyai bobot penting dan besar sekali. dalam sejarah perjuangan bangsa. Karena, penghargaan ini datang dari seorang bapak besar bangsa, yang dalam sepanjang hidupnya telah membuktikan diri dengan jelas sebagai seorang pemimpin nasionalis, yang juga muslim dan sekaligus marxis. Sangatlah besar artinya, ketika ia mengatakan bahwa sumbangan PKI dalam perjuangan untuk kemerdekaan adalah paling besar dibandingkan dengan partai-partai atau golongan yang mana pun, bahkan termasuk PNI yang telah ia dirikan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dikatakan Bung Karno ini amat penting untuk diketahui oleh rakyat Indonesia berikut generasi yang akan datang. Karena, selama lebih dari 40 tahun masalah PKI ini dipakai oleh Suharto bersama jenderal-jenderalnya sebagai alat untuk menjatuhkan kekuasaan dan kewibawaan Bung Karno dan menghancurkan kekuatan kiri atau revolusioner yang mendukung politiknya. Racun yang disebarkan oleh rejim militer Orde Baru secara terus-menerus, intensif, luas, dan menyeluruh ini, sampai sekarang masih bisa mempengaruhi fikiran sebagian masyarakat kita.Salah satu buktinya ialah apa yang disiarkan oleh koran Duta Masyarakat tanggal 18 dan 19 Januari 2009. (Harap para pembaca menyimak ucapan-ucapan Asisten Intelijen Kasdam I/Bukit Barisan, Kolonel (Inf) Arminson, dalam tulisan di harian tersebut yang berjudul “Lewat kaos, parpol hingga film).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuplikan sebagian pidato Bung Karno mengenai PKI ini menunjukkan betapa besar dan jauhnya gagasan atau idam-idamannya tentang persatuan revolusioner yang dirumuskannya dalam konsep Nasakom. Ini terasa lebih penting dan menonjol sekali, kalau kita ingat bahwa pidatonya ini diucapkannya (dalam bulan Februari 1966) ketika Suharto bersama jenderal-jenderalnya sudah melakukan berbagai langkah besar-besaran untuk menghancurkan PKI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuplikan dari pidato Bung Karno :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Catatan : teks cuplikan pidato ini diambil oleh penyusun buku “Revolusi belum selesai” dari Arsip Negara, dan disajikan seperti aslinya. Kelihatannya, pidato Bung Karno ini diucapkannya tanpa teks tertulis, seperti halnya banyak pidato-pidatonya yang lain yang juga tanpa teks tertulis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Nah ini saudara-saudara, sejak dari saya umur 25 tahun, saya sudah bekerja mati-matian untuk samenbundeling (penggabungan) ) semua revolutionaire krachten (kekuatan revolusioner) buat Indonesia ini. Untuk menggabungkan menjadi satu semua aliran-aliran, golongan-golongan, tenaga-tenaga revolusioner di dalam kalangan bangsa Indonesia. Dan sekarang pun usaha ini masih terus saya jalankan dengan karunia Allah S W T. Saya sebagai Pemimpin Besar Revolusi, sebagai Kepala Negara, sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata, saya harus berdiri bukan saja di atas semua golongan, tetapi sebagai ku katakan tadi, berikhtiar untuk mempersatuan semua golongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya golongan Nas, ya golongan A, ya golongan Kom. Kita punya kemerdekaan sekarang ini, Saudara-saudara, hasil daripada keringat dan darah, ya Nas, ya A, ya Kom. Jangan ada satu golongan berkata, ooh, ini kemerdekaan hanya hasil perjuangan kami Nas saja. Jangan ada satu golongan berkata, ooh, ini kemerdekaan adalah hasil daripada perjuangan-perjuangan kami A saja. Jangan pula ada golongan yang berkata, kemerdekaan ini adalah hasil daripada perjuangan kami, golongan Kom saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak .Sejak aku masih muda belia, Saudara-saudara, aku melihat bahwa golongan-golongan ini semuanya, semuanya membanting tulang, berjuang, bahkan berkorban untuk kemerdekaan Indonesia. Saya sendiri adalah Nas, tapi aku, demi Allah, tidak akan berkata kemerdekaan ini hanya hasil dari pada perjuangan Nas. Aku pun orang agama, bisa dimasukkan dalam golonban A, ya pak Saifuddin Zuhri, saya ini ? Malahan, saya ini oleh dunia Islam internasional diproklamir menjadi Pahlawan Islam dan Kemerdekaan. Tetapi demi Allah, demi Allah, demi Allah SWT, tidak akan saya berkata bahwa perjuangan kita ini, hasil perjuangan kita, kemerdekaan ini adalah hasil perjuangan daripada A saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demikian pula aku tidak akan mau menutup mata bahwa golongan Kom, masya Allah, Saudara-saudara, urunannya, sumbangannya, bahkan korbannya untuk kemerdekaan bukan main besarnya. Bukan main besarnya !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena itu, kadang-kadang sebagai Kepala Negara saya bisa akui, kalau ada orang berkata, Kom itu tidak ada jasanya dalam perjuangan kemerdekaan, aku telah berkata pula berulang-ulang, malahan di hadapan partai-partai yang lain, di hadapan parpol yang lain, dan aku berkata, barangkali di antara semua parpol-parpol, di antara semua parpol-parpol, ya baik dari Nas maupun dari A tidak ada yang telah begitu besar korbannya untuk kemerdekaan Indonesia daripada golongan Kom ini, katakanlah PKI, Saudara-saudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya pernah mengalami. Saya sendiri lho mengalami, Saudara-saudara, mengantar 2000 pemimpin PKI dikirim oleh Belanda ke Boven Digul. Hayo, partai lain mana ada sampai ada 2000 pimpinannya sekaligus diinternir, tidak ada. Saya pernah sendiri mengalami dan melihat dengan mata kepala sendiri, pada satu saat 10 000 pimpinan daripada PKI dimasukkan di dalam penjara. Dan menderita dan meringkuk di dalam penjara yang bertahun-tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya tanya, ya tanya dengan terang-terangan, mana ada parpol lain, bahkan bukan parpolku, aku pemimpin PNI, ya aku dipenjarakan, ya diasingkan, tetapi PNI pun tidak sebesar itu sumbangannya kepada kemerdekaan Indonesia daripada apa yang telah dibuktikan oleh PKI. Ini harus saya katakan dengan tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita harus adil, Saudara-saudara, adil, adil, adil, sekali adil. Aku, aku sendiri menerima surat, kataku beberapa kali di dalam pidato, surat daripada pimpinan PKI yang hendak keesokan harinya digantung mati oleh Belanda, yaitu di Ciamis. Ya, dengan cara rahasia mereka itu, empat orang mengirim surat kepada saya, keesokan harinya akan digantung di Ciamis. Mengirim surat kepada saya bunyinya apa ? Bung Karno, besok pagi kami akan dihukum di tiang penggantungan. Tapi kami akan jalani hukuman itu dengan ikhlas, oleh karena kami berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Kami berpesan kepada Bung Karno, lanjutkan perjuangan kami ini, yaitu perjuangan mengejar kemerdekaan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi aku melihat 2000 sekaligus ke Boven Digul. Berpuluh ribu sekaligus masuk di dalam penjara. Dan bukan penjara satu dua tahun, tetapi ada yang sampai 20 tahun, Saudara-saudara. Aku pernah mengalami seseorang di Sukamiskin, saya tanya : Bung, hukumanmu berapa? 54 tahun. Lho bagaimana bisa 54 tahun itu ? Menurut pengetahuanku kitab hukum pidana tidak ada menyebutkan lebih daripada 20 tahun. 20 tahun atau seumur hidup atau hukuman mati, itu tertulis di dalam Wetboek van Strafrecht (kitab hukum pidana). Kenapa kok Bung itu 54 tahun? Ya. Pertama kami ini dihukum 20 tahun, kemudian di dalam penjara, kami masih mempropaganda-kan kemerdekaan Indonesia antara kawan-kawan pesakitan, hukuman. Itu konangan, konangan, ketahuan, saya ditangkap, dipukuli, dan si penjaga yang memukuli saya itu saya tikam mati. Sekali lagi aku diseret di muka hakim, dapat tambahan lagi 20 tahun. Menjadi 40 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesudah saya mendapat vonnis total 40 tahun ini, sudah, saya tidak ada lagi harapan untuk bisa keluar dari penjara. Sudah hilang-hilangan hidup saya di dalam penjara ini, saya tidak akan menaati segala aturan-aturan di dalam penjara. Saya di dalam penjara ini terus memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Pada satu waktu saya ketangkap lagi, oleh karena saya berbuat sebagai yang dulu, saya menikam lagi, tapi ini kali tidak mati, tambah 14 tahun, 20 tambah 20 tambah 14 sama dengan 54 tahhun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ini orang dari Minangkabau, Saudara-saudara. Dia itu tiap pagi subuh-subuh sudah sembahyang. Dan selnya itu dekat saya, saya mendengar dia punya doa kepada Allah SWT ; Ya Allah, ya Robbi, aku akan mati di dalam penjara ini. Tetapi sebagaimana sembahyangku ini, shalatku ini, maka hidup dan matiku adalah untuk Engkau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Coba; coba, coba, coba ! Lha kok ada sekarang ini golongan-golongan yang berkata bahwa komunis atau PKI tidak ada jasa di dalam kemerdekaan Indonesia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sama sekali tidak benar ! Aku bisa menyaksikan bahwa di antara parpol-parpol malahan mereka itu yang telah berjuang dan berkorban paling besar.”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian kutipan sebagian kecil dari amanat Presiden Sukarno di depan rapat umum Front Nasional di Istora Senayan Jakarta, tanggal 13 Februari 1966.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang sama-sama kita lihat, amanat tersebut adalah luar biasa! Di dalamnya terkandung pesan (message) yang besar sekali kepada seluruh nasion, dan sekaligus juga peringatan keras kepada semua golongan (terutama kalangan jenderal-jenderal pendukung Suharto) yang bersikap anti-komunis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah jelas bahwa pernyataan Bung Karno tentang PKI di depan Front Nasional dalam tahun 1966 itu berdasarkan kebenaran sejarah, dan juga bahwa itu lahir dari ketulusan hatinya yang sedalam-dalamnya. Pernyataannya yang demikian itu adalah cermin dari isi atau jiwa perjuangan revolusionernya sejak muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat Bung Karno tentang sumbangan atau pengorbanan PKI untuk kerdekaan Indonesia menunjukkan bahwa ia adalah betul-betul pemersatu rakyat Indonesia, guru besar dan bapak bangsa, yang tidak ada bandingannya di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-5515243299352540328?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/5515243299352540328/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=5515243299352540328' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/5515243299352540328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/5515243299352540328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/11/bung-karno-sumbangan-dan-pengorbanan.html' title='Bung Karno : “Sumbangan dan   pengorbanan PKI besar sekali!”'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sw_SaZmWQ4I/AAAAAAAAAXo/0HdpfMb2_lk/s72-c/bung_karno.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-8146362484593899593</id><published>2009-11-27T05:12:00.000-08:00</published><updated>2009-11-27T05:18:21.499-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konspirasi'/><title type='text'>Buku Letjen (Pur) Sintong Panjaitan  yang membikin heboh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sw_Rg7Isf-I/AAAAAAAAAXg/dku4U_vCHek/s1600/buku.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sw_Rg7Isf-I/AAAAAAAAAXg/dku4U_vCHek/s320/buku.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5408772041055436770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Diterbitkannya buku “Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando” tentang berbagai pengalaman Letjen (Pur) Sintong Panjaitan,yang diluncurkan 11 Maret 2009, merupakan peristiwa yang menarik sekali dalam sejarah kemiliteran di Indonesia pada khususnya dan sejarah bangsa pada umumnya. (Letjen Sintong Panjaitan adalah mantan Panglima Kodam Udayana, yang sesudah dicopot oleh presiden Suharto sekitar tahun 1991 kemudian menjadi penasehat militer di staf khusus Presiden Habibi). Buku setebal 520 halaman yang ditulis oleh wartawan senior Hendro Subroto ini bukan merupakan biografi Sintong Panjaitan, dan juga bukan otobiografi. Melainkan serangkaian pengungkapan berbagai masalah yang terjadi di kalangan TNI, khususnya Angkatan Darat, yang berkaitan dengan sejumlah peristiwa politik penting di negeri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai reaksi publik (lewat pers atau Internet) setelah terbitnya buku ini nampak dengan jelas bahwa munculnya buku ini di masyarakat merupakan peristiwa yang “shocking” (mengejutkan), yang buntutnya bisa panjang dan mempunyai dampak yang tidak kecil di kalangan militer pada khususnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, buku ini bukan saja telah membeberkan sebagian dari kekeliruan atau pelanggaran berat yang telah dilakukan kalangan militer di masa Orde Baru, tetapi juga sebagian dari tindakan-tindakan atau posisi mantan Komandan Jenderal Kopassus Letjen (Pur) Prabowo Subianto, antara lain sekitar keterlibatan Tim Mawar yang telah melakukan penculikan dan penghilangan (dalam tahun 1997-98) terhadap sejumlah aktivis-aktis PRD, kasus penembakan besar-besaran terhadap demonstran-demonstran di makam Santa Cruz (Dili, Timor Timur), tragedi Mei 1998 di Jakarta yang mengakibatkan banyak sekali korban di kalangan Tionghoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dikemukakan oleh Letjen (Pur) Sintong Panjaitan dalam buku ini mengenai berbagai kasus Prabowo menjadi makin menarik, dihubungkan dengan pencalonan diri Prabowo sebagai presiden RI dalam pemilihan yang akan datang. Apa sajakah dampak terbitnya buku ini terhadap diri Prabowo, marilah sama-sama kita ikuti perkembangan selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 32 tahun hanya sedikit dibongkar kesalahan ABRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku yang berisi pandangan-pandangan kritis Sintong Panjaitan tentang berbagai masalah Angkatan Darat ini menunjukkan adanya perkembangan yang menarik di kalangan pensiunan petinggi militer. Sebab, kita semua ingat bahwa selama ini tidak banyak, atau belum banyak, tokoh-tokoh di kalangan militer sendiri (baik yang sudah pensiun maupun yang masih aktif) yang berani atau bisa menyuarakan --secara tegas dan terang-terangan -- hal-hal yang kritis tentang kesalahan, pelanggaran, atau peyalahgunaan kekuasaan oleh kalangan petinggi militer rejim Orde Baru (dan sesudahnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, seperti yang dialami sendiri oleh banyak orang, selama 32 tahun rejim Orde Baru telah terjadi banyak sekali kejahatan besar atau pelanggaran serius di bidang politik, ekonomi, sosial, Ham, termasuk korupsi yang merajalela di kalangan militer, yang kebanyakan dilakukan di bawah naungan Dwifungsi ABRI. Namun, selama 32 tahun itu (dan ini jangka waktu yang lama sekali, sekitar separoh dari umur Republik kita !), hanya sedikit sekali di antaranya yang dapat dibongkar atau diselesaikan secara hukum dan keadilan. Rejim militer telah berusaha -- dengan segala daya dan cara -- untuk menutupi, atau menyembunyikan, atau melindungi segala kebobrokan di kalangan militer. Dan ini berlangsung sampai Suharto dipaksa turun dari jabatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat besarnya dosa-dosa para petinggi militer dan luasnya kejahatan-kejahatan atau pelanggaran serius yang dilakukan selama puluhan tahun itu, maka apa yang diungkapkan Letjen (Pur) Sintong Panjaitan dalam buku ““Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando” adalah sumbangan yang sangat penting dan berharga sekali dalam menegakkan kebenaran mengenai sejumlah peristiwa-peristiwa dalam sejarah kemiliteran Indonesia. Setidak-tidaknya, ungkapan-ungkapannya itu bisa merupakan pelengkap untuk menilai berbagai persoalannya dari sudut pandang yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Militer dibikin Suharto menjadi musuh rakyat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita semua adalah amat penting dan sangat perlu untuk bisa melihat persoalan militer Indonesia dengan kacamata yang jernih dan pandangan yang luas dalam rangka sejarah bangsa dan demi kepentingan anak cucu kita. Sebab, adalah hal yang patut diprihatinkan atau disedihkan oleh kita semua bahwa militer Indonesia pernah dijadikan oleh Suharto beserta para jenderalnya musuh bagi rakyat Indonesia selama 32 tahun. Dengan pengkhianatan besar-besaran dan terang-terangan terhadap Bung Karno, tokoh besar anti-imperialis yang jarang tandingannya di dunia, Suharto beserta para jenderalnya telah memisahkan kalangan militer dari ajaran-ajaran revolusioner Bung Karno, bahkan memusuhinya. Dan adalah jelas sekali bahwa memusuhi ajaran-ajaran revolusioner Bung Karno adalah pada hakekatnya memusuhi dan mengkhianati kepentingan rakyat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah bangsa kita, generasi kita yang sekarang dan juga yang akan datang, perlu mencatat bahwa militer Indonesia di bawah Suharto sama sekali bukanlah sesuatu yang bisa dibanggakan, atau dihormati, atau dihargai, atau disayangi oleh sebagian terbesar rakyat kita. Seperti yang sudah disaksikan oleh banyak orang selama puluhan tahun, militer di bawah Suharto bukanlah pengayom rakyat, bukan pembela kepentingan rakyat, bukan pelindung rakyat. Perlu sekali ditulis dalam sejarah bangsa Indonesia, untuk bisa dilihat oleh anak-cucu kita di kemudian hari, bahwa diktatur militer Suharto adalah aib terbesar bangsa kita dan dosa terberat yang tidak boleh terulang lagi untuk kedua kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sintong Panjaitan, Agus Wirahadikusumah dan Saurip Kadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sudut pandang inilah nampak pentingnya peluncuran buku yang berisi sebagian pandangan Letjen (Pur) Sintong Panjaitan tentang berbagai persoalan Angkatan Darat termasuk masalah-masalah yang berkaitan dengan segi-segi “gelap” kasus Prabowo, yang pernah menjadi komandan pasukan Kopassus dan panglima KOSTRAD. Berbagai ungkapannya tentang Prabowo ini merupakan bahan tambahan yang berguna bagi kita semua untuk melihat sosoknya sebagai capres dan tingkah lakunya dari macam-macam segi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumbangan Letjen (Pur) Sintong Panjaitan juga menambah deretan pengkritik kesalahan-kesalahan pimpinan militer di bawah Suharto, yang pernah diajukan – dalam kadar yang berbeda-beda dan latar-belakang yang berlain-lainan pula – oleh antara lain alm Letjen Agus Wirahadikusumah (mantan Panglima KOSTRAD) dan Mayjen (Pur) Saurip Kadi (asisten teritorial KSAD). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letjen Agus Wirahadikusumah dipandang oleh banyak kalangan sebagai reformis di bidang militer, berfikiran kritis tentang kesalahan dan kekurangan ABRI, dan menyuarakan soal-soal yang dianggap taboo oleh kebanyakan jenderal-jenderal lainnya. Bersama-sama dengan petinggi militer lainnya, antara lain Mayjen Saurip Kadi, dalam tahun 2000 ia telah membikin heboh di kalangan tingkat tinggi militer dengan adanya pertemuan-pertemuan di rumahnya yang melahirkan “Dokumen Bulak Rantai”. Kegiatan Letjen Agus Wirahadikusumah dan Mayjen Saurip Kadi untuk mengadakan reformasi di kalangan TNI ini ditentang oleh banyak jenderal lainnya yang setia dan patuh kepada segala perintah atau politik Suharto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentingnya karya-karya kritis para petinggi militer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena besarnya desakan para jenderal pendukung Suharto inilah akhirnya baik Letjen Agus Wirahadikusumah maupun Mayjen Saurip Kadi “dikotakkan” (dicopot dari jabatannya). Letjen Agus Wirahadikusumah kemudian wafat (dalam tahun 2001) dengan mendadak di rumahnya, sedangkan Mayjen Saurip Kadi menekuni pengamatan bidang politik dan kenegaraan. Karya Mayjen Saurip Kadi yang terkenal adalah bukunya “TNI-AD, dahulu, sekarang dan masa depan” yang diterbitkan oleh Grafiti (Pusat Studi Masalah-masalah militer) dalam tahun 2000. Dalam buku ini ia telah mengungkap dengan cukup berani banyak kesalahan atau pelanggaran TNI-AD selama Orde Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini (tahun 2008) Mayjen (Pur) Saurip Kadi menerbitkan buku “Mengutamakan rakyat” (228 halaman, cetakan huruf kecil), yang merupakan karya penting seorang mantan petinggi militer yang kritis terhadap berbagai praktek Orde Baru dan juga banyak mengajukan fikiran-fikiran baru mengenai pengelelolaan negara dan pemerintahan, yang menguntungkan kepentingan rakyat banyak. Dibandingkan dengan karya-karya para mantan petinggi militer lainnya, karya Mayjen (Pur) Saurip Kadi ini termasuk yang paling berani, paling menyeluruh mengenai banyak persoalan penting negara dan bangsa kita dewasa ini. Buku ini disajikan dalam bentuk wawancara (interview) panjang dengan seorang sahabatnya yang bernama Liem Siok Lan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbitnya buku “Perjalanan seorang prajurit Para Komando” (oleh Letjen Sintong Panjaitan) dan pernyataan-pernyataan Letjen Agus Wirahadikusumah dan buku-buku yang diterbitkan oleh Mayjen Saurip Kadi merupakan sebagian kecil sekali (tetapi sangat penting) dari usaha bersama untuk menelaah atau membongkar kesalahan, pelanggaran, penyalahgunaan kekuasaan, korupsi ,kejahatan terhadap HAM, yang pernah dilakukan bertubi-tubi dan selama puluhan tahun pula oleh para petinggi militer di bawah pimpinan Suharto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah Suharto, militer adalah musuh rakyat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini, sampai sekarang, tidak banyak atau belum banyak, petinggi militer (yang aktif maupun yang sudah pensiun) yang berani dengan tegas atau terus terang mengkritik berbagai kesalahan atau dosa-dosa Suharto beserta Orde Barunya. Padahal, sejak lama selama puluhan tahun, melalui kediktatoran militernya yang sangat kejam, bengis, dan kadang-kadang menyerupai fasis, Suharto dan para jenderal pendukugnya telah melakukan berbagai kejahatan serius atau pelanggaran besar di bidang politik, sosial, ekonomi yang membikin sengsaranya sebagian terbesar rakyat Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejahatan, pengkhianatan, pelanggaran, penyalahgunaan kekuasaan oleh Suharto beserta para jenderal pendukungnya tidak saja dilakukan terhadap Bung Karno berikut pendukung-pendukungnya (terutama golongan kiri, termasuk PKI) melainkan juga terhadap semua orang yang berani menentang atau tidak setuju dengan politik dan tindakan-tindakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, tidak salahlah kalau ada kalangan atau golongan yang mengatakan bahwa, pada hakekatnya atau pada dasarnya, selama pemerintahan di bawah Suharto, militer adalah penindas rakyat, atau, bahwa militer adalah musuh rakyat. Suharto telah menjadikan militer sebagai alat penggebuk rakyat (ingat : peran Kopkamtib, Kodim dan Korem, Babinsa, Siskamling, surat bebas G-30S, surat bersih diri dll dll).. Militer telah dijadikan anjing penjaga keselamatan singgasana Suharto yang , seperti disaksikan oleh banyak sekali orang di dalam dan luar negeri, penuh dengan korupsi,kolusi dan nepotislme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suharto, bekas serdadu KNIL yang mengkhianati Bung Karno&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerusakan mental di kalangan militer (terutama tingkat tingginya), dan pembusukan jiwa kerakyatannya, atau hilangnya sama sekali jiwa kerevolusionerannya, adalah akibat bimbingan yang sesat dari seorang bekas serdadu KNIL (atau tentara kolonial Belanda) yang telah dengan cara-cara licin dan licik telah berhasil menggulingkan kekuasaan Bung Karno. Dilihat dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia, kerusakan besar di kalangan militer ini adalah terutama akibat “kepemimpinan” Suharto. Sekarang tambah nyatalah bahwa Suharto bukanlah sama sekali tokoh panutan bagi kalangan militer,. Suharto bukanlah contoh yang pantas ditiru oleh militer yang baik. Suharto bukanlah pahlawan pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap Letjen (Pur) Sintong Panjaitan dan Mayjen (Pur) Saurip Kadi yang membongkar aspek-aspek negatif dari kalangan petinggi militer (terutama Angkatan Darat) perlu disambut dengan gembira oleh semua kalangan dan golongan yang menginginkan adanya perbaikan di kehidupan bangsa dan negara kita. Kita bisa berharap bahwa makin banyak muncul tokoh-tokoh militer (atau mantan militer) yang memiliki sikap atau pandangan yang serupa atau searah, bahkan yang melebihi mereka (Sintong Panjaitan, Agus Wirahadikusumah, dan Saurip Kadi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan situasi di Indonesia dewasa ini sudah dengan jelas menunjukkan bahwa diperlukan adanya makin banyak tokoh-tokoh militer (atau mantan) yang berani dengan tegas, terang-terangan, dan jelas-jelas mengajukan kritik tajam, atau umpatan dan hujatan, terhadap berbagai kesalahan besar atau dosa-dosa berat yang dibikin Suharto beserta para jenderal pendukungnya. Hal yang semacam ini sangat diperlukan, karena banyak persoalan-persoalan parah dan gawat yang terjadi sekarang ini adalah justru bersumber pada kesalahan-kesalahan Orde Baru, yang diwarisi sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus membongkar Orde Baru untuk mengadakan perubahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini makin jelas bagi kita semua bahwa perubahan fundamental atau perbaikan negara dan bangsa kita tidak bisa dilakukan tanpa membongkar habis-habisan atau melenyapkan sisa-sisa berbagai politik Orde Baru yang masih diteruskan oleh sebagian besar tokoh-tokoh, baik yang militer maupun sipil. Perubahan atau perbaikan negara dan bangsa kita (termasuk perubahan atau perbaikan di kalangan militer) hanya bisa dilakukan dengan bersikap tegas melawan segala politik yang anti rakyat, yang anti ajaran-ajaran revolusioner Bung Karno, yang dijalankan oleh para pendukung Suharto selama puluhan tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sudut ini jugalah kita anggap sangat penting munculnya lebih banyak lagi tokoh-tokoh militer lainnya yang bersedia mengutarakan pendapat yang kritis, yang membongkar segala aspek-aspek yang negatif dari kalangan militer, baik yang terjadi selama Orde Baru maupun sesudahnya sampai sekarang. Ini demi untuk kebaikan kalangan militer sendiri, maupun untuk kepentingan bangsa dan negara kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-8146362484593899593?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/8146362484593899593/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=8146362484593899593' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/8146362484593899593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/8146362484593899593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/11/buku-letjen-pur-sintong-panjaitan-yang.html' title='Buku Letjen (Pur) Sintong Panjaitan  yang membikin heboh'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Sw_Rg7Isf-I/AAAAAAAAAXg/dku4U_vCHek/s72-c/buku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-3285548083565370739</id><published>2009-11-24T07:13:00.000-08:00</published><updated>2009-11-27T06:31:42.124-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>AJARAN RANGGAWARSITA</title><content type='html'>Sakderengipun matur sembah nuwun kagem Kangmas &lt;br /&gt;&lt;a href="http://alangalangkumitir.wordpress.com/category/ajaran-ranggawarsita/"target="_blank"&gt;&lt;button&gt;ALANG-ALANG KUMITIR&lt;/button&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Swv5_E9zW5I/AAAAAAAAAXI/FzaZABRvAZI/s1600/ranggawarsita.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 237px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Swv5_E9zW5I/AAAAAAAAAXI/FzaZABRvAZI/s320/ranggawarsita.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5407690639648447378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pembukaan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amenangi jaman edan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ewuh aya ing pambudi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melu edan nora tahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yen tan melu anglakoni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;boya kaduman melik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaliren wekasanipun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilalah karsa Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begja-begjane kang lali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;luwih begja kang eling lawan waspada”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(pupuh 7, Sent Kalatidha)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjemahan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengalami jaman gila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sukar sulit (dalam) akal ikhtiar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turut gila tidak tahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau tak turut menjalaninya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak kebagian milik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kelaparanlah akhirnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takdir kehendak Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebahagia-bahagianya yang lupa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lebih berbahagia yang sadar serta waspada”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Syair jaman edan, dimana manusia kehilangan dasar sikap dan perilaku yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Di dalam Serat Kalatidha, Sabda Pranawa Jati Ki pujangga melihat kesusahan yang  terjadi pada jaman itu . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rajanya utama, patihnya pandai dan menteri-menterinya mencita-citakan kesejahteraan rakyat serta semua pegawai-pegawainya cakap. Akan tetapi banyak kesukaran-kesukaran menimpa negeri; orang bingung, resah dan sedih pilu, serta dipenuhi rasa kuatir dan takut. Banyak orang pandai dan berbudi luhur jatuh dari kedudukannya. Banyak pula yang sengaja menempuh jalan salah . . . harga diri turun . . . akhlak merosot. Pada waktu-waktu seperti itu berbahagialah mereka yang sadar/ingat dan waspada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Menghadapi jaman seperti itu Ki Ronggowarsito memberikan petuah-petuahnya, yaitu yang dapat disebut sebagai empat pedoman hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;I. Tawakal marang Hyang Gusti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-  Pedoman yang pertama; yaitu kepercayaan iman dan pengharapan kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-  Pedoman inilah yang menjadi dasar hidup, perilaku dan karya manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. “Mupus papasthening takdir, puluh-puluh anglakoni kaelokan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(pupuh 6, Kalatidha).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Arti :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari ketentuan takdir, apa boleh buat (harus) mengalami keajaiban. Manusia hidup harus menerima keputusan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. “Dialah karsa Allah, begja-begjane kang lali, luwih becik eling lawan waspada”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(pupuh 7, Kalatidha)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Memanglah kehendak Allah, sebahagia-babagianya yang lupa, lebih bahagia yang sadar ingat dan waspada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Manusia harus selalu menggantungkan diri kepada kehendak (karsa) Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Karsa atau kehendak Allah itu seperti yang tersirat dalam ajaran agama, kitab suci, hukum-hukum alam, adat istiadat dan ajaran leluhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Muhung mahasing ngasepi, supaya antuk parimirmaning Hyang suksma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(pupuh 8, Kalatidha)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya hanya menjauhkan diri dari keduniawian, supaya mendapat kasih sayang Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Di kala ingin mendekatkan jiwa pada Tuhan, memang pikiran dan nafsu harus terlepas dari hal keduniawian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Supayantuk: Supaya dilimpahi Parimirmaning Hyang suksma; Kasih sayang Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Saking mangunah prapti, Pangeran paring pitulung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(pupuh 9, Kalatidha)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertolongan datang dari Tuhan, Tuhan melimpahkan pertolongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hanya Dia, Puji sekalian alam, Gembala yang baik, yang dapat menolong manusia dalam kesusahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mangunah      :  Pertolongan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prapti              : Datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kanthi awas lawan eling, kang kaesthi antuka parmaning suksma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(pupuh 10, Kalatidha)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disertai dasar/awas dan ingat, bertujuan mendapatkan kasih sayang Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ya Allah ya Rasululah kang sifat murah lan asih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(pupuh 11, Kalatidha)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah ya nabi yang pemurah dan pengasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Badharing sapudendha, antuk mayar sawatawis, borong angga suwarga mesti martaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(pupuh 12, Kalatidha)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Untuk) urungnya siksaan (Tuhan), mendapat keringanan sekedarnya, (sang pujangga) berserah diri (memohon) sorga berisi kelanggengan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pengakuan kepercayaan bahwa pada Tuhanlah letak kesalamatan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuh-pupuh tambahan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Setyakenang naya atoh pati, yeka palayaraning atapa, gunung wesi wasitane tan kedap ing pan dulu ning dumadi dadining bumi, akasa mwang; riya sasania paptanipun, jatining purba wisesa, tan ana lara pati kalawan urip, uripe tansah tungga”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(pupuh 88, Nitisruti)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersumpahlah diri dengan niat memakai tuntunan (akan) mempertaruhkan nyawa, yaitulah laku orang bertapa di (atas) gunung besi (peperangan) menurut bunyi petuah. Tak akan salah pandangannya terhadap segala makhluk dan terjadinya bumi dan langit serta segala isinya. Sekaliannya itu sifat Tuhan; tak ada mati, hiduppun tiada, hidupnya sudah satu dengan yang Maha suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Karya sastra Nitisruti ditulis oleh Pangeran di Karangayam (Pajang), pada tahun saka atau 1591 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mengenai tekad untuk mengenal Tuhan dan rahasiaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mengenal kekuasaan di balik ciptaan-Nya, karena sudah bersatu dengan Gusti-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Sinaranan mesu budya, dadya sarananing urip, ambengkas harda rubeda, binudi kalayan titi, sumingkir panggawe dudu, dimene katarbuka, kakenan gaibing widi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dari serat Pranawajati)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaratnya ialah memusatkan jiwa, itulah jalannya di dalam hidup, menindas angkara yang mengganggu, diusahakan dengan teliti, tersingkirkanlah perbuatan salah, supaya terbukalah mengetahui rahasia Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Serat Pranawajati ditulis oleh Ki R.anggawarsita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pupuh ini menjelaskan jalan kebatinan untuk mencapai (rahasia) Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Pamanggone aneng pangesthi rahayu, angayomi ing tyas wening, heninging ati kang suwung, nanging sejatine isi, isine cipta kang yektos”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dari serat Sabda Jati)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempatnya ialah di dalam cita-cita sejahtera, meliputi hati yang terang, hati yang suci kosong, tapi sesungguhnya berisi, isinya cipta sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Demikianlah orang yang dikasihi Tuhan, yang selalu mencari-Nya untuk memuaskan dahaga batin. Ia akan berbahagia dan merasa tentram sejahtera; sadar akan arti hidup maupun tujuan hidup manusia. Pembawaannya rela, jujur dan sabar; pasrah, sumarah lan nanima, berbudi luhur dan teguh dihati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;II. Eling lawan Waspada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pedoman yang kedua; yaitu sikap hidup yang selalu sadar-ingat dan waspada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pedoman inilah yang menjaga manusia hingga tidak terjerumus ke dalam lembah kehinaan dan malapetaka.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Pupuh-pupuh :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dilalah karsa Allah, begja-begjane kang lali luwih becik kang eling lawan waspada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Pupuh 1, Kalatidha)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akdir kehendak Allah, sebahagia-bahagianya yang lupa, lebih bahagia yang sadar / ingat dan waspada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Yen kang uning marang sejatining kawruh, kewuhan sajroning ati, yen tan niru nora arus, uripe kaesi-esi, yen niruwa dadi asor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Pupuh 8, Sabda Jati)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang tidak mengetahui ilmu sejati bimbanglah di dalam hatinya, kalau tidak meniru (perbuatan salah) tidak pantas, hidupnya diejek-ejek, kalau meniru (hidupnya} menjadi rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Nora ngandel marang gaibing Hyang Agung, anggelar sekalir-kalir, kalamun temen tinemu, kabegjane anekani, kamurahaning Hyang Monon”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Pupuh 9, Sabda Jati)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak percaya kepada gaib Tuhan, yang membentangkan seluruh alam, kalau benar-benar usahanya, mestilah tercapai cita-citanya, kebabagiaannya datang, itulah kemurahan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Serat Sabda Jati adalah juga ditulis oleh pujangga Ki Ranggawarsita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pupuh 8 membicarakan keragu-raguan hati karena melihat banyak orang menganggap perbuatan salah sebagai sesuatu yang wajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Akan tetapi bagi yang sadar/ingat dan waspada, tuntunan Tuhan akan datang membawa kebahagiaan batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mangka kanthining tumuwuh, salami mung awas eling, eling lukitaning alam, dadi wiryaning dumadi, supadi nir ing Sangsaya, yeku pangreksaning urip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Pupuh 83, Wedhatama)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kawan hidup, selamanya hanyalah awas dan ingat ingat akan sasmita alam, menjadi selamatlah hidupnya, supaya bebas dari kesukaran, itulah yang menjaga kesejahteraan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Dene awas tegesipun, weruh warananing urip, miwah wisesaning Tunggal, kang atunggil rina wengi, kang makitun ing sakarsa, gumelar ngalam sekalir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Pupuh 86, Wedhatama)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun awas artinya, tahu akan tabir di dalam hidup, dan kekuasaan Hyang Maha Tunggal, yang bersatu dengan dirinya siang malam, yang meliputi segala kehendak, disegenap alam seluruhnya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;- Wedhatama ditulis oleh Pangeran Mangkunegara IV.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Demikianlah sikap hidup yang berdasarkan “Eling lawan waspada”; yaitu selalu mengingat kehendak Tuhan sehingga tetap waspada dalam berbuat; untuk tidak mendatangkan celaka. Kehendak Tuhan mendapat dicari/ditemukan di dalam hukum alam, wahyu jatmika yang tertulis dalam kitab suci maupun karya sastra, adat-istiadat, nasehat leluhur/orang tua dan cita-cita masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Eling” juga berarti selalu mengingat perbuatan yang telah dilakukan, baik maupun buruk, agar “waspada” dalam berbuat. Berkat sikap “eling lawan waspada” ini, terasalah ada kepastian dalam langkah-langkah hidup.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;III. Rame ing gawe.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pedoman hidup yang ketiga, yaitu hidup manusia yang dihiasi daya-upaya dan kerja keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-  Menggantungkan diri pada wasesa dan karsa Hyang Gusti adalah sama dengan menerima takdir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena siapakah yang dapat meriolak kehendak Nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ada tertulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada sahabat yang melebihi (ilmu) pengetahuan Tidak ada musuh yang berbahaya dan pada nafsu jahat dalam hati sendiri Tidak ada cinta melebihi cinta orang tua kepada anak-anaknya Tidak ada kekuatan yang menyamai nasib, karena kekuatan nasib tidak tertahan oleh siapapun”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ayat 5, Bagian II Kitab Nitiyastra).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tetapi apakah kekuatiran atau ketakutan akan nasib menjadi akhir dan pada usaha atau daya upaya manusia? Berhentikah manusia berupaya apabila kegagalan menghampiri kerjanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. …. Karana riwayat muni, ikhtiar iku yekti, pamilihe reh rahayu, sinambi budi daya, kanthi awas lawan eling, kang kaesthi antuka parmaning suksma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Pupuh 10, Kalatidha)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…. Karena cerita orang tua mengatakan, ikhtiar itu sungguh-sungguh, pemilih jalan keselamatan, sambil berdaya upaya disertai awas dan ingat, yang dimaksudkan mendapat kasih sayang Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Menerima takdir sebagai keputusan terakhir, tidak berarti mengesampingkan ikhtiar sebagai permulaan daripada usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kuneng lingnya Ramadayapati, angandika Sri Rama Wijaya, heh bebakal sira kiye, gampang kalawan ewuh, apan aria ingkang akardi, yen waniya ing gampang, wediya ing kewuh, sabarang nora tumeka, yen antepen gampang ewuh dadi siji, ing purwa nora ana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Tembang Dandanggula, Serat Rama)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haria sehabis haturnya Ramadayapati (Hanoman), bersabdalah Sri Rama : Hai, kau itu dalam permulaan melakukan kewajiban, ada gampang dan ada sukar, itu adalah (Tuhan) yang membuat. Kalau berani akan gampang; takut akan yang sukar, segala sesuatu tidak akan tercapai. Bila kau perteguh hatimu, gampang dan sukar menjadi satu, (itu) tidak ada, tidak dikenal dalam permulaan (usaha).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Demikianlah, takdir yang akan datang kelak tidak seharusnya menghentikan usaha manusia. Niat yang tidak baik adalah niat “mencari yang mudah, menghindari yang sukar”. Semua kesukaran atau tugas harus dihadapi dengan keteguhan hati. “Rame ing gawe” dan “Rawe-rawe rantas malang-malang putung” adalah semangat usaha yang lahir dari keteguhan hati itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuh ke empat adalah cuplikan dari serat Rama, yang ditulis oleh Ki Yosadipura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1729 – 1801 M)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;IV. Mawasdiri:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pedoman hidup yang keempat, yaitu perihal mempelajari pribadi dan jiwa sendiri;    yang merupakan tugas semua mamusia hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuh-pupuh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Wis tua arep apa, muhung mahasing ngasepi, supayantuk parimirmaning Hyang Suksma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Pupuh 8, Kalatidha)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah tim mau apa, sebaiknya hanya menjauhkan diri dari keduniawian, supaya mendapat/kasih sayang Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Nasehat agar tingkat orang yang telah berumur menunjukkan martabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jinejer neng wedhatama, mrih tan kemba kembenganing pambudi, sanadyan ta tuwa pikun, yen tan mikani rasa, yekti sepi asepi lir sepah samun, samangsaning pakumpulan, gonyak-ganyuk ngliling semi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Pupuh 2, Pangkur, Wedhatama)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajarannya termuat dalam Wedhatama, agar supaya tak kendor hasrat usahanya memberi nasehat, (sebab) meskipun sudah tua bangka, kalau tak ketahuan kebatinan, tentulah sepi hambar bagaikan tak berjiwa, pada waktu di dalam pergaulan, kurang adat memalukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. …. Pangeran Mangkubumi ing pambekanipun. Kang tinulad lan tinuri-luri, lahir prapteng batos, kadi nguni ing lelampahane, eyang tuwan kan jeng senopati, karem mawas diri, mrih sampurneng kawruh.Kawruh marang wekasing dumadi, dadining lalakon, datan samar purwa wasanane, saking dahat waskitaning galih, yeku ing ngaurip, ran manungsa punjul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dari babad Giyanti)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;….Pangeran Mangkubumi budi pekertinya. Yang ditiru dan dijunjung tinggi, lahir sampai batin, seperti dahulu sejarahnya, nenek tuan kanjeng senopati gemar mawas diri untuk kesempumaan ilmunya. Ilmu tentang kesudahan hidup, jadinya lelakon, tidak ragu akan asal dan kesudahannya (hidup), karena amat waspada di dalam hatinya, itulah hidup, disebut manusia lebih (dari sesamanya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Babad Giyanti ditulis oleh pujangga Yasadipura I. Isinya memberi contoh tentang seseorang yang selalu mawas diri, yaitu Panembahan Senopati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mawas diri adalah usaha meneropong diri sendiri dan dengan penuh keberanian mengubah pribadinya. Maka inilah asal dan akhir dari pada keteguhan lahir dan batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Laku lahir lawan batin, yen sampun gumolong, janma guna utama arane, dene sampun amengku mengkoni, kang cinipta dadi, kang sinedya rawuh”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dari babad Giyanti)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amalan lahir dan batin, bilamana sudah bersatu dalam dirinya, yang demikian itu disebut manusia pandai dan utama, karena ia sudah menguasai dan meliputi, maka yang dimaksudkan tercapai, yang dicita-citakan terkabul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Nadyan silih prang ngideri bumi, mungsuhira ewon, lamun angger mantep ing idhepe, pasrah kumandel marang Hyang Widi, gaman samya ngisis, dadya teguh timbul).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Tembung Mijil, Dari babad Giyanti)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski sekalipun perang mengitari jagad, musuhnya ribuan, tetapi asal anda tetap di dalam hati, berserah diri percaya kepada Tuhan, semua senjata tersingkirkan, menjadi teguh kebal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Demikianlah ajaran Ki Ranggawarsita, yaitu mengenai empat pedoman hidup. Begitulah orang yang menggantungkan dirinya kepada kekuasaan Tuhan dan menerima tuntunan-Nya. Ia akan memiliki kepercayaan pada diri sendiri, tetapi tanpa disertai kesombongan maupun keangkaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-cita kemasyarakatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ki pujangga Ranggawarsito mencita-citakan pula datangnya jaman Kalasuba, yaitu jaman pemerintahan Ratu Adil Herucakra. Karena itu beliau merupakan seorang penyambung lidah rakyatnya, yang menciptakan masyarakat “panjang punjung tata karta raharja” …. “gemah ripah loh jinawi” ….loh subur kang sarwa tinandur” dimana “wong cilik bakal gumuyu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tiga hal yang pantas diperjuangkan, untuk menegakkan pemerintahan Ratu Adil; yaitu: Bila semua meninggalkan perbuatan buruk, bila ada persatuan dan bila hadir pemimpin-pemimpin negara yang tidak tercela lahir batinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dengarlah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ninggal marang pakarti tan yukti, teteg tata ngastuti parentah, tansah saregep ing gawe, ngandhap lan luhur jumbuh, oaya ana cengil-cengil, tut runtut golong karsa, sakehing tumuwuh, wantune wus katarbuka, tyase wong sapraya kabeh mung haryanti, titi mring reh utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dari Serat Sabdapranawa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meninggalkan perbuatan buruk, tetap teratur tunduk perintah, selalu rajin bekerja, bawahan dan atasan cocok-sesuai tak ada persengketaan, seia sekata bersatu kemauan, dari segala makhluk, sebab telah terbukalah, tujuan orang seluruh negara hanyalah kesejahteraan, faham akan arti ulah keutamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.  Ngarataning mring saidenging bumi, kehing para manggalaningpraya, nora kewuhan nundukake, pakarti agal lembut, pulih kadi duk jaman nguni, tyase wong sanagara, teteg teguh, tanggon sabarang sinedya, datan pisan nguciwa ing lahir batin, kang kesthi mung reh tama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Tembang Dandanggula, Serat Sabdapranawa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merata keseluruh dunia; sebanyak-banyak pemimpin negara tak kesukaran menjalankan perbuatan kasar-halus; kembalilah seperti dahulu kala, tujuan orang seluruh negara, tetap berani sungguh, boleh dipercaya segala maksudnya, tak sekali-kali tercela lahir batinnya, yang dituju hanyalah selamat sejahtera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Demikianlah yang dicita-citakan pujangga agung Ranggawarsita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-3285548083565370739?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/3285548083565370739/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=3285548083565370739' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/3285548083565370739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/3285548083565370739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/11/ajaran-ranggawarsita.html' title='AJARAN RANGGAWARSITA'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Swv5_E9zW5I/AAAAAAAAAXI/FzaZABRvAZI/s72-c/ranggawarsita.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-718176453643406444</id><published>2009-11-24T07:06:00.001-08:00</published><updated>2009-11-27T06:33:06.031-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>FILOSOFI SEMAR</title><content type='html'>Saking Kangmas &lt;a href="http://alangalangkumitir.wordpress.com/category/filosofi-semar/"target="_blank"&gt; &lt;button&gt;ALANG-ALANG KUMITIR &lt;/button&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Swv3YRY0P7I/AAAAAAAAAXA/_eNLusgfgrs/s1600/semar_3493a.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 281px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Swv3YRY0P7I/AAAAAAAAAXA/_eNLusgfgrs/s320/semar_3493a.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5407687773944823730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;FILOSOFI SEMAR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semar dalam bahasa Jawa (filosofi Jawa) disebut Badranaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bebadra = Membangun sarana dari dasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naya = Nayaka = Utusan mangrasul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : Mengembani sifat membangun dan melaksanakan perintah Allah demi kesejahteraan manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Filosofi, Biologis Semar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Javanologi : Semar = Haseming samar-samar (Fenomena harafiah makna kehidupan Sang Penuntun). Semar tidak lelaki dan bukan perempuan, tangan kanannya keatas dan tangan kirinya kebelakang. Maknanya : “Sebagai pribadi tokoh semar hendak mengatakan simbul Sang Maha Tumggal”. Sedang tangan kirinya bermakna “berserah total dan mutlak serta selakigus simbul keilmuaan yang netral namun simpatik”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Domisili semar adalah sebagai lurah karangdempel / (karang = gersang) dempel = keteguhan jiwa. Rambut semar “kuncung” (jarwadasa/pribahasa jawa kuno) maknanya hendak mengatakan : akuning sang kuncung = sebagai kepribadian pelayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semar sebagai pelayan mengejawantah melayani umat, tanpa pamrih, untuk melaksanakan ibadah amaliah sesuai dengan sabda Ilahi. Semar barjalan menghadap keatas maknanya : “dalam perjalanan anak manusia perwujudannya ia memberikan teladan agar selalu memandang keatas (sang Khaliq ) yang maha pengasih serta penyayang umat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kain semar Parangkusumorojo: perwujudan Dewonggowantah (untuk menuntun manusia) agar memayuhayuning bawono : mengadakan keadilan dan kebenaran di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ciri sosok semar adalah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Semar berkuncung seperti kanak kanak,namun juga berwajah sangat tua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semar tertawannya selalu diakhiri nada tangisan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semar berwajah mata menangis namun mulutnya tertawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semar berprofil berdiri sekaligus jongkok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semar tak pernah menyuruh namun memberikan konsekwensi atas nasehatnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebudayaan Jawa telah melahirkan religi dalam wujud kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa, yaitu adanya wujud tokoh wayang Semar, jauh sebelum masuknya kebudayaan Hindu, Budha dan Isalam di tanah Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikalangan spiritual Jawa ,Tokoh wayang Semar ternyata dipandang bukan sebagai fakta historis, tetapi lebih bersifat mitologi dan symbolis tentang KeEsa-an, yaitu: Suatu lambang dari pengejawantahan expresi, persepsi dan pengertian tentang Illahi yang menunjukkan pada konsepsi spiritual . Pengertian ini tidak lain hanyalah suatu bukti yang kuat bahwa orang Jawa sejak jaman prasejarah adalah Relegius dan ber keTuhan-an yang Maha Esa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tokoh Semar wayang ini akan dapat dikupas ,dimengerti dan dihayati sampai dimana wujud religi yang telah dilahirkan oleh kebudayaan Jawa .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar tokoh Semar nampaknya merupakan simbol pengertian atau konsepsi dari aspek sifat Ilahi, yang kalau dibaca bunyinya katanya ber bunyi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Semar (pralambang ngelmu gaib) – kasampurnaning pati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bojo sira arsa mardi kamardikan, ajwa samar sumingkiring dur-kamurkan Mardika artinya “merdekanya jiwa dan sukma“, maksudnya dalam keadaan tidak dijajah oleh hawa nafsu dan keduniawian, agar dalam menuju kematian sempurna tak ternodai oleh dosa. Manusia jawa yang sejati dalam membersihkan jiwa (ora kebanda ing kadonyan, ora samar marang bisane sirna durka murkamu) artinya : “dalam menguji budi pekerti secara sungguh-sungguh akan dapat mengendalikan dan mengarahkan hawa nafsu menjadi suatu kekuatan menuju kesempurnaan hidup”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Filsafat Ha-Na-Ca-Ra-Ka dalam lakon Semar Mbabar Jati Diri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Etika Jawa ( Sesuno, 1988 : 188 ) disebutkan bahwa Semar dalam pewayangan adalah punakawan ” Abdi ” Pamomong ” yang paling dicintai. Apabila muncul di depan layar, ia disambut oleh gelombang simpati para penonton. Seakan-akan para penonton merasa berada dibawah pengayomannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simpati para penonton itu ada hubungannya dengan mitologi Jawa atau Nusantara yang menganggap bahwa Semar merupakan tokoh yang berasal dari Jawa atau Nusantara ( Hazeu dalam Mulyono 1978 : 25 ). Ia merupakan dewa asli Jawa yang paling berkuasa ( Brandon dalam Suseno, 1988 : 188 ). Meskipun berpenampilan sederhana, sebagai rakyat biasa, bahkan sebagai abdi, Semar adalah seorang dewa yang mengatasi semua dewa. Ia adalah dewa yang ngejawantah ” menjelma ” ( menjadi manusia ) yang kemudian menjadi pamong para Pandawa dan ksatria utama lainnya yang tidak terkalahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena para Pandawa merupakan nenek moyang raja-raja Jawa ( Poedjowijatno, 1975 : 49 ) Semar diyakini sebagai pamong dan danyang pulau Jawa dan seluruh dunia ( Geertz 1969 : 264 ). Ia merupakan pribadi yang bernilai paling bijaksana berkat sikap bathinnya dan bukan karena sikap lahir dan keterdidikannya ( Suseno 1988 : 190 ). Ia merupakan pamong yang sepi ing pamrih, rame ing ngawe ” sepi akan maksud, rajin dalam bekerja dan memayu hayuning bawana ” menjaga kedamaian dunia ( Mulyono, 1978 : 119 dan Suseno 1988 : 193 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi etimologi, joinboll ( dalam Mulyono 1978 : 28 ) berpendapat bahwa Semar berasal dari sar yang berarti sinar ” cahaya “. jadi Semar berarti suatu yang memancarkan cahaya atau dewa cahaya, sehingga ia disebut juga Nurcahya atau Nurrasa ( Mulyono 1978 : 18 ) yang didalam dirinya terdapat atau bersemayam Nur Muhammad, Nur Illahi atau sifat Ilahiah. Semar yang memiliki rupa dan bentuk yang samar, tetapi mempunyai segala kelebihan yang telah disebutkan itu, merupakan simbol yang bersifat Ilahiah pula ( Mulyono 1978 : 118 – Suseno 1988 : 191 ). Sehubungan dengan itu, Prodjosoebroto ( 1969 : 31 ) berpendapat dan menggambarkan ( dalam bentuk kaligrafi ) bahwa jasat Semar penuh dengan kalimat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat ilahiah itu ditunjukkan pula dengan sebutan badranaya yang berarti ” pimpinan rahmani ” yakni pimpinan yang penuh dengan belas kasih ( timoer, tt : 13 ). Semar juga dapat dijadikan simbol rasa eling ” rasa ingat ” ( timoer 1994 : 4 ), yakni ingat kepada Yang Maha Pencipta dan segala ciptaanNYA yang berupa alam semesta. Oleh karena itu sifat ilahiah itu pula, Semar dijadikan simbol aliran kebatinan Sapta Darma ( Mulyono 1978 : 35 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenaan dengan mitologi yang merekfleksikan segala kelebihan dan sifat ilahiah pada pribadi Semar, maka timbul gagasan agar dalam pementasan wayang disuguhkan lakon ” Semar Mbabar Jati Diri “. gagasan itu muncul dari presiden Suharto dihadapan para dalang yang sedang mengikuti Rapat Paripurna Pepadi di Jakarta pada tanggal, 20-23 Januari 1995. Tujuanya agar para dalang ikut berperan serta menyukseskan program pemerintah dalam pembangunan manusia seutuhnya, termasuk pembudayaan P4 ( Cermomanggolo 1995 : 5 ). Gagasan itu disambut para dalang dengan menggelar lakon tersebut. Para dalang yang pernah mementaskan lakon itu antara lain : Gitopurbacarita, Panut Darmaka, Anom Suroto, Subana, Cermomanggolo dan manteb Soedarsono ( Cermomanggolo 1995 : 5 – Arum 1995 : 10 ). Dikemukan oleh Arum ( 1995:10 ) bahwa dalam pementasan wayang kulit dengan lakon ” Semar Mbabar Jadi Diri ” diharapkan agar khalayak mampu memahami dan menghayati kawruh sangkan paraning dumadi ” ilmu asal dan tujuan hidup, yang digali dari falsafat aksara Jawa Ha-Na-Ca-Ra-Ka. Pemahaman dan penghayatan kawruh sangkan paraning dumadi yang bersumber filsafat aksara Jawa itu sejalan dengan pemikiran Soenarto Timoer ( 1994:4 ) bahwa filsafat Ha-Na-Ca-Ra-Ka mengandung makna sebagai sumber daya yang dapat memberikan tuntunan dan menjadi panutan ke arah keselamatan hidup. Sumber daya itu dapat disimbolkan dengan Semar yang berpengawak sastra dentawyanjana. Bahkan jika mengacu pendapat Warsito ( dalam Ciptoprawiro 1991:46 ) bahwa aksara Jawa itu diciptakan Semar, maka tepatlah apabila pemahaman dan penghayatan kawruh sangkan paraning dumadi tersebut bersumberkan filsafat Ha-Na-Ca-Ra-Ka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-718176453643406444?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/718176453643406444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=718176453643406444' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/718176453643406444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/718176453643406444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/11/filosofi-semar.html' title='FILOSOFI SEMAR'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Swv3YRY0P7I/AAAAAAAAAXA/_eNLusgfgrs/s72-c/semar_3493a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-4524270023386628692</id><published>2009-11-24T06:37:00.000-08:00</published><updated>2009-11-24T07:54:32.176-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>SEJARAH KEN AROK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Swvwgrh9J7I/AAAAAAAAAW4/DcG0VARPRCs/s1600/ken-arok-sculpture.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 210px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Swvwgrh9J7I/AAAAAAAAAW4/DcG0VARPRCs/s320/ken-arok-sculpture.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5407680221820037042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;-Asal usul&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut naskah Pararaton, Ken Arok adalah putra Dewa Brahma hasil berselingkuh dengan seorang wanita desa Pangkur bernama Ken Ndok. Oleh ibunya, bayi Ken Arok dibuang di sebuah pemakaman, hingga kemudian ditemukan dan diasuh oleh seorang pencuri bernama Lembong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ken Arok tumbuh menjadi pemuda yang gemar berjudi, sehingga membebani Lembong dengan banyak hutang. Lembong pun mengusirnya. Ia kemudian diasuh oleh Bango Samparan, seorang penjudi pula yang menganggapnya sebagai pembawa keberuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ken Arok tidak betah hidup menjadi anak angkat Genukbuntu, istri tua Bango Samparan. Ia kemudian bersahabat dengan Tita, anak kepala desa Siganggeng. Keduanya pun menjadi pasangan perampok yang ditakuti di seluruh kawasan Kerajaan Kadiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Ken Arok bertemu seorang brahmana dari India bernama Lohgawe, yang datang ke tanah Jawa mencari titisan Wisnu. Dari ciri-ciri yang ditemukan, Lohgawe yakin kalau Ken Arok adalah orang yang dicarinya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;-Merebut Tumapel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumapel merupakan salah satu daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Yang menjadi akuwu (setara camat zaman sekarang) Tumapel saat itu bernama Tunggul Ametung. Atas bantuan Lohgawe, Ken Arok dapat diterima bekerja sebagai pengawal Tunggul Ametung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ken Arok kemudian tertarik pada Ken Dedes istri Tunggul Ametung yang cantik. Apalagi Lohgawe juga meramalkan kalau Ken Dedes akan menurunkan raja-raja tanah Jawa. Hal itu semakin membuat Ken Arok berhasrat untuk merebut Ken Dedes, meskipun tidak direstui Lohgawe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ken Arok membutuhkan sebilah keris ampuh untuk membunuh Tunggul Ametung yang terkenal sakti. Bango Samparan pun memperkenalkan Ken Arok pada sahabatnya yang bernama Mpu Gandring dari desa Lulumbang (sekarang Lumbang, Pasuruan), yaitu seorang ahli pembuat pusaka ampuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mpu Gandring sanggup membuatkan sebilah keris ampuh dalam waktu setahun. Ken Arok tidak sabar. Lima bulan kemudian ia datang mengambil pesanan. Keris yang belum sempurna itu direbut dan ditusukkan ke dada Mpu Gandring sampai tewas. Dalam sekaratnya, Mpu Gandring mengucapkan kutukan bahwa keris itu nantinya akan membunuh 7 orang, termasuk Ken Arok sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke Tumapel, Ken Arok menjalankan rencana liciknya. Mula-mula ia meminjamkan keris pusakanya pada Kebo Hijo, rekan sesama pengawal. Kebo Hijo dengan bangga memamerkan keris itu sebagai miliknya kepada semua orang yang ia temui, sehingga semua orang mengira bahwa keris itu adalah milik Kebo Hijo. Dengan demikian, siasat Ken Arok berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam berikutnya, Ken Arok mencuri keris pusaka itu dari tangan Kebo Hijo yang sedang mabuk arak. Ia lalu menyusup ke kamar tidur Tunggul Ametung dan membunuh majikannya itu di atas ranjang. Ken Dedes menjadi saksi pembunuhan suaminya. Namun hatinya luluh oleh rayuan Ken Arok. Lagi pula, Ken Dedes menikah dengan Tunggul Ametung dilandasi rasa keterpaksaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi harinya, Kebo Hijo dihukum mati karena kerisnya ditemukan menancap pada mayat Tunggul Ametung. Ken Arok lalu mengangkat dirinya sendiri sebagai akuwu baru di Tumapel dan menikahi Ken Dedes. Tidak seorang pun yang berani menentang kepustusan itu. Ken Dedes sendiri saat itu sedang mengandung anak Tunggul Ametung.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;-Mendirikan Kerajaan Tumapel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1222 terjadi perselisihan antara Kertajaya raja Kadiri dengan para brahmana. Para brahmana itu memilih pindah ke Tumapel meminta perlindungan Ken Arok yang kebetulan sedang mempersiapkan pemberontakan terhadap Kadiri. Setelah mendapat dukungan mereka, Ken Arok pun menyatakan Tumapel sebagai kerajaan merdeka yang lepas dari Kadiri. Sebagai raja pertama ia bergelar Sri Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kertajaya (dalam Pararaton disebut Dhandhang Gendis) tidak takut menghadapi pemberontakan Tumapel. Ia mengaku hanya dapat dikalahkan oleh Bhatara Siwa. Mendengar sesumbar itu, Ken Arok pun memakai gelar Bhatara Siwa dan siap memerangi Kertajaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang antara Kadiri dan Tumapel terjadi di dekat desa Ganter. Pihak Kadiri kalah. Kertajaya diberitakan naik ke alam dewa, yang mungkin merupakan bahasa kiasan untuk mati.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;-Keturunan Ken Arok&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ken Dedes telah melahirkan empat orang anak Ken Arok, yaitu Mahisa Wonga Teleng, Panji Saprang, Agnibhaya, dan Dewi Rimbu. Ken Arok juga memiliki selir bernama Ken Umang, yang telah memberinya empat orang anak pula, yaitu Tohjaya, Panji Sudatu, Tuan Wergola dan Dewi Rambi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Ken Dedes juga memiliki putra dari Tunggul Ametung yang bernama Anusapati.&lt;br /&gt;-Kematian Ken Arok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anusapati merasa heran pada sikap Ken Arok yang seolah menganaktirikan dirinya, padahal ia merasa sebagai putra tertua. Setelah mendesak ibunya (Ken Dedes), akhirnya Anusapati mengetahui kalau dirinya memang benar-benar anak tiri. Bahkan, ia juga mengetahui kalau ayah kandungnya bernama Tunggul Ametung telah mati dibunuh Ken Arok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anusapati berhasil mendapatkan keris Mpu Gandring yang selama ini disimpan Ken Dedes. Ia kemudian menyuruh pembantunya yang berasal dari desa Batil untuk membunuh Ken Arok. Ken Arok tewas ditusuk dari belakang saat sedang makan sore hari. Anusapati ganti membunuh pembantunya itu untuk menghilangkan jejak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa kematian Ken Arok dalam naskah Pararaton terjadi pada tahun 1247.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;-Versi Nagarakretagama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Ken Arok ternyata tidak terdapat dalam Nagarakretagama (1365). Naskah tersebut hanya memberitakan bahwa pendiri Kerajaan Tumapel merupakan putra Bhatara Girinatha yang lahir tanpa ibu pada tahun 1182.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1222 Sang Girinathaputra mengalahkan Kertajaya raja Kadiri. Ia kemudian menjadi raja pertama di Tumapel bergelar Sri Ranggah Rajasa. Ibu kota kerajaannya disebut Kutaraja (pada tahun 1254 diganti menjadi Singasari oleh Wisnuwardhana).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sri Ranggah Rajasa meninggal dunia pada tahun 1227 (selisih 20 tahun dibandingkan berita dalam Pararaton). Untuk memuliakan arwahnya didirikan candi di Kagenengan, di mana ia dipuja sebagai Siwa, dan di Usana, di mana ia dipuja sebagai Buddha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian Sang Rajasa dalam Nagarakretagama terkesan wajar tanpa pembunuhan. Hal ini dapat dimaklumi karena naskah tersebut merupakan sastra pujian untuk keluarga besar Hayam Wuruk, sehingga peristiwa pembunuhan terhadap leluhur raja-raja Majapahit dianggap aib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya peristiwa pembunuhan terhadap Sang Rajasa dalam Pararaton diperkuat oleh prasasti Mula Malurung (1255). Disebutkan dalam prasasti itu, nama pendiri Kerajaan Tumapel adalah Bhatara Siwa yang meninggal di atas takhta kencana. Berita dalam prasasti ini menunjukkan kalau kematian Sang Rajasa memang tidak sewajarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;-Keistimewaaan Ken Arok&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Rajasa selain dijumpai dalam kedua naskah sastra di atas, juga dijumpai dalam prasasti Balawi yang dikeluarkan oleh Raden Wijaya, pendiri Majapahit tahun 1305. Dalam prasasti itu Raden Wijaya mengaku sebagai anggota Wangsa Rajasa.Raden Wijaya adalah keturunan Ken Arok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Ken Arok memang hanya dijumpai dalam Pararaton, sehingga diduga kuat merupakan ciptaan si pengarang sebagai nama asli Rajasa. Arok diduga berasal dari kata rok yang artinya "berkelahi". Tokoh Ken Arok memang dikisahkan nakal dan gemar berkelahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengarang Pararaton sengaja menciptakan tokoh Ken Arok sebagai masa muda Sang Rajasa dengan penuh keistimewaan. Kasus yang sama terjadi pula pada Babad Tanah Jawi di mana leluhur raja-raja Kesultanan Mataram dikisahkan sebagai manusia-manusia pilihan yang penuh dengan keistimewaan. Ken Arok sendiri diberitakan sebagai putra Brahma, titisan Wisnu, serta penjelmaan Siwa, sehingga seolah-olah kekuatan Trimurti berkumpul dalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari benar atau tidaknya kisah Ken Arok, dapat ditarik kesimpulan kalau pendiri Kerajaan Tumapel hanya seorang rakyat jelata, namun memiliki keberanian dan kecerdasan di atas rata-rata sehingga dapat mengantarkan dirinya sebagai pembangun suatu dinasti baru yang menggantikan dominasi keturunan Airlangga dalam memerintah pulau Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUMBER BERITA &gt;&gt;&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ken_Arok#Asal_usul"target="_blank"&gt;&lt;button&gt;MBAH WIKI&lt;/button&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-4524270023386628692?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/4524270023386628692/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=4524270023386628692' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4524270023386628692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4524270023386628692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/11/sejarah-ken-arok.html' title='SEJARAH KEN AROK'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/Swvwgrh9J7I/AAAAAAAAAW4/DcG0VARPRCs/s72-c/ken-arok-sculpture.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-82054613155794630</id><published>2009-11-24T05:22:00.000-08:00</published><updated>2009-11-24T05:24:47.056-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Maling bobol SMAN 1</title><content type='html'>Wonogiri &lt;br /&gt;Aksi pencurian di bangunan kosong, akhir-akhir ini, marak. Kali ini, pencurian terjadi di SMAN 1 Wonogiri dan tiga warga Sumbersari, Purwosari, Wonogiri. Total kerugian mencapai jutaan rupiah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun Espos, Senin (16/11), menyebutkan aksi pencurian menimpa SMAN 1 Wonogiri. Aksi itu diketahui oleh penjaga sekolah bernama Satino sekitar pukul 05.00 WIB. “Waktu itu kami curiga, pintu ruang TU agak terbuka. Setelah kami lihat ternyata pintu sudah rusak dan barang-barang di dalam ruangan juga sudah acak-acakan,” ujar Satino.&lt;br /&gt;Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala SMAN 1 Mulyadi. Didampingi Wakasek Bagian Humas, Sentot, Mulyadi menuturkan pencuri membawa uang tunai senilai Rp 5,99 juta, 4 CPU dan 1 monitor LCD. Ruangan yang diobrak-abrik pencuri di antaranya ruang kepala sekolah, ruang administrasi dan ruang laboratorium kimia serta ruang guru. “Uang itu berada di brankas, merupakan uang iuran Korpri guru-guru SMAN 1 Wonogiri dan iuran komite,” ujar Mulyadi.&lt;br /&gt;Menurut Mulyadi, pencuri masuk dengan cara merusak jendela dan pintu. Ditambahkan oleh Sentot, pelaku diduga keluar dari lingkungan sekolah melewati arah timur karena terdapat bekas brankas.&lt;br /&gt;Kasus lainnya adalah pencurian di Dusun Sumbersari, Purwosari, terjadi di tiga rumah warga, yakni milik Katno, Mardi dan Irfan. Menurut Kepala Desa Purwosari, Kadris, pencurian tersebut berlangsung akhir bulan lalu namun sampai sekarang belum terungkap.&lt;br /&gt;Dijelaskan oleh Kadris, pencurian tersebut berlangsung beberapa pekan lalu. Kadris menyatakan modus pelaku sama, yakni mencongkel jendela. Di rumah Katno, pencuri membawa uang tunai Rp 450.000 dan jaket, di rumah Mardi, pencuri menggondol uang Rp 300.000 dan pakaian. Sementara di rumah Irfan, pencuri membawa sepeda motor Honda Beat.&lt;br /&gt;Kapolres Wonogiri AKBP Nanang Avianto dan Kapolsek Wonogiri AKP Hadijah Sahab mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan. “Patroli akan kami galakkan dan secepatnya kami lakukan analisis dan evaluasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-82054613155794630?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/82054613155794630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=82054613155794630' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/82054613155794630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/82054613155794630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/11/maling-bobol-sman-1.html' title='Maling bobol SMAN 1'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-2227021863032923672</id><published>2009-11-24T05:21:00.001-08:00</published><updated>2009-11-24T05:21:57.689-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Warga Sendangijo tewas misterius Jenazah ditemukan di laut</title><content type='html'>Selogiri &lt;br /&gt;Masyarakat Desa Sendangijo, Selogiri masih belum mengetahui secara pasti tewasnya Edi Kuswanto, 28, warga Dusun Kedungbanteng RT 3/RW IV, Sendangijo, Selogiri. Dia ditemukan tewas dengan kondisi tubuh rusak, di laut, beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bujangan itu dalam perjalanan merantau ke Makassar, akhir Oktober lalu untuk mengikuti kakaknya.&lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun Espos dari warga Sendangijo, jenazah Edi tiba di Sendangijo, Selasa (17/11) sekitar pukul 10.30 WIB. Jenazah kemudian disalatkan di masjid desa dan langsung dikubur di permakaman umum Gunung Engkuk, Sendangijo, Selogiri.&lt;br /&gt;Beberapa warga dan perangkat Desa Sendangijo saat ditemui Espos mengaku tidak tahu persis penyebab tewasnya Edi, anak bungsu pasangan Surip Mitro Saroyo-Ny Sumiyati itu.&lt;br /&gt;Mereka mengaku hanya mengetahui cerita bahwa korban ditemukan nelayan di perairan laut perbatasan antara Tuban dan Gresik, Jawa Timur.&lt;br /&gt;Kadus Kedungbanteng, Sugiarto, menceritakan Edi ditemukan oleh nelayan dalam kondisi rusak. “Edi keluar dari desa sini (Sendangijo) sekitar 26 Oktober, hendak merantau dan ikut kakaknya bernama Hari Purnomo di Makassar. Namun Minggu (15/11) kemarin, ada kabar korban akan dimakamkan di desa. Tadi kemarin-red) dimakamkan.”&lt;br /&gt;Dia menceritakan kematian korban diketahui 12 November lalu. Kabar penemuan mayat di perairan laut lepas itu terdengar sampai ke Sendangijo, Selogiri karena mendapat telepon dari polisi Tuban.&lt;br /&gt;”Setelah dapat informasi, keluarga korban datang ke Tuban untuk mencocokkan, ternyata ciri-cirinya sama. Yakni dari pakaian yang dikenakan, serta ciri khusus di kaki. Saat ditemukan katanya (jenazah-red) sudah dalam kondisi rusak, sehingga kami tidak tahu sebabnya.”&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-2227021863032923672?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/2227021863032923672/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=2227021863032923672' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/2227021863032923672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/2227021863032923672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/11/warga-sendangijo-tewas-misterius.html' title='Warga Sendangijo tewas misterius Jenazah ditemukan di laut'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-6686351748526520493</id><published>2009-11-24T05:19:00.000-08:00</published><updated>2009-11-24T05:21:16.559-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Korban pencabulan divisum ke RSUD</title><content type='html'>Wonogiri&lt;br /&gt; Empat tersangka perbuatan pencabulan terhadap siswi SMP drop out-an di Karangtengah ditahan di Mapolres Wonogiri. Untuk mendukung bukti-bukti perbuatan pencabulan, polisi memintakan visum korban ke RSUD dr Soediran MS.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penegasan itu disampaikan Kapolres Wonogiri AKBP Nanang Avianto melalui Kasatreskrim AKP Sugiyo saat ditemui Espos di Mapolres Wonogiri, Senin (23/11). “Empat tersangka masih ditahan dan dijerat Pasal 81 dan 82 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 12 tahun,” katanya.&lt;br /&gt;Kasatreskrim membantah adanya perkosaan. “Yang ada pencabulan karena pemeriksaan keempat tersangka saat kejadian melakukan raba-raba pada diri korban.”&lt;br /&gt;Dijelaskannya, barang bukti yang disita polisi di antaranya, mobil bernopol AD 8573 QG jenis sedan yang dijadikan tempat pencabulan, pakaian korban dan HP. Kasatreskrim juga membantah informasi bahwa salah satu tersangka, merupakan tersangka pencurian dengan pemberatan (Curat) di Purwantoro yang mengakibatkan korban kehilangan uang senilai Rp 47 jutaan.&lt;br /&gt;“Tidak ada sangkut paut dengan Curat, keterangan tersangka masih labil dan setelah didalami belum mengarah ke tersangka Curat yang menimpa kakak tersangka sendiri.”&lt;br /&gt;Diberitakan sebelumnya, kasus pencabulan menimpa gadis belia dengan nama samaran Kantil, 14, warga Karangtengah, Wonogiri. Korban diduga dicabuli oleh empat warga Hargosari, Tirtomoyo yang masih tetangga kecamatan di Kabupaten Wonogiri.&lt;br /&gt;Peristiwa itu diduga dilakukan di beberapa tempat. Namun terakhir dilakukan di sebuah bengkel yang terletak di Desa Temboro, Karangtengah, Wonogiri. Sebelum dicabuli empat pelaku di dalam mobil, korban diberi minuman yang diduga minuman keras (Miras).&lt;br /&gt;Kapolres menyatakan dari pemeriksaan sementara diketahui, korban sebelum dicabuli diberi Miras. Empat tersangka kesemuanya warga Sobo, Hargosari, Tirtomoyo, yakni Gunawan, 42; Purwanto alias Gabluk, 26; Tri Purwanto alias Sentun, pemilik mobil jenis sedan, 30, dan Novan Madin, 26.&lt;br /&gt;Kapolres menceritakan pencabulan terhadap korban dilakukan Kamis (19/11). Korban dijemput dan diantar pulang pada malam hari. “Korban tidak dijemput di rumah, tapi ditunggui di tempat tak jauh dari rumah korban.”&lt;br /&gt;Warga Karangtengah, Agus, berharap penahanan keempat tersangka bisa membuat jera pelaku maupun orang yang berniat berbuat serupa.&lt;br /&gt;“Di Karangtengah, kejadian pencabulan mungkin sangat banyak karena biasanya remaja rekreasi di lokasi Selo Belah. Dengan berita dan penahanan pelaku, akan menjadi pelajaran bagi masyarakat lain,” ujar Agus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-6686351748526520493?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/6686351748526520493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=6686351748526520493' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/6686351748526520493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/6686351748526520493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/11/korban-pencabulan-divisum-ke-rsud.html' title='Korban pencabulan divisum ke RSUD'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-4276218939925462760</id><published>2009-11-24T05:17:00.000-08:00</published><updated>2009-11-24T05:19:46.907-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Wonogiri'/><title type='text'>Kenaikan gaji belum dimasukkan RAPBD Wonogiri terancam defisit Rp 26 miliar</title><content type='html'>Wonogiri &lt;br /&gt; Rancangan APBD 2010 Wonogiri terancam mengalami defisit murni lebih dari Rp 26 miliar menyusul adanya kemungkinan belum dimasukkannya kenaikan gaji PNS sebesar 5% pada 2010 dalam KUA PPAS.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bupati Wonogiri, H Begug Poernomosidi, dalam nota pengantar atas kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) APBD 2010 yang dibacakan Wakil Bupati, Y Sumarmo, dalam rapat paripurna di Gedung Dewan, Senin (23/11), mengungkapkan dalam perkembangan realitas tahun 2010, terdapat pergeseran yang dapat diindikasikan penurunan kemampuan keuangan daerah. Karenanya, pagu indikatif KUA PPAS diarahkan pada hal-hal yang sifatnya superprioritas. Pertama untuk belanja pegawai, kedua untuk beban pendampingan (sharing) dana alokasi khusus dan bantuan provinsi. Ketiga, belanja program setiap SKPD dan keempat, belanja langsung dan belanja tidak langsung non-gaji.&lt;br /&gt;“Dengan memperhitungkan pendapatan, belanja, dan pembiayaan, KUA PPAS APBD 2010 Kabupaten Wonogiri mengalami surplus sebesar Rp 2.628.540.300,” ungkap Soemarmo, mengutip nota pengantar tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proyek berkurang&lt;br /&gt;Menanggapi hal tersebut, salah satu anggota Badan Anggaran DPRD Wonogiri, Ngadiyono, mengatakan ada dua hal yang perlu dicermati. Pertama, perihal penurunan belanja langsung dari semula Rp 290 miliar menjadi hanya Rp 158 miliar atau turun 45%. Hal ini mengisyaratkan anggaran-anggaran yang bisa dinikmati secara langsung oleh masyarakat menjadi sangat berkurang.&lt;br /&gt;Kedua adalah mengenai belanja tidak langsung, ternyata hanya naik Rp 2 miliar. Ini berarti antisipasi kenaikan gaji pegawai sebesar 5% pada 2010 mendatang belum dimasukkan.&lt;br /&gt;“Kenaikan gaji 5% itu kalau dihitung nilainya mencapai Rp 29 miliar. Dengan perhitungan surplus sekitar Rp 2,6 miliar, maka RAPBD 2010 akan mengalami defisit murni sebesar Rp 26 miliar lebih. Inilah yang harus dikritisi kembali dan dicari pemecahannya,” jelas Ngadiyono kepada Espos, kemarin.&lt;br /&gt;Sekretaris Daerah Wonogiri, Suprapto, saat dimintai tanggapannya mengenai hal itu mengaku belum tahu apakah antisipasi kenaikan gaji pegawai pada 2010 mendatang sudah dimasukkan dalam penghitungan KUA PPAS atau belum. “Ya mudah-mudahan saja sudah. Kalau belum, ya berarti harus segera dicari pemecahannya.”&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7214933789506382356-4276218939925462760?l=jlegong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jlegong.blogspot.com/feeds/4276218939925462760/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7214933789506382356&amp;postID=4276218939925462760' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4276218939925462760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7214933789506382356/posts/default/4276218939925462760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jlegong.blogspot.com/2009/11/kenaikan-gaji-belum-dimasukkan-rapbd.html' title='Kenaikan gaji belum dimasukkan RAPBD Wonogiri terancam defisit Rp 26 miliar'/><author><name>SUGHIE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09492726306186550286</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/StNEh03bO_I/AAAAAAAAALg/vfC5uzZW4bI/S220/n1483481753_2486.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7214933789506382356.post-3107259284712016311</id><published>2009-11-14T08:02:00.000-08:00</published><updated>2009-11-16T07:04:51.361-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>GAJAH MADA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SwFqAS9ZF2I/AAAAAAAAAVI/dg6PiYgPtj4/s1600/Lukisan_Gajah_Mada.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gMW1qETUUlE/SwFqAS9ZF2I/AAAAAAAAAVI/dg6PiYgPtj4/s320/Lukisan_Gajah_Mada.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5404717581143185250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Asal-usul Gajah Mada masih menjadi misteri bagi semua orang. Bahkan para ahli sejarah pun belum ada yang bisa menelusuri riwayat hidup tokoh ini. Negarakertagama yang banyak berisi tentang cerita seputar Majapahit pun mulai memasukkan tokoh ini ketika terjadi pemberontakan Kuti. Padahal Mpu Prapanca, penulis Negarakertagama hidup sejaman dengan Gajah Mada.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini berangkat dari rasa penasaran saya terhadap asal-usul Gajah Mada yang masih gelap. Yang akhirnya menggerakkan hati saya untuk mencoba mengadakan riset kecil-kecilan dengan menggunakan fasilitas mesin pencari. Meskipun tidak ada satupun yang secara jelas menunjukkan asal-usul Gajah Mada. Dan di bawah ini merupakan rangkuman dari beberapa tulisan-tulisan lepas yang pernah saya baca serta diskusi-diskusi yang saya ikuti dalam milis, hingga akhirnya saya berani mengambil kesimpulan kalau Gajah Mada bukan orang Jawa. Berikut ini alasan-alasan yang mendasari saya berkesimpulan seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gajah bukan hewan khas Jawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kita kita ketahui bersama, jaman dahulu nama orang identik atau disimbolkan dengan nama-nama hewan . Raja Majapahit yang terkenal, H(ayam) Wuruk sendiri mempunyai arti ayam jantan. Beberapa nama hewan yang biasa dipakai antara lain : Mahesa(Sapi), Lembu, Kebo, Banyak (Angsa) dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Nagarakretagama, Mahesa Cempaka memiliki anak Dyah Lembu Tal yang diberi gelar Dyah Singhamurti dan kemudian menurunkan Raden Wijaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ronggolawe, adalah putera Ario Banyak Wide alias Ario Wiraraja bupati Sumenep yang membantu Raden Wijaya saat dikejar-kejar tentara JayaKatwang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahesa Anabrang, atau juga disebut dengan nama Kebo Anabrang dan Lembu Anabrang, adalah seorang mantan senapati Singasari (Ketua Ekspedisi Pamalayu) yang membunuh Ranggalawe, pada saat Ranggalawe memberontak pada Majapahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dara Petak (harafiah berarti “Merpati Putih”) adalah istri kelima dari Raden Wijaya, merupakan putri dari Raja Shri Tribhuana Raja Mauliwarmadhewa dari Kerajaan Dharmasraya. Dari perkimpoiannya dengan Raden Wijaya, Dara Petak melahirkan seorang putra yaitu Kalagemet atau Sri Jayanegara yang menjadi penerus tahta ayahnya di Majapahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara nama-nama ya
